NovelToon NovelToon
Fierce Queen

Fierce Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: deby Widiastuti

kehadiran dosen baru di kampus key, membuat key frustasi. mengutuk, mencaci dosen tersebut menjadi kebiasaannya dan menyantet adalah pilihan terakhir yang sedang key pertimbangkan.


SEASON 2 !!! di gabungkan, baca di sini!!

jangan lupa jadikan favorite, like, comment and vote..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby Widiastuti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Bapak bulan bintang

Memanggil....

Bapak bulan bintang

Memanggil....

Busett siapa sih yang nelpon !!

Brisik uwoyyy

Tangan key meraba-raba kasurnya mencari benda kecil yang terus saja berteriak." Hallo.." suara dari sebrang sana.

" Keysa segera siap- siap , saya sedang di jalan untuk menjemput kamu! “ titahnya.

" Hemm . ." key masih memejammkan matanya.

" Keysa bangun !! Ini udah siang !!"

" Hemm," rasa kantuknya masih sangat kental di matanya yang sulit terbuka.

" KEYSA BANGUN !!! Ini sudah siang !!!" key tersentak kaget.

" Apaan sih pak?? Ini masih jam...” key membuka matanya dan mengarahkan bola matanya pada jam dinding di kamarmnya.

" Jam 8 bapak !!!" cercanya.

" Ya emang jam 8, dan ini udah termasuk siang untuk bangun pagi !!" teriak arka dari seberang sana.

" Saya libur pak!!" key mendengus kesal, melempar bantal ke bawah.

" Terus kalo libur, kamu bisa gitu aja bangun siang?" tanya arka dengan nada sinisnya.

" Ih apaan sih pak, ngegas Mulu pagi- pagi." Ujar key yang mulai mengucek-ngucek matanya.

" Kuping saya panas nih, ga usah teriak- teriak!!!."lanjutnya dengan teriak kesal.

" Loh kamu juga teriak- teriak Keysa!" arka tak mau kalah.

" Buruan bangun!!" Lanjutnya

" Hah? Mau Ngapain sih pak?" Tanya key keras.

" Jemput kamu lah"

" Iya ngapain woy?"

" Kamu ini sama dosen kok woy woy? Tidak sopan Keysa !!" arka terdengar sangat kesal kali ini.

" Iya pak maaf, ya bapak sih. Udah pagi- pagi nelfon , nyuruh- nyuruh pulak.

" Cepetan siapa-siap !"

" Bawel !!" key mematikan panggilan arka dan langsung membanting handponenya ke kasur.

Key menggerutu kesal, di lemparnya selimut yang masih membalut badannya. Dan berjalan ke arah kamar mandi dengan kaki yang terus di hentakan begitu juga bibirnya, tak ada hentinya mengomel.

Gue kan ga ada kelas

Terus nggak ada jadwal ngasdos

Terus di suruh bangun pagi

10 menit kemudian, key keluar dari kamar mandi dengan bandan yang menggigil.

Huahhh kenapa dingin banget tuh si air

Gue beku gini woy

Key segera mencari-cari pakaian yang cocok untuk pergi, sebentar. Key lupa ia akan di bawa kemana oleh arka. Tangannya mulai mencari-cari letak handphone yang ia buang sembarangan di kasurnya. Saat sudah menemukan nya, ia segera membuka kuncinya. Lalu menekan nomer arka.

" Hallo..

" Kamu  suda-"

" Pak kita mau kemana sih??" Tanya tanpa ba-bi-bu.

" Acara seminar."

" Ngapain? Saya nggak ada ikut daftar menjadi peserta di sebuah seminar manapun pak"

" Cepetan keluar "

" Ih di tanya malah sewot aja!!" Kesal key langsung mematikan ponselnya.

Ia memilih tunik berwarna coklat susu dengan celana jeans berwarna putih. Rambutnya ia ikat setengah dengan poni yang menutupi jidatnya.

Ia keluar dari tangga dengan kesal, karena arka terus menerus mengirim pesan padanya.

" Ih bawel banget sih jadi cowok !! Nggak tau apa kalo cewek dandan lama !" Gerutunya sembari berjalan.

" Eh sayang udah keluar.. ini sarapannya .." sapa bunda dengan tangan yang menyodorkan roti isi.

" Nggak usah Bun, si raja singa udah nungguin aku Bun. Bawel banget dia Bun, padahal kan

kakak hari ini libur. Mana masih ngantuk juga.” Keluhnya sembari tetap menerima roti dari bundanya.

