NovelToon NovelToon
My Little Wife

My Little Wife

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:887.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Senja

Luna Xaviera, gadis berusia 18 tahun terpaksa harus menikah dengan seorang pria yang tak lain adalah gurunya sendiri Devan Alexander.

Pernikahan yang tanpa di dasari rasa cinta di antara keduanya akankah berakhir dengan bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

''Aku nggak mau pulang,'' bentak Luna saat Devan memaksanya masuk ke dalam mobil.

''Jadi ini alasan kamu membatah ku? Karena kalian ingin bertemu tanpa sepengetahuan ku?'' Devan mendorong tubuh Luna hingga gadis itu terpojokkan.

Luna mundur ke belakang dan tidak bisa bergerak sama sekali karena Devan mengungkung tubuh mungilnya. "Kamu mau apa?" ujar Luna gugup.

Tak!

"Aww, sakit!" pekik Luna saat satu sentilan yang cukup kuat mendarat di keningnya.

Devan menahan tawanya. Seharusnya ia marah karena Luna hampir saja mengijinkan Lucas mencium bibirnya. Namun saat melihat wajah menggemaskannya, Devan mengurungkan niatnya.

"Masuklah. Aku akan menjemputmu nanti sore." ujarnya datar.

"Hah?" Luna melongo.

Bukankan tadi dia terlihat marah? Kenapa sekarang malah diam.

"Ada pertemuan penting hari ini, jadi aku urungkan niatku untuk menghukum kamu nanti." Devan menyuruh Luna untuk keluar, tapi sebelum itu ia menahan Hamster yang berada di tangan Luna sejak tadi. "Biar aku yang menyimpannya."

"Tapi, itu..."

Devan melotot tajam, mau tidak mau Luna memberikannya lalu beranjak dari sana.

"Ck! Apa-apaan si bodoh itu, memberikan hadiah sejelek ini. Dasar tidak punya modal." gumam Devan lalu melanjutkan perjalanan menuju kantor.

.

.

.

Sementara di kantor, Devan duduk tidak tenang karena terus memikirkan Luna. Bagaimana cara Lucas memperlakukan istrinya membuat hatinya panas.

"Ini adalah hari pertamaku bekerja, tapi dia membuat konsentrasi ku buyar,'' gerutu Devan. Matanya fokus pada hamster kecil yang sedang berlari di sebuah lingkaran dan mengejar bola. ''Padahal bukan masalah besar, kenapa aku jadi sangat kesal.''

Suara ketukan pintu membuat Devan mengalihkan pandangannya.

"Permisi, Tuan. Ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda,'' kata Leon sedikit ketakutan, ia tau jika tuannya sedang kalut pagi ini. Terlihat dari matanya saat menatap dirinya sekarang.

Devan mengangkat alisnya. "Siapa? Aku tidak merasa sedang membuat janji dengan siapapun hari ini..."

"Aku!"

Seorang pria yang sangat Devan kenali masuk dan duduk di depannya.

"Untuk apa kamu datang kemari," tanya Devan memangku kedua tangannya di bawah dagu, tentu saja dengan tatapan dingin yang seakan sedang mengibarkan sebuah bendera perang.

"Hei, santai. Aku kemari bukan untuk mengajakmu bertengkar.'' Lucas melirik hadis yang ia berikan [ada Luna berada di depan Devan. "Ternyata hubungan kalian sedekat itu, hum?''

''Katakan saja tujuanmu datang kemari. Aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni mu," celetuk Devan. Ia bangkit dari duduknya dan berdiri membelakangi Lucas.

"Lepaskan Luna, ceraikan dia!''

Deg!

Apa pria ini tidak waras, kenapa dia memintanya untuk menceraikan Luna? Sinting! Bahkan meski dirinya belum mencintai gadis kecilnya itu, dia tidak akan menceraikannya sampai kapanpun.

"Hanya dalam mimpimu.''

"Ayolah Devan, aku tau pernikahan kalian hanya sebuah perjodohan tidak penting. Kalian tidak saling mencintai.''

