NovelToon NovelToon
Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:705.9k
Nilai: 5
Nama Author: ThaRoe

Semua orang sudah tahu jika Queen mencintai Dokter Frans. Namun ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan. Kenyataannya Frans sudah memberikan cintanya kepada gadis lain. Wanita masa kecilnya dan juga cinta pertamanya. Berbagai cara dilakukan Queen untuk menarik perhatiannya. Hingga suatu hari temannya menjebak mereka berdua sampai mereka diharuskan menikah. Akankah Queen berhasil mendapatkan hati dan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ThaRoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Membencimu

Hari ini Linda ijin pulang lebih cepat karena merasa tak enak badan. Fitri ngoceh dulu sebelum memberikan ijin kepadanya. Dia puas membuat Linda kesal, hari ini dia benar-benar tersiksa, entah kenapa dadanya berdegup kencang, dia ingin istirahat dan jauh dari keramaian dulu saat ini.

Setelah ijin rupanya dia tidak langsung pulang, tetapi pergi ke suatu tempat. Dia ingin melihat laut dan melepaskan semuanya disana. Dengan bantuan ojek online dia nekat pergi ke pantai itu sendiri.

Dipandanginya laut tenang itu kemudian dia berteriak sekencang-kencangnya

"Aku benci kamu Axel...benci...benci...benciiiiii...huhuhu...kenapa harus aku yang jatuh cinta kepadamu?kenapa harus aku??"setelah puas berteriak, dia terduduk dipasir kemudian menelungkupkan wajahnya sambil terisak.

Angin berhembus dengan pelan seolah membelai wajah cantiknya dan mengusap rambutnya. Alam memberikan ketenangan kepadanya seolah tau beban berat yang dipikul wanita itu. Suasana hening yang terdengar hanya suara deburan ombak saja.

Pak Ojol memberanikan diri menyapanya karena sudah dua jam dia lihat tubuh itu tak bergerak sama sekali. Padahal ponsel berdering terus-menerus, namun lagi-lagi diabaikannya.

"Nona...sudah malam, sampai jam berapa anda ingin disini?"tanyanya

"Setengah jam lagi Pak, tunggulah saya akan membayar Bapak full" jawabnya.

Linda melirik ponselnya, banyak sekali panggilan tidak terjawab. Akhirnya dia menghubungi Yuni, orang yang menjaga anaknya.

"Iya Yun..ada apa?"

"Ibu dimana? Sky jatuh bu, pelipisnya berdarah agak dalam lukanya bu. Saya sudah kirim videonya ke ibu tapi belum dibuka sama ibu"

Bagai kena sengatan listrik, Linda langsung histeris mendengar kabar tentang anaknya.

Dia buru-buru minta diantar pulang dan menangis terus sepanjang jalan.

"Ya Allah Sky...kamu kenapa nak...huhuhu...maafkan mama sayang. Bodoh...bodoh sekali aku...gara-gara dia anakku celaka" Linda menyalahkan Axel penyebab anaknya celaka.

"Cepat ya Pak, anak saya jatuh dan saya harus cepat sampai kerumah"

"Baik Bu"

Linda meminta Bapak itu lebih cepat mengendarai motornya, dia ingin segera bertemu buah hatinya.

Setelah membayar biaya ojek dia segera berlari menuju rumah Yuni dan melihat anaknya tertidur dengan kening yang masih basah bekas darah luka tadi.

Linda menangis melihat anaknya dan segera memeluknya. Pelukannya membuat anaknya terbangun.

"Mama.." panggilnya

"Iya sayang...maafkan mama nak...maafkan mama huhuhu..." Linda terus memeluk anaknya seolah takut berpisah lagi.

"Apa kita bawa ke rumah sakit bu? tadi banyak keluar darahnya saya bingung...akhirnya saya kasih kopi biar berhenti pendarahannya" ujar Yuni

"Haduhh...kenapa bisa kejadian seperti ini Yun? " Linda langsung geleng-geleng kepala dan nampak kesal dengan Yuni.

