Seorang tuan muda yg berasal dari keluarga silat Yue yang di anggap tak berguna dan di sepelekan oleh setiap orang serta selalu di rendahkan tiba tiba berubah menjadi seorang yang sangat di segani yang memiliki ilmu silat yg tak tertandingi dengan menjadi sekor raja naga dan memimpin seluruh ummat di alam semesta. melawan dan membasmi seluruh penjahat di dunia.
ikuti terus bagaimana perjuangan dan perjalanan Yue lian mencapai tingkat yg paling tinggi
ini hanya lah ilustrasi biasa mohon maaf bila ada kesaamaan nama.
karya ini terinspirasi dari beberapa komik dan novel jadi mohon maaf sebesar besarnya, bila ada yang ingin berkomontar fositif ataupun negatif silahkan saja terimah kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ar Lakalonyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERTARUNGAN DI SEKTE BULAN
Semua orang yang berada di aula pertemuan tersebut termaksud matriak sekte bulan meninggalkan aula pertemuan menuju gerbang sekte. Setibanya di gerbang mereka melihat pertarungan antara murid sekte bulan dan sekte tengkorak sangat berat sebelah. Semua tetua sekte bulan bergabung dalam pertarungan, matriak Shi yang baru ikut bergabung langsung menghadapi seorang pendekar setingkat denganya.
"Matriak Shi!! Lawanmu adalah aku. Aku akan membuatmu menikmati apa yang di namakan kematian."
"Patriak sekte tengkorak, Shu King. Kamu hanya lah orang tua yang harusnya pensiun dari dunia persilatan ini. Aku tidak akan membiarkanmu merebut kitab pusaka milik sekte kami." Bentak Matriak Shi.
"Hahaha. Baiklah kalau itu mau mu. Aku pastikan kitab pusaka itu akan menjadi milikku hari ini." Patriak Shu tertawa lantang.
Shu King maju menyerang, ia menyerang dengan jurus pamungkas yang dimilikinya namun karena matriak sekte bulan tersebut menguasai ilmu meringankan tubuh tingkat tinggi dari kitab pusaka itu ia mampu menghindari serangan serangan yang di lancarkan ketua sekte tengkorak itu.
'Pembelah bulan' matriak Shi membuat energi mengunakan tenaga dalamnya, energi tersebut semakin lama semakin membesar, dengan kecepatan penuh energi dari pedang matriak Shi meluncur ke arah patriak sekte tengkorak.
Shu King dengan cepat melindungi dirinya dengan tenaga dalam hingga membuat serangan matriak Shi tidak berefek kepadanya, beberapa pendekar yang berada di tingkat pendekar suci yang melihat ketua sekte mereka kewalahan. Menghadapi matriak sekte bulan bergabung menyerang matriak Shi.
Shu King yang mendapatkan bantuan dari bawahanya semakin semangat, mereka membentuk sebuah formasi kecil yang membuat matriak Shi terperangkap. Beberapa tetua sekte bulan yang melihat ketua sekte mereka sedang dalam situasi sulit mencoba membantunya namun mereka terus dihadang oleh anggota sekte tengkorak.
Matriak sekte bulan semakin kesulitan, ia melihat beberapa tetua dari sekte bulan mulai kewalahan dan mendapatkan beberapa luka sayatan, sedangkan banyak murid dari sekte mereka gugur dan terluka. Karena perhatiannya pecah ia mendapatkan serangan telak dari salah satu pendekar suci yang membantu Shu King. Dengan sigap Matriak Shi mengalirkan tenaga dalamnya untuk menekan luka yang di dapatkan.
Matriak Shi mulai di pojokkan oleh para pendekar suci yang dihadapinya. Beberapa luka sayatan mulai menghiasi tubuhnya peluang untuk memenangkan pertarungan sudah tidak ada, para tetua dan murid sekte bulan juga sudah sangat terpojokkan, matriak Shi yang mulai kehabisan tenaga dalam karena pertarungan yang tidak seimbang serta ia harus menekan lukanya membuat dirinya tidak bisa bertahan lama.. ia berlutut sambil memejamkan mata sedangkan pedang Shu King berada di pundaknya. Merasa tidak mendapatkan kesempatan mengulur waktu hingga bantuan datang matriak Shi mulai pasrah apa yang akan terjadi.
