Skandal antara gadis SMA dengan pria kejam yang suka mengomeli serta memarahi bawahannya.
Rezvan merupakan pria tampan dengan hidung mancung mirip prosotan TK, serta rahang kokoh dan bentuk tubuh gagah nyaris sempurna. Namun sayangnya, sesempurna itu pun Rezvan, dia tetap saja menjadi bahan gibah, orang-orang masih saja menemukan kejelekannya. Rezvan Playboy, pemain unggul hati wanita, brengsek, kejam tak punya perasaan dan masih banyak lainnya yang terlalu panjang 'tuk dijabarkan.
Akan tetapi bagaimana jadinya jika salah satu penggosip malah terlibat masalah dengan dirinya.
"Eh, eh... iya. Anak Jeng Meysa itu emang kelewatan brengseknya. Masa coba dia menghamili Audi yang masih SMA?!" Kata salah satu ibu-ibu tepat di depan Audi. Sial, dia digosipkan di depan matanya sendiri.
Apakah itu azabnya karena sudah terlalu sering menggosip?
.
.
.
Selengkapnya hanya di LOVE MAS GALAK
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
○-26-○
Selamat membaca!!
😘💜💜💜
○○○
Audi menghempaskan dirinya ke sofa yang ada diruang tengah Aunty Meysa dengan wajah betenya, "Sialan tuh Emak-Emak, enak benar nuduh gue dan Mas Rez-Rezvan lakuin hal yang nggak-nggak. Audi jadi curiga, jangan-jangan selama ini nggak ikutan ngegosib mereka udah ngomongin kita dibelakang Aunty Mey." ucap Audi yang diangguki Aunty Mey.
"Tapi Aunty, omongan Emak-Emak yang ngatain Audi dan Mas Rez-Rezvan jangan dipercaya, ya," sambung Audi.
Meysa mengangguk ragu, sebab sebenarnya dia cukup termakan omongan Ibu-Ibu dikompleksnya. Dan kini Meysa malah curiga, bahwa putranya yang nakal juga brengsek itu mungkin saja telah melakukan hal senonoh kepada Audi lalu memaksa Audi tutup mulut. Kalau tidak bagaimana bisa keduanya jadi dekat padahal awal bertemu bertengkar.
"Tentu saja Aunty, mana mungkin percaya omongan mereka begitu saja." Bohong Meysa menjaga perasaan Audi.
"Tetapi, kamu benar tidak pernah melakukan hal begituan, hal yang hanya diperbolehkan untuk yang punya buku nikah kan Di..." sambung Meysa mengorek kebenarannya.
"Mana mungkinlah Aunty!! Mustahil Audi begituan dengan anak Aunty yang luar biasanya menjengkelkan itu. Ciuman sambil *****-***** ala pacaran gitu aja nggak pernah. Yang ada tuh Audi terus disiksa Mas Rez-Rezvan terus."
Meysa sedikit lega lalu mengerutkan dahinya bingung, "disiksa? Rezvan nyiksa kamu Di.." tanya Meysa merasa bersalah dan tak habis pikir akan kelakuan putranya pada tetangga kesayangannya Audi.
"Iya Aunty..." Audi mendramatis keadaan.
"Makanya Aunty kan sayang Audi. Jadi tolong bantulah Audi yang malang ini untuk membalas perbuatan Mas Rez-Rezvan yang galak itu."
Meysa mengangguk setuju. Ya, Rezvan sepertinya perlu diberi perhitungan. Sudah cukup selama ini Meysa mendiamkan kelakuan putra bungsunya yang suka semena-mena itu kepada orang lain dan kini Audi kesayangannya juga jadi korbannya.
"Iya Audi kesayangnya Aunty Mey, tenanglah.. Rezvan pasti akan Aunty beri perhitungan nanti!" tegas Meysa serius.
"Aunty hukum dia pokoknya! Aunty harus memaksanya baca buku semalaman!" tukas Audi memprovokasi Meysa agar memberi Rezvan perhitungan. Rasakanlah itu Mas galak sebentar lagi kamu akan kena tuahnya telah memaksa Audi belajar sampai gila.
Meysa mengerutkan dahinya bingung, "baca buku?"
"Iya Aunty, selama ini kan Mas Rez-Rezvan selalu paksa Audi belajar terus-terusan sampai menyebabkan Audi jadi ngegosip bersama teman mengenai masalah X dan Y yang selalu suka hilang dan suka minta dicari.. Gila kan Aunty!! Gara-gara belajar terus otak Audi benar dikit dan malah terbawa ke dalam topik gosip. Mana hal itu menyebabkan Audi diketawain lagi.. huhuhhh.. Audi gak terima," adu Audi sambil mewek ke Meysa.
Sebenarnya hal itu cukup membuat Meysa kesal pada Audi karena dia pikir Rezvan menyiksa Rezvan seperti memukuli atau membentak Audi dan sejenis berbuat kasar lainnya.
Tetapi, ternyata penyiksaan yang dimaksudkan Audi adalah Rezvan yang memaksanya belajar terus.
