Amelia Tasya hamil karna seorang dokter yang secara sengaja melakukan prosedur bayi tabung dari benih seorang pangeran negeri hindustan Alexander holland.
hidup amelia seakan dijungkir balikkan sebab kehamilan nya diketahui oleh alex hingga membuatnya harus menuruti segala perkataannya.
karna seorang saingan ingin menghancurkan reputasinya agar tidak diangkat menjadi raja ia berusaha membuat Amelia celaka agar bisa balas dendam padanya.
bagaimana kisahnya....silakan lanjutkan.
mohon maaf jika alur cerita masih acak maklum masih pemula
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ukka Sulemang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 28
sudah seminggu menghilangnya amelia dr.revan dan reano sudah mencari
keseluruh penjuruh kota namun belum juga mendapat kabar apapun begitu pula al
dan el sudah memeriksa seluruh cctv,stasiun dan bandara nyatanya ia belum
menemukan setititk jejak kemana perginya amelia.
hari ini adalah hari keluarnya hasil tes DNA dr revan dan al sudah memegang amplop berisi hasilnya namun mereka tidak
ingin melihatnya sendiri,sudah ada reano dan el yang juga ingin mengetahui hasilnya mereka berdua sampai di cafe rumah
sakit al melempar amplopnya di tengah meja tempat duduk mereka
“itu hasil tes DNA yang kalian tunggu,aku sudah mengirim salinan nya pada ukka
“ucap ucap dr. Revan ikut duduk di meja itu,reano kemudian mengambil amplop
tersebut kemudian membuka nya sedetik kemudian reano tersenyum simpul yang
membuat ke 3 sahabatnya bingung reano pun mengulurkan kertas putih yang ia
pegang
“lihat lah sendiri hasilnya......drttt drttt”belum sempat reano melanjutkan
perkataanya telpon gengam nya berbunyi
ia pun berdiri dan sedikit menjauh dari tempat teman teman nya
“halo!!boss berdasarkan penyelidikan yangkudapatkan bahwa amelia dibawa pergi
oleh seorang bernama riska dan hari aku juga mendapat kabar bahwa nona amelia
tinggal dirumah tua keluarga haris tuan”jelas bawahan reano
“siapa haris dan riska itu?”tanya reano
“riska adalah sahabat baik nona amel sedangkan haris adalah pacar dari riska
tuan,saya sudah mengirim share lokasi nya tuan”ucap bawahab reano
“baiklah aku akan kesana untuk menjemput amelia”putus reano sambil mematikan
telepon nya.
setelah menerima telepon dari bawahanya ia kembali duduk menyesap kopinya
sedang ke tiga orang lain nya masih melihat hasil tes DNA yang ia berikan tadi
“simpan dulu kertas itu,ayo kita jemput amelia di rumah kediaman keluarga
haris”perintah reano
“kau sudah mendapatkan lokasi yang ia
tempati sekarang”tanya revan
“dia kabur dibantu oleh sahabat nya dan dengan dukungan pacar sahabat amelia sehingga selama ini kita menemui jalan
buntu di pencarian kita”jelas reano.
reano berangkat dengan teman teman nya menjemput amelia,mereka berharap hilangnya amelia tidak sampai ke telinga alex
jika itu terjadi maka mereka bisa diangap tidak becus menjaga 1 wanita
saja,setelah perjalanan yang memakan waktu berjam jam akhirnya mobil mereka
sampai di sebuah rumah tua yang seperti sudah lama tidak ditinggali oleh
penghuninya.
al turun dari mobil disusul ketiga teman nya ia maju untuk mengetuk pintu
setelah beberapa saat pintu itu akhir nya terbuka menampakkan seorang wanita
parubaya,wanita itu memandang al dan teman teman nya dari ujung rambut sampai
ujun kaki.
“aden aden ini siapa ya?”tanya bi ijah
“saya teman nya amelia,amelianya ada?”tanya el
“ohhh...non amelnya sedang keluar belum kembali dari tadi tuan”jawab bi ijah
yang memang merasa kawatir dengan amel
“memang amel nya kemana bi?sama siapa?”tanya revan beruntun
“non amel keluar ke minimarket tuan,dia pergi sendiri tuan katanya mau sekalian
olaraga tapi belum kembali juga”jelas bi ijah
“mini marketnya arah mana bi ?”tanya el lagi entah kenapa ia memiliki firasat
buruk
“arah sana tuan non amel tadi hanya jalan kaki”jelas bi ijah lagi
“kami akan mencari amelia”ucap mereka semua serempak
setelah percakapan mereka al dan reano berpencar ke 2 arah revan dan el kerah
kanan semetara reano dan el kearah sebaliknya mereka menyusuri setiap gang yang
mereka lewati sejauh ini reano dan al belum menemukan apa apa.
revan dan el yang kearah kan juga tidak menemukan apa apa namun setelah sampai
di perepatan terakhir ia tak sengaja menemukan sebuah inhaler(alat hirup
penderita asma) yang terjatuh di pinggir jalan el pun mengambil inhaler
tersebut
“kenapa ada orang seceroboh ini menjatuh benda berharga seperti ini”ucap el
yang mempelihatkan benda itu pada revan
“ini....milik amelia”kata revan yakin karena ia yang membeli benda itu untuk
amelia dan merk itu hanya ada 3 di dunia
mereka pun berpencar lagi guna mempercepat pencarian repan yang mengarah ke
arah rumah tua yang berada di belakang rumah lain
“tolongggggg.......”sayup sayup terdengar suara seorang wanita namun revan
belum bisa memastikan bahwa itu amelia revan berlari mendekati rumah itu suara
itu semakin jelas dan ia yakin itu suara amelia dan
“brakkkkkk......”revan mendobrak pintu rumah kayu itu ia mendapati amelia yang
nyaris telanjang dengan 3 laki laki bertubuh pendek dan berpakaian lusuh
“dokter revan ...tolong”lirih amelia
“siapa kau jangan mengangu kesenangan kami”ucap salah satu dari mereka
“lepaskan gadis itu,kalian sungguh sampah kota saja bahkan wanita hamil pun
kalian perkosa”jelas revan geram
“banyak bicara”ucap mereka perkelahian pun tak terhindarkan el yang mendengar
ribut ribut pun datang membantu revan setelah perkelahian 3 melawan 2 akhrinya
pihak lawan pun tumbang.
revan mendekat melepas jas nya memakaikan nya pada amel kondisi wanita itu
sungguh mengenaskan dengan luka lebam dan bekas tamparan di wajah nya
“apa yang sakit?bagaimana dengan kandunganmu?”tanya revan namun di balas
gelengan oleh amelia
revan membantu amelia bankit el sudah menelpon reano mereka dalam perjalan
kesini revan membantu amelia berjalan menuju jalan raya yang berjarak beberapa
meter namun baru saja keluar dari rumah itu revan di kagetkan dengan kedatang
seseorang yang sebenarnya tidak ia harapkan
“ALEXX”.......semua wajah menegang melihat pancaran kemarahan di mata alex..
si alex marah sama siapa?ayooo
tebakkk!!!!
jangan luoa vote dan like yaaaa!!!!
lha katane Amelia meninggal..kok ini hidup
bingung aku
ternyata itu untuk jadi kelemahan alex to