"Tahta tertinggi mencintai adalah mengikhlaskan.."
Kalimat itu sangat cocok menggambarkan keadaan yang dirasakan oleh Zio Nabastala Winata, pria berusia 28 tahun itu harus merelakan sang kekasih menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya dan mengakhiri hubungan yang sudah terjalin 3 tahun lamanya itu.
Namun, bagaimana jadi nya disaat Zio baru saja putus, Kaivan selaku sang papa justru menjodohkannya dengan putri dari rekan bisnis nya.
Akankah Zio menerima perjodohan itu dan menikah dengan wanita pilihan sang papa? atau dia akan memilih untuk tetap mengejar cinta nya lagi ?
Simak Kelanjutan ceritanya..
Keluarga Winata S3
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna_Ama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 26. Persaingan Desainer : Kimmy vs Sarah
Mobil yang Kimmy kendarai tiba di tempat parkir VIP di butik miliknya. Kimmy segera turun dari mobil dan melangkahkan kakinya masuk kedalam butik. Sudah ada beberapa karyawan yang datang dan tengah bersih-bersih dan menatap gaun-gaun di etalase juga patung manekin.
"Selamat pagi.." sapa Kimmy seraya melemparkan senyum ramah pada karyawan nya.
Mendengar suara Kimmy, sontak para karyawan itu langsung menghentikan aktivitas mereka menundukkan kepala nya sekilas lalu membalas sapaan Kimmy.
"Selamat pagi Bu Kimmy". Balas mereka serempak
"Mega udah datang?" tanya Kimmy
"Bu Mega belum datang Bu". Jawab salah satu karyawan tersebut
"Ya sudah nanti kalo Mega sudah datang segera minta keruangan saya ya", kata Kimmy seraya tersenyum tipis
"Baik Bu Kimmy".
Setelah itu, Kimmy kembali melangkahkan kaki jenjang nya menuju ruang kerjanya. Kimmy menekan saklar lampu dan seketika itu ruangan bernuansa biru muda tersebut menjadi terang. Kimmy berjalan menuju meja kerja nya lalu menarik kursi untuk ia duduki.
Hufftt...
Kimmy menghela nafas pelan sambil menyandarkan punggungnya disandaran kursi. Ia pejamkan matanya sejenak sebelum memulai beraktivitas.
Kemudian, Kimmy kembali membuka matanya dan segera mengeluarkan iPad miliknya dari dalam tas. Ia ingin melihat lagi hasil gambar desain gaunnya semalam, mengoreksi lagi apakah masih ada yang salah atau kurang.
Saat Kimmy sedang fokus menambahkan desain pada model gaun yang ia gambar di iPad, tiba-tiba pintu ruang kerja nya diketuk dari luar.
Tok..
Tok..
Tok..
"Masuk!" teriak Kimmy mempersilahkan orang itu untuk masuk
Ceklek!
"Pagi Bu Kimmy", sapa Mega melangkah masuk kedalam ruang kerja atasannya
Kimmy menghentikan aktivitas nya mendongak menatap kearah Mega yang berjalan kearah nya.
"Duduk Ga". Titah Kimmy mempersilahkan Mega untuk duduk dikursi sofa yang ada diruangannya tersebut. Mega mengangguk dan segera duduk, setelah itu Kimmy berdiri lalu melenggang menuju sofa. Tangannya menyambar iPad tersebut untuk ia bawa.
Kimmy duduk disebelah Mega, kemudian menunjukkan hasil gambar desain gaun nya pada perempuan itu.
"Ga, ini desain gaun yang udah aku gambar. Menurut mu ada yang kurang gak ?" Kimmy mencoba meminta saran pada Mega.
Mega meraih iPad tersebut lalu melihat dengan seksama hasil desain gaun Kimmy.
"Menurut saya ini sudah bagus Bu Kim, tapi coba dibagian ini.." Mega menunjuk bagian tulang leher pada gambar," Ditambah untuk sedikit aksesoris pasti akan terlihat sangat sempurna".
"Oke, aku akan coba". Kimmy meraih kembali iPad tersebut dari tangan Mega dan mulai memberikan sedikit sentuhan gambar pada bagian gang ditunjuk oleh Mega. Dan, benar saja gambaran desain gaunnya bertambah semakin cantik dan terlihat elegan.
