Haii.. Para Readers.. Cerita ini adalah sambungan dari karya saya yang berjudul Terjebak Cinta Adik Kakak
Mohon untuk membaca karya saya yang sebelumnya agar tidak bingung dengan alur cerita ini
Zio yang mengetahui hubungan Lisa dan Ryo sudah berakhir,ia pun ingin kembali mengejar cinta Lisa dan harus bersaing dengan Andreas untuk mendapatkan cinta Lisa kembali
Akankah perjuangan Zio bisa membuat Lisa kembali padanya???Dan bagaimanakah nasib Andreas??siapakah yang akan dipilih Lisa??
Disimak lagi yuuk kisah mereka..
😊😊
Jangan lupa Like,vote,and komen karya saya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cash Tak Seberapa
Setelah mereka pergi Lisa pun menatap tajam kearah Andreas
"Kenapa kau menatapku begitu?"Tanya Andreas
"Tidak apa apa..Aku mau kepasar sebentar..Tidak apa apa kan aku tinggal sebentar..?"Tanya Lisa
"Pergi lah.."Ujar Andreas
"Ingat jangan melakukan hal aneh dirumahku.."Ucap Lisa sambil bersiap siap
"Iya.."Jawabnya singkat
"Aku pergi.."Ucap Lisa langsung berangkat
Andreas menatap kepergian dengan senyuman sinis.Ia pun mengeluarkan ponselnya dan kembali menghubungi seseorang
Beberapa jam kemudian..
Lisa pun tiba dirumah dengan bawaannya beberapa belanjaan.Saat memasuki rumahnya ia dikejutkan banyaknya orang yang sedang sibuk disetiap ruangan.Dan Lisa melihat para orang orang tersebut tengah merenovasi rumah Lisa.Terlebih lagi yang ada didalam kamarnya,ia pun melihat Andreas sedang memantau kerja mereka
"Mereka siapa?apa yang mereka lakukan pada rumahku?"Tanya Lisa kebingungan
"Kau lihat saja."Jawab Andreas sambil menunjuk langit kamarnya.Lisa pun menoleh keatas,ternyata kamarnya sudah dipasangkan oleh pendingin ruangan atau bisa dibilang AC
"Ka..kau menyuruh orang untuk memasang memasang Ac?"Tanya Lisa kaget
"Menurutmu?"Tanya balik Andreas
"Tapi kenapa?kenapa kau tidak ijin dulu padaku?"Tanya Lisa merasa kesal dengan ulah Andreas
"Kenapa aku harus ijin dulu?ini kan kamarku untuk sementara..Kau saja yang tidak tahu kalau semalaman aku tidak bisa tidur tanpa Ac..Dan itu membuatku sangat tersiksa."Jelasnya dengan santai
"Seharusnya kau tanyakan dulu padaku..Ini kan rumahku,kau tidak bisa seenakmu melakukan apa pun dirumah ini..Dan lagi ini semua juga kemauan mu tinggal disini..Jadi kau sendiri lah yang membuatmu dirimu tidak nyaman disini."Jelas Lisa hanya bisa menahan emosinya
Andreas pun tak menjawab,hanya menatap Lisa dengan serius
"Apa kau tidak tahu,dampak apa jika kau memasang Ac???''Tanya Lisa
Andreas tak menjawab
"Tagihan listriknya akan tinggi,disni aku hanya menyewa dan aku masih harus berhemat dulu karna toko ku baru mulai dijalankan..Apa kau mengerti maksudku??"Jelas Lisa
Andreas masih tak menjawab
"Begini saja..Karna ini sudah terlanjur,baiklah mau tidak mau ac itu kau boleh pakai sesukamu..Tapi aku minta biaya selama kau memakai ac itu.. Bagaimana?"Ujar Lisa
Andreas menatap terheran
Perhitungan sekali dia..Umpat Andreas dalam hati
Andreas pun mengeluarkan dompet dan mengambil sesuatu dalam dompetnya
"Ini apa?"Tanya Lisa dengan bingung
Karna Andreas memberikan salah satu kartu debitnya pada Lisa
"Kau bisa lihat kan itu sebuah kartu debit."Ujar Andreas sambil melirik kearah kartu itu
"Iya aku tahu..maksud ku untuk apa?"Tanya Lisa semakin bingung
"Kau minta biaya pemakaian ac ini kan..Dikartu itu ada jumlah uang yang bisa kau pakai untuk membayar tagihan listrik dirumah ini dan juga biaya hidupku selama tinggal dirumah mu.."Jelas Andreas
Lisa hanya menghela nafa panjang.Ia pun mengembalikan kartu itu pada Andreas
"Ini..Aku tidak butuh kartumu..Aku hanya minta cash saat sebelum kau akan pergi dari rumahku..dan biaya untuk kebutuhanmu adalah tanggung jawabku..karna aku sudah berjanji akan bertanggung jawab penuh sampai kau sembuh."Jelas Lisa dengan tegas
"Kau yakin tidak membutuhkan kartu ini??dengan kartu ini kau juga boleh memakainya untuk kebutuhanmu."Jelas Andreas
"Tidak..Terima kasih.."Jawab Lisa langsung meninggalkan Andreas
Andreas pun tertegun melihat sikap tegas Lisa yang menolak mentah mentah pemberian darinya
*Baru ini aku melihat perempuan tidak butuh kartu emas malah butuh cash tak seberapa..Gerutu Andreas dalam hati
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...