NovelToon NovelToon
Nathan

Nathan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:239.8k
Nilai: 5
Nama Author: alma nurul febrianti

andreas Jonathan Fernandez ,putra kedua dari keluarga Fernandez adalah pewaris tahta keluarga Fernandez yang memiliki kekayaan hampir di semua penjuru dunia.
masa lalu yang kelam mengenai percintaan merubah dirinya menjadi dingin tak tersentuh ,semua takluk di depanya sampai akhirnya hatinya mencair saat bertemu Alqueena Kenzie agatha perempuan berparas cantik yang mempunyai takdir hidup rumit.
penasaran ? baca kelanjutanya yaaahhh😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alma nurul febrianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

"Ih ka lu pake parfum apa dah bau gini" Protes simi saat mencium parfum iko yang memusingkan baginya.

"Jangan sembharangan lu, ini parfum keramat dari bokap gue tau" Jawabnya pede.

"Idiih hidup lo serba keramat yah ka" Kekeh stella membuat yang lainnya pun ikut tertawa.

"Tau lo kampret bau nyongnyong tau gak" Timpal celo sembari menutup hidungnya.

"Sirik aja lu pada, ini nih parfum bisa narik hati cewe cantik asal lopada tau"

"tapi gue gak tertarik ka sama lo" Ucap lisa.

"Berarti lo kagak cantik"

"Apa?! " Sarkas Farel membuat iko mengacungkan tanda peace.

Tak lama sebuah mobil sport hitam memasuki area parkir membuat semua orang disana histeris.

"Anjir temen gue populer banget yak" Kagum leon.

"Baru nyadar hah kalo si nathan populer?"

"Hai semua" Sapa kenzie membuat nathan mendelik.

"Ngapain senyumin mereka" Ucapnya membuat yang lain tertawa, nathan memang cemburuan. Tiba-tiba ide jahil muncul di benak iko kapan lagi ia bisa menjahili nathan jika bukan karena kenzie.

"Dedek kenzie hari ini babang iko cakep gak? " Tanyanya tentu saja yang lain langsung menoleh terutama nathan yang siap menerkam pria itu kapan saja.

"Kan cowo ka" Jawabnya.

"Tuh kan lu pada denger dezie ngomong apa" Serunya membuat mereka menjadi pusat perhatian, terlebih suporter dari sekolah lain sudah mulai berdatangan menambah ramai suasana sekolah.

"Apaan dezie? Lagian wajar lah si kenzie jawab kaya gitu kan lu emang laki" Sebal simi. Entah mengapa dia bisa menemukan spesies modelan iko didunia ini.

"Kalo lo masih sayang nyawa jangan sebut dia kaya gitu lagi" Ucap nathan tajam membuat semuanya merinding saat mendengarnya.

"Udah.. Sekarang masih jam 6:45 masih ada waktu 2 jam buat latihan" Ujar Farel menengahi. Mereka pun berjalan beriringan memasuki sekolah yang sudah dipadati murid itu.

"Vin, bukanya tuh cewek lo ikutan nonton" Tunjuk sam pada kenzie yang tengah duduk di kursi yang terletak cukup dekat dengan lapangan, malvin yang melihat itu pun hanya tersenyum senang.

"Ya pastilah dia liat orang pacarnya yang maen" Ujarnya percaya diri sambil terus menatap kenzie yang terlihat fokus menatap ponsel nya. dan tak lama pandangan nya dengan malvin bertemu membuat pria itu seolah senang karena bisa kembali bertatapan dengannya.

lo cuma milik gua zie!! gaada yang boleh milikin lo selain gua!! batinnya.

Entah kenapa sikap cinta belakangan ini serasa berubah drastis, ia menjadi sangat manja pada Aaron. Bahkan dia sering menyuruh pria itu untuk menginap di apartemen miliknya.

Cinta terlahir dari keluarga serba kekurangan dan itu membuat Aaron memberikan berbagai fasilitas selama ia di luar negeri maupun saat berkunjung ke Indonesia.

