Seorang perempuan berparas cantik nan manis menjadi barista disebuah cafe,sikapnya yang ramah serta ceria membuat para pengunjung begitu menyukainya.
Ya,dia adalah Kei seorang perempuan muda berusia 23 tahun yang mengadu nasib ke kota besar demi memperbaiki ekonomi keluarganya.
Hingga suatu saat ia dihadapkan oleh situasi yang membuatnya harus memilih antara mempertahankan cintanya atau menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak ia harapkan untuk menjadi pendamping hidupnya.
Tetapi karena suatu kondisi tertentu membuat Kei harus menerima menikah kontrak dengan seorang laki-laki kayak bernama Nick agar masalahnya dapat selesai.
Akankah pernikahan sebatas tinta diatas kertas yang ia jalani dapat berubah menjadi cinta sejati??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rindu Setia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hampir saja
Sore itu aku terbangun dan mendapati Nick yang masih tertidur pulas di sampingku.
Aku memandangi setiap inci bagian tubuhnya sambil tersenyum sendiri,dia bukan penjahat namun aku tidak begitu menyukainya.
Terkadang sikap arogan dan mudah marahnya yang membuatku benci,apalagi ketika ia bertindak semaunya sendiri sungguh aku tak menyukai beberapa sifat yang ada padanya itu.
Aku bangkit dari ranjang dan keluar menuju dapur,aku mendapati beberapa orang sibuk menata persiapan pernikahanku bersama Nick besok lusa.
"Nona mau kemana?"
Tanya Astrid padaku
"Astrid bisa tolong kamu periksa isi kulkas ?"
Pintaku padanya
"Baik nona"
Aku berjalan menyusuri taman di samping rumah,merebahkan diri di bangku dan menghirup udara sore yang begitu menghangatkan.
"Nona,ada beberapa bahan masakan hingga buah terdapat di kulkas. Apakah nona ingin ku bawakan sesuatu?"
Tukas Astrid
"Tidak perlu,aku hanya ingin memasak beberapa makan malam untuk Nick"
Aku berjalan menuju dapur dan mendapati beberapa bahan masakan lainnya
"Astrid tolong bantu aku keluarkan semua bahan yang ada didalam kulkas"
"Baik nona"
Aku menyibukkan diri bergumul dengan aroma bahan masakan di dapur,hampir satu jam dan aku selesai dengan beberapa menu disana.
"Wahh saya tidak menyangka nona jago masak ternyata"
Ucap Astrid memujiku
"Oh ya As apa para creaw didepan sudah makan??"
"Belum nona,karena catering yang tuan Nick pesan terjadwal pukul 18.00"
Baiklah kalau begitu tolong bantu aku menyiapkan meja dan beberapa pendukung lainnya,aku ingin makan malam berdua bersama Nick di taman.
"Baik nona"
Aku kemudian pergi kembali ke kamar atas untuk membersihkan diri dan mandi,melihat Nick yang begitu tertidur pulas rasanya aku tidak tega untuk membangunkannya.
Saat aku sedang mandi tiba-tiba terdengar seseorang masuk dan aku kaget dibuatnya.
"Nick kau kah itu??"
Teriakku dari dalam
Tidak ada jawaban sama sekali aku segera mengambil handuk dan melangkah keluar lalu Nick memelukku dan ******* bibirku dengan nafas yang memburu.
Aku mencoba memberontak namun Nick justru semakin mendekatkan tubuhnya hingga membuatku hampir melepaskan handuk yang terbalut ditubuh.
Nick membangunkan nafsu dalam tubuhku dan aku menikmati setiap ciuman yang ia berikan padaku.
Tubuhku mendadak kembali gerah meski aku baru saja mandi,keringat membasahi tubuh kami berdua.
Tangan Nick turun menyusuri setiap inci tubuhku,aku menggeliat dibuatnya mulutnya bergerak menuju leher jenjang ku.
"Nick KK"
Teriakku padanya
"Ya sayang aku ada disini"
"Tolong hentikan Nick"
Teriakku lagi
Namun Nick tak bergeming sedikitpun,aku mendorongnya dan seketika raut wajah Nick berubah dan nafasnya tersengal. Terlihat nafsunya memburu ke seluruh tubuhnya
"Nick ini salah,tidak seharusnya kita melakukannya"
"Kenapa Kei, bukankah sebentar lagi kita akan menjadi suami istri yang sah??"
