NovelToon NovelToon
Teluh ( Pelet Mati )

Teluh ( Pelet Mati )

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Katanya sakit hati seseorang itu adalah ketika dia diam dan pergi tanpa banyak bicara. Itu yang di lakukan Anjas, dia sakit hati pada istrinya yang selingkuh, tapi bukan pergi untuk menata hati yang hancur, dia justru pergi ke dukun untuk membalas sakit hati.
"Saya ingin dia mati Mbah"
"Ada penyiksaan yang lebih mematikan dari kematian"
"Apa itu Mbah?"
"Rasa cinta yang tak berbalas"
"Bagaimana saya melakukannya?"
"Teluh... Pelet mati"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak bisa menghindar

"Aku akan lihat bagaimana kamu bisa menyerangku nenek tua, kamu bahkan tidak punya senjata" ucap Khal

‎"Hihihi... kamu tidak tahu siapa aku, aku adalah perwujudan ilmu dari ratu Kinasih sendiri, sesuatu yang tidak akan pernah kamu duga" jawab Martini

‎Mereka berdiri di dalam kelas yang masih kosong itu dengan saling berhadapan, Aisyah masih pingsan dan itu di sadari seorang guru yang melihatnya dari arah luar, bahkan Adisti yang akan mengambil air minum miliknya juga ikut panik setelah melihat Aisyah di gendong beberapa guru perempuan keluar dari dalam kelasnya.

‎"Sekarang tidak ada lagi yang akan membuatku menahan serangan ku, bersiaplah Khal, kamu akan musnah kalau kamu terus mengganggu tuanku!" ucap Martini

‎"Aaaaaaaaa!"

‎Suara Khal begitu menggema di dalam kelas itu, bahkan beberapa orang yang ada di luar biasa mendengarnya dan membuat semua orang lari ketakutan, tak hanya para orang tua, tapi anak anak juga mendengarnya dan mereka bersembunyi di ruang guru karena ketakutan.

‎Khal menyerang lebih dulu, dia menebaskan pedangnya ke arah Martini, pedang karatan itu terlihat sudah tak bisa di gunakan lagi, tapi setelah di ayunkan pedang itu tiba tiba saja menjadi berkilau kembali.

‎Martini juga tak kalah cepat dia terus menghindari serangan Khal dan menarik beberapa helai rambutnya untuk di jadikan senjata. rambut yang di tarik Martini secara tiba tiba berubah menjadi sebuah cambuk, cambuk panjang yang mengeluarkan api dan itu cukup membuat Khal kewalahan, dia mencoba menyerang lagi tapi pedangnya terus di tangkis cambuk api milik Martini.

‎"Cambuk ini... " gumam Khal saat dia terjatuh karena di tendang Rukmini.

‎"Cambuk api Alkhatiri, cambuk milik Zaid Abdullah Alkhatiri yang sekarang menjadi milik dari Buto ijo bernama Kalandra, aku meminjam ini darinya beberapa hari yang lalu untuk mendisiplinkan para budak ratu Kinasih" jawab Martini menyeringai dengan gigi hitamnya

‎"Bagaimana cambuk manusia Soleh itu bisa di miliki Buto ijo yang begitu kejam!"

‎"Buto ijo itu adalah khodam dari Zaid sendiri, tapi kamu tidak perlu tahu, cukup tahu kalau cambuk ini masih ada dan siap membakar tubuhmu" jawab Martini

‎Ctas. Ctas.

‎Martini terus mengayunkan cambuk itu, api yang ada di tali cambuk itu juga terus berkobar meskipun Martini mengayunkan cambuk nya dengan begitu cepat, tidak padam, justru terus membesar.

‎"Aakkhhh!" teriak Khal kembali menggema di sekolah TK itu membuat semua orang semakin ketakutan, bahkan sebagian orang tua sudah membawa anak mereka untuk pulang, tak terkecuali Anjas yang di telepon pihak sekolah dan mengatakan kalau Aisyah pingsan.

