Zeevania Elvareta Anjani
gadis berusia 23 tahun yang hidupnya sederhana.Dia hidup sebatang kara karena orang tuanya sudah tiada.Vania merupakan gadis yang mandiri , baik hati, ramah dan Lembut.Dia tinggal disebuah apartemen sendiri. Kini dia magang disebuah perusahaan ternama Daniswara group.Dia tidak peduli dan mengabaikan tatapn bossnya yang ingin mengenalnya.
Rendra Arsenio Daniswara
CEO Daniswara group dan Pewaris sekaligus putera tunggal dari pasangan Damian Daniswara dan Shella Aryani.
Status Rendra adalah duda dengan satu orang anak laki laki berusia 5 tahun dia sekarang berusia 30 tahun.
Nama putera Rendra adalah Reno Daniswara dan istrinya telah meninggal ketika melahirkan Reno.Saat ini dia enggan menikah lagi karena dia fokus pada puteranya juga perusahaan yang dia pimpin saat ini.
Hingga pertemuan nya dengan seorang gadis diperusahaannya yang bekerja sebagai sekertarisnya membuatnya ingin selalu bertatap muka dengan gadis itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Sasa pun menghampiri Kenzo yng kini tengah memperhatikan Rendra dan juga Vania.Dia pun menoleh dan menatap Sasa dengan tatapan bingung.
"Kamu ingin merebut Vania dari Rendrakan?" tanya Sasa to the poin
"Darimana kamu tahu dan siapa kamu?" tanya Kenzo
"Aku Sasa tunangan Rendra yang diputuskan oleh Rendra karena dia lebih memilih Vania," ujar Sasa dengan nada sinis
"Lalu untuk apa kamu menemuiku?" tanya Kenzo
Sasa pun menarik tangan Kenzo dan mereka pun berjalan menuju ketempat makan dan merekapun langsung duduk.
"Aku ingin kita bekerja sama untuk memisahkan Vania dari Rendra bagaimana," tawar Sasa
Kenzo pun menimbang nimbang tawaran dari Sasa.Sementara Sasa dengan sabar menunggu jawaban dari Kenzo.Sementara Rendra dan Vania pun keluar dari Mall dan langsung masuk kedalam mobil kemudian Rendra pun melajukan mobilnya.Didalam mobil Vania merasakan perasaan tidak enaknya namun dia tidak ingin menambah beban bagi Rendra.Rendrapun melirik kearah kekasihnya dan memperhatikannya.
"Sayang kamu kenapa kok diam?" tanya Rendra
"Tidak apa apa kok sayang," jawab Vania sambil tersenyum
Rendra pun kembali fokus menyetir dan hanya keheningan melanda keduanya. Beberapa menit kemudian mereka telah sampai didepan restauran.Mereka berdua pun langsung turun dari mobil dan Rendra mengandeng tangan Vania lalu berjalan masuk kedalam.Mereka langsung duduk dikursi dan Rendra segera memanggil pelayan.Pelayan pun datang dan langsung memberikan buku menunya.
"Sayang kamu pesan makanan apa?" tanya Rendra
"Aku pesan steak dan juga minumnya Vanilla latte," balas Vania
"Saya pesan dua steak dan minumnya Vanilla latte dan caffe latte,"ucap Rendra
"Baiklah tuan ," sahut pelayan
pelayan berbalik dan berjalan menuju kedapur.Sementara Rendra menatap kekasihnya yang sedari tadi hanya diam.Lalu iapun mengenggam tangan Vania dan Vania pun langsung menatapnya.
"Sayang apa yang kamu sembunyikan dariku dan ceritakanlah padaku jangan kamu pendam sendiri?" tanya Rendra dengan lembut
"Aku hanya merasa akan terjadi sesuatu diantara kita sayang dan aku sangat takut jika kita berpisah dan aku kehilangan kamu selamanya," ungkap Vania dengan raut gemetar
"Sst tenanglah sayang aku tidak akan kemana mana dan aku janji tidak akan pernah meninggalkanmu," ujar Rendra
Beberapa menit kemudian pelayan kembali dengan menbawa nampan berisi minuman dan makanan pesanan mereka.Setelah menaruhnya dimeja pelayan pun segera pergi meninggalkan Rendra dan Vania.Mereka pun langsung memakan makanan mereka masing masing.30 menit kemudian selesai makan dan minum Rendra kembali memanggil pelayan dan menaruh selembar uang dimeja.
Setelah itu merekapun keluar dari restauran dan masuk kedalam mobil.Rendra langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.Dari belakang Kenzo dan Sasa berada dalam satu mobil dan mereka mengikuti Vania dan juga Rendra.Rendrapun melihatnya dari balik spion mobilnya dan dia langsung mengeraskan rahangnya.
"Cih untuk apa Kenzo mengikuti kita berdua?" ujar Rendra dengan penuh emosi
"Sayang jangan ngebut ingat berhati hatilah dan juga fokus," tegur Vania
"Iya sayang aku tahu," balas Rendra
Sementara Kenzo langsung melajukan mobilnya kencang mendahului mobil Rendra. Kenzo mencegah mobil Rendra dari depan hingga Rendra pun menghentikan mobilnya mendadak.Kenzo dan Sasa langsung keluar dari mobil dan mereka menghampiri Rendra. Rendra yang merasa geram pun keluar dari mobil dan menatap tajam kearah Kenzo dan Sasa.
"Untuk apa kalian menghadang kami?" tanya Rendra dengan sinis
tbc