NovelToon NovelToon
Ibu Mirip Untuk Anakku

Ibu Mirip Untuk Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:31.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dnrfitri

Novel ini sedang dalam tahap revisi!

Kisah seorang Suami dan anak yang ditinggal pergi Wanita Yang sangat mereka Cintai untuk selama-lamanya.

Dengan kepergian wanita ersebut tidak menyebut kemungkinan ia terlahir kembali sebagai sosok wanita yang mirip sekali seperti orang yang mereka sangat rindukan.
ia harus hidup ditengah-tengah orang yang menganggapnya sebagai orang tersayang yang terlahir kembali.

Selama itu ada beberapa kejanggalan bahwa ia benar-benar wanita yang sama,bukan seseorang yang terlahir kembali!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dnrfitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Ikut Bekerja

Sampai Di Rumah Sakit~

Saat mereka baru sampai, dan masuk ke dalam. Alina melihat Pak Ari dan Ivan Di luar Ruangannya.

"Zayn, Bukankah itu Ivan?"

Zayn melihat ke arah yang Alina tunjuk.

"Iya, Bukankah itu anak yang kau tolong. Sedang apa dia di sini?"

Zayn dan Alina menghampiri pak Ari dan Ivan.

"Ivan, Pak Ari. Sedang apa kalian berada di sini pagi-pagi sekali?Siapa yang sakit?" Tanya Alina

"Ibuuu..." Ivan langsung memeluk Alina

"Maaf nyonya, Tuan muda Ivan memberontak meminta saya untuk menemui anda, saya pikir saya akan membawa tuan menemui nyonya ke rumah nyonya.namun, saya takut ayah nyonya marah saya masih mengingat di mana ayah nyonya marah pada saya."

"Ada apa Ivan, kenapa kau memberontak ingin menemui ku?"

"Ibu, kau kemana saja aku sangat merindukanmu." Bicara Ivan

"Maafkan aku ya Ivan, Aku sangat sibuk dengan pekerjaan sampai lupa memperhatikan mu."

"Ibu aku ingin bersama ibu saja.apa boleh Bu, Jika di rumah ayah selalu memarahiku.aku ingin tinggal bersama ibu"

"Ivan, Ayahmu memarahi mu lagi, Nak?" Tanya Alina Sendu

"iya ibu." Jawab singkat Ivan

"Kasihan sekali dirimu, yasudah karena hari ini hari Minggu dan kau tidak sekolah. Ivan bisa bersamaku."

"Yeay, Aku bersama ibu." Senang Ivan

"Zayn, Apa boleh aku bekerja sambil membiarkan Ivan Mengikuti ku di sini?aku berjanji akan menjaga Ivan, dan Ivan sendiri tidak akan membuat kegaduhan." Tanya Alina pada Zayn

"Tentu saja, Alina.kenapa kau masih meminta izin Kepada ku."

"Itu karena aku takut kau akan marah, karena Zayn masih kecil.Kau pasti berpikir jika Ivan di sini ia akan membuat keributan."

"Untuk apa aku berpikir seperti itu. Ivan adalah anak yang baik, tidak mungkin dia membuat keributan. Apalagi dia sangat menyayangimu, jika kau memberinya nasihat ia akan mudah menurut dan mengerti."

"Baiklah, Zayn. Kau memang sangat baik."

"Ivan, Apa kau mengenal diriku." Zayn berlutut dan bertanya pada Ivan

"Paman adalah seorang dokter. Paman sendiri yang memeriksa diriku."

"Jadi, kau masih mengingatnya?"

"Iya, Bagaimana aku bisa lupa."

"Kau memang anak pintar.dengan mudahnya kau masih mengingat seseorang."

"Terima Kasih, paman."

"Yasudah, Alina aku akan pergi ke ruangan ku. selamat bertugas." Bangkit Zayn dan pergi

"Baik, Zayn. Terima kasih."

"Pak Ari, kau bisa pulang saja. Ivan aman bersamaku."

"Baik nyonya, Saya titip Tuan muda permisi nyonya." pak Ari pergi

"Iya pak. Ansel, ayo ikut bersamaku. (Masuk ke ruangannya) Nah, Ivan kau duduk di sampingku ya jangan kemana-mana."

"Baik, Ibu."

Saat itu juga, Pasien mulai berdatangan dan Alina memeriksa pasien pertamanya di pagi hari ini.

"Suster, Pemeriksaan sudah bisa di mulai.Panggil pasien yang akan berkonsultasi."

"Baik Dok, Pasien atas nama An. Sienna silahkan masuk." Ucap Suster

Pasien anak kecil bersama ibunya masuk.

"Hallo, Anak manis. siapa namamu?" Ramah Alina

"Ibu aku takut, aku tidak ingin menemui dokter." Ucap anak yang berusia 6 tahun

"Sienna, Nak kita sudah sampai dan dokter sudah memanggil kita. jika kita pergi, kasihan dokter yang akan memeriksa Sienna ,Dari tadi dokter sudah menunggumu untuk diperiksa. Jika Sienna tidak diperiksa, nanti Gigi mu akan tambah sakit."

"Tapi, Sienna takut Bu. Aku takut disuntik."

"Bagaimana dokter bisa menyuntik Sienna? anak ibu yang pemberani ini kan hanya sakit Gigi."

"Aku tetap tidak ingin, Sienna ingin pulang."