‎Anjas yang bahkan belum sampai ke kantornya langsung putar balik dan dia meminta supirnya untuk kembali ke sekolah TK Adisti.

‎"Hihihi... sakit kan? perih kan? hihihi" senang Martini terus mengayunkan cambuk itu yang berhasil mengenai perut Khal

‎"Aku masih belum kalah Martini, kamu curang karena menggunakan senjata orang lain" ucap Khal

‎"Kamu juga curang karena terus menggunakan pedang milikmu untuk melukaiku" balas Martini

"Aku harus pergi, cambuk itu bukan tandinganku, bahkan usia cambuk itu lebih tua dariku karena merupakan cambuk keluarga Alkhatiri dari sejak turun temurun" batin Khal

"Tidak akan bisa Khal, kamu tidak bisa pergi dan kabur, karena hanya seorang pecundang yang kabur dari pertarungan" ucap Martini.

Martini sekarang memegang kendali, dia terus menyerang khal yang sudah mulai melambat dan kesempatan itu di gunakan Martini untuk mengambil pedang milik Khal, karena dalam pedang itulah Khal tinggal.

"Menyerah saja Khal, kamu tidak akan bisa melawan kesaktian ratu Kinasih! Hihihi" ledek Martini

"Baiklah, aku menyerah, kamu bisa membawaku ke alam Kinasih kalau kamu mau" ucap Khal

"Kamu pikir aku bodoh, aku tahu rencana busukmu Khal, kamu ingin agar aku membawamu ke tempat Lilis kan? Cih... tidak akan pernah!" bentak Martini meludah ke arah Khal tapi berhasil di hindari jin itu.

"Aku tidak bisa kabur, tapi aku juga sudah tak mungkin melawan karena lukaku cukup parah, Kunto, baca mantra penarik!" ucap Khal dan Martini mulai bersiap mengikat Khal agar dia tidak di bawa mantra itu karena pertarungan mereka belum selesai.

Dhuar. Dhuar.

Sebuah ledakan terdengar dari atas atap sekolah itu, ternyata Kunto mengirimkan beberapa jin miliknya untuk menolong Khal, bahkan para jin itu sengaja di kirim untuk melawan Martini.

"Nek..."

"Pergilah nak, bawa istri kamu pergi dari sini, di sini sedang tidak aman untuk kalian" ucap Martini karena Anjas berniat menolongnya tapi di tolak Martini.

"Kalau ada apa apa, segera panggil Anjas" ucap Anjas menatap tajam sosok Khal

"Sial, jadi selama ini aku salah, Anjas adalah orang yang berilmu, ilmu putih miliknya begitu halus sampai sampai aku tidak bisa melihatnya, tapi sekarang aku sudah tahu semuanya, dan kami akan membalas kalian nanti" ungkap khal

"Silahkan kalau kamu masih bisa keluar dari sini" ejek Martini

Mereka kembali bertarung dengan Khal yang beberapa kali terkena pukulan dan juga sabetan dari cambuk Martini, tubuhnya sudah di penuhi darah dan juga semakin lemah, dan Martini tidak menyiapkan nyiakan kesempatannya itu, dia kembali mengayunkan cambuk nya ke arah pedang khal hingga pedang itu berhasil dia rebut, tapi beberapa menit kemudian Khal berhasil merebut kembali pedang itu dengan cara cengkraman cambuk Martini meskipun tangannya harus merasa kepanasan karena terkena api.

Blash.

Khal menghilang dan Martini yakin kalau itu adalah ulah Kunto yang sudah selesai membacakan mantra penarik supaya Khal aman.

"Anakku sudah ketahuan, aku harus mengingatkan dia untuk waspada" gumam Martini

××××××××

Di rumah sakit.

