NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pak Duda

Mengejar Cinta Pak Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Angst / Tamat
Popularitas:853.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kacan

TAMAT



Karna ayah yang sedang sakit-sakitan membuat Putri Mentari harus menikahi seorang duda beranak satu yang merupakan dosen mata kuliah umum di fakultasnya.

"Kamu jangan berharap lebih dengan pernikahan ini! Aku pastikan pernikahan ini tidak bertahan lama!" - TAMA BATARA

"Ya ampun Pak... Jangan galak-galak napa. Entar makin nambah loh keriputannya." - PUTRI MENTARI.

Tama yang masih mencintai mendiang istrinya membuat pernikahan yang dijalani wanita yang akrab dipanggil Tari itu terasa berat.

Tari yang ceria terus berusaha mendapatkan cinta sang suami.

Akankah pernikahan yang berat ini berubah menjadi pernikahan bahagia?



fb : Kacan
=> Mari follow akun Noveltoon Othor Kacan🤗🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah siapa?

“Masuk!” Perintah Tama ketika ia menurunkan separuh kaca mobilnya.

Gadis bertubuh pendek nan imut yang melihat kedatangan suaminya, segera membuka pintu mobil dan

bergerak masuk.

“Jangan mengadu yang tidak-tidak ke orang tuaku!” tembak Tama dengan ketusnya pada sang istri.

Tari menghela napas, berusaha sabar menghadapi pria yang selalu berpikir buruk tentang dirinya. Entah lah, ia selalu salah di mata sang suami. Kalau begini caranya, lama-lama Tari bisa ikutan tua.

“Pak Tama kok sensian banget sih jadi suami! Tari suka heran lihatnya. Perasaan kalau di novel-novel yang Tari baca, suaminya pada romantis. Istrinya disayang, dimanja-manja, emm... terus apa lagi ya? Pokoknya so sweet banget.” Tari menempelkan kedua telapak tangannya ke pipinya yang sedikit chuby. “Tapi, suami Tari kok beda ya?” Gadis itu melirik sang suami.

Tama dengan gaya arogan menoleh ke arah gadis yang duduk di sebelahnya. Tampak salah satu sudut bibir pria itu tertarik ke atas. “Kau seperti wanita yang haus kasih sayang, heh!” Ujar Tama berdecih.

Tari tertawa pelan saat mendengar kata-kata yang dilontarkan oleh suaminya. Ia sendiri tidak tahu pasti, tawa seperti apa yang saat ini sedang ia keluarkan. Namun, yang pasti bukan tawa bahagia.

“Emm… jadi seperti itu aku di mata suami sendiri.” Kepala Tari sedikit naik ke atas, membalas sorot mata tajam milik pria di hadapannya.

Tidak ada yang mau mengalah di antara keduanya. Mereka masih beradu tatap, saling mengantarkan arti lewat mata. Tama dengan sorot mata kebenciannya. Sedangkan, Tari dengan tatapan kecewa dan marahnya. Namun, tiba-tiba sebuah suara mengagetkan sepasang suami istri itu.

Tin! Tin!

Suara klekson kendaraan di belakang mobil mereka memecahkan fokus perang mata di antara keduanya. Segera Tama menjalankan mobilnya, sebelum pengemudi lain semakin marah karna mobil mereka yang berhenti di depan gerbang kampus.

Sepanjang perjalanan, kedua insan berbeda jenis kelamin itu diam tanpa suara. Tari menempelkan kepalanya ke jendela mobil, ia menatap jalan raya yang dipenuhi oleh kendaraan serta pedagang kaki

lima. Sementara itu, Tama fokus menatap ke depan.

Sesekali Tari menoleh ke suaminya, lalu kembali menatap pemandangan kota Medan yang cukup memanjakan mata.

"Loh, kita mau ke mana, Pak?" Tari bertanya pada sang suami yang sedang mengemudi.

Pasalnya, ini bukanlah jalan menuju rumah kediaman Batara. "Pak, kita mau ke mana sih?" Tari kembali bertanya dengan rasa penasarannya.

Gadis itu dirundung rasa kesal ketika tak ada sahutan dari Tama. Apa susahnya menjawab pertanyaan se-simple ini? Pikir Tari.

"Nyebelin banget!" sunggut Tari melipat kedua lengannya di depan dad4.

Mobil yang dinaiki oleh pasutri itu mulai memasuki kawasan perumahan yang kebanyakan dihuni oleh lansia.