"Nah kan, cantik kan Bu?" Ujar Mega
Kimmy mengangguk-anggukkan kepala setuju.
"Untuk warna gaunnya, ibu mau warna apa ?" tanya Mega penasaran
Kimmy terdiam sejenak mencoba memikirkan warna yang cocok untuk desain model gaunnya."Warna gradasi biru muda dan putih, kayaknya cantik banget Ga".
"Iya Bu. Ada yang ingin ibu tambahkan lagi ?" tanya Mega
"Aku ingin tambahin manik-manik yang berkilau di rok dan lengan, serta motif bordir halus yang berbentuk bunga dan daun di atas gaun. Bagian dada gaunnya.." jari jemari Kimmy menunjuk bagian yang ia sebutkan." aku ingin buat sedikit terbuka dengan leher V yang elegan dan dihiasi manik-manik yang berkilau"
"Woww!!" Mega terperangah dengan ucapan Kimmy menatap atasannya itu sambil bertepuk tangan.
"Desainer terkenal memang patut di beri approve!! hanya melihat gambar desainnya saja sudah bisa disimpulkan pasti hasilnya akan sangat luar biasa", puji nya
Mendengar itu Kimmy terkekeh pelan, "Berlebihan sekali kamu memujiku Ga. Sudahlah sekarang kita segera cari bahan-bahannya dan kerjakan. Waktu kita tinggal satu hari besok".
Mega mengangguk-anggukkan kepalanya setuju. "Aku pasti akan bantu ibu sekuat tenaga ku buat bikin gaun ini. Kita pasti menang Bu, kalahkan Sarah".
Kimmy tersenyum tipis seraya mengusap-usap lengan Mega dengan lembut,"Mega terimakasih".
"Sama-sama Bu Kimmy. Ya sudah saya pamit undur diri, saya ingin cari bahan-bahannya dulu digudang". Kata Mega, setelah itu ia pamit undur diri lalu berdiri dari duduknya berjalan melenggang keluar dari ruang kerja Kimmy.
...----------------...
Sedangkan ditempat lain,Sarah duduk dikursi meja kerja nya memandang pola gaun yang terbentang di atas meja dengan sangat teliti. Dia ingin membuat gaun yang sangat elegan dan mewah, dengan detail-detail yang sangat halus.
"Rachel, aku ingin membuat gaun yang sangat istimewa," kata Sarah kepada asistennya. "Carikan bahan-bahan yang sangat mahal dan eksklusif."
Rachel mengangguk dan mulai mencari bahan-bahan yang sesuai. Sementara itu, Sarah mulai memikirkan desain gaunnya. Dia ingin membuat gaun yang tidak hanya elegan dan mewah, tapi juga unik dan berani.
Sarah mengambil pena dan mulai menggambar desain gaunnya. Dia membuat garis-garis yang halus dan elegan, dengan motif-motif yang unik dan menarik. Rachel memandang desain tersebut dengan sangat kagum.
"Wah, desainnya sangat indah, Nona Sarah," kata Rachel. "Saya yakin gaun ini akan menjadi sangat istimewa."
Sarah tersenyum puas mendengar pujian Rachel.
"Terima kasih, Rachel," kata Sarah. "Aku sangat berharap gaun ini akan menjadi gaun yang terbaik dan mengalahkan gaun Kimora."
Rachel mengangguk dan tersenyum. "Saya yakin gaun ini akan menjadi yang terbaik, Nona Sarah," kata Rachel. "Anda memiliki bakat yang sangat luar biasa dalam desain." Sambungnya
Sarah tersenyum sinis dalam hati, ia sangat yakin 100% gaunnya pasti akan mengalahkan gaun Kimmy. "Kimora tidak tahu apa yang akan dia hadapi," kata Sarah dalam hati. "Gaunku akan menjadi yang terbaik, dan Kimora akan kalah."
.
.
.
Haii jangan lupa dukungannya! Like, vote dan komen... Terimakasih ❤️🌹
mereka berdua semena mena
aku sumpahin kamu bucin
apalagi kamu sudaah janji tertulis dalam kertas bahwa kamu Akan bertanggung jawab , sebab susah ngabil keperwaanan kimy
awas aja kau