Bundanya panik dengan Omelan anak gadisnya itu" hey nggak boleh ngomong gitu, kenapa panggilannya banyak banget sih. Jadi bingung." Sahut bunda mencoba menenangkan anaknya dengan memberikan roti berisi selai coklat.

" Emang dia mah punya banyak julukan Bun, raja setan, raja singa, si dosen killer, bapak bulan bintang, si butek, manusia siluman. terus apalagi ya??" Ucap key sembari menggigit rotinya.

" Hey udah udah, kamu ini. Inget loh ayah pernah bilang apa ke kamu. Nggak boleh ngatain orang." Ucap bunda sembari mengaduk gelas yang berisi kopi.

" Kakak nggak bisa Bun kalo engga ngatain itu manusia, emosi terus bawaannya.." key menguyah makanannya kasar.

" Kakak juga sekarang lagi mikir-mikir, apa key santet aja itu o-" key melangkahkam kakinya sembari mengobrol dengan bundanya. Dan di situ ia melihat penampakan seorang lelaki menatapnya lekat, tajam, menusuk, menghujam dan membuatnya merinding.

Key sontak terbatuk-batuk, roti yang ia kunyah sudah tidak bisa ia tahan untuk tidak keluar. Akhirnya ia melarikan diri ke kamar mandi.

" Ahh maafkan kelakuan anak saya pak dosen, maaf sekali. Mulut dia itu emang nggak bisa diem."  Sahutnya sembari meletakan secangkir kopi di meja depan arka.

" Ah iya Bu, saya sudah sering di katain.." jawabnya sembari nyengir. “ silahkan di minum pak..” sahut bunda lina. Bunda key kembali terhipnotis lagi dengan ketampanan dosen anak gadisnya ini.

" Wih pak arka, datang kapan pak? Nyari key? Biar saya panggilkan..." Sapa aji saat keluar dari kamarnya.

" Key itu emang kebluk pak, harus saya tarik baru bangun" lanjutnya sembari meninggalkan arka yang akan membuka mulutnya. Dan kini bundanya duduk di samping arka dengan tangan yang mengemban wajahnya.

Key masih terbatuk-batuk, ia keluarkan semua roti yang ia makan tadi. Tangannya terus menerus memukul dadanya pelan, tenggorokan terasa ada yang mengganjal.

Uhuk uhuk.

Ya ampun, karma ini mah namanya

Baru juga ngata-ngatain itu orang

Eh udah gini aja nasib gue.

" Eh key lu ngapain?" Tanya aji yang tiba-tiba muncul di balik pintu yang memang tidak ia kunci.

" Bego, pake nanya segala. Lagi tiduran !!"

" Santai sih, itu pak arka nungguin tuh"

" Iya tau!"

" Eh lu kenapa dah? Muka lu pucet gitu." Tanya aji saat melihat raut wajah key yang kini mulai berkeringat

" Abis muntah cuy gue." Key mengelap mulutnya yang basah.

" Ngapa dah? Sakit lu?.” Aji mengangkat tangannya ke dahi key.

" Bukan, kena karma gue." Key mencuci mulutnya lagi.

" Hah? Karma gimana?" aji terheran-heran.

" Tadi gue ngata-ngatain pak arka sambil curhat gitu ke bunda. Terus gue bilang mau nyatet dia eh taunya dia duduk di ruang tengah mana dia natap ke arah gue pula.  Ya gue syok lah, langsung batuk-batuk gini.

Apes bener dah." Ujar key sembari berjalan keluar kamar mandi dan mengambil air di dispenser.

Tawa aji pecah menggelegar , sedangkan key hanya meliriknya sinis. " Sumpah demi apapun, itu karma paling keren !!" Ucapnya di sela-sela tawanya.

" Sumpret lu,

awass..." tangan key yang memegang gelas terhenti. Sedangkan bunda masih saja

terhipnotis dengan ketampanan arka sang dosen.

" Kok bisa ya pak, anak saya itu nggak kesemsem sama bapak? Saya aja nggak mau berpaling loh sama bapak.." sahut bunda di tengah-tengah ke heningan.

Arka Yang sedari tadi di perhatikan bunda key, hanya bisa diam dan pura-pura tidak melihat. Arka merasakan kecanggungan yang cukup kuat di batinnya. Di sisi lain ia merasa senang karena calon mertuanya menyukainya tapi di sisi lain ia merasa tergaganggu dengan tatapan bunda key yang terlalu menyanjungnya.

