NovelToon NovelToon
Suami Tampanku.

Suami Tampanku.

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: selvi serman

"Menikahlah segera jika ingin menepis dugaan mama kamu, bang!."perkataan sang ayah memenuhi benak dan pikiran Faras. namun, bagaimana ia bisa menikah jika sampai dengan saat ini ia tidak punya kekasih, lebih tepatnya hingga usianya dua puluh enam tahun Faras sama sekali belum pernah menjalin hubungan asmara dengan wanita manapun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Pindah ke Rumah Baru.

Malam harinya di meja makan, Faras menyampaikan niatnya untuk pindah ke rumah barunya bersama sang istri, kepada kedua orang tua serta adiknya.

"Mah....pah...."

"Ada apa, bang?." papa Rasya menatap sejenak ke arah putra sulungnya yang terlihat serius.

"Rencananya minggu depan Abang dan Inara mau pindah ke rumah baru kami, pah... mah..."

Papa Rasya langsung menghela napas lega. Tadinya pria paruh baya yang terlihat masih tampan dan bugar tersebut mengira ada masalah di kantor.

"Di satu sisi sebagai orang tua tentunya papa akan lebih senang jika anak dan menantu papa tinggal bersama kami di sini, tetapi di sisi lain papa juga harus menghargai keputusan Abang jika ingin hidup mandiri bersama istri Abang."

"Benar apa yang dibilang sama papa, sebagai orang tua tentunya mama dan papa lebih senang kalian tetap tinggal di sini, tapi kami juga tidak boleh egois. Jika memang itu sudah menjadi keputusan Abang, mama juga setuju. Tapi jangan lupa, sering-seringlah main ke sini." Mama Thalia berusaha untuk bersikap bijaksana. Sebaik apapun mertua, tetap saja menantu perempuan berhak mendapatkan kebahagiaan dalam Versinya sendiri dari sang suami, termasuk hunian sendiri, bukan begitu?.

"Jadi, kapan rencananya kalian akan pindah ke rumah baru kakak ipar? Jika kalian pindah, kami pasti akan sangat merindukanmu, kakak ipar."

Faras langsung melirik jengah pada Za saat mendengar adiknya itu melontarkan kata-kata dramatis.

Zi mengulum senyum melihat saudara kembarnya nampak mengerucutkan bibirnya saat menyadari lirikan Abang mereka.

"Sudah-sudah, kalian ini. Sebaiknya lanjutkan makannya!." mama Thalia menengahi. mungkin tingkah lucu anak-anaknya yang seperti ini yang akan dirindukannya nanti jika putra sulung dan menantunya itu telah pindah ke rumah baru mereka. Tingkah yang mungkin dianggap kekanak-kanakan namun terlihat hangat.

"Oh iya bang, besok kan Minggu, boleh kan mama mengajak Inara ke acara penggalangan dana yang akan diadakan di hotel XXX??." sambung mama Thalia sebelum memasukkan suapan ke dalam mulutnya.

"Tapi acaranya hanya dihadiri sama kaum perempuan saja kan, mah?." tanya Faras memastikan dan itu berhasil membuat papa Rasya tersenyum tipis mendengarnya. Bagaimana tidak, sikap putra sulungnya itu tidak jauh berbeda dengan dirinya sewaktu muda dulu, posesif.

Inara langsung melirik pada suaminya. jujur, sikap posesif suaminya itu membuat Inara merasa malu dihadapan mertua. Memangnya siapa sih yang akan melirik istri kamu, mas? Lagi pula secantik apa sih istri kamu ini sampai kamu bersikap lebay begitu? Kira-kira seperti itulah arti dari lirikan mata Inara pada Faras.

"Sebenarnya konsepnya memang hanya akan dihadiri oleh kaum ibu-ibu, tapi nggak tau deh kalau ada yang mengajak para suami." balas mama Thalia. "Tapi untuk sebelum-sebelumnya sih jarang ada yang mengajak suami." imbuh mama Thalia.

Faras menghela napas lega. "Silahkan, jika Mama ingin mengajak Inara besok."

*

"Ini semua salah papa. Kalau bukan karena papa yang menikah lagi dengan wanita jal-ang itu, adikku tidak akan menderita seperti ini, Yumi tidak akan sampai mengalami depresi."

Tidak terima dengan perkataan putranya, seorang pria berusia kurang lebih enam puluh tahun namun masih terlihat bugar tersebut melayangkan tamparan ke wajah Putra sulungnya itu. "Plak."

"Jangan kurang ajar Kamu, Gilang! Ini semua tidak ada hubungannya dengan istri papa." pria itu hendak kembali melayangkan tamparan untuk kedua kalinya namun dicegah oleh sang istri.

