NovelToon NovelToon
Bloody General Sword

Bloody General Sword

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:141.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayzani01

Sesion 1

Gadis itu bernama lee Renzai, dia adalah putri ketiga dari seorang jenderal di istana, tetapi dia juga seorang jenderal di masa lalu yang kejam, yang berasal dari kerajaan Ochtosk.

Karena kekejamannya, dia akhirnya berubah menjadi buih karena meminum air keramat yang berasal dari sungai kyusu, siapapun orang yang kejam dan meminumnya akan menghilang bersama derasnya air sungai.

Mampukah Sang jenderal untuk merubah takdirnya, akankah dirinya yang kejam akan berubah ketika dia terlahir kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayzani01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vol 28

"Bung..bunga apa itu Renzai?" Ucap Hana jijik, melihat salah satu bunga layaknya seperti jamur berwarna kuning berbintik kemerahan.

"Itu bunga bangkai." Jawab Renzai asal.

"Oh tidak, apa yang akan kau lakukan Renzai, sini bungamu biar kakak yang...." Renzai memegang tangan Hana.

"Sudahlah, kakak tahu aku kan, biarkan saja apa adanya, lagi pula memang pada dasarnya aku tidak tahu merangkai, lagi pula meskipum kita saudara, dilarang saling membantu." ucap renzai.

"Tapi Renzai...." Suara kasim itu sekali lagi membahana, meneriakkan pengumuman penting.

"KEPADA PUTRI, KUMPULKAN HASIL RANGKAIANNYA DI PAVILIUN ISTANA."

Mereka mengumpulkan hasil rangakainnya, setelah itu mereka berjalan-jalan sedikit di sekitar istana, dan menunggu pengumuman selanjutnya.

"Renzai, apa kau melihat pangeran mahkota tadi?" Tanya hana.

"Em ya, ada apa?"

"Kau lihat wajahnya tidak?" tanya hana.

"Mm, tidak terlalu kuperhatikan," Jawab renzai.

"Ugh renzai, kau selalu begitu tidak memperhatikan sekelilingmu, bagaimana kau akan menemukan suamimu suatu hari nanti, jika sikapmu dingin seperti itu."

"Ck, kenapa bawa-bawa tentang suami, aku sih masih jauh, kakak saja yang harus segera menikah." ucap renzai mendengus.

Hana terkikik dia memegang tangan adiknya, "Renzai, aku tadi lihat wajah pangeran mahkota, dia sangat tampan, baru kali ini aku melihat seorang pria memiliki kulit seperti pangeran." Dia tersenyum senang matanya terlihat bersinar.

Renzai memutar bola matanya, dia kemudian mengalihkan pandangannya tatkala melihat ke lima pria aneh itu yang memanggilnya dengan sebutan jenderal.

"Mereka lagi." Gumam renzai pelan.

"Renzai cepat ! sepertinya pengumumannya telah keluar," teriak hana. Mereka semua berkumpul kembali di paviliun, bunga-bunga yang mereka rangkai, ada di hadapan mereka, kasim itu mulai berbicara kembali.

"Para putri pejabat yang tidak memiliki rangkaian bunga yang ada di sini, silahkan memasuki istana."

Mereka semua mencari-cari, lalu terlihat di ujung sudut, rangkaian bunga Renzai yang terlihat aneh dan bunganya mengeluarkan wangi yang menusuk. Sedangkan Hana nampak kecewa ketika melihat rangkaian bunganya juga berada di paviliun di baris ke tujuh. Wajahnya cemberut dan sangat kecewa.

Sekitar sepuluh orang telah terpilih, para putri pejabat memasuki istana, banyak yang terlihat sedih, dan bahkan ada yang menangis, sedangkan renzai merasa lega, dia sedikit mendengus melihat kakaknya mengeluarkan saputangannya lalu menghapus air di pelupuk matanya.

"Kita sudah bisa pulang sekarang kan?" ucap renzai. Tiba-tiba pintu paviliun istana terbuka, Raja dan ratu dan juga pangeran yang berjalan di belakang mereka keluar dari istana, mereka semua menunduk dan mundur.

Pangeran mahkota melirik sesuatu yang menarik perhatiannya, dia kemudian membisikkannya kepada seorang kasim yang berdiri di sampingnya, lalu diapun segera pergi.