" Ahh keysa mungkin sudah punya pacar." Jawabnya asal.

" Ah saya nggak akan setuju, kalo sama bapak saya baru setuju. Bapak nikahin key sekarang juga saya setuju pak" sahut bunda dengan penuh semangat. Sedangkan di hadapannya key di buat mati kutu oleh perkataan bundanya.

"Bundaaaaaa" teriak key yang membuat dua manusia di hadapannya terkaget-kaget.

" Aduh kakak, nggak sopan." Ujar bunda yang langsung berdiri.

" Bunda apa-apaan sih ngomongnya gitu. Pake ngeliatin pak arka sampe segitunya. Dia itu bukan Shaw Mendes, biasa aja ngeliatnya.” Kesal key.

" Ih kamu mah matanya gimana sih? Shaw Mendes aja kalah jauh." Jawab bunda sambil menunjuk ke arah arka.

" Au ah Bun, pak ayok pergi." Sahut key yang langsung mencium punggung tangan bundanya.

" Iya"

" Kalian mau kemana? " Tanya aji tiba-tiba.

" Kencan ya?" Lanjut bunda.

" Apaan sih Bun !!" sentak key yang semakin di buat malu oleh keluarganya yang super ajaib.

" Kita mau kemana sih pak? Pagi-pagi begini. Saya tuh masih ngantuk. Liat nih pak mata saya.." tunjuk key ke arah matanya yang masih sayu.

Plakkk

" Kakak, Yang sopan." Buda memukul pantatnya, karena key sedari tadi tidak bisa berbicara dengan halus.

" Ih sakit bunda.” Ujar key sembari mengelus-elus pantatnya..

" Saya mau ajak Keysa ke acara seminar saya Bu, ini acaranya jam 10. " sahut arka sembari pamit dengan mencium punggung tangan bundanya key.

" Oh gitu, yaudah buruan berangkat. Barangkali nanti kejebak macet.” Ujar bunda.

" Iya buk saya permisi." Sahut arka sembari tersenyum.

" Iya hati-hati."

" Ati-ati pak , kalo kakak saya nakal. Buang aja di pinggir jalan" teriak aji saat arka mulai keluar dari pintu utama rumahnya.

" Eh semprul diem lu !!.." teriak key.

Di dalam mobil key hanya sibuk memainkan handphone nya. Ia bahkan tak melirik arka yang sibuk dengan setirnya. Ia hanya tersenyum sendiri dengan kesibukannya.

" Ngapain sih kamu senyam senyum?" tanya arka jengkel melihat tingkah key yang mengabaikannya.

" Kepo!" ujar key acuh.

“ di tanyain bener jawabnya malah gitu, inget keysa itu nggak sopan..” titah arka melirik key.

Key melirik arka sekilas. “ iya iya pak, maaf..”

Setelah sampai di tempat tujuan..

“ kamu duduk paling depan ya, inget perthatiin saya jangan main handpone terus..” titah arka yang mulai beranjak pergi.

“ dih pengen banget ya di perhatiin..” ujar key pelan.

Key duduk di barisan paling depan yang langsung berhadapan denga arka, sorot mata pria itu terus menerus menatapnya. Key di buat salah tingkah dnegan sosot mata arka dan yang lebih buat salah tingkah adalah senyum arka. Manusia yang jarang bersedekah dengan senyuman itu di pagi hari ini dengan tampannya menghipnotis

semua peserta seminar, terutama key. Key bahkan berusaha untuk tidak mengedipkan matanya saat arka mengedipkan satu matanya ke arah key. “ wahh kenapa dia jadi sok kegantengan gini sih??” gerutu key.

“ eh busett ngapa gue jadi deg-degan gini ya..istigfar key istigfar..” batinnya mulai tersadar.

Satu jam acara seminar itu berjalan dengan cukup seru, key di buat fokus oleh arka cukup lama sampai akhirnya di gantikan oleh pembicara kedua. Key berkali-kali menguap karena tak tahan dengan kantuknya. “ akhirnya selesai juga..” gumamnya.

Keadaan di mobil menuju rumah key sama saja, key kembali asik dengan handponenya. Arka yang melirik gadis di sampingnya itu tak mendapat perhatian sedikit pun darinya.

" Kamu lagi chat sama siapa sih? Sampe senyum- senyum gitu?"  tanya arka curiga.

