Seorang wanita Muslim bernama Hannah tak sengaja bertemu dengan idol korea bernama Wobin di bandara, pertemuan itu langsung mencuri hati Wobin, ia terpikat oleh Hannah dan tergerak untuk membantunya keluar dari masalahnya. Wobin, yang ingin menghormati keyakinan Hannah sebagai seorang Muslim, berusaha untuk melindungi dan menjaganya, akankah usaha Wobin untuk melindung Hannah dan membantunya menyelesaikan masalah, mampu meluluhkan hati Hannah?
Informasi Buku:
Setiap halaman berisi 500 kata
Terdiri dari 120 halaman, terbagi dalam 2 bagian cerita
Waktu baca per halaman 3 menit
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Page Number 25 - Perusahaan Musik Suho
Benar saja suho keluar dengan memberikan banyak makanan seperti ayam, ikan, susu, telur, sayuran, buah dan roti gandum
"Ikannya belum digoreng, ini ada minyak buat goreng ikan sama ayamnya, wajannya baru jadi gausah khawatir sama kebersihannya belum terkontaminasi yang haram" ucap suho sambil tersenyum denganku dan memberikan bahan makanannya untukku
"Makasih ya, btw ayamnya ambil lagi klo gak di sembelih pake bismillah gak boleh dimakan haram" ucapku sambil tersenyum dan mengembalikan ayam potong dari suho
"Kalo habis nanti aku belikan lagi" ucapnya, sambil mengambil lagi ayamnya
"Yaudah aku masak dulu sama sekalian aku masakin ikannya ya buat kamu" ucapku
"Iya" jawab suho
Aku bergegas masuk ke kamar untuk memasak agar waktunya tidak cepat habis, aku memasak ikan goreng, telur, mengukus sayur dan memberikan sedikit sambal yang aku bawa dari Jakarta kebetulan masih banyak dan membuat sandwich atau roti lapis, setelah masak aku makan beberapa suapan, dan mencuci piring, aku melihat jam di apartment ternyata sudah berlalu hampir dua jam aku buru buru membawa makanan ke kamar suho dan mengetuk kamarnya aku harap suho tidak terlalu lama menungguku memasak
"Sudah?" tanya suho yang sudah berpakaian rapi
"Uda ini makan dulu, aku masak banyak soalnya" ucapku sambil masuk kamarnya dan menaruh masakanku aku harap suho suka masakanku yang aku masak seadanya
"Sepertinya enak" ujarnya sambil duduk di kursi makan
"Aku keluar dulu ya" ucapku mewanti wanti hal yang tidak di inginkan aku juga takut suho risih aku di kamarnya dan melihatnya makan
"Makanannya terlalu banyak, buka aja pintunya kita makan berdua disini" ucap suho mungkin maksudnya pintunya disuruh dibuka agar aku tidak cemas berdua dengannya di kamarnya
Akhirnya aku menemani suho makan bersama, makanan yang aku buat memang terlalu banyak kalau aku tidak mau sama saja makanannya tidak akan dimakan, jadinya mubazir apalagi aku melihat dapurnya masih banyak makanan seperti ayam goreng, kimchi, acar dll
"Jujur makanan kamu enak" sahut suho
"Bumbunya cuma dari sambel ini" ucapku sambil menunjukkan sambel goreng buatan ibu
"Berarti ini bumbu ajaib karna membuat semua makanan enak" ucap suho sambil melihat sambal buatan ibu
Aku hanya tersenyum dan suho juga tersenyum mengartikan dia sedang bercanda
"Han" ucap suho
"Iya" jawabku
Suho menunjuk bibirnya, aku langsung menyeka bibirku pasti ada sisa makanannya
Setelah makan suho dan aku pergi ke perusahaan menajemen musik tempat suho bekerja, selama di mobil aku hanya diam saja aku tidak tau sesampainya di sana aku melakukan apa, kalau pekerjaanku buruk pasti sangat memalukan, kalau disuruh memilih lebih baik aku menjadi cleaning service tapi ini kesempatanku juga, agar aku tau pekerjaan di dunia entertainment seperti apa, aku juga tidak bisa bekerja ditempat yang aman aman saja selama hidupku, aku harus mencoba pekerjaan baru aku harap sesampainya di sana aku tidak memalukan dan merepotkan suho
Setelah beberapa menit aku dan suho sampai di perusahaan musik suho bekerja, perusahaannya lumayan besar dan bagus
"Kalo mau sesuatu bilang ya" ucap suho, ucapannya langsung menghilangkan kecemasanku
"Iya" ucapku
"Ayo" ajak suho, aku dan suho langsung keluar mobil
Aku dan suho pergi masuk ke perusahaan manajemen musik shinwa aku tau karna aku tiba tiba bisa membaca hangul sebelum nya aku memang belajar bahasa hangul di dalam pesawat sebelum ke korea
"Hey" ucap seorang pria dari belakang
"Good morning" ucap suho
"Morning" sahutnya
Pria itu mulai mengobrol dengan suho menggunakan bahasa korea
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Korban Perasaan