NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintamanis / Tamat
Popularitas:11.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Takdir membawa ku dalam keadaan ini, setelah suami ku mas Arend meninggal dunia, aku menikah lagi dengan adik kembar mas Arend, yaitu Arick.

✍🏻 revisi typo dan pemberian judul bab 💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 - Terbuka Satu Per Satu

Setelah Zayn tertidur, aku dan mas Arick keluar menemui Jasmin dan Selena yang sedang asik berbincang di dapur. Mereka berdua tertawa terbahak entah membicarakan apa.

Aku duduk disebelah Jasmin dan mas Arick menuju lemari pendingin mengambil sebotol minuman, air mineral.

"Kalian membicarakan apa?" Tanya ku penasaran.

"Membayangkan jika kami menikah nanti." Jawab Selena dengan cengengesan.

"Usia kita padahal sama, tapi entah kenapa pembawaan mu lebih dewasa daripada kami. Apa menikah bisa merubah sifat orang Ji?" Tanya Selena lagi, dan Jasmin mengangguk-anggukkan kepalanya.

Aku berpikir sejenak, sebelum akhirnya menjawab.

"Sepertinya seperti itu, ketika kita menikah naluri seorang istri akan terbentuk dengan sendirinya, ingin merawat suami dan mengurus semua kebutuhannya, juga lebih meredam ego agar tidak saling berkeras kepala. Setelah memiliki anak, naluri seorang ibu akan tumbuh dengan sendirinya, kita akan menjadikan anak satu-satunya hal yang paling diutamakan di dunia ini." Jawabku dari hati, karena itulah yang aku rasakan.

"Melihat mu dengan Arick, aku juga ingin menikah." Ucap Jasmin.

"Kalau begitu terimalah lamaran Jodi." Jawab mas Arick dan Selena kompak.

"O, jadi Jodi menyukaimu?" Tanya ku pada Jasmin.

"Tapi kamu tahu kan, aku menyukai Arick."

Plak! Selena langsung memukul bahu Jasmin kuat-kuat.

"Aw! sakit Len! aku memang menyukai Arick, tapi aku tidak bodoh untuk merusak rumah tangga orang lain." Rengek Jasmin sambil mengelus-elus bekas pukulan Selena.

"Tetap saja, ucapan mu itu terdengar menyebalkan." Marah Selena, aku hanya terkekeh saja melihat kedua orang ini.

Drt drt drt

Ponsel mas Arick bergetar, kami semua langsung menatap kearahnya.

"Pak Hamid sayang, aku angkat dulu ya," ucap mas Arick dan aku mengangguk.

Mas Arick kemudian menjauh dari kami, ku lihat kemana arahnya pergi, ternyata ia masuk ke dalam ruang kerjanya. Entah kenapa aku merasa ada sesuatu, kenapa pak Hamid sering sekali menghubungi mas Arick.

Ah sudahlah, lebih baik aku berhusnudzon, aku juga harus mempercayakan semuanya kepada mas Arick.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

POV ARICK

Sampai di ruang kerja, aku langsung mengangkat panggilan pak Hamid. Jantungku berdetak 2 kali lebih cepat, aku sudah seperti seorang suami yang sedang berselingkuh.

Astagfirulahalazim, rasanya aku sudah tidak sanggup lagi untuk membohongi Jihan lebih lama tentang masalah Lila ini.

Tapi aku pun tidak ingin menyakiti Jihan, jika semua yang diucapkan Lila tentang mas Arend adalah benar.

"Assalamualaikum, halo Pak?" Jawab ku.

"Mas Arick."

"Iya Pak, ada apa?"

"Sebelumnya saya benar-benar meminta maaf atas nama istri dan anak saya Lila, tapi saya tidak punya kuasa lagi untuk mencegah keinginan mereka itu."

Aku terdiam, aku juga merasa iba dengan pak Hamid. Beliau adalah orang tua yang sangat baik, namun keegoisan Lila dan ibunya membuat pak Hamid teramat bersedih.

"Saya sangat malu jika bertemu dengan mas Arick langsung, saya sangat malu walau hanya untuk mengucapkan kata maaf." Ku dengar pak Hamid mulai terisak.

Ya Allah, aku benar-benar tidak tega mengetahui orang tua yang menangis.

"Sudah Pak, semuanya akan baik-baik saja. Pak Hamid tidak usah merasa bersalah seperti itu." Aku mencoba menenangkan, tapi sepertinya usaha ku gagal.

Ku dengar pak Hamid makin terisak diujung sana.

"Pak Arend adalah orang yang sangat baik, beliau banyak membantu orang-orang miskin seperti kami. Pak Arend bukan hanya baik kepada Lila, kepada semua karyawannya pak Arend memang selalu baik." Jelas pak Hamid dengan sesenggukan.

"Pak Arend memegang cabang perusahaan yang di Lampung, setiap sebulan sekali ia akan kesini dan memberi bantuan warga sekitar perusahaan. Saya rasanya masih tidak percaya jika beliau berbuat hal keji kepada Lila."

"Mas Arick, saya akan berusaha untuk menahan Lila disini, jadi mas Arick carilah kebenarannya."

Hatiku seperti menemukan ketenangan ketika mendengar ucapan pak Hamid itu. Memang inilah yang ingin aku lakukan. Mencari kebenaran tentang hubungan Lila dan mas Arend.