"Tapi sudah kering kok bu...gak keluar lagi darahnya, tadi dede Sky ikut lari-larian sambil teriak papa..papa...tiba-tiba dia terpleset jatuh dan keningnya kena ubin" jelas Yuni

"Lain kali yang benar ya jaga Sky yun, saya bingung jika Sky seperti ini, saya tidak bisa tenang jika bekerja nanti"

Yuni hanya bisa menunduk saat Linda sedikit memarahinya. Namun Linda juga tidak bisa marah kepadanya karena nanti tidak ada yang mau menjaga anaknya.

Andai tadi dia tidak sedang marah dan tidak pergi ke pantai, mungkin dia bisa lebih dulu menolong anaknya, tapi ya sudahlah semua sudah terjadi yang penting anaknya sudah mendapat pertolongan. Selanjutnya dia yang akan menangani anaknya sendiri.

Dia pergi ke apotik sebentar untuk membeli obat-obatan. Setelah itu dia membawa Sky pulang dan mengurusnya dengan lebih hati-hati.

*****

Waktu sudah menunjukkan pukul 22.45 namun suaminya belum juga nampak. Queen menggeliatkan tubuhnya sebentar-sebentar melirik ke arah pintu namun tak jua ada suara bel berbunyi.

Dia merapatkan selimutnya dan menonton acara televisi namun tak ada acara yang menarik perhatiannya. Dengan kesal dia melempar remot itu dan menangis.

Dia teringat pesan ayahnya "Pergilah ke ayahmu jika memang kamu sedang ada masalah dan jangan pergi ke orang lain"

Sebenarnya dia ingin menelpon ayahnya namun dia malu jika harus bicara jujur. Dia sedang kesal dengan suaminya apa kata ayahnya nanti jika dia tiba-tiba mengeluh?pasti ayahnya akan membalikkan pertanyaannya.

Dulu sudah diberitahu tetapi dia masih tetap memaksa memilihnya, jika sekarang dia mengadu pastilah akan menjadi bahan olok-olokkan keluarganya.

Queen mengeluh sendiri tidak tahu harus kemana dia mengadu saat ini. Dia berusaha memejamkan matanya namun sialnya malah tidak mau terpejam matanya. Ingin menangis rasanya semua sia-sia, dia hanya bisa merenungi nasibnya kini entah sampai kapan ada keajaiban untuknya.

Dia merasakan hangat diwajahnya, perlahan dia pun membuka matanya,alangkah kagetnya dia melihat jendela yang sudah terbuka dengan lebar sehingga matahari menyinari langsung wajah dan tubuhnya.

Queen membuka selimutnya dan langsung menoleh kesamping, nampak suaminya sedang duduk dikursi malas dengan sebelah tangannya memegang sebuah buku.

Queen langsung duduk dan menatap suaminya dengan kesal.

"Sabar Queen...sabar...tahan dulu...tahan dulu" dia mementori hatinya sendiri.

"Kenapa? marah? bangunlah dan makanlah dulu, aku sudah menyiapkan makanan untukmu. Kamu harus punya tenaga yang cukup jika ingin marah kepadaku" jawabnya santai sambil membuka lembar demi lembar buku itu.

Queen bangkit dan melempar selimutnya, tanpa sepatah katapun dia langsung berjalan menuju kamar mandi itu untuk bersih-bersih.

"Aku harus marah sama dia, aku harus berhasil pura-pura marah. Aku mau cuek sama si brekele itu, harus bisa dan pasti bisa" tekad Queen dalam hati.

Selesai mandi Queen hanya menggunakan balutan handuk saja dan dengan santai dia melepaskan handuknya dan polos didepan pintu lemari sambil mengambil pakaian.

Frans menghentikan membacanya dan menatapnya dengan serius.

"Kamu marah?"tanyanya

Haning tak ada jawaban, Queen memilih dan memakai bajunya.