"Kamu kenapa sih manja gini sama aku? "Tanya Aaron untung saja saat ini mereka tengah berada di ruangan pria itu jadi tidak akan ada yang melihat.

" Aku tuh kangen sama kamu udah setaun loh kita gak meet".

"Iya bentar lagi aku selesai" Ucapnya seraya terus membolak-balikan dokumen itu membuat cinta jengah.

"Pliss" Pintanya membuat Aaron luluh saja.

"Yaudah sekarang kamu.. ".perkataan Aaron terputus saat seseorang mengetuk pintu ruangannya.

" Maaf, pak darwin ingin menemui bapak di ruangannya"

"****" Umpat nya. Bagaimana bisa ayahnya itu tak memberitahu nya lebih dulu apalagi sekarang cinta tengah bersamanya ia sangat takut jika darwin akan kembali menyakiti gadis nya.

Ia melirik gadis itu menguruhnya untuk tetap diam di ruangannya sementara ia akan menemui darwin.

"Apa sebenarnya pekerjaan mu!! " Bentak darwin.

"Aku sudah tidak membutuhkan mereka lagi"

"Kamu sudah mengecewakan perusahaan ini, banyak proyek yang gagal dan kesepakatan yang batal karna kamu"

"Dan itu semua membuat ayah yakin untuk memilih ceo baru" Lanjutnya membuat Aaron sedikit terkejut.

"Tapi yah, aku udah ngelakuin  berbagai cara dan semudah itu ayah mensia-siakan usaha aku"

"Usahamu membuat kecewa saja, lebih baik kamu jauhi gadis itu atau ayah yang akan menjauhkan kalian selamanya" Sarkasnya.

Tepuk tangan riuh mengakhiri pertandingan hari ini , dan tentu saja tim MHS lah yang menang.

"Brengsek" Sarkas malvin tak Terima.

"Cie cie yang lagi frustasi gegara kalah lagi😗" Ejek iko tentunya membuat malvin cs geram.

"Diem lo sarang burung jangan so" Ucap sam yang geram melihat tingkah alaskar yang seakan mengejek.

"Heh mending lu pada pergi dah kita disini mau ngerayain kemenangan dulu" Timpal celo sembari bertos ria dengan leon.

"Tau nih udah di bilang jangan pernah nantangin tim ini lopada ngeyel sih jadi kalah kan malu jhahahahahah" Tawa mereka meledak.

"Brengsek, gue cuma ngasih kesempatan aja sama kalian biar bisa ngerasain menang" Ujar amar salah satu anggota malvin.

" Idihhh ngaca lo bisul badak yang selama ini kalah itu lopada kalo kita si sorry aja gak pernah kalah"pede celo.

Ejekan mereka semakin menjadi membuat malvin geram saja, sedang nathan dan daniel masih anteng memainkan benda pipih itu.

"Lo jangan macem-macem sama gue" Bentak malvin kini meledak membuat mereka menjadi pusat perhatian seluruh penonton.

"Woyy jangan dorong temen gue napa" Kesal leon saat malvin tadi mendorong iko sampai terjatuh.

"Jangan sentuh temen gue sama tangan kotor lo" Sinis nathan.

"Brengsek lo nath".malvin pun melayangkan berbagai pukulan pada cowo itu namun tak ada satupun yang berhasil mengenai wajah tampannya.

" Zie, itu nathan berantem bego" Teriak lisa membuat keadaan semakin riuh . Banyak penonton yang turun menuju lapang untuk menyaksikan sang casanova itu berkelahi.

Kenzie yang melihat itupun langsung berlari diikuti the girls. Tak ada yang berani memisahkan karena semua guru dan panitia tengah beristirahat.

"Kenapa gak dipisahin" Kesal kenzie pada the alaskar.

"Bukan gitu zie.. Bahaya deketin nathan kalo lagi marah gini" Jawab Farel. Memang benar hal yang paling nathan benci adalah orang yang berkhianat dan mengganggu apa yang sedang ia lakukan.

"Trus mau nunggu anak orang mati?! " Tanpa pikir panjang kenzie pun perlahan mendekati nathan, memegang lengan kokoh cowo itu yang terlihat sedikit berdarah membuatnya berhenti memukuli malvin.