" Ih bapak kepo banget sih!!" sinis key.

" Oh sama si abu-abu itu  ya?" tanya arka cuek. " Hah? Abu-abu? Maksudnya?” key melirik arka dengan bingung.

" Kamu Deket kan sama kakak tingkat kamu yang namanya grey itu?" tanya arka sembari melihat key yang kebingungan.

" Hah kata siapa?" key mulai curigai kawan-kawannya yang bermulut ember.

" Lah itu buktinya, kamu lagi chat sama si abu-abu." Tuduh arka sembari melirik matanya ke arah ponsel yang di genggam key.

" Ih kok abu-abu? Namanya grey pak.” Sanggah key.

" Lah grey kan artinya abu-abu. Abu-abu ya berarti grey." Key di buat pusing dengan kepintaran dosennya ini.

" Serah dah, pusing pala dedek.." sahut key yang kembali akan mengacuhkan arka.

" Kuliah yang bener, pacar-pacaran ngabisin waktu doang !." ceramahnya.

“ siapa yang pacaran sih? Sok tau banget !!” key mulai kembali kesal dengan tingkah arka. padahal baru saja saat seminar key cukup mengagumi pesona arka.

“ itu apaan? Senyum-senyum chatingan sama orang ?” tanya arka melirikan matanya ke arah ponsel yang key genggam.

“ ih ya suka-suka saya dong pak.” Ujar key tak mau kalah.

“ di kasih tau kok ngeyel !!” arka meliriknya sekilas.

“ ih siapa sih yang ngeyel !! bapaknya aja yang sok tau !! terus sekarang kenapa bapak ikut campur sih? Suka-suka saya dong mau chattingan sama siapa? Mau sama afgan kek mau sama justin bieber kek, suka- suka saya pak !!” cerca key kesal karena arka mulai mencampuri kegitananya.

wahai kunti dan kawan-kawannya tolong jangan menyulut api di otak gue..

bisa bahaya !!

“ saya tidak bermaksud mencapuri keysa, saya cuman ngasih nasehat saja. Saya ini kan dosen kamu, saya berhak memberi nasihat..” titah arka tak mau kalah.

“ ya saya tau bapak nasehatin saya, tapi ya nggak usah ikut campur juga kali. Karena bapak itu dosen, alangkah sebaiknya bapak nggak usah ikut campuri masalah pribadi saya dong.” ujar key mencoba untuk bersabar.

“ bisa enggak kamu sehari aja nurut?” tanya arka sinis.

" ih apaan sih !!  Pak, nikah Sanah. Pusing saya ngehadapin bapak yang masih jomblo. Bawaannya ngegas Mulu, marah Mulu, cerewet Mulu, sekarang nambah kepo dan ikut campur pula. Coba kalo bapak udah nikah nih, tuh hati kayanya adem tuh. Dapat belaian, pelukan dan se…” key menggantungkan kalimatnya saat arka meliriknya sinis.

“ noh baru di bilang begitu aja udah sewot, emang bener butuh sentuhan bapak ini !!” cerca key.

“ yaudah tinggal kamu aja yang sentuh saya, ngapain saya harus buru-buru nikah?” cercanya membuat key tergelonjak kaget.

1
Sinok Uul
👍👍👍
Ummy Hasnah
kakkkkk kapan up lagii
Mustika Wati
si rena terus gimana thor , kok key g tNya dulu perihal tunangan arka kmrn y
Iyah Chomel
lanjut thoor
Sartini Dimitri Mah
keluarga key terlalu ketara mengelu elukan Pak arka, padahal juna sama aji Tau arka udah tunangan kesannya tuh mau bikin key jadi pelakor deh
u
haaaaa???? sampai episode 45 gak ada kemajuan hubungan arka sm key muter aja disitu-siti 🤔🤔
widyartini08
bertele2 banget
hitamanis
nangis aku thor
Titi Andriyani Sudarmin
nyesel baca sampai akhir,ujung2nya key ngak SM arka
Nurjannah Inka
yah...endingnya kok melaaz banget 😔
iis
ikut kecewa 😩
Mam Idal Ardiansyah
lanjut donk
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kirain ini endingnya arka sama key akan bersatu kok saya jd kecewa ya endingnya gini🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka dan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
au ah bingung komennya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
maka nya dewasa key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kok jd ilfil ke key ya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nyadarkan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
arka cuekin aja key nya biar ngerti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!