NovelToon NovelToon
My Perfect Husband

My Perfect Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Saiyaarasaiyaara

Perjodohan mempertemukan mereka, menyatukan keduanya yang berbeda satu sama lain dan kebobrokan Naya membuat semuanya lebih cepat dari yang seharusnya. Kenakalannya membuat sang ayah sakit kepala dan menyerah pada putrinya, kemudian menyerahkannya kepada Marcel sosok pria yang cukup sempurna untuk lanjut mendidik Naya.

"Naya belajar dengan baik, besok ada kuis di mata kuliah, Saya!"

"Iya, Mas!"

"Tapi jangan terlalu begadang, nanti Kamu bisa sakit!"

"Iya, Mas ...."

"Jangan terlalu banyak makan makanan manis. Ingat Kamu sudah manis dan yang terlalu manis bisa membuat gigimu sakit!"

"Iya, Mas."

"Besok setelah mata kuliah terakhir, langsung pulang ke rumah dan berhenti keluyuran!"

Iya dan iya mas, selalu menjadi jawaban Naya. Hampir tidak pernah melawan perkataan suaminya, tapi apa? Sayangnya Dia juga hampir tidak pernah mematuhinya. Kata iya yang keluar dari bibirnya seolah tak berarti apa-apa dan Marcel cukup pusing dibuatnya.

Lantas bagaimana kelanjutan ceritanya?

Simak selengkapnya hanya ada di My Perfect Husband oleh Saiyaarasaiyaara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 26

○○○

"Pak Marcel benaran nggak pulang besokkan, Nana?" Tanya Deva dengan serius memastikan. Bisa bahaya kalau tiba-tiba dosennya suami sahabatnya pulang kerumah. Enggak enak nginep dirumah dosen killer terutama ada empunya, pokoknya banyak sungkannyalah.

"Iya Adeva Mahendra sayang, kamukan tahu sendiri Pak Marcel tiga minggu disono berarti minggu depan baru pulang," Jelas Nana sambil memakan kuaci penuh kesabaran.

"Iya Kak Deva, Mas Marcel gak bakalan pulang kok. Tenanglah, aku berani jamin seratus persen. Jadi menginaplah disini bersama kami," Bujuk Yuyun mencoba duduk dari posisi tidurannya di karpet berbulu, yang sengaja mereka gelarkan di ruang tengah didepan televisi. Untuk sekedar tiduran sambil nonton dan ngerjain tugas.

"Lagian kanapa sih, kamu takut sekali dengan Pak Marcel?" Tanya Nana beranjak menghidupkan televisi.

"Kayak kamu enggak takut saja," Jawab Deva menohok Nana. "Aku perhatikan ketika kalian lagi berdua bukannya mersa-mesraan sambil kecup atau *****-*****, malah kamunya menunduk dalam keadaan diomeli sibapak, haha ..."

"Wah Mbak Nana sama Mas Marcel begituannya, hehe. Lucu juga, tapi jangan lupa kak Deva jadi nginap disinikan" Tanya Yuyun dengan penuh harap.

"Iya deh, lagian gak ada pilihan juga selain nginap." Jawab Deva.

"Gitu dong kak. Eh kata kak Nana kakak kan pintar, ajarin aku ya." Bujuk Yuyun.

"Gak pintar kok, Nana aja tuh yang melebih lebihkan." Ucap Deva.

"Gak pintar tapi IPK 3,76 !" Sindir Nana.

"Trus kamu yang jarang ada tugas dan pembuat onar tapi IPK 3,50 itu karna pintar apa? Enggak kan.. ." Balas Deva tak mau kalah.

"Iya dong kak Deva, Mbak aku tuh pintar." Belanya Yuyun terhadap kakak iparnya, tapi kemudian.. "Pintar ngibulin orang maksudnya termasuk juga dosen!! hahaha.. " Ucap Yuyun mengejek Nana lalu menertawainya.

"Iya juga yaa, kok aku gak kepikiran kesitu.. " Jawab Deva membenarkan.

"Orang yang kalian bicarain disini loh." Beritahu Nana dengan sebal, ia pun berdiri hendak beranjak.

"Ngapain membicarakan orang di belakang, mending didepannya, biar yang dibicarakan sadar sekalian." Ucap Deva.

"Iya tuh benar kak." Jawab Yuyun membenarkan.

"Dasar sahabat sama adek ipar sama aja, sama-sama durhaka!" Gerutu Nana.

○○○

Sinar matahari mengintip dari gorden jendela yang masih tertutup dan meongan Boby dan Mono mengusik tidurnya Maura.

Boby dan Momo kompak, mengeong..

Meong..

Meong..

Membuat Maura terganggu dan mengeluarkan suara seraknya. "Nana, anak loh bangun. Urusin gih sebelum bapaknya ngambek!"

