NovelToon NovelToon
Kakak Itu Jodohku

Kakak Itu Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pajar Wati

"Saya berharap dimasa depan nanti kita akan berjumpa lagi, tapi tidak sebagai teman. melainkan sebagai pasangan yang sudah terikat secara Agama mau pun Negara. Saya akan menjadi seorang Ayah, sedangkan kamu menjadi seorang Ibu bagi anak-anakku kelak." Itulah kata-kata yang diucapkan oleh seorang siswa laki-laki kepada Yuri saat kelulusan sekolah, akankah mereka berdua bisa dipertemukan kembali dikemudian hari? Lalu siapakah siswa laki-laki itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pajar Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

“Kamu ini lucu banget deh. Saya jadi gemas

sama  kamu.”

“Pak Adi apaan sih!” Jujur saja, aku merasa

risi jika diperlakukan seperti ini olehnya. Aku tidak suka, apalagi di sini

banyak orang penting.

Ali yang melihat sikap Adi terhadap bawahannya

merasa sangat tidak nyaman, apalagi dia melakukan hal itu di depan semua orang.

Ia pun menoleh ke arah bosnya, ia sedikit kaget melihat bosnya menahan amarah,

terlihat dari raut wajahnya. Bahkan tangannya sudah mengepal kuat. Ia tahu

bosnya tidak suka dengan sikap Adi terhadap Yuri. Jangankan bosnya, dirinya

saja tidak suka melihat pemandangan seperti itu.

“Sabar Pak, jangan ke pancing api cemburu,”

ucap Ali pelan sambil memperhatikan sikap Adi.

“Saya enggak cemburu, saya cuma enggak suka

aja sama sikap Adi. Menurut saja itu terlalu berlebihan, saya tidak paham.

Apakah dia sengaja melakukan hal itu agar semua orang tahu, bahwa ia sedang

menjalani hubungan?”

“Kalau dari padangan saya, dia memang sengaja

melakukan hal itu. Tapi menurut saya hal seperti itu tidak tepat.” Alex

menghela napasnya. Ia sudah tidak tahan melihat sikap Adi, ia pun mencebikkan

bibirnya.

“Cih!”

Akhirnya jam makan siang telah usai, sebagian

orang sudah kembali ke tempat kerjanya, tinggal lah aku, pak Adi, Ali dan kak

Alex di sini.

“Pak Alex, saya mau mengucapkan banyak terima

kasih. Semoga kedepannya semua lancar tidak ada hambatan sama sekali menjelang

hari H nanti.”

“Sama-sama, semoga acara kita nanti bisa

lancar sesuai rencana.”

“Kalau begitu saya pamit.”

“Pak Adi! Tunggu dulu,” ucap Alex menahan

langkah Adi begitu juga dengan diriku.

“Maaf, bisakah saya berbicara dengan bawahan

Pak Adi.”

“Maksud Pak Alex, Yuri?”

“Iya, saya mau bicara penting sama dia. Kalau

pun lama, biar saya yang antar dia kembali ke tempat kerjanya.”

“Pak Alex serius?”

“Iya, saya menjamin keselamatannya!”  aku semakin bingung dibuatnya, buat apa coba

dia menahanku di sini? Padahal aku ingin kembali ke tempat kerja.Tanpa aba-aba

kak Alex langsung menariku tanganku dan membawaku pergi entah ke mana, dia

meninggalkan Ali dan juga pak Adi  yang

saat ini tengah melongo melihatku ditarik paksa oleh kak Alex.

“Pak Ali, si Yuri mau dibawa ke mana? Kok Pak

Alex kaya maksa gitu ya?” tanya Adi bingung, sedangkan Ali hanya tersenyum lalu

meninggalkan Adi begitu saja.

“Kak! Saya mau dibawa ke mana? Tolong lepas

tangan saya!” ia terus saja menarik tanganku, sampai tanganku merasa sakit. Ia menggenggam

pergelangan tanganku terlalu kuat.

“Kak! Stop dulu, tangan saya sakit.” Sayangnya

ucapanku tidak didengar, ia terus menarikku dan berjalan cepat, padahal aku

sedang memakai sepatu hak yang lumayan tinggi. Ternyata dia membawaku ke

parkiran mobil.

“Ayo, masuk!” perintahnya, aku menggelengkan

kepalaku. Aku tidak mau masuk ke dalam mobil, aku takut.

“Kenapa diam? Ayo masuk!” merasa heran, kenapa

sikap dia jadi berubah begini. Ia terlihat sedang marah.