Sampai aku menemukan kebenaran itu, aku akan menutup rahasia ini rapat-rapat dari Jihan.

Ya Jihan, jika Lila berada dalam pengawasan pak Hamid, maka siapa yang bisa membantuku untuk mengawasi Jihan.

"Mas Arick?"

Ya Allah, aku hampir lupa jika sambungan telepon ini masih terhubung.

"Terima kasih Pak, terima kasih karena Bapak begitu ikhlas menerima semua ini. Beri saya waktu untuk mencari kebenarannya dan selama itu juga saya mohon, jangan pertemukan Lila dengan istri saya."

"Jika memang semua yang diucapkan Lila adalah kebenaran maka saya pun akan ikhlas menikahinya." Jawab ku.

"Terima kasih Mas."

Sambungan telepon itu terputus, dan aku langsung menghembuskan napas kasar.

"Astagfirulahalazim." Aku sangat terkejut, ketika aku berbalik sudah ada seorang wanita yang menatap tajam kearah ku.

"Apa maksud kamu Rick?" Tanyanya dengan nada penuh kemarahan.

Aku gamang, mendadak menjadi bodoh, aku takut dia mendengar semua ucapan ku dengan pak Hamid.

"Apa maksud kamu Rick? menikahi Lila?" Bentaknya padaku.

"Aku bisa jelaskan Jas, tapi aku mohon kecilkan suaramu. Aku tidak mau Jihan mengetahui ini semua."

"What? are you crazy? jadi benar kamu ingin menikahi Lila? sekretaris yang mengalami kecelakaan bersama mas Arend?" Tanyanya dengan penuh amarah.

Ku dengar Jasmin pun berdecak kesal, merasa tidak terima dengan hal yang ia dengar tadi.

"Aku bisa jelaskan semua Jas, duduklah." Perintahku.

Dengan wajah marahnya itu, Jasmin menuruti perintahku. Dia duduk dan aku mulai menjelaskan semuanya. Tidak ada satupun yang terlewatkan dalam ceritaku. Tentang Lila dan mas Arend, tentang keinginan ibu Lila dan tentang keihklasan pak Hamid.

"Bodoh! jika kamu ingin menikah lagi lebih baik nikahi aku daripada wanita ular seperti Lila." Kesal Jasmin.

"Menikahi Lila itu bukan solusi, malah menambah masalah. Ku rasa Lila sudah gila, mungkin yang rusak bukan kakinya melainkan otaknya." Ucap Jasmin kasar, Jasmin memang selalu berkata kasar seperti ini.

"Jika dia masih waras, tidak mungkin dia memintamu yang bertanggung jawab! ku rasa dia juga menginginkanmu karena gagal mendapatkan mas Arend! hah! aku kesal sekali!" Jasmin berulang kali menghentakkan kakinya kesal.

"Jas, aku tahu aku bodoh, tapi tidak ada sedikitpun niat di hatiku untuk menikahi Lila. Itu hanya ucapan ku saja untuk meredam emosi ibunya Lila dan obsesi Lila pada mas Arend. Aku tidak mau Lila gegabah jika keinginannya tidak dipenuhi. Aku tidak mau Lila menemui Jihan Jas." Jawab ku dengan menggebu, rasanya aku memang butuh seorang teman disaat seperti ini.

"Bantu aku Jas, bantu aku untuk menyelesaikan semua ini." Jasmin sudah mengetahui semuanya, karena itulah lebih baik aku meminta bantuannya.

"Baiklah, aku akan membantumu, aku juga tidak rela jika kamu harus menikahi Lila."

"Terima kasih Jas, aku mohon, jaga Jihan untuk ku."

Jasmin mengangguk, alhamdulilah, aku benar-benar bersyukur, rasanya pintu solusi untuk masalah ini terbuka satu per satu.

1
Hana
sudah kuduga arick memang sudah suka sama jihan sejak lama
Dysha♡💕
kayaknya ared selingkuh sama lila
Sutrisno Sutrisno
Luar biasa
Sri Widjiastuti
duh payahhh
Merry Bangun
Luar biasa
ayu cantik
suka
Bela Viona
arick goblok...main ambil keputusan sndri.
quile
aku malah Nethink Yakk... Arend selingkuh sm sekretarisnya..mungkinn terjadi apa lah gituu kaliii
🏡⃟ªʸ༺⬙⃟⛅ᴶᵉᵐⁱᵐᵃѕ⍣⃝✰zc❖☠️⃝: ‎Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
🌟 Dauzz🇲🇨
duh bodoh
🌟 Dauzz🇲🇨
paling jebakan lila
🌟 Dauzz🇲🇨
sudah ku duga
Ucillll
Bagus banget ceritanya ka
ayu cantik
suka
Siti Rahayu
menurut ku karakter arick terlalu egois ..suka ngambekan jadi kasian Jihan selalu meminta maaf
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
bikin greget aja,mana bisa jihan langsung melupakan suaminya,kamu egois rik.
sagitarius Girl
lah lah otor engga asik trus huda dimas asih ilham sm melisa gmn dah thor😞😞😞
Umahnendy Alisia
/Joyful//Joyful/ada ada asih
Woro Wardani
Luar biasa
Farrel Pratama
heleehhhh,,, reseekkk
Nurrosi Qolby
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!