Kuda besi itu berhenti ketika sudah berada di depan bangunan ke enam yang memiliki desain ala Eropa, dapat dilihat dari bangunan tersebut yang memiliki langit-langit tinggi serta pilar dan jendela yang besar. Membuat rumah itu memiliki kesan mewah serta megah.

Tapi, yang menjadi pertanyaan di kepala gadis mungil itu adalah... "Rumah siapa ini?" Tari bertanya dalam hati dengan rasa gelisah.

"Turun!"

Tari mengelus dad4nya, gadis itu dikagetkan oleh suara Tama yang penuh dengan nada perintah.

"Ini rumah siapa?" bukannya mengikuti perintah sang suami, Tari malah meluncurkan sebuah pertanyaan.

"Rumah ibu dan ayah dari wanita yang aku cintai." sahut Tama dengan angkuh.

Tari menggaruk pipinya, ia masih belum konek dengan apa yang dilontarkan oleh Tama.

'Wanita yang aku cintai.' Tari mengulang kalimat yang sama.

Sorot mata Tari berubah senduh ketika dirinya paham siapa wanita yang Tama cintai.

"Tari gak mau turun! Kalau Pak Tama mau masuk ke dalam yaudah sana, Tari gak akan melarang. Tapi, Tari tetap mau di sini." sunggutnya dengan kesal.

`

`

`

Kira-kira itu emak sama bapak e Manda baek opo ora ya?😱

Halo bunda-bunda, bapak-bapak, akak dan abang sekalian.... Jangan lupa jempolnya 👍yak.

jangan bosen baca cerita receh othor kacan ya🙈

1
Nurul Aisyah
fajar sadboy 😢
Inooy
baru awal udh senyum senyum nih aq 😁

mantap kaka pantun nyaaa 👍👍😄
Katherina Ajawaila
jadi suami terlalu bego makan tuh cinta sm org yg udh ngk ada, jd di manfaatin. sm mantan mertua yg ujung2 nya ya uUD. biar tau rasa pada dosen. 🤷‍♂️
Katherina Ajawaila
ketahuan pasti punya wanita iblis, manta mertua Tama
Katherina Ajawaila
di toko foto copy ada CCTV kan, liat donk sebab musababnya knp 🙈
Katherina Ajawaila
dasar wanita iblis tau diri anakmu udh mampus juga msh maksain kehendak, kamu itu cuman mantan, ngarti ora son
Katherina Ajawaila
seperti nya Tama junior muncul tuh di rahim Tari, makanya Tari mau nya nempel terus
Katherina Ajawaila
demam nyosor sih Tama akhirnya di sosor soang mmg enak 🤭
Katherina Ajawaila
Tari bego kamu hanya buat tempat cuci botol dosen mu, karna dia msh di kendalikan sm mantan mertuanya
Katherina Ajawaila
Tari mmg bego du jadi im. pemuas nasu donk.minumpil habis itu di tunggangin sprt anjing aja kamu? bego amat. ya,
Katherina Ajawaila
lebh baik urus ortu dr pd suami yg munafik hanya ambil keuntungan dr kamu tari. males amat liatnya 🤬
Katherina Ajawaila
gemes liat tari pin2bo
Katherina Ajawaila
tari jgn mau kamu hanya di buat tempat buang lendir nya, makanya jadi wanita itu pinter donk. dikit udah kuliah pasti pelajaran sek dpt di sklh, jgn mau di budakin laki2. pengen tonjok. aja liat Tama sm mm nya Manda 😡kawinin aja itu nenek2menijikkan
Katherina Ajawaila
pasti mmnya Tari yg donor ginjalnya buat mm Widi ya thour 😭
Katherina Ajawaila
seratus buat Fajar, aku dukung. 🌹
Katherina Ajawaila
Tari. jgn terlena, ribet ngurus yg ngk jelas dan tdk di. hargain, balik kanan, mending ikutin fajar, toh. mah ori. kamu, rugi. amat
Katherina Ajawaila
mestinya I kill you Tari. suami robot ini
Katherina Ajawaila
cabut dr rmh rasa neraka, bego aja tari
Katherina Ajawaila
orang udh mati di prioritas, mati aja Tama biar sama. sekalian
Katherina Ajawaila
semoga suami Robot liat ya ada Fajar yg jemput, biar jantungan trus nyusul. Manda kan kesayangannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!