"Ais kamu tidak apa apa?" tanya Anjas khawatir

"Mas, aku tadi melihat sesuatu di kelas, dia bilang mana Lilis, aku bilang tidak tahu" jawab Aisyah masih terlihat linglung

"Mungkin itu adalah jin suruhan ayah angkatnya Lilis, dia seorang dukun, kamu jangan khawatir, semuanya sudah selesai, dia tidak akan menganggu kamu lagi" bujuk Anjas

"Mama, mama sudah bangun?" senang Adisti berlari ke arah Aisyah karena dia baru dari toilet.

"Iya sayang, kamu tidak apa-apa?" tanya Aisyah

"Iya ma, sekolah di pulangkan kalena ada suala hantu" jawab Adisti

"Suara hantu?" tanya Aisyah

"Iya ma, sualanya besal sekali dan kami ketakutan, jadi ibu gulu lain minta kami pulang" jawab Adisti

"Tadi Bu Zalisha telepon dan mengatakan kalau kamu pingsan, saat sampai ternyata semua murid sudah di pulangkan" jawab Anjas karena Aisyah menatapnya penuh tanda tanya.

"Pasti suara makhluk itu, dia menyeramkan mas, kulitnya merah semua" ungkap Aisyah memeluk Anjas

"Ada aku, aku tidak akan membiarkan kamu mengalami ini lagi" bujuk Anjas

1
Fitriputri
yuna jdi penghianat
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
Arfan Abdillah
cerita nya selalu bagus
aku suka cerita2 nya
sayang banget cerita bagus begini yang baca sedikit
Nur Hasanah
luar bisa bagus banget cerita nya ❤❤❤
Leni Nuraeni
ceritanya sangat bagus
Leni Nuraeni
buat cerita lagi dong thor yg bersangkutan dengan keluarga besar bintang dan kawan",,, sukses selalu thor,semngaattt💪
Leni Nuraeni: ok siap kk
total 2 replies
Leni Nuraeni
akhirnya juno dpt tambatan hatinya,smg samawa juno
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
yaaa tamat,,, ada lagi ga thor klnjutnnya msih rindu ini m Sahara 🤭🤭
neni nuraeni: ya thor udah mmpir... seru ih ceritanya.. 😁😁sukses sllu ya thor🤗🤗
total 2 replies
Seroja
seru
Siti Afsoh
disambung LG ke karya barumu autor sahara harus tetap ada💪😍 mksh.
Ridwan01: terima kasih kembali kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
terimakasih Thor udah namatin cerita ini .semoga segera louncing cerita baru lagi .yg pastinya lebih seru dari cerita sebelumnya
Ridwan01: siap kak, terima kasih kembali dukungannya 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
udah tamat yah, tunggu karya barunya thor
Ridwan01: Ashiap kak terima kasih sudah mendukung karya ini 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
mga ja dengan hancurnya kitab itu maka ilmu yg lilis pelajari turut ilang
Ridwan01: aamiin terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
akhirnyaaaa
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
dhuarr ,hancur sudah kita itu .ga ada yang bisa belajar ilmu santet lagi .tinggal nunggu Lilis end the geng musnah
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Hengki dan anaknya slmt smpai rmh Anjas,,, aduuh deg... deg... ser
neni nuraeni: sama sama....
total 2 replies
Nurr Tika
sahara muncul lgi,, yee kangen sama sahara
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
Hamka cuma tidak tau warna pelangi atau warna balon aja Anjas .kalau warna kehidupan atau aura kehidupan dia tau 😁😁😁😁
Ridwan01: Hamka memang buta warna makanya dia tidak punya ekspresi kak, tapi setiap dia bahagia, dia akan melihat satu warna dan sekarang Hamka tidak buta warna lagi.
total 1 replies
neni nuraeni
iih lnjut atuh thorr seruu ie tehhh
neni nuraeni: 🤭🤭 ok saya tunggu,,, ap udah up ya soalnya baru megang hp hehee
total 2 replies
Sri rahayu
ada yg penasaran nih 😁😁😁
Ridwan01: iya kak🤭🙏
total 1 replies
Nurr Tika
tukan ingkar janji hamka
Ridwan01: Hamka memang malas bicara aslinya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!