Setelah beberapa lama menunggu tebasan dari Shu King yang tidak kunjung tiba itu membuatnya heran, matriak Shi membuka matanya dan melihat Shu King dan beberapa pedekar suci yang ia hadapi sedang memandang ke sebuah arah. Ia ikut melihat ke arah yang di pandang Shu King dan menemukan tiga pasang muda mudi sedang berlari ke arah pertarungan dengan kecepatan tinggi, ia melihat salah satu dari ke enam pemuda pemudi tersebut sangatlah familiar, karena jarak yang cukup jauh membuatnya tidak bisa melihatnya dengan jelas.
Setelah agak dekat matriak Shi senang karna salah satu dari pemuda pemudi tersebut ialah Yan Yu Yin dari sekte bulan.
Yue Lian bersama dengan lainya melaju dengan kecepatan tinggi. Kemunculan mereka membuat anggota sekte bulan yang sudah tidak semangat kembali bersemangat seperti semula, Apa lagi Kenzie, Yan Xing Yun, Shanny Lu dan Qian Lu mengeluarkan aura yang sangat kuat menunjukkan tingkat pelatihan mereka berada di tingkat pendekar raja tahap menengah.
Hanya Yue Lian dan Yu Lian yang tidak mengeluarkan aura seperti yang lainya, banyak yang berpikir bahwa Yue Lian hanya memiliki tingkat pelatihan yang sama dengan Yu Lin.
"Kakak Lian' bagaimana ini? Tenyata jumlah musuh lebih banyak dari perkiraan kita!" Tanya Qian Lu agak khawatir.
" adik Qian' tenang saja kakak Lian ada bersama kita dia pasti akan melindungi kita jika ada pendekar suci yang menyerang kita." Kata Kenzie.
"Sebaiknya, Lu'Er, Qian'Er dan Lin'Er membantu murid sekte bulan menghadapi anggota sekte tengkorak. Untuk Zi'Er dan Yun'Er. Membantu para tetua setidaknya yang mereka hadapi berada di tingkat pendekar raja dan pendekar ahli. Kalian pasti bisa menghadapinya. Sedangkan aku akan membantu Matriak Zhi." Perintah Yue Lian sambil maju menyerang.
Shu King mulai berkeringat dingin melihat anggota sektenya mulai di bantai oleh Yue Lian. Ia terus menyelidiki tingkat pelatihan Yue Lian namun hasilnya nihil, sedangkan di dalam hatinya ia mendapatkan firasat buruk setelah melihat Yue Lian yang membantai anggota sektenya hanya dalam satu kali tebas saja. Ia memerintahkan seorang pendekar suci untuk menghadapi Yue Lian setelah melihat Yue Lian membunuh salah seorang pendekar raja dari pihaknya dengan sangat muda bagaikan hanya membalikkan telapak tangan saja.
'Siap sebenarnya mereka? Mereka masih sangat muda namun sudah memiliki pelatihan yang cukup tinggi. Tapi bocah satu ini, dirinya tidak menu jukkan tingkat pelatihannya yang sebenarnya! Apakah dia monster?' Batin Shu King berkeringat dingin.
Yue Lian melihat salah satu dari pendekar suci yang menghadapi matriak Shi berlari kearahnya, ia membunuh beberapa anggota sekte tengkorak sebelum mendapatkan serangan dari pendekar suci yang maju menghadapinya.
"Bocah kamu tidak akan bisa lari lagi!! aku akan membunuhmu. salahkan dirimu karna tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk melindungi diri."
"oh' benarkah? aku ingin melihat sampai mana kemampuanmu itu!!" kata Yue Lian mencibir.
Pendekar suci tersebut semakin geram mendengar ejekan Yue Lian, ia menyerang dengan sekuat tenaga namun tentu saja ia bukan lawan yang cocok untuk Yue Lian. Yue Lian menghindar dari serangan itu dengan muda hingga membuat pendekar suci itu semakin marah.
Yue Lian terus menghindar sembari mencari celah yang bagus untuk menyerang balik, setelah menemukan celah ia menggunakan seni naga untuk menyerang balik.
'Seni Naga Cakar Naga' bersamaan dengan teriakan Yue Lian pendekar suci tersebut menerima serangan telak pada bagian perut, pendekar suci itu terlempar mundur beberapa meter. Melihat rekan mereka kewalahan menghadapi Yue Lian, mereka memutuskan untuk membantunya. Mereka membentuk formasi yang sama sewaktu mereka menghadapi matriak Shi.
"Hahahaha' trik kecil kalian tidak bisa menahanku. Seni naga Seni naga angin." Bersamaan dengan itu Yue Lian mengibaskan tangannya tiba tiba sebuah anginyang sangat kuat terbentuk di tengah tengah formasi itu membuat para pendekar suci tersebut terlempar mundur beberapa meter.