"Udah nath" Tenang gadis itu, sebenarnya ia juga takut mendekati nathan saat keadaan cowo itu sedang seperti ini terbukti dari lengannya yang begitu gemetar saat memegang lengan nathan.

"Kenapa lo berenti? Ayo pukulin gue lagi jangan bilang karena cewe bekas gue itu lo jadi cemen" Ucap malvin disertai kekehan menyebalkannya.

"brengsek!!!!!" Umpat nya, namun saat hendak melayangkan kembali pukulan kenzie dengan refleks memeluk cowo itu untuk membuatnya sedikit tenang.

"Udah nath" .suaranya gemetar disertai isakan kecil masih dalam pelukan cowo itu, nathan yang menyadari kenzie sedang ketakutan pun langsung menarik gadis itu keluar dari kerumunan.

"Heh mau kemana lo brengsek" Teriak malvin namun dihiraukan nathan.

"Bacot mending tuh obatin bonyok lo"ejek leon.

" Rasain tuh muka udah jelek nambah jelek lagi"

"Kaya apa ko? " Tanya celo menahan tawanya.

"Kek  daki biawak jhahahahahah"

"Sial gue bakal bales lo semua" Sarkas nya langsung pergi diikuti antek-anteknya.

"Byee awas ntar dimarahin mamah tuh pulang muka pada bonyok"

Dilain tempat tepatnya di rooftop nathan terus memandangi kenzie yang tengah mengobati luka nya. Sudah beberapa kali gadis itu selalu ada untuknya.

"Bandel banget di bilang jangan berantem lagi juga kan jadi bonyok lagi" Omelnya.

"Iya bawel"

"Kamu jelek tau kalo lagi kaya gini"

"Tapi kamu tetep cintakan? " Goda nathan berhasil membuat gadis itu salah tingkah apalagi saat ini jarak mereka hanya beberapa senti saja mengakibatkan detak jantung keduanya seakan tak normal.

"Awwss" Ringis nathan saat dengan sengaja kenzie menekan lebam yang ada di pipinya itu. "Sakit yang... "

"Siapa suruh liatin aku mulu "kesalnya.

" Emang gaboleh liatin calon ibu dari anak-anak aku? "

"Ihhh apaan sih kamu nyebelin tau gak"

"Loh bukanya semua cewe suka yah di gombalin" Tanyanya heran.

"Aku bukan termasuk cewek-cewek itu lagian yang aku butuh itu bukti bukan janji"

"Yaudah yuk" Anaknya menarik lengan gadis itu namun segera di tepis oleh kenzie.

"Kemana? "

"Pelaminan" Jawabnya santai.

"H_hah!! Ngapain? "

"Katanya mau bukti ayo kita nikah hari ini"

"Emang nikah gampang apa"

"Yaudah kamu maunya kapan? ".nathan benar-benar membuat gadis itu melayang di awan bagaimana bisa ia membicarakan hal seperti itu sekarang terlebih hubunganya dengan nathan tak di restui darwin membuat kenzie seperti pesimis.

" Sayang" Panggil nathan membuyarkan lamunan gadis itu.

"H_hah kenapa? " Tanya nya polos membuat nathan gemas saja, ia pun mencubit hidung mungil kenzie membuat si empunya marah.

"Kamu yang kenapa malah bengong gitu"

"Apa sih siapa yang bengong ngaco" Elaknya.ia pun terus mengobati luka pada wajah tampan pria itu dengan teliti sesekali kenzie meniupnya agar alkohol dan obat merah itu cepat mengering.

Kuatkan hati nathan ya Allah  batin pria itu.

Sehabis pulang dari turnamen alaskar memutuskan untuk pergi ke markas inti, tentu saja sesudah nathan mengantar gadisnya itu pulang.

"Gue khawatir nath" Ujar Farel ketika mereka tengah duduk di sofa empuk di markas itu. Nathan hanya menaikan sebelah alisnya menandakan ia bertanya.