"Tenangkan diri kamu, mas! Kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada masalah justru akan semakin bertambah, mas."

Gilang menatap sengit pada istri ayahnya tersebut. pembelaan dari sang mama sambung sama sekali tak mampu menyentuh hati Gilang, yang ada kebencian Gilang semakin terpupuk terhadap wanita itu.

"Gilang, mama mohon sekarang kembalilah ke kamar kamu, nak!."

"Jangan sekali-kali menyebutmu dengan sebutan mama, karena kau bukan mama kami! sampai kapanpun di mataku, kau hanya wanita perusak keharmonisan keluarga kami, ingat itu!." lagi-lagi, Gilang menatap sengit pada ibu sambungnya itu, lalu berlalu begitu saja menapaki anak tangga menuju kamarnya.

"Dasar anak kurang ajar!. Asal kamu tahu, papa menikah dengannya karena..."teriak sang ayah dengan penuh amarah.

"Sudah mas... sudah!." ibu sambung Gilang menggelengkan kepala seakan meminta suaminya untuk menghentikan kalimatnya, lalu menuntun suaminya untuk menduduki tubuhnya di sofa.

"Maafkan atas sikap putraku, Kinan." terlihat jelas rasa bersalah di wajah ayahnya Gilang atas sikap Putranya terhadap istrinya itu.

"Tidak perlu minta maaf, mas. mereka tidak tahu apa-apa maka wajar jika Gilang bersikap seperti itu padaku. mas tidak perlu khawatir, nanti aku akan mencoba menemui Yumi!

Semakin besar rasa bersalah dihati ayahnya Gilang ketika istrinya itu justru berbesar hati memaklumi sikap kurang baik putranya.

Merasa situasi sudah mulai tenang, mama Kinan pun naik ke lantai atas menuju kamar Yumi, yang tepat bersebelahan dengan kamar Gilang. dari balik pintu kamar yang tidak tertutup dengan sempurna, mama Kinan dapat melihat kondisi putri sambungnya yang kini tengah duduk bersandar pada headboard ranjang, tatapannya pun terlihat kosong. Sesekali terdengar putri sambungnya itu bergumam. "Aku benci padamu Inara. kau telah merebut Faras dariku.

"Faras??? Inara??? Apa mungkin Faras yang dimaksud Yumi adalah anak dan menantunya jeng Thalia?." sebagai anggota arisan sosialita yang salah satunya beranggotakan mama Thalia, tentu saja saat itu mama Kinan mendapat undangan di hari pernikahan putra temannya itu, dan mama Kinan masih ingat betul dengan nama kedua mempelai yang tertera di lembar undangan, Yakni Faras dan Inara. Mama Kinan terus mencoba membaca situasi yang terjadi, serta percakapan dokter Bayu bersama Gilang yang beberapa kali tak sengaja didengarnya. "Jadi pria yang dicintai Yumi selama ini adalah Faras, anaknya jeng Thalia." Tapi selama ini Gilang justru mengatakan kalimat-kalimat manis dihadapan Yumi, seolah adiknya itu bisa menikah dengan pria pujaan hatinya?? Bukankah mustahil rasanya jika Gilang tidak tahu Faras sudah menikah sedangkan acara pernikahan Faras dan Inara kala itu disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional yang dinaungi oleh Sanjaya Group. perusahaan induk dari SJ group, yang saat ini dipimpin oleh pamannya Faras di ibukota.

"Sedang apa kamu di sini, hah?." Tubuh mama Kinan tersentak kala Gilang sudah berdiri di belakang tubuhnya. mama Kinan sampai memundurkan langkahnya beberapa langkah ke belakang saat Gilang terus mendekat padanya. "Apa kamu sudah puas sekarang? Sudah puas kamu melihat adikku menderita seperti sekarang ini, hah?." bentak Gilang.

Mama Kinan tersenyum, seolah tudingan Gilang terdengar lucu. "Kenapa kamu melimpahkan semua kesalahan ini padaku, Gilang? Bukankah kamu yang lebih bersalah atas kondisi Yumi saat ini. Seandainya sejak awal kamu jujur pada Yumi, jika pria yang dicintainya telah menikah mungkin Yumi tidak akan kembali mengalami kondisi yang sama seperti dulu."

Gilang terdiam. tangannya terkepal erat, tatapan sengitnya tak ketinggalan.

"Jadi, mulai sekarang berhentilah terus-menerus menyalahkan aku! cobalah mulai menyadari kesalahanmu, Gilang!." mama Kinan tak lagi menyebut dirinya dengan sebutan mama karena wanita itu tahu Gilang tidak akan menyukainya.

