NovelToon NovelToon
Suamiku Kekasih Sahabatku

Suamiku Kekasih Sahabatku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Slice of Life / Tamat
Popularitas:121.2k
Nilai: 5
Nama Author: Faeyza Sadean

Menceritakan tentang perempuan bernama Alanda Putri Kanaya, yang menolak wasiat perjodohannya dengan kekasih sahabatnya.

Akan tetapi pada suatu hari. Saat kejadian buruk menimpanya dan beberapa warga mendesaknya untuk menikah malam itu juga, Alanda terpaksa menikah dengan jodoh pilihan ayah nya yang juga kekasih dari sahabatnya.

Bagaimana kisah persahabatan antara Alanda dan sahabatnya ketika nanti rahasia pernikahan mereka terbongkar?

Akankah sahabatnya mau memaklumi keadaan Alanda malam itu?

Simak ceritanya di cerita noveltoon berjudul

"Suamiku Kekasih Sahabatku" di bab berikut!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faeyza Sadean, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertunangan Reno dan Keisya

Reno memeluk Alanda lagi dan menciumnya dengan gemas. Membuat Alanda yang tidak menyukai bau keringat suaminya merasa sangat mual.

"Kak, dibilangin kakak bau, malah cium-cium terus." Keluh Alanda merasa kesal, karna harus menahan mual. Kemudian ia melangkah menuju kamar mandi.

"Maaf sayang, seharian tidak melihat kamu. Membuat aku sangat rindu, sampai aku tidak tahan ingin selalu memelukmu." Ucap Reno sembari melangkah mengekori istrinya menuju kamar mandi.

Alanda memuntahkan isi perutnya di wastafel kamar mandi, tapi hanya sedikit yang keluar karna ia tidak terlalu mabuk berat seperti wanita hamil pada umumnya.

"Stop! Kak jangan mendekat lagi, sebelum kakak mandi!" Tegur Alanda, memberi peringatan sembari mengarahkan telapak tangannya pada suaminya yang hampir menyentuhnya lagi.

Kemudian Alanda segera keluar dari kamar mandi, sedangkan suaminya melanjutkan aktifitasnya di dalam kamar mandi, mengguyur tubuh lelahnya dengan shower.

Rasanya Reno sudah tidak sabar ingin segera menikmati kebersamaan dengan istrinya, tapi kemudian ia teringat tadi sore Mama nya datang ke kantor untuk mengundangnya ke acara pesta Mamanya malam ini. Seketika membuat Reno merasa tak bersemangat. Keinginannya harus tertunda sebentar.

Setelah menyiapkan makan malam, Alanda masuk kembali ke dalam kamar dan melihat suaminya sudah terlihat fresh dengan pakaian yang rapi. Alanda mengernyit heran dan merasa penasaran.

"Aku mau ada acara penting di rumah Mama, kamu nggak papa kan aku tinggal lagi?" Cuma sebentar kok." Ucap Reno ketika melihat raut wajah istrinya yang seakan bertanya-tanya.

"Oh, iya kak nggak papa kok." Jawab Alanda dengan senyum yang dipaksakan.

Setelah seharian menunggu kepulangan suaminya. Belum sempat ia berbagi keluh kesah menghadapi kehamilannya. Malah sudah mau ditinggal lagi.

Alanda merasa sedikit kecewa, tetapi ia juga tidak mau egois. Bagaimanapun orang tuanya juga bagian dari hidup suaminya. Apalagi selama menikah dengan dirinya, setahunya, suaminya sama sekali belum pernah menginjak kan kaki ke rumah Mamanya lagi.

Kemudian mereka keluar kamar menuju ruang makan untuk menikmati makan malam berdua. Walaupun Reno tahu di acara pesta nanti, akan ada banyak makanan.Tetapi ia lebih memilih makan malam berdua dengan istrinya.

Sebenernya Reno ingin sekali mengajak Alanda ke rumah Mamanya, tapi Reno yakin pasti Mamanya juga mengundang Keisya. Jadi, daripada nanti bermasalah dan membuat Alanda kenapa-napa. Lebih baik ia sendiri yang datang.

"Nanti kalo kita sudah lulus sekolah dan buku nikah kita keluar. Aku akan ajak kamu menemui Mama sama Nenek." Ucap Reno setelah mengakhiri makan malamnya dengan segelas air putih. Kemudian ia izin pergi dan tidak lupa mengecup kening Alanda.

