Khoirunnisa Fajriansyah Seorang anak remaja yg sangat disayangi keluarganya.hingga tiba saat orang tuanya memilih berpisah dikarenakan orang ketiga,dan sang ayah lebih memilih selingkuhannya daripada dirinya dan ibunya.Bertahun tahun tinggal dengan keluarga yg lengkap membuat dirinya merasa begitu asing saat kata cerai terlontar dari ayahnya yg dia banggakan selama ini.Hidup nya yg dulu bahagia dengan semua kasih sayang orang tua dan teman terdekat kini semuanya menghilang.Ibunya pun berubah setelah mengenal duda kaya dan menikah.Ibunya lebih memilih merawat anak dari duda tersebut ketimbang dirinya anak kandung sendiri.temannya pun menjauhinya karna dianggap sial.
Lalu bagaimana kisah selanjutnya tentang perjalanan gadis tak berdosa itu,mampukah dia bahagia????
Bantu like dan Koment ya biar makin semangat ,Makasih❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi sukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sang Penyelamat
Disebuah Restoran mahal Reno makan dengan tenang walau suasana hati nya sangat kacau.
Pony selalu tersenyum bahagia bisa makan siang dengan Reno, meski Reno bersikap cuek tapi Pony tak perduli.
" Abis ini kita jalan ke Mall ya,aku dah lama ngak jalan sama kamu " Pinta Pony memelas.
" Gue masih banyak kerjaan Pon,ngertiin gue dong " Kata Reno mulai jengah.
" Sesekali doang kok,susah amat sih " Kesal Pony.
" Ya tapi kan gue...."
" Ngak ada tapi tapian,pokoknya kamu harus ikut aku jalan ke Mall,aku mau beli tas baru !! " Kekeh Pony memotong pembicaraan Reno.
" Ck,serah deh pusing gue " Kesal Reno pasrah.
" Yes " Ungkap Pony tersenyum puas.
Drt drt drt....
Ada 1 panggilan masuk dari Bentley.Reno malas saat melihat nama yang tertera di layar,hingga panggilan mati Reno hanya diam saja tak banyak bicara.
" Gue ke toilet dulu " Pamit Reno meninggalkan Pony yang masih asik makan.
" Hmm hati hati.." Jawab Pony mengangguk.
Reno pun berjalan menjauhi Pony,Hp nya pun ditinggalkan saja di atas meja.
Drt drt...Hp Reno kembali berbunyi dan itu dari Nisa.
Pony yang penasaran pun sedikit mengintip dan langsung mematikan Hp Reno karna kesal melihat Nisa yang menelpon Reno.
" Awas lo gadis kampung,berani berani nya lo nelfon Reno !!! " Kesal Pony mengepalkan tangannya.
Hingga 2x panggilan,Pony tak menghiraukan dan selalu merejeck nya.
Reno sudah selesai dan kembali duduk melanjutkan makan nya.
Saat dirinya ingin menyuapi makanan kemulut,hp ny berdering.Reno mengernyit kala melihat nama yang tertera di layar.
Setelah mengangkat nya segera dan sedikit panik saat tau Clara masuk rumah sakit karna kecelakaan.
Reno bergegas berdiri dan bersiap siap pergi dari sana.
" Kamu mau kemana Ren ?? Tanya Pony terkejut melihat Reno yang tergesa gesa.
" Rumah sakit,kamu pulang sendiri ya " Kata Reno berlari keluar meninggalkan Pony yang terlihat sangat marah.
" Sialan tu cewek !!!!! " Gerutu Pony tidak terima.
Reno mengendara dengan kecepatan penuh saat menerima pesan masuk dari Nisa.
15 menit kemudian Reno berlari masuk kedalam rumah sakit ke ruangan UGD.
Terlihat dari kejauhan Nisa yang diam mematung ditemani Rena dan juga suami nya,serta 1 pria yang tak dikenali nya.
" Gimana keadaan Clara Nis ??? "Tanya Reno cepat dengan nafas yang ngos ngosan.
" Clara masih didalam,Dokter belum keluar dari tadi " Sahut Rena karna Nisa hanya diam saja dengan wajah tertunduk.
" Kenapa bisa kecelakaan ?? " Tanya Reno penasaran.
Rena menunjuk pria yang dipojokan itu dengan matanya.
" Dia yang menabrak ?? " Tanya Reno panas.
" Dia gak sengaja,karna terkejut tiba2 Clara berlari ke tengah jalan saat ingin menghampiri Nisa " Sahut suami Rena.
" Brengs*k " Geram Reno menarik kerah baju lelaki itu.
" Maafkan saya Mas,saya ngak sengaja, sumpah Mas " Kata Pria itu ketakutan.
" Kalo terjadi sesuatu sama adik gue,tamat riwayat lo !! " Ancam Reno.
" Sudah sudah,jangan berkelahi disini kasihan Nisa,ini rumah sakit !! " Lerai Tito menjauhkan Reno.
Reno menjambak rambutnya prustasi.
" Maafin kakak Clara,kakak ngak becus jagain kamu !! " Sesal Reno menatap nanar pintu yang terbuka itu.