" Si malvin bakal bales kita apalagi sekarang dimas udah gabung sama mereka dan itu yang bikin gue khawatir"

"Gaada yang perlu di khawatirin" Jawabnya dengan tetap menyeruput milk shake strowberry milik nya. "Gue serahin starnus sama lo ko" Tunjuk nya pada pria yang tengah menikmati sepiring mie ayam itu.

"Apaan dah pada liatin gue"ujarnya saat semua orang menatap kearahnya.

" Gue serahin starnus sama lo" Ucap nathan  sekali lagi membuat iko tersedak hingga hidungnya mengeluarkan cairan hijau kental disana.

"Anjing jorok banget setan tu ingus ampe nyampur sama mie" Teriak celo jijik.

"Anjir kelakuan lo ko, udah kaya gelandangan pasar gembrong aja" Timpal leon.

"Berisik, lagian gue kaget bego si nathan ngomong kaya gitu"

"Kenapa juga si nath lu nyerahin tugas kek gini sama si ulet bulu" Protes leon tak Terima. Masalahnya dalam berperang pun pria itu masih berlindung di punggung Daniel apalagi sekarang ia melawan starnus sendiri.

"Yeeeee sirrrik aja lu oncom, itu berarti si nathan lebih percaya sama gue dibanding kalian" Pedenya.

"Lo serius nath mau nyerahin ini ke si iko? " Tanya Farel sekali lagi.

"Hmm dan soal dimas biar gue yang urus"

" Emm nath" Suara celo memusatkan perhatian mereka.

"Gue mau jujur sama lo, tapi janji lo jangan marah"ujarnya  hati-hati. " Sebenernya kemaren malem gue liat cewek lo dianterin si dimas pulang dan gue takut itu jadi taktik dia buat ngalahin lo".

Rahang cowo itu mengeras, Tiba-tiba dadanya terasa sesak mendengar itu. Kenapa kenzie tidak bilang jika yang mengantarnya itu dimas, sahabat sekaligus musuh abadinya.

"Kenapa lo gak anterin dia? " Sarkas nya membuat celo bahkan yang lain merinding.

"Sans nath gue yakin ini cuma salah paham" Lerai Farel.

"Brengsek" Umpat nya langsung pergi keluar diikuti alaskar dibelakangnya, mereka tau pasti nathan akan mengahajar dimas habis-habisan terlebih karena sudah berani mendekati kekasih pria itu.

nathan turun dari motor kesayangannya lalu berjalan masuk mengabaikan teriakan sebagian anggota starnus yang kebetulan tengah berjaga di luar markas. jujur saja melihat kedatangan nathan yang secara tiba-tiba di sana membuat mereka cukup terkejut terlebih ada anggota the alaskar yang ikut membuntuti ketua mereka. dengan langkah panjangnya nathan segera menaiki tangga menuju lantai dua dimana ruangan milik pengurus penting geng tersebut berada.

sedangkan di belakang, the alaskar mencoba menyingkirkan para anak buah malvin yang mencoba menghalangi jalan mereka hingga membuat teriakan dan suara dentuman keras mulai terdengar.

"oh kita kedatangan tamu tak di undang rupanya" ucap malvin membuat dimas yang tengah sibuk dengan permainan kartunya lantas mendongak untuk melihat siapa yang tengah di bicarakan oleh malvin "Nathan... ck udah lama juga lu gak kesini? kenapa kangen sama gua?!! " kekeh malvin namun nathan masih tak bergeming sama sekali dengan pandangan yang menusuk tajam sosok lelaki di depannya.

"kalo lu kesini karena kenzie mending pergi! "

"gausah deketin cewe gua!!! "

"wih wih jadi ini masalah kenzie hah?!! lu berdua beneran udah dibuat gila sama tuh cewe"

"apa maksud lu?!! " sarkas nathan dan dimas secara berbarengan mendengar omongan malvin tadi.

"kenapa lu semarah ini nath? gua cuma nolongin dia kemaren!! apa lu masih takut kalo milik lu bakal gua rebut untuk kedua kali?!! "

Bugh

Bugh

Bugh

Dimas yang mendapat pukulan bertubi-tubi itu langsung melawan dengan memukul kembali perut nathan dengan keras.