Sekitar lima belas menit kemudian, Reno sudah sampai di rumah orang tuanya.

Dan benar saja dugaan Reno. Baru sampai di halaman depan rumah Mamanya, ia sudah melihat keisya bersama Maminya sedang cipika cipiki dengan sang Mama. Sepertinya mereka baru saja datang.

Setelah Keisya dan Maminya masuk ke tempat acara pesta. Reno keluar dari mobil dan mendekati Mamanya yang sedang berdiri di halaman, sedang menyambut para tamu undangan yang datang.

"Reno, anak Mama. Akhirnya kamu datang juga sayang." Ucap Mira menyambut kedatangan Putra semata wayangnya, dengan sangat antusias dan senyum yang merekah.

"Nenek mana mah?" Tanya Reno sambil celingak-celinguk mencari keberadaan neneknya.

"Kamu ya, selalu saja Nenek terus yang ditanyakan." Keluh Mira sedikit kesal, karna Putranya lebih perhatian sama neneknya dibanding dirinya, yang sudah mengandung dan melahirkannya.

Reno terlihat cuek dengan protes Mamanya, kemudian ia masuk ke dalam rumah untuk mencari keberadaan sang nenek, setelah Mamanya sedang menyambut tamu yang baru datang.

"Nenek, bagaimana kabar nenek? Maaf, Reno baru sempat menjenguk Nenek." Ucap Reno ketika menemukan Neneknya sedang di depan kamar sang nenek, yang hendak masuk ke dalam kamar. Reno langsung memeluk Neneknya.

"Reno, cucu nenek. Kabar Nenek baik nak. Tapi kurang semangat, tidak ada cucu kesayangan nenek yang tampan ini." Ucap sang Nenek, sembari membalas pelukan sang cucu.

Kemudian keduanya saling melepas rindu dengan mengobrol berdua di kursi panjang tidak jauh dari kolam renang.

Beberapa menit kemudian, pembawa acara pesta memberi kata sambutan untuk para tamu undangan. Kemudian Reno meminta izin pada sang nenek, untuk masuk ke dalam mengikuti acara pesta Mamanya.

Di dalam ruang pesta. Reno banyak bertemu dengan kerabat dan teman dekat Mamanya. Beberapa diantara mereka mengucap kata selamat pada Reno. Membuat Reno mengernyit heran. Tapi ia tidak mau banyak bicara, sebab ia buru-buru harus mendampingi Mamanya di atas panggung.

"Reno, sini sayang! Rasanya Mama sudah nggak sabar dengan acara inti pesta malam ini." Ucap Mira sembari menarik pelan tangan Putranya untuk berdiri disampingnya.

Semua tamu undangan terlihat sangat menikmati acara pesta tersebut, hingga tibalah waktu acara inti yang membuat Reno dan Keisya merasa terkejut, tidak menyangka sama sekali. Kemudian sang pembawa acara meminta Reno dan Keisya untuk maju ke depan dan bertukar cincin, sebagai tanda terjadinya pertunangan.

"Mah apa-apaan ini? Kenapa Mama tidak bicara dulu sama Reno? Mama anggap Reno ini apa mah?" Bisik Reno, merasa kesal terhadap Mamanya.

"Maafkan Mama, Ren! Mama terpaksa harus seperti ini. Kalo Mama bilang dulu sama kamu, pasti kamu nggak mau kan?" Balas Mira tanpa merasa bersalah.

Sementara Keisya, dia merasa yang barusaja didengarnya hanya sekedar halu semata, akibat dirinya terlalu berharap Reno masih bersamanya.

"Kei maju sana! kenapa malah diam saja?" Tegur Maminya sembari mendorong pelan Keisya agar segera maju ke depan.

"Hah maksud mami apa? Bukankah kemarin, Reno menginginkan hubungan kita berakhir? Kita pasti cuma salah dengar saja." Ucap Keisya, masih menganggap ia salah dengar.

"Ya ampun Keisya. Kemarin itu Reno cuma prank kamu. Dia sengaja bilang begitu, karna mau kasih surprise, seperti sekarang ini. Dia nggak mau pacaran sama kamu, tapi maunya tunangan. Sudah, sekarang kamu cepat! Sana, maju!" Ucap Lieya sengaja berbohong supaya Keisya segera maju ke depan. Ia sudah tidak sabar ingin segera mendapat gelar sebagai besan nyonya Anggara.