“Saya mau dibawa ke mana?”

“Ke mana saja, yang penting kamu ikut sama

saya dulu. Kamu tenang aja, setelah ini saya antar kamu kembali ke perusahaan

kamu.” Dengan ragu aku pun masuk ke dalam mobil miliknya, ia menjalankan

mobilnya dengan buru-buru. Saking cepatnya aku sampai berpegangan kuat ke

lenganya. Melihat aku ketakutan, ia merendahkan laju kendaraannya.

“Maaf, kamu jadi takut ya?” ucapnya, aku hanya

mengagukkan kepala. Rasanya nyawaku sudah hampir keluar dari tubuhku. ia pun

melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan sedang.

“Kamu mau bawa saya ke mana?”

“Ke tempat saya.”

“Kita mau ngapain  ke tempat Kakak?” panikku, ini pertama

kalinya aku dibawa pergi oleh laki-laki. Jujur saya, aku sangat takut. Aku

takut dia akan melakukan sesuatu di luar batas.

Selama dalam perjalanan, aku terus diam tanpa

bicara apa pun padanya. Pikiranku sudah dipenuhi hal-hal negatif. Butuh waktu

25 menit untuk sampai tujuan, ternyata ia membawaku ke apartemen. Lagi-lagi

jantungku semakin kencang, untuk apa ia membawaku ke sini.

“Ayo turun,” ucapnya, saat membuka pintu

untukku. Aku masih diam, aku tidak mau keluar dari dalam mobil,  aku takut.

“Kenapa diam? Ayo turun, kita sudah sampai.”

“Sa-saya enggak  mau turun.”

“Kenapa?”

“Saya mau kembali ke tempat kerja, tolong

antar saya. Pekerjaan saya banyak.”

“Nanti saya antar kamu ke tempat kerja, tapi

tolong turun dulu. Ada yang mau saya bicarakan sama kamu, saya tahu kamu pasti

berpikir yang tidak-tidak dengan saya, ‘kan?” Aku langsung kaget saat dia tahu

apa yang aku pikirkan tentang dia.

“Jangan takut, saya janji enggak akan buat

macam-macam sama kamu. Ayo turun.” Karena dia terus memaksa aku untuk turun

dari mobilnya, mau tidak mau aku harus ikuti apa kata dia. Semoga saja dia

tidak berbuat macam-macam, kalau sampai terjadi. Akan aku laporkan dia ke

polisi.

Saat aku memasuki lobi apartemen, semua orang

yang ada di sini melihat ke arah kami berdua. Aku merasa heran dengan tatapan

orang-orang itu, sebenarnya mereka melihat apa sih?

“Cuekin aja, jangan kamu pikirkan tatapan

mereka semua. Bagi saya hal itu sudah biasa,” ucapnya, aku hanya menganggukkan

kepala saja dan melanjutkan perjalanan ke lantai atas.

1
Sri Mulyani Yani
Luar biasa
Sitikhumairoh
tor ini q yg bingung ato gimana sih....tiba2 ude adegan Sandra menyandra
dewi
mkasih ceritany.
Juliai Ani
nyimak dulu
aurel
hai kak yuk mampir juga di lapak aku, siapa tau kakka tertarik, jangan lupa tinggalkan jejak
Owin Kupon
bikin hami kgi thor biar meerka bahgia jngn kecewa mlulu dari pertma smapi terkhit nggk ada kebhagian sm sekalipun thor
Owin Kupon
semngt thor berikan kesalamt pada bai merka biar bhgia thor kasian aku lihtnya
Owin Kupon
udah lma berpisah seharusnya udah melmar dn menika balik bolak trus ceritanya
Yati Maryati
lanjut lagi dong thor ceritanya biar seru
Siti Mutmainnah
good luck
sansan
Yuri yg dicium AQ yg melting...
Natasya
lanjutt thor
Endang Winarsih
akhirnya nikah juga, ceritanya seru..
Endang Winarsih
mampir kak, kelihatannya seru nih
Siti Rejeki
keren
Aqila Azka
pemeran utama cewek ya terlalu munafik..pgang g ble..cium g bole..sok suci x..ceritanya pn muter2 trus g da titik temunya..
Karyati Yati
olh PO
Bundy Tristan
tor ...tolong deh si Yuri suruh Nerima cinta si Alek..lama lama bosen ,,takut saya klw cek jual mahal nanti ujung ujungnya di kerjain laki laki..
Lena Sari
semoga kk
Rika Khoiriyah
lihat cogan, makanya gk konsen🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!