NovelToon NovelToon
ASI Untuk CEO

ASI Untuk CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Menjadi pengasuh CEO yang berpura pura menjadi anak berumur 7 tahun?
CEO bernama Halton Felix berumur 25 tahun, tubuh tinggi kekar dan juga berisi.

Menceritakan kehidupan yang sungguh pahit yang di jalani seorang perempuan polos yang bernama Qiandra Januar Putri. Dia berstatus pelajar kelas 2 di sekolah SMA Negeri yang ada di kota nya.
Dia seorang gadis yang cantik, baik dan juga ramah. Dia adalah anak yatim piatu, yang di tinggal orang tua nya sejak dia duduk di bangku kelas 6 SD.
Setiap hari dia berjualan donat di sekolah untuk menghidupi kehidupan dirinya dan juga adik kandungnya.
Di sekolah Qiandra adalah korban perundungan. Karena semua orang membenci dirinya akibat kemiskinan yang dia jalani.
Qiandra juga disukai Rio Dewandaru tuan muda yang terkenal akan kekayaan dan juga ketampanannya di sekolah.
Alih alih melindungi orang yang dia cintai, tuan muda yang terkenal akan kecerdasannya malah menjadi orang pertama yang ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27.

"Sialan, awas gue akan bikin perhitungan sama elo!" Gerutu Rio sembari ber jalan menjauh dari kelas nya. Dia kini ber jalan menuju ke arah unit kesehatan yang ada di sekolah nya. Karena tiba tiba dia teringat dengan Qiandra, Rio ingin memastikan keadaan perempuan yang tadi dia sakiti. Apakah Qiandra sudah mengobati luka di tangan nya apa belum.

"Gue masuk gak ya? nanti ketahuan dia lagi kalau gue ke uks karena khawatir padanya. Nanti dia kepedeean lagi." Gumam Rio dengan wajah bingung, tangan nya memang terlihat sedang memegang gagang pintu UKS, tapi tiba tiba dia mengurung kan niat nya untuk masuk ke dalam UKS.

Rio terlihat menjauh kan tangan nya dari gagang pintu UKS, dia membalik kan badan nya lalu berjalan ke arah kantin sekolah.

"Gak, Si penjual donat itu gak boleh tau? kalau gue itu sedang mengkawatirkan diri nya. Mendingan gue ke kantin aja deh!" Gumam Rio sembari terus berusaha melangkah kan kaki nya.

Entah kenapa dia marasa hati nya begitu berat, untuk berjalan menjauh dari UKS. Sebelum memastikan jika keadaan Qiandra memang baik baik saja.

"Dah lah, gue gak peduli. Apa yang di pikirin sama si penjual donat itu." Gumam Rio lagi, sembari membalik kan badan nya lagi, dia tidak jadi ke kantin. Dia lari ngacir ke arah UKS.

Kini Rio sudah sampai di dalam UKS mata nya tampak menatap ke arah sekeliling UKS untuk mencari keberadaan Qiandra, tapi sayang nya sekarang UKS memang dalam keadaan sepi. Bahkan kosong tenaga medis pun juga tidak terlihat berada di dalam ruang UKS.

Wajah Rio kini tampak seperti orang ketakutan, "Apa tadi dorongan gue terlalu keras, sehingga membuat nya tidak bisa bangun. Bahkan untuk berjalan ke UKS dia tidak sanggup." Lagi, lagi dan lagi Rio bergumam karena dia begitu kalut dengan pikiran nya sendiri.

Dengan jantung yang terus berdetak begitu cepat dan juga kencang, Rio memutus kan untuk kembali ke gudang kosong. Yang berada di belakang kelas nya. Dia berlari dengan wajah yang terlihat begitu panik.

Dia begitu mengkhawatir kan keadaan Qiandra.

Awal nya Rio merasa ragu, kalau Qiandra berada di dalam gudang kosong. Saat melihat pintu gudang kosong itu di kunci dari luar. Tapi hati nya tetap yakin, jika Qiandra masih berada di dalam gudang kosong belakang kelas nya itu.

Ceklek

Setelah memutar kunci pintu itu, lalu Rio membuka nya.

"Qiandra!" Pekik Rio bahkan air mata menetes di kedua pelupuk mata nya. Kala melihat perempuan yang dapat menggetar kan hati nya, tubuh nya limbung di atas lantai.

Dengan panik dan tanpa membuang waktu, Rio membawa tubuh qiandra ke UKS.

Agar Qiandra cepat mendapat kan pertolongan.

'Maafin gue Qian, sebenar nya gue gak pernah berniat menyakiti elo. Gue juga sudah berusaha mati matian agar tidak menyakiti fisik mau pun hati elo dengan kata kata kejam! Tapi ntah lah. Gue juga tidak tahu kenapa gue bisa sejahat itu sama elo,' batin Rio sembari menggendong tubuh Qiandra ala bridal style dengan wajah yang terlihat panik.

Untung saja sekolah sepi, para murid terlihat masih di kelas nya masing masing. Karena sekarang masih jam pelajaran.

Jadi tidak ada yang tahu, jika Rio yang membawa Qiandra ke ruang UKS.

Qiandra sendiri sekarang sedang mendapat kan pertolongan dari tenaga medis yang di tugaskan untuk menunggu ruang UKS.

Sedang kan Rio. Kini sedang duduk di koridor tepat di depan pintu ruang UKS. Sembari masih menerka nerka dahi Qiandra yang terluka bahkan mengeluarkan darah.

"Padahal tadi saat gue ninggalin Qiandra, dahi nya tidak berdarah sebanyak itu. Terus, kenapa di seragam putih abu abu nya. Terdapat sebuah noda bekas sepatu. Kan gue tidak menendang tubuh nya! Gue harus selidiki semua ini." Asyik asyik bergumam. Tiba tiba mata nya tak sengaja menangkap wajah orang yang paling dia benci di dunia ini. Siapa lagi kalau bukan Julia Wayne.

Julia kini berjalan ke arah nya, dengan langkah yang cepat. Dia di temani dua orang bodyguard wanita bertubuh tinggi dan juga kekar.

Rio pun berdiri, dia memilih pergi ke kantin dengan memutar jalan lain. Karena dia begitu malas melihat wajah Julia.

Atau pun bertegur sapa dengan Tante nya itu.

1
Nurul Mentari
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!