Berpacaran dari SMA lalu melakukan nya hubungan terlarang hingga Ayunda hamil tapi saat Ayunda meminta pertanggung jawaban sang kekasih justru keluarga Abian tak terima karena Ayunda tak setara dengan mereka apalagi Abian masih sangat muda untuk menikah.
Abian di pindahkan ke luar negeri oleh keluarga nya untuk kuliah,Abian frustasi berjauhan dari Ayunda hingga dia sakit tapi keluarga Abian tetap tidak ingin Abian menikah dengan Ayunda yang datang dari kalangan miskin.
Lima tahun berpisah akhirnya Abian bisa melewati masa sulit nya dan Abian kembali lagi ke Indonesia, tujuan pertama Abian ke Indonesia mencari Ayunda tapi Ayunda sudah pindah dari rumah lama nya.
Akhirnya Abian harus menerima kenyataan kalau memang mereka tidak berjodoh di saat Abian mulai move on justru dia di pertemukan dengan Ayunda sebagai rekan kerja.
Bagaimana kisah selanjutnya,akan kah Cinta mereka bersemi lagi?
Lalu bagaimana dengan anak yang di kandung Ayunda dulu?
Yuuk mampir di cerita terbaru ku🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Batal
"Mana Dewi?" tanya pak Antoni panik mencari anak perempuan nya itu karena acara akan di mulai, tamu-tamu Antoni sudah berdatangan.
"Ada di kamar" jawab Veni
"Di mana aku dari kamar nya,dia tidak ada"
"Mana mungkin tidak ada semalam Dewi hanya pamit ke supermarket"
"Sial! Cari dia" perintah Antoni membuat Veni ketakutan.
"Bagaimana ini tante,Abian jadi datang kan?"tanya Jasmine panik
"Tenang dulu tante cari dewi sebentar"
"Periksa semua nya, jangan sampai dia pergi" ujar pak Antoni
"Mas Dewi nggak ada,Aku udah cek mas"
"Sial! kenapa bisa kecolongan begini"marah Antoni,dia segera mengambil ponsel dan menghubungi Dewi
"Nomer yang anda tuju sedang tidak aktif"
"Aakkkkk...... brengsek" kesal nya lagi
"Mas bagaimana pertunangan nya?" tanya Veni
"Batal!"
****
Abian tersenyum manis melihat rekaman video yang di kirim kan orang suruhan nya, terlihat jelas wajah panik Antoni saat mencari Dewi.
"Siapa suruh mengganggu ku, sudah di berikan hidup enak masih saja tidak bersyukur"ujar Abian
"Sekarang tanggung sendiri akibat nya"
"Mas,tapi aku curiga dengan papa,aku rasa dia bukan papa kandung kita mas secara mana ada orang tua yang mau melihat anak nya menderita"
"Otak nya sudah di cuci oleh Veni,jadi dia semakin gila dengan harta"ujar Abian
"Mas aku rasa papa akan datang ke sini,dia akan marah-marah mas"
"Tidak akan bisa, semua di jaga ketat Wi"
"Jasmine?"
"Berani masuk berarti papa cari mati, Jasmine tidak akan berani bertindak,dia hanya mengikuti alur dari Veni saja"
Abian sudah bisa membaca semua isi kepala Veni,Antoni dan Jasmine, mereka semua gila harta.
"Kamu pulang akan di antar oleh supir mas"
"Tapi aku takut mas"
"Tidak perlu takut,ada pengawal yang menjaga mu"
"Mas kasih mata-mata?"tanya Dewi tak percaya
"Tidak! hanya penjaga saja, waspada lebih baik"
"Seperti sedang menjalani peran action saja aku sekarang" keluh Dewi.
****
"Plak...." satu tamparan di layangan bu Hesti untuk Ayunda.
"Berani kamu pergi dari rumah Arif yu,kamu masih ingat bukan bagaimana Arif menyelamatkan kamu, menutup aib kamu, menjaga keluarga kita" marah bu Hesti
"Bu.... Arif bukan lelaki baik-baik bu,dia yang sudah membunuh anak dalam kandungan ku"
"Anak itu anak haram jadi wajar saja kalau dia mati dan itu bukan salah Arif Yu,kamu yang bersalah"
Ayunda menggeleng kecil mendengar ucapan sang ibu.
"Meskipun dia anak haram dia cucu ibu,apa pantas ibu bicara seperti itu! " bentak Ayunda
"Yunda jangan membentak ibu mu"marah ayah Ayunda
"Kamu sudah jadi anak durhaka sekarang, lelaki mana yang sudah meracuni pikiran kamu katakan pada ibu"
"Tidak ada lelaki lain bu,aku hanya lelah berumah tangga bersama Arif,dia psikopat"
"Yu,Arif lelaki baik! Dia selalu berusaha menyenangkan kamu Yu,dia mampu menutupi aib kamu"
"Itu karena dia ingin menutupi aib nya juga yah"jelas Ayunda tapi ibu nya tetap tak percaya.
"Sekarang kamu kembali pada Arif,ibu akan hubungi Arif untuk jemput kamu"
"Tidak bu,aku mohon aku ingin bercerai dari Arif"
"Astaghfirullah Ayunda kamu sadar dengan ucapan mu itu, ibu tidak setuju kamu bercerai dari nak Arif" kekeh ibu Ayunda.
"Ayah bawa masuk dia ke kamar,ibu hubungi Arif dulu" ujar bu Hesti, Ayunda memberontak dia tidak mau kembali pada lelaki itu tapi orang tua nya terus memaksa.