Mendengar itu Nana bangun dan duduk seejenak. Tiba-tiba lintasan kenangan menerawang dipikirannya. Dia jadi ingat dulu alasannya  membawa Boby adalah untuk melawan Momo. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya, Boby acap kali terlihat akrab dengan Momo kucing sialan yang hobinya cari muka didepan pak Marcel. Coba ketika pak Marcel tidak ada, Momo pastinya suka berbuat ulah.

Itu terdengar menggelikan, seperti karma dimana Nana sering berbuat ulah kepada pak Marcel dibalas balik oleh Momo yang berbuat ulah padanya.

Setelah cukup lama bergulat dengan ingatannya tentang Boby dan Momo, Nana pun tersadar akan hal lain, yaitu dia, Deva, Maura dan Yuyun ketiduran di ruang tengah.

Setelah Nana mencoba bangun, ia baru merasakan tubuhnya remuk semua, bagaimana tidak? Mereka tertidur hanya beralaskan karpet bahkan untuk sekedar bantal dan selimut pun mereka tidak gunakan.

Nana melihat keadaan ruang tengah yang terlihat seperti kapal pecah beberapa bungkus snak yang telah kosong, toples isi keripiknya yang berserakan juga bekas gelas minum di atas meja dekat sofa dalam keadaan kosong dan televisi tadinya menyala sudah dimatikan oleh yang entah siapa yang melakukannya.

Boby beserta Momo kembali memeong, sepertinya kedua kucing itu lapar sehingga terus-terusan mengeong.

Menyadari meongan kedua kucing kelaparan tersebut membuat Nana mengecek keadaan hapenya dan sial sampai sekarang tidak ada telpon atau whatsapp dari Marcel yang selalu di nantinya.

ouchh.. Rintih Nana akibat gigitan kecil Momo. Sepertinya momo meresa kesal karna meongannya Nana abaikan.

Kalau saja Nana tidak takut pada Marcel, sudah koit kamu Momo.

Sebenarnya Nana geram atas aksi Momo barusan tapi dirinya tidak membalas malahan mengambilkan makanan untuk kedua kucing itu, lagian juga salahnya yang kelupaan kasih makan dari kemarin. Semoga saja kecerobohannya ini tidak diketahui Marcel.

Setelah memberi makan keduan kucing Momo dan Boby. Nana membangunkan Deva dan Yuyun lalu membereskan ruang tengahnya lalu memasak dan sarapan bersama Deva dan Yuyun.

TO BE CONTINUED

05-08-2020

○○○

Jika ada salah kata dalam penulisan semisalnya typo ataupun kalimat yang kurang dimengerti, mohon infonya.

Author akan senang jika disapa ramah lewat sosmed😊😊🥰

Facebook : Saiyaara saiyaara

Instagram : Saiyaarasaiyaara

Noveltoon : Saiyaarasaiyaara

1
Sulati Cus
manis walaupun ada typo
Indrayani setiadi
iya betul banget ...
bingung .bknnya Marcel LG keluar kota? ko tiba2 udah nongol aja kapan baliknya
G.I
Judul novelnya nggak sesuai isinya...pantasnya dikasih judul Suamiku Kejam...
G.I
Ceritanya enak dan ringan konfliknya...tapi judulnya nggak sesuai isinya...pantasnya dikasih judul Suamiku Kejam....wkwkwkwkwkkkk
G.I
Naya atau Nana...yg betul mana sih
Qaisaa Nazarudin
Kan jadi salah paham,Marcel menuduh Naya,Naya menuduh Marcel..
Kurangnya komunikasi antara pasangan dan gak jujur dgn perasaan sendiri ke pasangan,Bisa bikin hubungan tambah panas dan akhirnya pertengkaran..
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo gitu kenapa sok jual mahal,sok jutek,sok Cuek..
Qaisaa Nazarudin
Makanya jangan nakal..gak ada manis2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Namanya Naya apa Nana ya,Kok dari tadi Nana,Nana..🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Naya mah kebangetan,Menantang dgn vara memberontak,Kasian banget Misua,Seorang Dosen tapi isteri nya hurmm...
Qaisaa Nazarudin
Mampir,nyimak.
Zahra Hasyim
maaf ya kak mungkin saya baca nya sampai sini aja .
Mas Sigit
sebenarny namany ini naya apa nana ya, bru sebentar bener namany naya ko jd nana lg🤦‍♀️
Christine Liq
Luar biasa
Anie Jung
Mampir.😁
aira aira
yey
G.I
Dari awal cerita kenapa nggak ganti judul Suami Dosenku Kejam...tak cocok dengan judul My Perfect Husband...biarpun akhir nanti bahagia tetap judulnya nggak cocoklah wkwkwkkk
G.I
Bukan membingungkan judulnya nggak sama dengan isinya...
G.I
Judulnya keren kok isi menjengkelkan wkwkwkkk
Isna mansur
keren..keren..bikin gemes bacanya..meski ada typo nya..tp tetap seru kok..semangat kak...😘😘😘👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!