"Apa  maksud lo deketin cewe gua? " Ucapnya dengan penekanan di setiap katanya menandakan ia benar-benar marah saat ini.

"Ohh itu cewe lo, tapi bukan istri lo kan? "

"Anjing"

Bugh

Bugh

Bugh

"jangan bikin ribut di markas gua nathan!!!! " teriak malvin lalu membantu dimas untuk menjauh sedikit dari genggaman nathan.

"Nath stop tenangin diri lo" ucap pria itu yang Tiba-tiba datang bersama the alaskar namun tak digubris pria itu, dengan brutal ia terus melayangkan pukulan pada dimas.

"Lo semakin brutal aja nath harusnya om darwin gak nyekolahin lo di Amerika" .

"Bacot".nathan pun menendang perut dimas hingga pria itu tersungkur ke tanah.

" gua kaya gini karena gua gamau milik gua kembali di kotorin sama lu"

"maksud lo apa?!! masih ngira kalo dulu emang gua yang udah lecehin si cinta?!! "

"masih mau ngelak? lu yang ada di kejadian dan masih aja mau ngelak kalo lu udah lakuin hal gak senonoh sama dia?? "

"asal lu tau, gua emang gak bener tapi bukan berarti gua demen mainin cewe"

"maksud lu berdua apaan sih? pake bawa-bawa si cinta emang dia kenapa hah?!! " tanya leon yang masih tak paham "duhh udah deh gais jangan gegara kaya gini kita bonyok-bonyokan mending kita nongkrong di kafe yang baru di buka di sentul.. disana makanannya enak ada bakso lobster, cheese burger ad____"

"diem kampret!! lu kira sekarang kita lagi reunian disini?" sinis celo membuat iko bungkam.

suasana menjadi sangat panas tatkala dua orang paling di segani di masing-masing geng tersebut berada dalam ruangan yang sama. Farel dan the alaskar terus mengawasi nathan mencoba mencegah jika amarah pria itu kembali memuncak, begitupun dengan malvin yang tengah menenangkan dimas. dendam dan ingatan masa lalu yang pahit memang sangat sulit untuk bisa terhapus membuat siapapun akan kembali mengingatnya sekalipun ia sudah berusaha melupakan itu semua. begitupun dengan nathan dan dimas, persahabatan yang sudah mereka bangun sedari kecil harus hancur bertubi-tubi karena masalah yang masih belum terbukti kebenarannya.

"stop deketin cewe gua !! "

"ck lu pikir gua bakal takut dengan ancaman lu? gaakan nath gua udah terpikat sama cewe lu"

"ubah pikiran lu sebelum gua bener bikin lu nyesel!! " tajamnya menenangkan setiap kalimat yang ia keluarkan "lu budek?! gua bilang gaakan pernah"

bugh

bugh

"stop!!! " teriak seseorang dari arah pintu utama membuat mereka semua mengalihkan perhatian ke arah gadis yang dengan cepat mendekat ke arah dua objek utama disana. Farel dan yang lainnnya masih tidak menyangka dengan kedatangan kenzie yang tiba-tiba begitupun dengan malvin yang hanya mengeluarkan smirk nya saat melihat siapa yang berada disana.

kenzie menatap dua orang di depannya dengan sedikit terkejut. darah yang mengalir di pelipis dan sudut bibir nathan maupun dimas lalu ditambah luka lebam yang memenuhi wajah keduanya sungguh membuat nya sedikit ngilu dan tidak tega. nathan melirik sekilas ke arah kenzie sebelum kembali menatap dimas dengan tajam. begitupun dengan dimas yang masih terpaku dalam untuk menatap seseorang yang sudah membuatnya seperti ini.

