NovelToon NovelToon
Suamiku Penghianat

Suamiku Penghianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Chicklit
Popularitas:344.2k
Nilai: 5
Nama Author: Dwi cahya rahma R

"Aku mau kita bercerai mas!." ucap Gania kepada Desta dengan sangat lantang.

"Aku dan adikmu tidak mempunyai hubungan apa-apa Gania?." Desta mencoba ingin menjelaskan namun Gania menolak.

"Tidak ada apa-apa? tidur bersama tanpa sehelai kain apapun kamu bilang tidak ada hubungan apa-apa, apa kamu gila?."

"Bagaimana kita akan bercerai, kamu sedang hamil?."

"Aku akan menggugurkan anak ini!." Gania yang pergi begitu saja dari hadapan Desta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi cahya rahma R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27

Dua hari kemudian. Tuan Maxim tampak bahagia, pasalnya kini Gania sudah siuman dan kondisinya pun sudah semakin membaik. Bahkan Gania juga sudah bisa menerima bahwa janin yang ada di dalam rahimnya tidak bisa di selamatkan. Walaupun dia sempat terpukul dan merasa bersalah, kini akhirnya dia mencoba untuk iklas dan menerima.

"Jadi kapan aku bisa pulang, Van?." tanya Gania saat melihat Nevan sedang merapikan beberapa alat priksanya.

"Paling tiga hari lagi." jawab Nevan sambil menatap ke arah Gania.

"Lama sekali? apa besok tidak boleh?."

"Boleh.. asal rawat jalan di rumah." jawab Nevan lagi.

Nevan dan Gania adalah teman semasa kuliah, bahkan kedua orang tuan Nevan juga sedikit dekat dengan keluarga Gania.

"Apa tidak lebih baik di rumah sakit dulu sayang.. biar ada yang memantau kamu di sini, lagi pula keadaan kamu juga belum seratus persen normal." sahut tuan Maxim, karena masih cemas dengan keadaan putrinya yang belum sembuh total.

"Iya Gania. Yang di bilang om Maxim memang benar. Lebih baik di sini dulu, biar kamu sembuh total, lagi pula kamu juga belum bisa berjalan dengan maksimal." Nevan yang setuju dengan tuan Maxim.

"Tapi Gania ingin pulang yah.. Gania bosan ada di sini." rengek Gania sambil menatap wajah sang ayah.

"Ya sudah.. besuk kita pulang, tapi harus di rawat ya di rumah, jangan ngeyel dan merengek minta berangkat kerja. Istirahat dulu sampai kamu sembuh total."

"Iya yah.. ayah tenang saja."

"Dan nanti biar Nevan yang memeriksa kamu di rumah, kan jarak rumah Nevan dan rumah kita dekat, apa kamu keberatan Van, jika kamu yang memeriksa Gania?."

"Boleh om.. saya akan memantau perkembangan Gania sebelum berangkat ke rumah sakit."

"Kamu memang laki-laki yang baik Nevan." Tuan Maxim yang menepuk pundak Nevan sambil tersenyum. "Andai saja dulu om menerima lamaran ayahmu saat kamu ingin di jodohkan dengan Gania."

"Ayah.. jangan bicara yang dulu-dulu." sahut Gania.

"Iya om.. mungkin tidak jodohnya saja." Nevan yang juga tidak ingin tuan Maxim membahas tentang masalalu saat Gania lebih memilih Desta dari pada Nevan saat Nevan ingin melamar Gania.

Saat mereka bertiga sedang berbincang-bincang dari arah luar rungan sudah terdapat mbok Yem, pak Joko, dan juga Paijo yang sedang berdiri di belakang Jini yang ingin menjenguk Gania. Awalnya mereka ragu jika di perbolehkan untuk menjenguk Gania oleh tuan Maxim, namun karena mbok Yem sangat khawatir dan memohon kepada Jini selaku sekretaris Gania, akhirnya tuan Maxim pun memberi izin kepada mereka untuk datang ke rumah sakit dan menyampingkan masalah kemarin tentang Desta dan juga Heksa.

