Karena sebuah kesalahan, gadis berumur 19 tahun yang punya kekebalan terhadap racun malah terjatuh karena sebuah Obat Perangsang.Hal ini membawa nya kedalam situasi serius. Karena salah minum, vivi terkena obat perangsang yang tidak pernah dia coba. Alhasil, Vivi pun menghabiskan malam yang menggairahkan dengan lelaki asing yang dia temui pertama kali.Setelah malam itu,kehidupan Vivi pun berubah.
"Aku akan mencari anakKu!"Cetus Vivian dengan mata menyalang marah pada takdir yang seolah sedang mempermainkannya saat baru membuka mata dari tidur panjang.
Apa yang terjadi ? Hal rumit apa yang dimainkan takdir untuk Vivi ? Seperti yang dia katakan, Vivi mencari anaknya setelah bangun dari Koma. Namun, Dalam proses mencari anaknya,takdir kembali mempertemukan Vivi dengan Pria di malam itu.Lagi-lagi takdir bertindak. Hal rumit dan menarik apa yang dipersiapkan takdir untuk Vivian ?
Kalo penasaran, silahkan di baca. Happy Reading yaaah ~ 🥰❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnez_('❛◡❛'), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#28.
Dari ke 20 pengkhianat itu, 19 orang lain nya sudah pasrah dan sudah siap menerima kenyataan apapun yang terjadi sekalipun nyawa mereka hilang hari ini juga. 19 orang ? Ya tentu saja hanya 19 orang yang sudah menyerah, yang masih tersisa kini hanya stefan. Stefan yang kini tak berdaya, masih dengan berani menatap vivian dengan tatapan tidak terima di perlakukan seperti ini. Lalu Stefan yang sudah mencapai batas Emosi nya, kini langsung meluapkan kekesalan nya tanpa ada rasa ragu sedikit pun dan berteriak sekencang kencang nya.
"Hei, Aku tak tau siapa kau sebenarnya, tapi perusahaan ini tak ada hubungan nya dengan mu. Lekas lah pergi dari sini sekarang juga, karena kalo aku sudah sangat marah, aku takut kau tak dapat menanggung akibat nya. "
Vivian memasang wajah datar nya dan memandangi stefan tanpa perubahan reaksi muka sedikitpun.
"Hahahahaha, baiklah karena kau sangat ingin mati, aku akan mengabulkan nya. Muka itu, muka sok berkuasa itu, saat waktu nya tiba, kau akan berlutut sambil menangis dan memohon pada ku agar aku dapat mengampuni mu. Tapi ingat, aku tak punya kemurahan hati lagi. Karena kau sudah melepaskan keberuntungan mu tadi. "
"Saat perusahaan ini menjadi milik ku, semua nya, semua nya akan aku buat kalian memilih lebih baik mati dari lada hidup. Ingat kata kata ku ini, Hahahaha. "
Kata kata tidak senonoh terus keluar dari mulut stefan. Semua bahasa yang dia keluar kan semakin keras sambil berteriak. Dan tentu saja sikap nya itu berhasil membuat vivian naik pitam.
"DIAM" (Teriak vivian dengan nada yang membentak disertai aura membunuhnya, yang sudah lama tak ia keluarkan di hadapan lidia, pengawal, dan para pengikut nya. Walaupun Aura membunuh yang vivian keluarkan sudah berulang kali di rasakan oleh lidia dan pengawalnya, tapi tetap saja setiap kali vivian mengeluarkan aura membunuh nya, lidia dan pengawalnya selalu bergidik ngeri.)
Aura vivian itu langsung membungkam mulut Stefan yang sedari tadi mengeluarkan kata kata yang menjijikkan.
"Rasa tertekan apa ini ?! siapa sebenarnya wanita ini ?! kenapa badan ku bergetar hebat saat dia berteriak tadi ?! " (Gumam Stefan)
Kemudian vivian menurunkan tangan kiri nya yang menopang wajah nya tadi, menurunkan pangkuan kaki kanan nya dan berjalan ke arah para pengkhianat yang telah di susun tiga baris dengan rapih sambil berlutut, dengan Stefan di barisan pertama.
Vivian menunduk melihat wajah stefan, lalu vivian duduk jongkok sambil memegang pipi kanan dan kiri stefan dengan tenaga yang sangat kuat, Sampai membuat stefan kesulitan berbicara dan mengontrol muka nya. Kemudian vivian berkata..
"Aku tak tau seberapa bodoh dan seberapa naas nya nasib kalian, sehingga di takdir kan untuk berkhianat pada ku.! Dan yang lebih naas nya lagi, kenapa kalian melakukan kesalahan di saat aku dalam mood yang kurang bagus ?! Benar benar takdir sial yang menimpa kalian. Aku tak akan mengadili kalian , karena yang akan mengadili kalian adalah SANG KHALIK yang ada di atas.! Tapi mengirim kalian untuk bertemu dengan SANG KHALIK adalah tugas ku."