"kenapa kaya gini? gabisa nyelesein masalah dengan kepala dingin? "

"hufttt untung dedek emesh dateng kalo engga bisa pada masuk ugd nih berdua" celetuk iko dengan entengnya.

kenzie menarik lengan nathan lembut menuju pintu keluar meninggalkan dimas yang masih menatap mereka dengan mata merahnya seakan sudah benar-benar marah akan semuanya. setelah sampai di parkiran, ia heran kenapa sedari nathan seakan enggan untuk menatap nya bahkan tidak mengeluarkan satu kata pun "nath... " panggilnya pelan namun nathan malah menaiki motornya seakan tidak menghiraukan kenzie yang tengah mengajaknya berusaha. ia memberikan helm nya untuk kenzie pakai karena kebetulan ia sedang tidak membawa helm cadangan lalu menyuruh gadis itu untuk cepat naik.

kenzie hanya bisa mengeratkan pelukannya saat nathan terus berkendara dengan kecepatan yang sangat tinggi hingga membuatnya pusing, entah apa yang terjadi saat ini yang jelas kenzie masih tak mengerti dengan sikap pria itu. beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai di kediaman keluarga agatha membuat kenzie langsung menarik lengan nathan ke dalam rumahnya berniat untuk mengobati lebih dulu luka-lukanya.

"awwsss" ringis nathan saat kenzie membersihkan darah kering yang menempel di pelipisnya. ia menatap gadis di depannya lekat masih dengan perasaan kecewanya karena kebohongan yang telah kenzie lakukan dan menutupi semua kejadian di malam itu darinya. kenzie yang sadar akan tatapan nathan pun ikut menatap pria itu, tangannya terulur mengelus rahang tegas milik nathan namun pria itu segera memalingkan wajahnya membuat kening kenzie berkerut.

"aku ngelakuin kesalahan? hmm? " tanyanya masih dengan suara yang sangat lembut ditelinga nathan.

"aku minta maaf dan bakal jelasin kalo emang aku ada salah sayang" ucapnya sekali lagi dan hal itu cukup membuat perhatian nathan tertarik "jelasin soal malem itu"

"malem yang mana? "

"ck masih pura-pura gatau" sinis nya lalu mulai beranjak meninggalkan kenzie yang masih mematung mendengar perkataan nathan. ia memang masih bingung tentang kesalahan apa yang sudah ia perbuat hingga membuat nathan dan dimas bertengkar hebat.

Nathan berdiri di luar balkon, menghirup udara malam hari yang sedikit melegakan hati, sebetulnya ia sangat rindu pada kenzie namun rasa kecewanya selalu menghantui menghasut nya agar tetap mendiamkan gadis itu.

"Argghh" Erang nya. Kenapa dimas harus mengincar kenzie? dan ia masih belum mengetahui maksud sebenarnya dari apa yang dikatakan dimas tadi? apa benar pria itu mencintai kenzie dan bukan karena dendamnya pada nathan??

Dengan hati yang tak karuan ia memilih untuk menutup matanya berharap semua yang terjadi hari ini akan mendapat jalan keluar.

Seperti biasa pagi ini kenzie terpaksa berangkat bersama supir pribadinya karena nathan tak kunjung menjemput. Entah apa yang telah ia lakukan sampai membuat nathan membiarkannya.

"Zie" Teriak lisa namun diabaikan oleh gadis itu

"Astaga muka lo pucet banget zie, lo udah sarapan? ". Gadis itupun hanya menggeleng sebagai jawaban. " Lo gimana sih udah tau mau skola kenapa gak sarapan, ayo" Ajak lisa menarik lengan kenzie menuju kantin namun segera di tepis olehnya.

"Gue mau ke kelas" Ucapnya membuat lisa menoleh.

"Lo udah gila? Lo sakit zie"

"Gue gapapa" Jawabnya. Dengan terpaksa lisa pun  menuruti permintaan kenzie untuk segera ke kelas.