"Queen, kamu marah?"tanyanya sekali lagi.

Tetap tak ada jawaban.

"Aku bertanya sekali lagi Queen, kamu marah kepadaku?"

Suasana tetap hening dan hanya ada suara nyanyian yang keluar dari bibir seksi itu.

Frans menutup majalahnya dan berjalan ke arah pintu.

"Sok atuh keluar...keluar sana" ucapnya sambil me make up wajahnya.

Frans berhenti sebentar dan melirik ke arahnya namun tak ada respon dari Queen. Dia pun tetap melanjutkan langkahnya dan melangkah keluar.

Dengan kesal Queen melempar semua barang-barangnya sambil menangis, dia tidak kuat lagi saat ini.

"Aku kesal...kesal...aku kesal kepadamu Frans..huhuu....kamu yang menikahiku namun kamu juga yang meninggalkanku. Apa kamu tau jika aku kesal dengan perlakuanmu kepadaku Frans? sampai kapan Frans...sampai kapan aku harus begini terus...huhuhu...aku istrimu...aku istrimuuuu" teriaknya.

Frans tetap berdiri dibalik pintu.

"Aku tidak tahu Queen dengan perasaanku sendiri, kamu tahukan jika hatiku sudah ada yang miliki?namun kamu memaksa masuk ke dalamnya. Kamu ingin aku nikahi dan aku menikahimu, bukan..bukan karena aku mencintaimu tetapi karena paksaan dari orang tuamu" ingin rasanya dia masuk menenangkan istrinya namun egonya menghalanginya kembali. Dia pun melepaskan knot pintu itu dan berjalan keluar mengendarai mobil sewaan itu menuju hotel bintang 5 tempat kekasihnya menginap saat ini.

Puas menangis dia merapikan barang-barangnya, untung saja tidak banyak barang yang dibawanya. Dengan menggunakan tas backpack suaminya dia pun keluar dari hotel itu mencari penginapan yang lain. Dadanya masih sesak dengan sikap suaminya yang selalu datang dan menghilang sesuka hatinya

*****

Mat malam genks....maaf gak sempet up kemaren, tahun baru cuy siap-siap bakar-bakaran walau ujung-ujungnya gak jadi...🤭😂😂

Diawal tahun ini saya mengucapkan "Selamat Tahun Baru Kesayangan Semua....semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemaren, harapan baru semoga juga dapat rezeki baru"🤗

1
✨ᥣᥱs𝗍ᥲshin✨
kapan dilanjut lagi kak taroe?
Farida Wati
lanjutnya mana kk
Farida Wati
kapan lanjutannya tor
Nay Suid
ini sudah mau habis 2024nya, lanjutannya manaa?
Iyat Hayati
lanjut tor
Ayu Roesly
kerjaan hilda gak nih
Ayu Roesly
minta tolong sm dady mu xel...cari tau ttg linda sky dan hilda...
Ayu Roesly
karma nya axel /Smug/
Ayu Roesly
hilda jd org serakah
Ayu Roesly
baby sky anak sah axel haiii lindaaa...lu gak ada apa2nyaaaa
Ayu Roesly
sekwilda (sekitar wilayah dada) kwkwkwkwkwk...
Ayu Roesly
pasti kerjaan si fitri
Ayu Roesly
hilda dah gak kerja lagi krn hamil...jdnya jiwa matre nya mulai keluar...pengen suami kahyaaa
Ayu Roesly
Luar biasa
fpLsVyy
udah 11 bulan aja nih saya nunggu ceritanya 🥱🥱🥱🥱😭🤣😂
Farida Wati
lanjut kk
Siswanti Ningsih
kok lama up nya Thor
Yuliana Wahyuning Arum
penasaran kisah cinta axel. ziel jarang muncul
Fad Fathoni
queen emang musti di jedotin dulu keplanya biar waras 😂
Fad Fathoni
axel emang hebat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!