Setelah mengatakan itu, vivian membuang wajah stefan yang dia pegang tadi dan langsung berdiri. Saat dia berdiri, vivian langsung memasang wajah marahnya dan dengan aura membunuh yang lebih kuat dari sebelumnya. Sontak ke 20 orang pengkhianat itu langsung merasakan firasat yang kurang bagus, dan memasang wajah ketakutan dengan keringat yang bercucuran di wajah mereka. Tak lupa pula, Diiringi dengan bulu badan mereka yang berdiri bersamaan dengan kompak dan badan mereka yang gemetar ketakutan.
"Ka... kauuuu.... wanita jal*ng.! berani nya kau berbuat seperti ini pada ku. Kau tunggu saja, saat aku menguasai 1.125 perusahaan ini, saat itu tiba aku akan memotong dan mencincang tubuh mu dan akan aku berikan pada anji-"
"BRAKKK" (Bunyi stefan yang terlempar dengan kuat ke arah meja sampai mematahkan kaki meja dan masuk ke dalam kolom meja karena tendangan vivian.)
Bunyi tendangan itu langsung memotong pembicaraan stefan. Stefan pun terlempar sekitar lima meter dari tempat dia di berlutut kan. Dengan darah yang keluar dari hidung nya, dia memasang wajah heran dan berkata..
"Bagaimana bisa seorang gadis dengan tubuh nya yang terlihat seperti tukang dan lemah itu dapat menendang ku yang mempunyai berat 80 kg sejauh ini ? Tidak mungkin, pasti hanya kebetulan.! (Gumam stefan di dalam hati nya). "
Setelah menendang stefan, vivian pun berkata...
"Heh (Sambil menampakkan smirk di wajahnya), lumayan juga. Sudah lama aku tidak pemanasan dan berolahraga, 20 orang ? Aku rasa cukup untuk merenggangkan tulang tulang ku yang sudah cukup lama tak di gerakan.! "
ucap vivian dengan menampakkan senyum psikopat di wajahnya yang cantik itu. Lalu vivian melontarkan sebuah perintah..
"Lepaskan ke 20 orang yang kalian genggam itu, lalu pergilah ke arah pintu dan buatlah pagar hidup dengan kekuatan kalian, jangan biar kan satu orang pun dapat keluar dari tempat ini. Ah, dan satu hal lagi, jangan mengganggu kesenangan ku. "
Seperti yang di katakan sebelum nya, perintah vivian adalah hukum mutlak bagi para pengikutnya. Para pengawal pun langsung melepaskan ke 20 orang itu dan langsung bergegas ke arah pintu. mereka membuat empat baris dengan satu baris terdiri dari lima orang. Pagar hidup pun sudah jadi, tak akan ada seorang pun dari para pengkhianat itu yang dapat keluar dari ruangan itu.
"Dan kalian (Sambil memalingkan wajah vivian pada 20 pengkhianat itu), Akan menjadi objek pelampiasan amarah ku. Seharusnya kalian merasa bersyukur dan berterimakasih, karena kalian dapat menjadi objek dari pelampiasan ku. "
Ucap vivian tanpa menunjuk kan belas kasih sedikit pun..!
"BUKKK"
"BRAAKK"
"PAK, KLANGG"
"KRRAKK"
"ARRGHH"
"OHOK"
"PRANGG"
"AMPUNNN, ARRGGHHHH"
"AKKH"
Bunyi tendangan, kaki meja patah, meja kaca dan beberapa vas bunga yang pecah, suara batuk, teriakan kesakitan, dan permintaan ampun, Siksaan yang amat keji dan kejam itu di iringi dengan jeritan kesengsaraan dari 20 orang itu.
Pada awal nya mereka ingin melawan balik, namun sayang seribu sayang, usaha itu percuma saja. Karena lawan mereka adalah vivian satoru, wanita yang di juluki "Dewi Kematian" pada dunia hitam (Mafia). Walaupun vivian telah mengundurkan diri dari dunia hitam dengan alasan dia sangat bosan dan tak ada yang seru di dunia hitam ini.
30 menit kemudian, vivian dengan langkah nya yang enteng, kembali ke kursi pemimpin lalu menduduki nya, dengan tampang seolah tidak terjadi apapun.
Tak ada luka atau lecet sedikitpun di seluruh badan vivian, hanya genggaman tangan nya saja yang berwarna kemerahan karena warna kulitnya yang sangat putih sehingga saat melakukan pukulan yang keras akan membuat punggung tangan nya memerah. Tapi dari tampang vivian, bahkan tenaganya saja baru keluar 20 % mungkin ?!
Keadaan ke 20 orang pengkhianat itu ? Ya, tentu saja mereka hanya mengalami memar di tubuh mereka atau babak belur dengan darah yang keluar dari hidung mereka.!
"SELAIN DARI ITU ",
"PATAH SEMUA NYA 😐🙂"
Semangat dan sukses trus,😊💐
lagi Thor...
sukses selalu yaa
finally End juga ceritanya setelah sekian purnama 👍😘