Astaga, Meysa bahkan sudah berpikiran buruk tadi. Disisi lainnya Meysa juga agak syok mendengar ucapan Audi. Dia tak menyangka putranya yang brengsek banyak pacar dan pemarah itu ternyata bisa berbuat kebaikan.
Meysa tersenyum bangga akhirnya putranya punya amal baik juga, "tenang saja Audi Aunty pasti akan menghukum Rezvan dengan menyuruhnya membaca buku semalaman."
"Aunty janji.." Audi mengulurkan jari kelingkingnya dan disambut Meysa.
"Janji!"
Baiklah Meysa akan menghukum Putra bungsunya. Menyuruhnya membaca bukukan!! Hehe.. tak usah disuruh atau dipaksa, Rezvan pasti suka rela melakukannya.
○○○
"AUDIIIIII!!!" teriak Farah marah menyaksikan Audi baru saja masuk rumah.
Menyebabkan gadis penggosip itu langsung menciut takut. Pasalnya dia baru pulang kerumah sehabis magrib menjelang waktu isyah.
"Dari mana saja kamu? Mbak pulang kamu nggak ada didalam rumah. Piring belum dicuci dan makan malam kita belum kamu masak. Ckck... keluyuran mulu seharian sampai pekerjaan rumah dilupain!!" Omel Farah sambil melipat tangannya didepan dada sambil menatap tajam adiknya.
"Hehe..anu Mbak, Audi tadi ketiduran di rumah Aunty Mey tetangga kita." Ngeles Audi.
"Alasan saja! Kamu pikir Mbak bodoh percaya begitu saja padamu.. dan kamu pikir Mbak ini gak tahu apa yang kamu lakukan seharian ini. Kalau kamu asik menggosipkan seharian ini sampai kelupaan pulang!!" tuduh Farah tepat sasaran.
"Nggak Mbak, beneran deh Audi ketiduran! Kalau nggak percaya tanyakan saja pada Aunty Mey," kilah Audi cepat membela diri.
"Halahh, sudahlah Di. Tiap hari setelah lulus sekolah kamu begini terus.. pulang telat lalu beralasan itu mulu, gimana Mbak mau percaya Audi! Dan tante Mey sudah kamu provokasi agar kalau Mbak tanya soal kami kedia jawababnya sesuai arahanmu bilang ke Mbak kalau kamu memang ketiduran dirumahnya. Dia kan akrab bangat denganmu!!"
Audi menggaruk kepalanya yang tak gatal, ternyata taktiknya sudah terbaca Mbak Farah.
"Iya iya, Audi minta maaf.." pasrah Audi. "Besok Audi nggak pulang ke rumah setelah habis magrib lagi, Audi janji, Mbak!! Jangan marah, ya," bujuk Audi.
Farah mendengus kesal, "gitu mulu, tebar janji tiap hari ditepatinnya entah kapan. Hhhmm... sudahlah, Mbak capek ngomelin kamu terus Di. Sudah sana kamu mandi terus masak Mbak lapar.."
Audi memutar matanya, "giliran butuh, ngomongnya begitu," nyinyirnya sambil berjalan menuju dapur. Masak dulu mandinya nanti saja pikir Audi.
"Mbak masih dengar Audi!!" Ucap Farah dengan nada suara meningkat.
○○○
Rezvan sedang berada di gubuk kumuh jauh dari pemukiman warga. Dia menatap dengan seringai iblis siap menghajar musuhnya.
"Bagaimana Salsa, masih berani ngancam saya??!" tanya Rezvan tersenyum disertai seringai devil-nya.
"Mmm...!" Salsa wanita itu nampaknya diikat dan mulut dilakban hingga tak bisa mengeluarkan suaranya. Dia seakan membrontak membalas tatapan Rezvan penuh kebencian.
Rezvan mendekati Salsa lalu mencengkram rahangnya kasar, "Ckck, anjing penjaga rumah beraninya menantang singa beginilah akibatnya!!"
Rezvan menghempaskan wajah Salsa dengan kasarnya. setelahnya Rezvan keluar dari gubuk tua itu menghampiri anak buahnya.
"Awasi anjing penjaga rumah itu, jangan sampai kabur!" Peringat Rezvan kepada anak buahnya.
○○○
TO BE CONTINUED
11-06-2020
Berhubung Author lagi malas ngetik, part ini Author kasih challenge ke reader.
Part selanjutnya hanya akan update kalau jumlah komentarnya telah melebihi 100 komen!!
Monggo komentar sebanyak-banyaknya..!
Gratis kok, hehe😁😅 cuma ya mengakibatkan jarinya pegal.
Aku akan senang bila di sapa..
Facebook : saiyaara saiyaara
Instagram : Saiyaarasaiyaara
Noveltooon : Saiyaarasaiyaara
udh tau udah halal,mke di pisahin... alhasil deh...tuh iblis nya kluar...buat balas dendam.
aqu' padamu mas rez rezvannn.....hayu serbuuuu Adrian 🤣🤣🤣