"Permisi tuan, mbok Yem dan suaminya sudah datang." ucap Jini yang lebih dulu masuk ke dalam ruangan.

"Iya.. suruh saja dia masuk ke dalam." perintah tuan Maxim.

Nevan yang sudah selesai memeriksa Gania seketika pamit untuk keluar dari ruangan. Karena masih ada beberapa pasien yang harus di periksa nya.

Tidak lama mbok Yem, pak Joko dan Paijo masuk ke dalam ruangan. Gania yang melihat kehadiran Paijo seketika mengalihkan pandangannya. Gania benar-benar malas menatap ke arah Paijo.

"Non.. apakah non sudah sembuh? apanya yang sakit non? beberapa hari ini simbok khawatir dengan non, sampai ndak bisa tidur." ucap mbok Yem yang mendekat ke arah Gania.

"Gania sudah baik-baik saja mbok, mbok Yem tidak perlu khawatir, buktinya Gania sudah siuman kan?." ucap Gania.

"Alhamdulilah non.. mbok seneng dengernya."

Paijo alias Desta. Ia paham bahwa Gania tidak biasa saat melihatnya. Ia merasa ada yang aneh dengan Gania.Tidak biasanya Gania menatap sinis ke arahnya. Tuan Maxim yang melihat Paijo hanya diam saja seketika mencoba untuk memanggilnya.

"Paijo.." panggil tuan Maxim, dan seketika Paijo pun menoleh ke arahnya.

"Iya tuan." jawab Paijo.

"Ikut saya keluar, saya ingin bicara sama kamu sebentar." perintah tuan Maxim lalu jalan lebih dulu untuk keluar dari dalam ruangan dengan di ikuti Paijo di belakangnya.

Mbok Yem yang menatap ke arah tuan Maxim keluar dari dalam ruangan seketika sudah paham, pasti tuan Maxim ingin bertanya soal Desta dan juga Heksa. Sedangkan pak Joko yang tidak mengetahui apa-apa hanya diam sambil menatap ke arah Gania yang kini masih terbaring lemah di ranjang pasien.

"Sini duduk, Desta." ucap tuan Maxim saat duduk di sebuah kursi depan ruangan.

Paijo yang mendengar tuan Maxim memanggilnya dengan sebutan Desta seketika terhenyak. Paijo merasa bahwa dia hanya salah dengar saja. Paijo pun memutuskan untuk pura-pura tidak mendengar jika tuan Maxim memanggilnya dengan sebutan Desta. Paijo tetap berdiri di dekat pintu.

"Aku tahu namamu Desta, bukanlah Paijo, jadi duduk lah." ucap tuan Maxim lagi.

Desta seketika semakin syok, ternyata tuan Maxim sudah tahu siapa dirinya sebenarnya. Desta pun seketika duduk di sebelah tuan Maxim.

"Apakah om sudah mengetahui semuanya?." tanya Desta.

"Hem.." jawab tuan Maxim singkat.

"Apakah Gania juga sudah tahu om, jika selama ini saya menipunya?." tanya Desta lagi namun tuan Maxim hanya mengangguk pelan.

"Maafkan saya om, jika saya melakukan ini, hingga membuat Gania, seperti ini." ucap Desta secara pelan di samping tuan Maxim.

"Saya masih heran dengan apa maksud mu menyembunyikan identitas mu, Desta? hingga kamu rela menjadikan Gania seperti ini."

"Saya benar-benar minta maaf om, sebenarnya saya juga tidak mau melakukan semua ini. Tapi karena bapak yang tidak pernah menganggap saya sebagai putranya, akhirnya beliau memaksa saya untuk pergi dari rumah, dan menyuruh Heksa untuk menikahi Gania."

"Tapi kenapa selama ini, bapak mu tidak pernah bercerita jika kamu mempunyai seorang adik."