"Lalu?"

"Aku mencintainya, aku akan membuatnya bahagia." tegas Lucas. Ia bangkit dan berdiri tepat di belakang Devan. "Dan kamu, bisa bebas. Bagaimana, setuju?''

Bugh!

Devan yang sejak tadi sudah tidak bisa menahan emosinya, memukul wajah Lucas. Hingga membuat pria itu jatuh tersungkur ke bawah.

"Kamu memukulku? Aku kakakmu, bodoh!''

"Aku tidak peduli, keluar dan jangan pernah menemui ku lagi!'' usir Devan.

Lucas tertawa seraya beranjak dan merapikan kemejanya. Ia benar-benar tidak menyangka jika respon Devan di luar dugaan nya. ''Kamu mencintainya?"

Devan tercekat. tenggorokannya seakan kering dan tidak bisa berkata-kata. Ia memang ingin sekali memiliki Luna, tapi apa itu bisa disebut cinta?

"Diam mu adalah jawaban, Devan.'' Lucas meninggalkan pria yang menatap kepergiaannya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

"Tuan, anda biak-baik saja?" tanya Leon.

Sedangkan Devan, ia menjatuhkan bokongnya di kursi kebesarannya dan memijat kepalanya yang terasa pusing.

"Tuan, ponsel anda." Leon memberikan ponsel itu pada Devan.

..."Hari ini tidak perlu menjemput ku, karena aku akan pergi bersama Zelin."...

Sebuah pesan yang dikirimkan oleh Luna membuat Devan semakin marah dan melempar beberapa barang yang berada di atas meja kerjanya.

"Astaga, Tuan. Apa yang anda lakukan.'' Leon menghela nafas, bukan karena tuannya marah. Tapi berkas yang laporan keuangan yang ia susun rapi jadi berantakan.

"Aku akan menjemput Luna, sisanya kamu bereskan!" Perintahnya lalu beranjak dari sana.

"What?"

...----------------...

1
febby fadila
ya digantung si thor,,, jangqn di skip dong ya
febby fadila
mamanya devan bukannya maria ya kok jadi anna
febby fadila
amara calon pelakor to
febby fadila
ckkk.. siapa lagi yg kenal devan itu
febby fadila
lagian bodohnya kamu masih panten baru udah ditinggal apa lagi blom disentuh wuuuiiii
febby fadila
kamu salah devan klw meninggalkan luna bgt saja
febby fadila
ckkk.. kek istri prajurit aja tu si luna. 🤣🤣🤣
febby fadila
emang aneh sudah ngikat anak orang malah pergi ninggalin istrinya sendirian dan nggak tau kapan kembali
febby fadila
tunggu aja klw sampai keluar negeri dev aku pastikan kamu bakaln terbang langsung tanpa pesawat karena istri kecilmu itu direbutin para lelaki 🤣🤣🤣
febby fadila
yakin kamu devan mau nitipkan luna sama afik kandungmu itu
febby fadila
ini mah lebih tanpam 🥰🥰🥰
febby fadila
sudahlah aldo ikhlaskan kamu juga masih kecil mending belajar dan kuliah yg rajin biar sukses baru nikah🤭
febby fadila
luna kamu itu masa iya nggak bisa lihat sikap aldo dlm persahabatan kalian
febby fadila
gimana dev mau cuekin istri kecilmu tenang aja ada adikmu yg bakalan hibur dia 🤣🤣
febby fadila
syyyuuuiiittt main nyosor aja pak guru 🤣🤣🤣
febby fadila
waaaa ada unsur masa lalu antara devan dan luna, 🤣🤣
ckk.. sok sokan nggak peduli aslinya cemburu
febby fadila
ciieeee yg cemburu tp nutupi dengan gengsi dan ego 🤣🤣
febby fadila
waaaa persaingan yg bagus itu 🤣🤣
febby fadila
awas aja klw sampai mau tamat cerita harus memaafkan pak nathan
febby fadila
knp setiap novel yg harus di korbankan harus anak kandungnya heran dah aku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!