~

"Kak Hana, ayo kita pulang." ucap renzai bosan.

Hana tiba-tiba terkesiap ketika melihat sesuatu di hadapannya, renzaipun mengikuti arah pandangan Hana. Betapa terkejutnya renzai ketika rangkaian bunga yang berada di sudut itu di bawa oleh kasim menuju istana dalam, Rangkaian bunga itu milik renzai.

Kasim itu kemudian berhenti diantara para pejabat putri yang berdiri di sana.

"Pemilik rangkaian bunga ini, silahkan masuk ke dalam istana."

Renzai membelalak ngeri, bagaimana bisa rangakaian bunga anehnya bisa terpilih untuk mengikuti test selanjutnya, dilihat dari arah manapun, bunga milik renzai tidak bisa di sebut sebagai sebuah rangkaian indah untuk di pandang, apalagi baunya yang menyengat dan berbau busuk, dan renzai hanya memetik bunga itu dengan asal, bahkan terdapat rumput di rangkaian bunganya.

Kasim itu mengulangi kembali perkataannya, Renzai hanya berdiri di tempatnya, memandang hana dengan wajah ngeri, dia kemudian menggelengkan kepalanya, tidak mau masuk ke dalam. Hana kemudian mendorong Renzai maju dan melangkah, ia hampir saja tersandung, seluruh putri pejabat menatap renzai sambil berbisik-bisik dan sama herannya dengan renzai. Melihat rangkaian bunga itu, terlihat mengerikan, mirip seperti tumpukan rumput untuk di beri makan ternak.

Mereka semua memandang kepada Renzai, penasaran juga kesal, dengan ragu renzai mengikuti kasim itu, terdapat dua pintu yang mereka lewati, lalu di ruangan besar dan luas itulah nampak sepuluh putri-putri terpilih sedang duduk rapi, mereka memandangi renzai yang baru saja masuk, renzai menempati baris terakhir, tempat duduk yang di sediakan.

Bisik-bisikpun mulai terdengar dari arah kanan dan kiri, "Mengapa dia bisa terpilih, apa yang sebenarnya terjadi?" bisik-bisik itu menimbulkan sedikit keributan di dalam istana.

Sementara di ujung sudut, seseorang terlihat mundur beberapa langkah dengan wajah begitu shock, hatachi mundur beberapa langkah dan menggelengkan kepalanya. "Mereka pasti bercanda." Dia bergegas pergi untuk memberitahukan informasi yang dilihatnya.

Mereka semua duduk berbaris dan menunggu, dan kasim itu kembali masuk, lalu memberikan pengumuman kepada mereka semua.

"UNTUK TEST SELANJUTNYA, PARA PUTRI AKAN MEMBERIKAN MAKNA DARI SETIAP RANGKAIN YANG DI BUAT MASING-MASING."

Mereka semua sudah memulai memutar tinta dan mencelupkan kuasnya.

Renzai belum menulis apapun, ia sedang berpikir keras, apa yang akan di tulisnya sehingga ia bisa langsung di depak dan gugur dari kompetisi konyol ini, yang telah menyita waktunya yang sangat berharga.

Renzai pun menulis, setelah beberapa menit, masuklah beberapa pelayan dengan membawa sesuatu, lalu menyerahkannya kepada mereka semua.

"Apa ini?" Renzai mengerutkan alisnya. "Baju?" Pelayan-pelayan itu berdiri di samping masing-masing putri, dan menjelaskan agar mereka semua mengenakan pakaian yang telah di berikan.

Para putri pejabat sangat senang, dengam kain sutra yag diberikan, bentuknya semua sama dengan motif bunga krisan di pinggiran lengan baju yang berwarna-warni lembut itu, motif kupu-kupu dia setiap ujung hanbok yang mereka kenakan. Renzai mendapatkan warna putih berbunga pink muda.

"Ghh, Apa lagi sekarang?" pelayan yang berdiri di samping renzai membantu mengenakan pakaiannya, begitupun putri-putri yang lainnya.

Setelah selesai, mereka di perbolehkan memiliki waktu bebas beberapa menit, Renzai ingin keluar dari ruangan itu, tetapi dia harus mengenakan pakaian yang di berikan oleh istana.

"Anda sangatlah cantik Nona." Ucap pelayan itu, dia menata rambutnya, renzai hanya tersenyum sekilas.

