NovelToon NovelToon
Suami Ku Musuh Bebuyutan Ku

Suami Ku Musuh Bebuyutan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: mahealza

papanya elvaro dan zavira pernah sahabatan di waktu SD ,Namun nasib membedakan mereka , papanya elvaro sudah sukses sekarang. sedangkan papanya zavira hanya mempunyai toko bengkel.

keduanya bertemu setelah beberapa tahun menghilang,tapi masih dengan persahabatan yang hangat, terukir janji mereka yang dulu akan menjodohkan anak mereka. mamanya elvaro sangat keberatan menerima nya ,Karna menurutnya tidak setara. begitu juga dengan zavira menolak keras perjodohan ini Karna elvaro adalah musuh bebuyutan nya di sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mahealza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

otw kencan

keduanya terdiam bergelut dengan pikiran masing masing.nafas zavira tampak memburu ,wajah nya merah padam ,kesal marah kecewa sedih semua menjadi satu , sahabat yang selama ini baik ,penyayang ,hampir melukainya hanya perkara 1 pria.

"Hanya karena satu cowok, persahabatan kalian bisa hancur begitu. Cih, alay banget," desis Elvaro sambil memutar bola matanya malas, nada suaranya penuh ejekan. Ia menyandarkan punggung ke tangki motor besarnya, menatap Zavira dengan wajah sok cool.

Zavira yang awalnya hanya diam mendengarkan, akhirnya mengangkat wajahnya. Tatapannya tajam, tak mau kalah. "Bukannya... pertengkaran lo dan Jin juga karena cewek, ya?" tanyanya balik dengan senyum mengejek, menirukan gaya bicara Elvaro. "Jadi sama aja dong, El. Jangan sok suci deh."

Mendengar itu, Elvaro sontak terdiam. Mulutnya terbuka sedikit seolah ingin membantah, tapi kata-kata terasa tercekat di tenggorokan. Pipinya memerah, bukan karena marah, tapi karena rasa malu dan terpojok. Ia benar-benar tidak bisa membalas karena apa yang dikatakan Zavira adalah fakta.

"Eh... itu kan beda!" serunya gagap, berusaha mencari alasan tapi tak kunjungan ketemu.

"Beda apanya?" Zavira semakin menang dalam adu mulut kali ini.

Elvaro menghela napas kasar, merasa kapok diejek habis-habisan oleh gadis di depannya. Tanpa berkata banyak lagi, ia segera naik ke atas motor. Tangannya memutar kunci kontak, dan suara menderum mesin motornya langsung memenuhi udara, memecahkan keheningan yang sempat tercipta.

"Yuk naik! Buruan!" serunya ketus, suaranya sedikit dikeraskan agar terdengar di balik suara mesin.

Ia tidak menunggu Zavira bertanya atau bergerak pelan. Elvaro langsung menarik tangan Zavira dengan lembut tapi tegas, memaksa gadis itu segera naik ke jok belakang.

"Aduh, pelan-pelan dong! Kasar banget sih!" protes Zavira sambil bergegas menaiki motor.

"Udah sana duduk yang bener! Jangan banyak omong, nanti ketahuan anak-anak gue boncengin lo," gertam Elvaro lagi, meski sebenarnya ia hanya ingin segera kabur dari situasi yang membuatnya malu tadi.

Zavira hanya mendengus kesal, namun akhirnya duduk dengan rapi. Begitu ia sudah memegang bagian belakang jok, Elvaro langsung memutar gas dan melaju meninggalkan area parkir kantin dengan cepat.

***

Sesampainya di dalam kamar, Zavira langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa empuk dengan napas panjang. Rasanya lelah sekali, bukan hanya fisik tapi juga pikiran karena adu mulut tadi siang. Matanya terpejam sebentar, menikmati kesunyian kamar.

Tiba-tiba, suara ting... ting... ponselnya berdering beruntun. Zavira malas-malasan meraih HP di atas nakas. Layar menyala, menampilkan nama Jin.

Jantung Zavira seolah berhenti berdetak sesaat. Ia membuka pesan itu dengan tangan sedikit gemetar. Jin mengajaknya jalan malam ini, mengajak makan dan nongkrong. Wajah Zavira langsung memerah, campur aduk antara kaget dan sangat senang. Tapi, senyumnya perlahan pudar. Ia teringat pertengkarannya dengan Nadin tadi.

"Gimana ya? nadin pasti marah kalau tahu gue jalan sama Jin," batinnya resah.