Keisya sebenernya ragu dengan ucapan Maminya, tapi melihat wajah tampan Reno yang sedang melangkah maju ke depan, membuat Keisya merasa apa yang diucapkan Maminya benar adanya. Perasaan Keisya mendadak berubah menjadi bahagia dan bersemangat lagi.

Dengan tersenyum bahagia dan penuh rasa percaya diri, Keisya melangkah maju ke depan dan berdiri menghadap Reno, yang sudah sampai lebih dulu.

Sebenernya Reno enggan untuk maju ke depan, tapi Mamanya terus saja membujuk dan mengiba, akhirnya Reno terpaksa maju ke depan. Apalagi sang pembawa acara juga tidak hentinya memanggil Reno dengan sebutan pasangan cucok, pasangan bucin dan lain-lain. Membuat Reno merasa sangat muak. Menurut Reno, cuma Alanda yang layak disandingkan dengannya. Sebab Alanda sudah sah menjadi istrinya.

Sekarang diatas panggung. Reno dan Keisya menjadi pusat perhatian para tamu undangan. Mereka saling berbisik satu sama lain, ada yang senang dengan pertunangan mereka. Tapi ada juga yang merasa tidak suka. Mira dan Lieya ikut mendekati keduanya dan menyerahkan cincin pertunangan mereka, lalu membimbing Reno dan Keisya untuk segera memulai acara tukar cincin. Mira dan Lieya berharap, rencananya akan berhasil dan sukses tanpa hambatan.

Acara tukar cincin pun dimulai, Keisya menatap Reno dengan senyum merekah. Tangan kanan sudah menggenggam cincin yang akan di pasangkan di jari manis Reno, sedang tangan kanannya mulai meraih tangan Reno. Detik demi detik berlalu akhirnya cincin pertunangannya sudah berhasil disematkan dijari manis Reno.

Semua tamu undangan bertepuk tangan dan bersorak bahagia. Dan kini tiba waktunya Reno yang akan memasangkan cincin ke jari manis Keisya.

Tangan kanan Reno sudah menggenggam cincin pertunangannya. Tangan kirinya mulai meraih tangan Keisya. Reno menatap Keisya dengan raut wajah datar tanpa ekspresi.

Melihat Reno enggan menyematkan cincin ke jari Keisya, Mamanya berbisik.

"Cepat Reno! Buruan! Jangan bikin malu mama!"

Bersambung..

1
Cinta
ga jelas,kan udh nikah masak gitu🙄
Anita Jenius
5 like mendarat buatmu.
semangat ya.
Yanti
Thor tolong satu kan kembali alanda dengan reno
Hanisah Nisa
lanjut
Hanipah Fitri
masih nyimak
Hanipah Fitri
aku mampir
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
lanjut lagi
Hanisah Nisa
lanjut
Devi ana Safara Aldiva
buat reno kembali dengan alanda kak thor
Tri Musyaropah: iya kak bentar lagi balik kak 😀🙏
total 1 replies
Devi ana Safara Aldiva
kak pertemukan reno dengan alanda donk... jangan sampai reno nikah dengan kaisya
Devi ana Safara Aldiva
kasih jodoh buat kaisya walau bukan reno atau adrian.. kasih yang lebih baik dan lebih sayang dengan tulus untuk dia
Tri Musyaropah: iya kak..siap 🙏🥰
total 1 replies
Devi ana Safara Aldiva
jangan sampai reno nikah dengan kaisya
Tri Musyaropah: siap ka 🙏🥰
total 1 replies
Pratama Ilham
okyy
Cristina19
bagus menarik hanya saja menunggu update nya nya lama, kalau boleh saran update nya jangan satu", tapi ceritanya menarik kok
Tri Musyaropah: Maaf Kaka, nanti di usahakan.Terimakasih banyak sudah mau mampir disini🙏🥰
total 1 replies
Mawar_Jingga
halo kak salam kenal
aku mampir nih 🤭
mampir dan ikuti juga ya "sepotong sayap patah"
mari saling mendukung🤗🤗
Pratama Ilham: oky cerita nya sangat bagus saya suka cerita ini
total 2 replies
Jhulie
bagus ceritanya,, semangat terus kak 😘
Tri Musyaropah
Mampir kesini yuk! Ceritanya bagus Loch!
Hebe
Suka banget sama alur ceritanya, semoga thor nggak kehabisan ide!
Carlos Vazquez Hernandez
Gagal fokus kerja karena kepikiran endingnya yang bikin penasaran.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!