"Tapi sekarang kita belum sah suami istri Nick dan aku tidak akan melakukannya lagi seperti waktu itu"
"Baiklah jika itu mau mu,akan ku turuti dari pada aku memaksakan kehendak dan kau akan pergi lagi seperti waktu itu"
Ucap Nick yang kemudian pergi masuk ke bath up.
Aku meninggalkan Nick didalam kamar mandi dan segera berganti baju,aku melihat tubuhku di cermin dan terlintas hal yang baru saja aku lakukan dengan Nick.
"Astaga apa yang aku fikir kan,bagaimana bisa aku melakukan itu semua"
Omel ku sendiri
Aku menunggu Nick sambil menatap diriku didepan cermin,beberapa saat kemudian Nick datang dengan balutan handuk yang menutupi bagian bawah tubuhnya.
"Hay sayang,kau terlihat cantik malam ini"
Sapanya yang memelukku dari belakang
Dia mengecup lembut tengkuk leherku dan seketika tubuhku merinding dibuatnya,aku berdiri dan mencoba menjauhkan diri darinya.
"Nick segeralah berpakaian,aku akan menunggumu dibawah"
Aku meninggalkan Nick dengan tampang yang kesal.
"Astrid apa semua sudah siap??"
"Sudah nona, catering juga sudah datang"
Ucap Astrid
"Kalau begitu kalian nikmati saja makanan yang sudah dipesan Nick,malam ini aku akan mengajaknya dinner di taman"
"Baik nona"
Aku menunggu Nick yang tak kunjung datang,lima belas menit berlalu dan Nick masih belum memperlihatkan batang hidungnya
"Em tuan,nona Kei sudah menunggu anda di taman"
Ucap Astrid yang mendapati Nick melihat para craew menyantap makanannya
Nick kemudian berlalu dan pergi menuju taman,menemui Kei yang sudah sedari tadi menunggunya.
Nick sedikit terkejut melihat apa yang terjadi disana,ia menghampiri Kei dengan senyum mengambang diwajahnya
"Kamu kah yang menyiapkan semua ini sayang?"
Tanya Nick
"Tidak Nick Astrid dan beberapa orang didepan yang membantuku,aku hanya memasak beberapa makanan ini"
Nick menghampiriku dan mencium keningku
"Tahukah kamu Kei,aku begitu bahagia malam ini. Akhirnya aku bisa membuat mu mencintaiku"
"Sudahlah Nick,ayo kita makan"
Kami menghabiskan waktu bersama malam itu,setelah selesai aku dan Nick bersantai di samping kolam sembari dia menceritakan beberapa hal kepadaku.
"Kei,tidak sia-sia aku memperjuangkan mu selama ini. Rasanya aku begitu beruntung bisa memiliki mu,jangan pernah tinggalkan aku lagi Kei. Semua berantakan ketika aku tahu kamu menghilang dari kehidupanku"
Ucapnya kepadaku
"Andai saja kau datang dengan cara yang benar Nick,pasti aku tidak akan merasa bahwa semua ini keterpaksaan semata"
"Maksudmu Kei??"
Ucap Nick yang tiba-tiba melihat ke arahku dengan tatapan tajam
"Selama ini hanya rasa benci yang ada untukmu Nick, sebelum kamu membuatku benar-benar hancur aku sudah berusaha untuk bisa membuka hati untukmu. Namun saat aku mulai bisa membukanya,kamu malah membuatku kembali membencimu"
"Maafkan aku Kei,aku tahu aku salah aku khilaf melakukannya Kei. Aku hanya tidak ingin kamu dimiliki oleh orang lain selain diriku"
"Lalu apakah seperti itu caramu?"
"Maaf Kei maaf,aku benar-benar minta maaf akan hal itu"
Aku berlari menuju kamar meninggalkan Nick disana,sedikit rasa sakit yang masih tersisa ketika mengingat kejadian itu membuat dadaku sesak.
"Keiii tunggu"
teriak Nick
Aku mengunci diri dikamar dan tak mempedulikan Nick yang terus memanggilku diluar pintu lalu aku menangis hingga terlelap.
laki laki selalu tersandung harta,tahta dan wanita ya.....🙏🏻🙏🏻🙏🏻
clara perempuan tak punya aclak.
Nick...lelaki bejat tak bermoral dan tak berperi kemanusiaan.
Sori Thor...terbawa alor ceritamu
makasih ya Thor boleh menikmati karyamu