Suatu hari Kael ikut misi menutup Rift kecil.
Namun Rift itu berubah menjadi Rift Hitam — portal langka yang belum pernah tercatat.
Di dalamnya mereka menemukan kuil kuno dari dimensi lain.
Di tengah kuil ada artefak hidup yang disebut:
Core of Eclipse
Ketika semua orang mati diserang Abyssal, Kael menyentuh inti tersebut.
Dan dunia tiba-tiba berhenti.
Sebuah suara muncul:
“Host ditemukan. Sistem Evolusi Dimulai.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rehanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eclipse Breaker — chapter 28: Mereka yang Memburu
Malam turun perlahan di Asterra.
Lampu kota menyala.
Jalanan kembali ramai.
Orang-orang menjalani hidup seperti biasa.
Namun di balik itu—
sesuatu bergerak.
Diam-diam.
Kael berjalan sendirian.
Keluar dari gedung Association.
Langkahnya santai.
Namun matanya—
tajam.
Instingnya tidak tenang sejak tadi.
“…Mereka mulai bergerak.”
Sistem muncul.
[SISTEM ECLIPSE]
Resonansi meningkat
Deteksi niat bermusuhan: 3 individu
Kael tidak berhenti.
Tidak menoleh.
Namun senyumnya tipis.
“…Ketahuan.”
GANG SEMPIT
Ia berbelok.
Masuk ke gang gelap di antara gedung.
Sepi.
Tanpa orang.
Tanpa suara.
Tempat sempurna untuk penyergapan.
Kael berhenti di tengah.
Tangannya masuk saku.
“…Keluar.”
Sunyi.
Beberapa detik.
Lalu—
Tap… tap… tap…
Langkah kaki terdengar.
Satu.
Dua.
Tiga.
Tiga sosok keluar dari bayangan.
Berbeda.
Namun aura mereka—
kuat.
Bukan Hunter biasa.
Salah satu dari mereka berbicara.
“Kau lebih peka dari yang kami kira.”
Kael menatap mereka.
“…Kalian bukan dari Association.”
Pria itu tersenyum.
“Benar.”
“Nama kami tidak penting.”
“Yang penting—”
Ia mengeluarkan senjata.
“…kau ikut bersama kami.”
Kael tertawa kecil.
“…Kalau tidak?”
Sunyi sejenak.
Lalu—
“…kami bawa paksa.”
Pertarungan Dimulai...
Detik berikutnya—
mereka bergerak.
Cepat.
Terlatih.
Satu dari depan.
Dua dari samping.
Serangan terkoordinasi.
Namun—
Kael menghilang.
VOID STEP
Ia muncul di belakang salah satu.
“Lambat.”
SLASH
Sosok itu terpental.
Menghantam dinding.
Dua lainnya langsung menyesuaikan.
“Dia lebih cepat dari laporan!”
Energi mereka meledak.
Salah satu mengangkat tangan—
api muncul.
Yang lain—
energi tajam seperti pisau.
Kael berdiri tenang.
Bayangannya mulai bergerak.
“…Kalau mau bawa paksa…”
Matanya berubah dingin.
“…coba saja.”
Shadow vs Hunter
Dread Knight muncul.
Pedangnya langsung menebas.
CLANG
Serangan bertabrakan.
Api menyebar.
Energi pecah.
Namun—
para penyerang itu tidak mundur.
Mereka tersenyum.
“Bagus.”
“Ini yang kami cari.”
Mereka Bukan Biasa
Salah satu dari mereka tiba-tiba berubah.
Kulitnya retak.
Energi gelap keluar.
Mirip dengan—
yang di dungeon sebelumnya.
Kael menyipitkan mata.
“…Lagi?”
Sistem langsung merespon.
[SISTEM ECLIPSE]
Energi identik terdeteksi
Korelasi: 71%
Tekanan Meningkat
Tiga lawan itu sekarang berubah.
Lebih kuat.
Lebih cepat.
Lebih berbahaya.
Kael mundur satu langkah.
Untuk pertama kalinya—
ia mengukur.
“…Mereka bukan cuma Hunter.”
Tiba-tiba—
BOOM
Satu dari mereka terpental.
Serangan dari samping.
Cepat.
Presisi.
Raven muncul.
Matanya tajam.
“Aku bilang…”
Suaranya dingin.
“…jangan sentuh dia.”
Dua penyerang tersisa langsung mundur sedikit.
Namun tidak panik.
Malah—
tersenyum.
“Rank S…”
“Menarik.”
Ketegangan Baru.
Salah satu dari mereka berbicara pelan,
“Perintahnya hanya observasi.”
“Bukan pertarungan penuh.”
Yang lain mengangguk.
“…Untuk sekarang.”
Mereka menatap Kael.
Dalam.
Seolah menghafal.
“Kael Ardent…”
“Kami akan datang lagi.”
Detik berikutnya—
mereka menghilang.
Tanpa jejak.
Setelahnya
Sunyi kembali.
Hanya suara napas.
Raven menatap ke arah mereka menghilang.
“…Organisasi.”
Kael bertanya,
“Kau tahu mereka?"
Raven menjawab singkat,
“Ya.”
“…Dan itu kabar buruk.”
Raven menatap Kael.
Serius.
“Mulai sekarang…”
“Kau bukan cuma target monster.”
Ia berhenti sejenak.
“…tapi target manusia.”
Kael tersenyum tipis.
“…Sudah terbiasa.”
Namun matanya—
tidak bercanda.
Di tempat lain—
tiga sosok itu kembali ke bayangan.
Salah satu berbicara,
“Target sesuai laporan.”
Yang lain menambahkan,
“…dan lebih berbahaya.”
Sunyi sejenak.
Dan...
Lalu suara lain terdengar.
Lebih dalam.
Lebih dingin.
“…Bagus.”
“Siapkan fase berikutnya.”
Dan tanpa Kael sadari—
perburuan itu baru saja dimulai.