Kriing

suasana kantin sangat riun seperti biasanya tatkala para most handsome menginjakkan kaki disana. sudah menjadi hal yang biasa bagi nathan menerima pujian dari para siswi bahkan ada saja siswa yang selalu terpana melihat wajah dewa nathan. kemampuan akademik maupun non akademik sudah dikantongi sempurna oleh nathan hingga wajar saja jika mereka semua sangat tergila-gila pada pria satu itu. namun siang ini ada yang tidak beres dengan nathan, karena wajah tampannya terdapat banyak luka dan lebam namun hal itu justru menambah kesan cool bagi nya.

kenzie menoleh kearah pintu kelas 12 saat mendengar suara teriakan riuh, dan seperti dugaannya the alaskar lah yang datang. lisa dan stella yang melihat ada yang tidak beres dari kenzie maupun nathan yang terlihat saling diam dan tidak saling sapa seperti biasanya hanya diam karena ia pun masih tidak tau apa yang terjadi.

" Nath lo gak nyamperin kenzie? " Tanya celo saat melihat nathan yang hanya diam menatap gadisnya yang tengah tertunduk lesu di meja sebrang nya.

"Lo harus dengerin semua penjelasan kenzie, lagian dia itu cewe yang baik dan gapernah macem-macem" Saran Farel.

"Lo samperin dia nath" Ucap daniel membuat nathan menoleh. "Gue kesana tapi bukan karena gue nurut sama kalian" Sarkas nya langsung pergi menuju meja the girls.

"Yah si anak kuya lagi galau yah" Ejek iko setelah nathan pergi. "Heh bacot lo jaga kalo dia denger lo bisa jadi daging cincang malem ini" Goda celo namun ditanggapi serius oleh nya.

"Anying emang si nathan tukang daging apa pake bisa cincang orang segala"

"Serah lu dah kolor iko" Ucap Farel.

"Kolor ijo bego" Koreksi leon membuat pria  itu kesal

1
Yani Jambi
ya kalau kenzi ninggalin nathan percuma donk perjuangan cinta mereka. aq mau kenzi sm nathan berjuang sampai akhir hayat😅😅😅
Safinahtun Ambyah
.
Hera Dita
egois.. Natan.
istri setia di rumah, kamu sok perhatian ma perempuan Laen...
giliran istri di perhatiin ma cowok Laen kamu marah...
Hera Dita
tetep aja cinta kalah ma status...
tetep aja Kezia bakal ada di posisi pelakor...
karna status itu lebih resmi dan jelas, dari pada perasaan yg bisa berubah...
Hera Dita
rasanya pengen ku racun aja tuh si tua Edwin.
Hera Dita
kira2 dosa GX klo do'ain bapaknya cepet mati...
Hera Dita
kok kayanya Natan sama Aaron di adu domba gitu ya ma ayah nya. aneh aja....
ayahnya mau anaknya damai... ya jelas GX akan bisalah... pasti GX adil buat Aaron nya...
Attyn Lede
gueh smpe nangis pasa baca😢
Attyn Lede
guh lebih milih mantan dan kenzie bersatu kak🙏😁
Yeni Yeni
kok langsung tamat aja Thor masalah si cinta sama juna belum jelas thor, kelar kan dlu thor bru tamat
Nuruel Arifien
aku jdi sebel sama nathan, masih deket aja sama cinta walopun dh jdi mantan tpi inget dong ada istri masa digandeng cinta mau aja pdahal kenzie liat.. marah kan nathan kenzie jln sama dimas nah lo jln tiap hari ma cinta ga mikir apa perasaan kenzie gimana klo tau, lama2 mls sma nathan ga peka
Tri Yudhiwati
lanjutkan
Yeni Yeni
semangat thoooooorrrrrrrr.........
di tunggu kelanjutan nya
Natasya Aguero Gellu
next ka
Yeni Yeni
lanjut thor
✧*。N ✧*。
lnjt thorr
sksksk
next kk jangan lupa mampir
Cewek tomboy
Something wrong about
sksksk
next kk jangan lupa mampir
Cewek tomboy
Something wrong about us
Yeni Yeni
kenzi dengan nathan jgn dengan yang lain thorrrr
secara mereka sdh lama pacaran, kasian dong nathan dan kenzi nya klu nggak jadi, bsa gila dua2nya
Yeni Yeni
cepat bukak kedok si juna thorrrrrrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!