"Sienna, dokter tidak akan menyuntik mu, Nak.kau sedang sakit gigi ya, pasti Sienna sering memakan permen. Dokter periksa dulu ya, Jika tidak diperiksa gigi Sienna akan tambah sakit nanti." Bujuk Alina

"Tidak, Dokter bohong.temanku mengatakan jangan pernah memeriksakan gigi ke dokter, nanti dokter akan menyuntik atau mencabut gigimu dan rasanya sakit Sekali."

"Sienna, kau tidak boleh berbicara tidak sopan pada Dokter." Ucap ibunya sedikit tegas

"Ibu, sudah aku katakan aku tidak ingin pergi ke dokter." Tetap kukuh pada pendiriannya

"Kau tenang saja! Dokter tidak akan menyuntik anak kecil, Dokter adalah sahabat anak-anak.Jika gigimu sakit memang dokter pasti akan mencabut gigimu, tapi tidak akan menyuntik." Ucap Ivan mengeluarkan suara

"Jika tidak disuntik, maka gigiku akan dicabut." Takutnya

"iya, itu demi kebaikan dan kesehatan mu. Jika tidak cepat ditangani Sakit mu tidak akan hilang."

"Tapi, kata temanku cabut gigi itu sangat sakit."

"Temanmu berbohong, aku juga pernah mencabut gigiku setelah itu gigiku sembuh dan saat dicabut rasanya tidak sakit sama sekali.memangnya temanmu pernah mencabut gigi?" Ucap Ivan

"Aku tidak tahu, dia pernah mencabut giginya apa tidak.Dia hanya mengatakan seperti itu padaku."

"Dasar kau ini.Kau mempercayai temanmu yang kau sendiri tidak tahu ia berkata benar atau salah, Jika temanmu mengatakan tidur itu berbahaya kau pasti tidak akan pernah tidur sepanjang malam. saat orang lain tidur pada malam hari sedangkan kau tidak kau malah menjadi teman kelelawar dan matamu nanti akan seperti panda." Jelas Ivan lalu Tertawa dan membuat Alina dengan ibu pasien itu tertawa juga

"Ibu, Dia mengejekku." Masam sienna

"Tidak nak, Dia tidak mengejek mu. tapi mencoba memberi tahu mu."

"iya, kau tidak boleh takut sebelum mencobanya sendiri, belum mencoba kau sudah takut. Terkadang orang lain hanya menakuti mu saja, tidak perlu mendengarkan mereka dan fokus pada dirimu sendiri." Lanjut Ivan

"Baiklah, Aku ingin mencabut gigiku. Dokter cepat cabut gigiku! Agar anak ini tidak mengejekku."

"Baiklah, Dokter akan mencabut Gigimu ya.Namun, sebelum dicabut dokter akan memeriksa gigimu dulu. Silahkan ikut aku." Beranjak pergi ke brankard pemeriksaan

Sienna berbaring di sana, Dan Alina memeriksa terlebih dahulu sebelum dilakukan tindakan.

"Iya, salah satu adanya lubang gigi yang infeksi, infeksi gusi, hingga terjadi patah gigi.sehingga hal itu harus dilakukan pencabutan gigi, apa tidak apa-apa gigimu dicabut?" Tanya lanjut Alina

"iya, Tidak apa-apa." Jawab Sienna

"Baiklah, Dokter akan melakukan tindakannya sekarang."

Alina melanjutkan tindakannya dan sedang melangsungkan tindakan pencabutan Gigi.

Ivan melihat langsung Alina yang sedang melakukan tindakan, ia sangat fokus memperhatikan Alina. Dan betapa tegangnya Sienna saat giginya akan dicabut.

1
Bunda Sitiawan
bagus👍👍
Lesi Elawati
up lagi dong ko gak up lagi penasaran dngn episod nya
Nadya Gracia
Up dongg
Nadya Gracia
Up dong
shanti rahayu
cari bukti dr dokter di rs bahwa ibu lampir jatuh sendirian bukan ada yg mendorong, dan masak se di rmhmu ga ada cctv secaraa org kaya gitu fan.
shanti rahayu
wah hebat mbh dukun ne, bisa ngilang. itu mbh dukun atw ninja ya...
SeekarYaSeekar
next kk
willy
dah 2 nama yg membingungkan. 1 nama anak Ivan atau Ansel? ke 2 nama Bpnya zayn Indra atau Satyo?
Halimatus Sadiyah
akhir nya itu guna2 ilang juga
shanti rahayu
ayo alina bantu iban biar arfan kluarin anknya, biar dia anggp dirimu tak nyata dulu jgn lihatkan dirimu
shanti rahayu
hebat banget tuh air dukun, ayo bik lastri carikan air zamzam kasi ke arfan pasti dia ingat diri lagi deh. mumpung ga ada org dirumah gledah kamar bu lampir bik cari air atw aapun buang dikali atw dikencingin aja biar punah
shanti rahayu
ibu mirip dengerin jerit ankmu ivan diluar sana jgn hiraukan dr zayn
shanti rahayu
kenapa ga mati aja sekalian tuh ibu lampir thor.
shanti rahayu
oooo..... salah lagi deh si ivan.
shanti rahayu
nah ayo pak dr. ingat ini rs dok.
shanti rahayu
selamat ya nyonya alina/ibu mirip... heheheh
shanti rahayu
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
shanti rahayu
ayh jahat banget dirimu, itu ankmu yah
shanti rahayu
apakh sodara kembar ibunya ya, tapi kok namanya smaa ya
shanti rahayu
bawa ja bu, ivan akn lebih baik sama ibu kok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!