Secara refleks, Zavira menoleh ke arah kasur. Di sana, terlihat Elvaro yang juga sedang rebahan di atas kasurnya sambil asyik menekan-nekan tombol pada handphone-nya, sibuk bermain game seolah tidak terjadi apa-apa.

Waktu menunjukkan pukul delapan malam. Zavira berdiri di depan cermin, memastikan penampilannya sempurna. Malam ini ia ingin terlihat cantik dan memukau untuk Youjin.

Ia mengenakan dress midi warna soft pink yang memiliki potongan sedikit off-shoulder, menampilkan bahunya yang putih mulus. Dress itu terlihat feminin namun tetap elegan. Dipadukan dengan sepatu sneakers putih agar tetap nyaman bergerak. Rambut panjangnya dibiarkan tergerai alami dengan sedikit gelombang, dan ia memakai sedikit makeup natural yang menonjolkan mata indahnya. Tas selempang kecil berwarna silver melengkapi penampilannya.

"Gila... cantik banget gue malam ini," gumamnya sambil tersenyum puas.

Zavira berjalan keluar kamar dengan percaya diri, tapi langkahnya terhenti saat melihat Elvaro yang sedang duduk di ruang tengah menonton TV. Cowok itu menoleh, menatap Zavira dari ujung kaki sampai ke kepala dengan alis terangkat tinggi, wajahnya terlihat heran dan curiga.

"Mau ke mana lo? Dandan segitunya, kayak mau ke pesta pernikahan aja," tanya Elvaro sinis, matanya menyipit menatap dress yang dipakai Zavira.

Zavira deg-degan, tapi ia cepat menetralkan wajahnya. "Ehh... itu lho, ada kumpul-kumpul, party ulang tahun teman. Biasa aja kali," jawabnya berbohong dengan nada santai, meski jantungnya berdegup kencang.

"Party teman ya?" Elvaro berdiri, mendekat sedikit dan menatap tajam ke mata Zavira seolah ingin membaca kebohongan itu. Ia tahu betul Zavira tidak pernah dandan serapi ini cuma untuk kumpul teman biasa. Apalagi aura Zavira terlihat berbeda.

"Iya... ya udah gue pergi dulu ya! Bye!" Zavira langsung berbalik badan cepat sebelum ketahuan.

Elvaro hanya mendengus kasar, menyandarkan punggungnya kembali ke sofa. "Halah, bohong banget. Gue tahu lo mau ketemu siapa," gerutunya pelan.

Sebenarnya Elvaro tidak percaya sedikitpun dengan alasan itu. Ia yakin Zavira mau menemui Jin. Tapi, ia menghela napas pasrah. "Yaudahlah, bodo amat. Urusan lo sendiri," batinnya mencoba cuek, meski ada rasa tak nyaman di hatinya. Ia membiarkan Zavira pergi.

1
Ivy
lanjut thor 👍💪💪💪💪
olyv
sudah aku vote ya thor .... semangat up nya
Ivy
nexxxxtttt 👍👍
Nessa
hukuman apa nih…🤭 lanjut thor
mahealza: boleh
total 1 replies
Ivy
lanjut thor 💪💪💪
olyv
hhmm istri orang weh jangan jadi pembinor ya youjin 😄
Nessa
maksih thor udah up nya bejibun 🤗
di tunggu up berikutnya 🙏🏼
mahealza: semoga selalu suka
total 1 replies
Nessa
eh apaan ini, pembaca juga ikut shock dengan aksi nekat zavira 🤭
Wkwkwkwk 😁
Nessa
harusnya jujur tentang perasaanmu vira pd youjin
Nessa
apa youjin akan menembak zavira jadi pacar anjaayyyy 🤭
rara
up
Nessa
suka ceritanya lanjut donk thor
mahealza: makasih 🤭 .sorry jarang up
total 1 replies
Fadhil Ahmad
Alur cerita bagus tdk berbelit
Fadhil Ahmad
Cemangat othor...💪💪💪next
mahealza: cemangat juga bacanya
total 1 replies
olyv
awal yang seru n menarik 👍👍
mahealza: makasih kakak
total 2 replies
Nessa
lanjut thor 👍🏻👍🏻
mahealza: oke kak
total 2 replies
Nessa
el g ingat kejadian semalam y wkwk🤭
Nessa
ngak mungkin elvaro pelaku pelecehan itu.. takut bgt el udah bucin parah tapi endingny vira pergi tingalin el
mahealza: semoga jangan😲
total 1 replies
Nessa
huh 😥
Nessa
aura cemburu el kuat bgt 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!