"Heksa adalah anak yang introvet om beda jauh dengan saya. Dia sangat susah bergaul dan dekat dengan seseorang, dia tidak pernah keluar dari kamar, bahkan dulu sekolah saja malas karena malu selalu di buli teman-temannya. Heksa hanya mengenal satu wanita yaitu Vania. Tapi entah kenapa bapak lebih menyayangi Heksa di bandingkan saya. Dari situlah rencana gila bapak muncul, saat om ingin menjodohkan Gania dengan saya. Bapak tidak suka jika saya yang mendapatkan Gania dan akan menjadi menantu orang kaya, sedangkan anak ke sayangan nya hanya mempunyai pacar orang desa, yaitu Vania, bapak tidak setuju jika Heksa menikah dengan Vania. Bapak hanya ingin Heksa menikah dengan Gania." Desta yang mencoba untuk menjelaskan semuanya.

"Lalu kenapa Heksa mau menikah dengan Gania? padahal saat itu dia sedang menjalin hubungan dengan Vania?."

"Karena pertama tujuan Heksa adalah uang dan tahta, bukan pyur untuk menikahi Gania. Maka dari situlah Heksa lebih sering menghabiskan waktunya bersama Vania, jika Gania berada di luar kota. Karena mereka miliki tujuan yang sama, yaitu uang."

1
Jetva
BESAN => ORTU DARI MENANTU..
MERTUA => ORTU DARI SUAMI/ISTRI..
Lena Sari
siapa seh sebenarnya Paijo?
Katherina Ajawaila
Enak kan para pecundang, Terima karma kalian, dasar benalu
Katherina Ajawaila
keren lah PP Maxim gercep biar tuh para jablai pecundang ngedekam dulu prodeo,
Katherina Ajawaila
hamil ngk jadi halangan kalau suami kedapatan tidur dgn wanita lain, ini lg ipar walau pun tiri, lebih parah malah
Katherina Ajawaila
ayah bego lagi di ksh daging basi diam aja, istri jalang di bela aja
Katherina Ajawaila
semangat Ganea, jgn mau di perdaya sm benalu
Katherina Ajawaila
Desta, bisa aja ngeles, jelas2 main gila di kmr istri, biadab ngk tau diri, vania kecil2 udh jadi jablai.. dasar turunan👽
Katherina Ajawaila
suami bego, istri lg berjuang utk sukses, bikin sial aja, usir aja
Ira
bgsss
Ulin Dadi
mf nh thor kmrn kalau ngk salah baca di part brp gitu seblm nevan n gania nikah diinfokan kalau ayah gania tuan Maxim mempunyai teman2 mafia yg siap membantux tp kok setlhx TDK da kabarx biasax nh yg mempunyai kenalan mafia bisa dgn gampang menjaga anakx dr org sptri neneh Juwita n Tante Melani a Tasya kok ini ngk ada y Thor....ayo dong buat gregetx ok....semangat thorrrrrr ✊👍🥰
Simba Berry: itu tandanya sang penulis tdk bertanggung jawab akan p3nulisannya sendiri.atau jangan2 teman2 mafia ayahnya gania adalah MAFIA2 TANAH S3NBKETA🤣🤣🤣
total 1 replies
Ira Sulastri
Semoga di dapur jg ada cctv yg tak di ketahui 2 mak lampir, saat mereka kasih racun ke makanan atau minuman tertangkap biar jd bukti valid
Ira Sulastri
Gania dan Nevan sementara kenapa ga tinggal dirumah tuan Maxim saja, lebih baik pisah dr Mak lampir ( nenek Juwita) untuk menghindari semua masalah. Dan segera menikah secara sah biar tak ada orang yg meremehkan lg
May Keisya
kartu kredit di blok dong trs masa ga punya bodyguard buat ngurusin semuanya
May Keisya
masa segitu kayanya rmh ga ada cctv nyakah...
Heny
Good gania
Heny
Jng dipersulit y thor proses perceraian mrk biar cpt selesai
Heny
Gania jg aset mu jng dibagi sm desta dan vania
Ruzita Ismail
Luar biasa
Soraya
baru ini baca kasus sidang perceraian lgi dipenjara datang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!