Rena kembali menangis,melihat Reno dan Nisa yang merasa sangat menyesal.
" Nis ? " Sapa Reno sendu.
Nisa mendongak keatas,manik nya bertemu dengan manik abu Reno yang tajam.
" Nisa emang pembawa sial Kak " Kata Nisa serak dengan air mata menetes.
Reno menggeleng lemah dan memeluk Nisa erat.
" Ngak sayang,kamu udah jagain Clara dengan sangat baik,Clara pasti baik2 aja,kamu yang kuat ya " Kata Reno menenangkan.
Nisa menangis tersedu sedu dipelukan Reno,Nisa sangat lemah,jiwa nya juga ikut sakit bersama Clara saat ini.
" Aku gagal jadi seorang kakak yang baik buat adiknya Kak,Nisa ngak becus,Nisa lelah Kak " Curhat Nisa sesegukkan.
" Ngak sayang,Nisa sangat luar biasa,Nisa itu kuat " Semangat Reno dengan air mata menetes.
Teb,Tiba2 Nisa pingsan tak sadarkan diri dipelukan Reno.
" Nis,bangun Nis " Kata Reno menepukkan Pipi nya pelan.
Rena menangis lagi melihat Nisa yang sudah tak sadarkan diri,mungkin karna kelelahan.
" Bawa dia keruangan Ren !! " Pinta Tito terkejut.
" Iya Bang " Jawab Reno mengendong Nisa sambil berteriak memanggil perawat.
Dokter datang memeriksa Nisa,Nisa terkena Anemia karna jarang tidur dan kekurangan darah.
Reno menghela nafas panjang.
" Huuuuuuufffftttt,kasian kamu Nis " Gumam Reno iba seraya menghapus sisa air mata Nisa.
Di ruang UGD dokter keluar diikuti perawat.
"Gimana keadaan Clara Dok ?? Tanya Tito cepat.
" Gadis itu kekurangan banyak darah Pak,saat ini stok darah golongan darah B kami sedang kosong,walau itu mudah didapatkan.
Jika ada keluarga pasien yang mempunyai nya segera kabari agar bisa di tindak lanjuti !! " Jelas dokter itu dengan wajah lesu.
" Ya Allah gimana ini Mas,golongan darah kita ngak sama ! " Kata Rena panik.
" Kita tanya Nisa dulu,siapa tau golongan darahnya sama dengan Clara " Kata Tito menenangkan.
" Maaf kan saya Pak,golongan darah saya juga tidak sama dengan gadis itu " Sahut pria itu sedikit takut.
" Gak papa Mas " Kata Tito tersenyum.
" Kenapa Bang,apa Clara baik baik aja ?? " Tanya Reno menghampiri mereka ber 3 yang sedang diskusi.
" Clara butuh banyak darah Ren,tapi dari kita ber 3 ngak ada yang cocok " Kata Rena sendu.
" Emang golongan darahnya apa Mba ?
" Kata Dokter B,stok di rumah sakit udah habis,tadi Mas Tito menghubungi temannya di PMI,katanya juga lagi kosong !
" Aku juga ngak sama dengan Clara " Gumam Reno.
" Coba aku tanya teman dulu Mba "
Rena mengangguk cepat.
Pucuk di cinta ulan pun tiba,seseorang yang akan di telepon nya pun,menelpon duluan.
" Haloo Lo dimana sekarang ?? Tanya Reno cepat.
" Lo kemana aja sih,gue telfonin kagak di angkat2 !!! " Kesal Bentley.
" Ck,udah nanti aja urusan kita,sekarang lo kerumah sakit !! Gue kirim alamat nya "
Tut. panggilan terputus sepihak.
" Bener bener ya ni anak " Kesal Bentley tapi tetap melangkah keluar apartemen setelah menerima pesan dari Reno.
10 menit akhirnya Bentley datang menghampiri Reno yang sedang duduk dibangku tunggu pasien.
" Lama amat sih,kayak cewek aja " Gerutu Reno kesal.
" Ya gue siap2 lah " Jawab Bentley malas.
" Sekarang lo ikut gue buat ambil darah lo " Tarik Reno ke bagian obat.
" Hah,maksud lo apaan ?? Datang2 seenaknya mau ambil darah gue,ngak mau " Ronta Bentley.
Terdengar bisik2 para pasien yang terheran heran melihat 2 laki laki tampan itu seperti sepasang kekasih yang sedang berkelahi.
" Cerewet banget sih lo,ini tu untuk adik nya Nisa,Clara kecelakaan !! " Kata Reno kesal.
" Hah,Nisa yang kerja jadi Cleaning Service di perusahaan lo ?? " Tanya Bentley terkejut.
" Iya,bawel deh cepetan !!! " Teriak Reno kesal.
" Iye iyee..." Jawab Bentley sedikit berlari mengikuti langkah Reno yang cepat.
Hingga mereka sampai di ruang dokter,setelah memeriksa kesehatan dan pengecekan darah,akhirnya cocok,dan darah Bentley pun mengalir ditubuh Clara sebagai penolong nya.
❤❤❤
# Bantu Vote,Like & Koment ya Guys,biar author nya semangat,Makasih semua Luphyuuu❤