1
Violet
Yg ga waras bkn Yumi tp Gilang! Andaikata Faras dekatin Yumi yg ada endingnya mlh makin tebal cintanya & menggila obsesinya ke Faras! Org waras aja bisa makin dlm cintanya ke seseorg lah apalg ini yg divonis jiwanya terganggu bisa2 Faras yg dimatiin biar ga ada yg bisa munyain Faras!
Marina Tarigan
kok gilsng kekeh kali menjebloskan cleaning servis sih vilang memang sih kurang hati2 ksrena tempatnya bekerja dihuni orang gila berapa wanita yg mau sakiti gilang margin inara vleanig servis semoga dgn egois mu itu kamu akan menerima balasan seperti yumi otu
Marina Tarigan
lebih baik mati karena dari segala sisi yumi hanya menyusahkan orang2 disekitarnya kesembuhan bahi yumi tdk bisa lagi akibat terlampau banyak situadi yg menggrogoti ulahnua dan akibat perilakunya juga kelewat batas dan semua yg dia sakiti mendpt kebahagiaan semuanys
Marina Tarigan
rupanya ada wanita menghalakan degala cara utk mencspai cita2nua ada korban tap berbalik padanya lebih parah
Marina Tarigan
sebaiknya hamil yumi itu digugurkan kalau hamil dibiarkan bisa berbahaya bagi anak dan yumi karena hilanya ngamuk2 terus
Marina Tarigan
apa boleh buat tak usah disesali mungkin darah anak kembar syah setelah berubah jadi drakula yg membawa malapetaka bagi mereka berdua mudah2an gilang darah daging ayah berubah karen ketulusan hati margin dan ibunya kalau yumi mati di rmh sakit jiwa akhirny karena dia menginginkan sesuatu yg bukan haknya dan sdh menghancurkan orang baik2
Marina Tarigan
wah awalnya kita kira Margin itu jelek gigi tonggos pendek wajah kusam tdk menarik mknya gilang sangat benci padanya rupanya cantik lemah lembut pintar jadinya perbuatan biadap gilang membawa berkah luar biasa bagi margin dan Arga bahagia dan langgeng rmh tgganya kedepan
Marina Tarigan
kalian sepadan Arga Margin orang yg disakiti manusia biadap akan bahagia kedepannya
Marina Tarigan
nantinya pasti ayahnya Arga akan beri tahi Arga kelakuan Mirna di luaran sana sebgi pelavur kls tinggi ug serong ber ganti2 pria masjk hotel pria baik pasangamnya wanita baik2
Marina Tarigan
kehidupanmu dgn Margin nantinys kamu mdpt cinta sejst Arga katena Margin adalaj wanita baik2
Marina Tarigan
salah orang deh gilang mengorban kan 2 orang ke jurang malapetaka kasiham marhin
Marina Tarigan
tapi ada juga anehnya kok Faras dan keluarganya ada dirmh tdk mencari istrinya apa ada yg melapor inara sdh terlepas dari sekapan yumi
Marina Tarigan
sebentar lagi riwayatmu tammat yumi sm keluargamu juga akan kena kau terlibat penipuan pencurian di rmh Bsyu penculikan dan penyiksaan terhadap orang yg sangat berharga dimata Fatas dan keluarganya
Marina Tarigan
walaupun kamu sekap inara yummy Faras akan membunuhmu kalau kau dekati faras sebentar lagi tammat riwatmu
Marina Tarigan
mknya sangat sayang kpd saudara sangat patut tspi kalau teerlaammpau sayang akibatnya dibodohi sampai harga diri dipertaruhkan
Marina Tarigan
manusi nya ada yg gila ada yg sangat bodoh ada yg gatal lengkaplah
Marina Tarigan
si bayu ini dr beneran atau dr abal2 kok sampai segiyu jauh mau membantu kegilaan yumi
Marina Tarigan
lagi dr monyet mengikuti wanita psikopat d
Marina Tarigan
gilang laki2 aneh tdk waras masa suami orang disuruh dekat sama yumi wanita gatal itu kalsu adikmu itu cinta mati sm Pres Bill Clinton kamu juga bujuk presiden itu dan istrinya Hillary utk meluk2 cium2 humi orsng gila itu gilang kamu kebangetan membela yumi itu lebih baik kamu nikahi adikmu itu jgn ganggu rmh tgga orang yg gila itu justru kamu faras kamu hina serendah itu buang saja adikmu itu ke jurang sana selesai
Marina Tarigan
ada juga otaknya sdh keluar dari raganya ya masa mau menyuruh seorang ceo perusahaabesar mengjibur orang gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!