Novel Ini masih dalam tahap Revisi, jadi mohon maaf bila tulisan masih acak-acakan. 🙏
"Sekuel Of Rahim Pengganti"
*sekuel ke-2*
Arsyad seorang Dosen di sebuah Universitas di kotanya. Dia jatuh Cinta dengan mahasiswa nya yang sedang melakukan bimbingan skripsi dengan nya. Mahasiswanya itu bernama Annisa, dan ternyata Annisa adalah kekasih Arsyil adik kandung Arsyad.
Arsyil akhirnya tau kalau Arsygad mencintai Annisa. terlebih kedua orang tua mereka memang berniat menjodohkan Arsyad dan Annisa.
Entah Arsyil akan melepas Annisa untuk Arsyad atau sebalikanya Arsyad akan melepaskan Annisa untuk Arsyil.
*sekuel ke-3*
Ketika cinta pertama di satukan lagi, Arsyad dan Annisa, mereka sudah mempunyai status yang baru. Arsyad seorang duda memiliki dua anak, dan Annisa seorang janda dari adik kandung Arsyad yang memiliki dua anak, mereka di satukan oleh anak-anak mereka, tapi hati mereka tidak saling mencintai. hanya karena anak-anak mereka, mereka mau bersatu dalam ikatan suci cinta, yang di sebut pernikahan.
*sekuel ke-4*
Saat Arsyad dan Annisa diuji oleh cinta anak-anaknya, yaitu Najwa dan Dio yang saling mencintai. Mereka terjerat dalam Cinta yang salah, di mana Dio adalah anak Annisa, adik sepupu Najwa, anak dari Arsyad.
Akankah mereka bersama? Atau mereka memilih jalan masing-masing karena suatu hal yang membuat mereka benar-benar tidak bisa bersama?
Ikuti kisah mereka di sini, "The Best Brother" Sekuel Of Rahim Penggati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hany Honey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Aku keluar duduk di teras masjid. Aku menunggu Vera yang sedang membeli minuman dingin. Tadi dia tidak sholat karena belum suci. Dia masih menstruasi.
"Nisa....sudah lama disini?" Suara seorang pria mengagetkan ku. Aku tengok ke belakang. Benar itu si dosen aneh pak Arsyad.
"Pak Arsyad."
"Kamu sudah sholat?"
"Sudah pak...ini sedang nunggu Vera ke depan beli minuman dingin."
"Jangan kebanyakan minum es Nis."
"Bukan es pak...air mineral dingin."
"Sama saja kali Nis. Yang dingin kan Es."
"Iya lah pak...masa es panas...(tersenyum)."
"Nis...rencanamu setelah lulus kuliah mau kemana?"
"Cari kerja lah pak..."
"Ohh iya..."
"Nih orang ya aneh sekali tanya nya...ahhh mana Vera lama lagi belinya...nih anak beli minum di mesir apa di jerman Sih..." aku bergumam dalam hati.
"Nisa..."
"Iya pak.."
"Jangan bosen jika ada revisi terus."
"Emmm...jangan banyak banyak dong pak revisinya. Nanti aku gak lulus lulus."
"Biarin...biar ketemu aku terus. (Tersenyum)"
"Gilaaa...senyum nya manis amat pak....ehhh kok mirip Arsyil kalau senyum gitu? Apa aku sedang kangen Arsyil ya...?"
Aku bergumam dalam hati.
"Gak ah...bosan ketemu bapak terus."
"Benar kah...baru saja ketemu ke 4 kali ini."
"Sering pak ketemu tapi gak pernah ngobrol saja sih...."
"Iya benar. Bahkan aku gak tau ada mahasiswa seperti kamu."
"Maksud bapak?"
"Yah...kamu beda saja dari yang lain."
"Bedanya?"
"Iyaaa beda saja"
Aku masih saja mengobrol dengan dosen aneh..dan akhirnya yang ku tunggu tunggu datang. Vera datang dengan membawa minuman dingin.
"Lama amat non belinya di mana sih.?"
"Di mesir..."
"Kayak pernah kesana kamu."
"Nih minum nya...eeehhh ada pak Arsyad. Yah...aku beli 2 saja minumnya pak..ini pak minum saja punya saya."
"Iya tidak apa apa... gak usah buat kalian saja. Kalian ada waktu sebentar?"
"Emmm kami sedang gak sibuk pak hari ini.iya kan nis?"
"I...iya pak.."
"Ayo ikut saya...saya traktir kalian makan siang."
"Gak pak terima kasih..."
"Nis...udah ayo..."
"Ihh vera..."
"Ayo Nis...sama Vera juga kok. Saya gak ngajak kamu saja."
"Ayo nis"
"Ver....no...."
"Nisa....(memaksa)"
"Mmm iya sudah ayo.."
"Kalian tunggu disini saya ambil Mobil dulu."
Dosen aneh itu mengambil mobilnya dan aku menunggu di depan masjid dengan Vera.
"Ver...maksa banget sih kamu.
"Sekali kali Nis...di ajak dosen ganteng juga..."
"Masih ganteng Arsyil.. eh ver...tadi aku kan ngobrol dengan pak Arsyad. Terus dia tersenyum, mirip sekali dengan Arsyil Ver...sumpah..."
"Kamu ada ada saja...masih kangen sama Arsyil ya begitu."
"Emang....aku tiap hari kangen sama dia. Kangen senyum nya..bercandanya...wajahnya yang meneduhkan..ahhh...tuh kan aku jadi kangen sekali sama Arsyil jadinya..."
"Dasar Bucin...samperin kalau kangen.."
"Iya dong nanti pulang langsung mampir ke bengkel."
"What...!!! Kebengkel ngapain?"
"Menemui Arsyil lah..."
"Dia kerja di bengkel?"
"Ohh ya aku belum cerita dengan mu. Dia punya bengkel sendiri Ver...bengkel khusus modifikasi."
"Wah...wah....hebat cowok kamu Nis...pantas di deketin si dosen ganteng masih saja gak mau berpaling dari Arsyil."
"Punya bengkel seperti itu pasti tajir dong..."
"Dia merintis dari dia SMA Ver...sampai sekarang dan makin rame."
"Wahh...hebat cowok kamu. Sudah mandiri sejak dulu."
"Yah..makanya aku cintaaaaaa banget sama dia Ver..."
"Ealaaah...tambah bucin nih bocah.. tuh dosen ganteng dah datang yuk..."
"Ngebet banget kamu ver sama dosen aneh.."
"Biarin sekali kali di traktir dosen. Lumayan lah...ngehemat uang jajan..(tertawa).
"Dasar kamu.."
Aku berjalan ke arah mobil dosen aneh itu. Asli aku malas sekali.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
♥happy reading♥
Semoga Najwa dan Akmal secepatnya menyusul punya bayi..bayi kembar langsung
Semoga mereka berdua bisa menyelesaikan permasalahan yg menimpa rumah tangga mereka.
Endingnya... Najwa dan Akmal bisa bahagia seperti saudaranya yg lain thor..jgn pisahkan mereka berdua.