Setelah selesai, dan waktu bebas yang beberapa menit juga habis, mereka di bawa ke ruangan yang lain, ruang besar dengan bermacam-macam musik berkumpul di tempat itu, kali ini mereka semua harus menunjukkan seni dan bakat serta keterampilan mereka di hadapan Ratu dan pangeran.

Ketika renzai berjalan, mereka melewati museum istana, memorinya kembali menyatu, sekelabatan ingatan masa lalu kembali muncul menciptakan hawa dingin di sekitarnya.

Baju hitam panjang dengan besi menempel di setiap masing-masing anggota tubuhnya, pedang di tangan kanannya menyerbu dengan ganasnya, sebuah istana megah, diserang hari itu juga, ratusan orang berpakaian hitam membunuh membabi buta, di lihatnya seorang lelaki sedang menghalangi para pembunuh dan di belakangnya seorang wanita yang melindungi gadis kecil yang menangis, tiba-tiba saja wajah itu berganti dengan seorang lelaki yang berbaju emas, naik di atas tahta, rambut panjang yang diikat tinggi, memegang pedang bergaris emas, dan tertawa, kemudian duduk diatas tahta, pangeran kecil berdiri di sampingnya, sambil menatap Renzai.

Renzai membuka matanya, ia kemudian berbalik dan menatap museum itu, wajahnya memucat, ingatan siapa ini?

"Nona, anda baik-baik saja?" tanya seorang pelayan menghampirinya.

"Saya baik-baik saja." ucap renzai.

"Silahkan masuk ke tempat yang di sediakan Nona." Ucapnya. Dia berjalan dan berpapasan dengan kelima Akai yang memandangnya dengan cemas, mereka saling menatap, tetapi renzai berjalan dan tetap mengikuti sang pelayan.

1
Tiana
wah tanpa belas kasihan
azka aldric Pratama
hadir 😉😉😉
MAWAR BERDARAH
Semangat
Kadek Mudiastini
thor,aku suka ceritamu ini.gak bertele-tele.aku harap renzai lahir kembali dg sifat baik dan menemukan cinta sejatinya.apakah season 2 udah keluar?
Crzalia00
makasih kak,, ceritanya seru👍
ditunggu season 2 nya😁😁
Crzalia00
seru
Qimti Sa
good
Allessha Nayyaka
keren
Riri
g ada karya baru lagi ya disini ay....
Afrilho
Mmm penuh misteri ternyata sang Jendral seorang wanita
Ray
Semangat terus buat Outhor 💪🙏
Sehat selalu 🙏🙏
Ray
Sungguh ironi sekali endingnya, tapi banyak hikmah dan pelajaran yg positif bisa diambil dari ceritamu Outhor 🙏👍
Semoga dikehidupan nanti mereka berubah menjadi lebih baik👍🙏
Semangat terus berkarya Outhor, Qutunggu cerita2x yg lainnya💪🙏👍
Ray
Apakah seorang ayah sekaligus Jendral dimana musuh dari anaknya sendiri yg tubuhnya telah dikuasai sepenuhnya oleh Jendral Kimi Ga, sanggup membunuh🤔? Semangat up
Ray
Semakin tegang, seru dan semakin keren Outhor, selalu kutunggu💪🙏👍
Ray
Apakah ke5 Akai bisa mematahkan kutukan dalam diri Jendral Kimi Ga?
Dan apakah Jendral Geem ayah dari Renzai tidak bisa membuat anaknya kembali menjadi baik🤔? Semangat Up dan sehat selalu buat Outhor💪🙏
Ray
Jendral Kimi Ga sudah mulai menguasai Renzai, kegelapan dalam diri Jendral sudah terjadi, dan AQ penasaran kelanjutan ceritanya Thor🤔
Semangat terus ya Thor🙏👍
Ray
Apakah pangeran ada rasa suka dan cemburu liar Renzai dengan lelaki lain?
Semangat selalu outhor💪🙏
Ray
Wakil Kapten Cheon ibarat lagi makan buah simalakama 😱🙏Serba salah, mau gsk mau harus turuti omongan dan perintah Renzai🙏 Terus Up🙏👍
Ray
Keren habis Thor, lanjut up🙏
Ray
Pangeran lihat Renzai dan ke5 Akai 🤔👍
Lanjut Up dan Up, semangat 💪🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!