NovelToon NovelToon
Bodyguard Kemayu

Bodyguard Kemayu

Status: tamat
Genre:Harem / Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:801.3k
Nilai: 5
Nama Author: Septira Wihartanti

Ai Awso, si Bodyguard tapi lenje, suatu saat mendapat tawaran untuk mengawal Maria Zhang, Selebritis Seksi yang galak. Maria konon dihantui oleh sosok hantu penuh dendam, namun sosoknya meneror semua agen wanita yang ia sewa. Sosok itu tidak muncul kalau ada pria di dekat Maria.
Maria benci laki-laki karena rasa traumatis. Karena itu, Ai yang kemayu kerap dipilih untuk mendampinginya.

Mereka selalu berdua kemana-mana sampai akhirnya Maria lupa, kalau walau pun kemayu, tapi Ai laki-laki tulen. Gayanya aja lenje, tapi kalau udah berantem ya lebih gahar dari pria tulen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septira Wihartanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

“Kita udah sampai,” gumam Rumi setelah memarkir mobilnya.

Tapi mereka tidak keluar dari mobil, hanya diam di sana menenangkan diri. Selama beberapa saat mereka hanya bungkam sambil melihat orang-orang berlalu lalang di depan mereka.

Saat ini mereka berada di hotel milik Beaufort Company, parkiran VIP tepat di depan Lobby karena Rumi memiliki akses istimewa. Ya jelas, bapaknya dulu petinggi di sana walaupun sekarang sudah pensiun.

Tempat Reuni yang akan mereka datangi berada di lobby bawah yang bernama Cafe Bunga. Nama yang cukup sederhana, tapi layout di dalamnya ditata bagaikan berada di negeri dongeng, dengan efek CGI dan suara burung-burung.

Tempat paling favorit yang untuk makan di sana saja harus booking 3 bulan sebelumnya. Salah satu teman Rumi gembar-gembor kalau ia berhasil membooking tempat untuk reuni di sana karena ‘kenal’ dengan salah satu karyawan Cafe Bunga.

Bagi masyarakat awam, kedekatan antara keluarga pebisnis memang tidak mudah diingat. Seringkali mereka lupa kalau keluarga A ada hubungan dengan keluarga B, Keluar C menantunya dari Keluarga D.

Begitupun yang terjadi di teman-teman Rumi.

Mereka tidak terlalu ngeh kalau orang tua Rumi adalah petinggi Beaufort, ditambah ia kerja di perusahaan Bagaswirya, sekaligus ia adalah Wakom GSA yang dimiliki oleh Garnet.

dengan kata lain, hak istimewa Rumi dari 3 perusahaan raksasa sangat besar. Ia bisa bolak-balik.

Tapi ya itu.

Rumi tidak pandai bergaul dan jutek.

Alasan dia diundang adalah karena kebanyakan cewek teman kuliahnya menganggap Rumi ganteng, dan teman-teman cowoknya seringkali menjadikannya bahan bullyan karena dia sangat pendiam.

Apa mereka tidak tahu nama belakang Rumi?

Tidak.

Rumi mendaftarkan namanya di universitas memakai nama keluarga ibunya. Rumi Damar.

Dan seperti banyak pebisnis lain, ia tidak suka formalitas. Fotonya di media sosial dan media cetak amat sangat sedikit.

Sama seperti keluarga Bataragunadi.

Yang fotonya paling banyak dan jelas pake resolusi HD biasanya itu Pak Trevor, kakaknya Rahwana. Iya dia memang sering jadi tumbal buat juru bicara karena yang lain malas meladeni wartawan.

Atau Ai Awso yang jelas-jelas tiktokers, juga keluarga Zhang, Pak Leon, Bu Leon majikannya Anette, dan tentu saja si Cimar.

Dari Tanurahardja juga cuma Nayaka yang rajin endorse gaun.

Jadi saat ini teman-teman Rumi benar-benar tidak tahu siapa sebenarnya dia.

Tapi,

Kalau anda berasal dari kalangan pebisnis, sosialita, klien dan investor Garnet-Bagaswirya-Bataragunadi. PASTI kkenal Rumi Rutherford. Seperti teman-temannya Nayaka yang dari sosialita, ya pasti kenal Rumi lah ya.

Apalagi para wartawan yang memang obsesi banget bisa dapetin foto Rumi buat dijual mahal. Mereka tahu bagaimana wajah Rumi saat lagi jutek, males-malesan, kantong mata panda kurang tidur, itu wartawan paling seneng ngeliat Rumi yang begitu.

Yang nggak kenal kan dari golongan jelatawan jelatawati.

“Reuni udah dimulai, mau naik nggak?” desis Rumi pelan.

Terus terang saja, dia malas ke cafe dan bertemu banyak orang. Dia lebih baik bertemu banyak preman untuk dia tembak-tembakin.

“Hem…” gumam Nayaka ragu, ia masih ingin berdiam diri di dalam mobil bersama Rumi, dan ia diliputi perasaan galau karena Ai.

“Nay,” desis Rumi, “Sekarang kamu punya aku, apa pantas mengharapkan cowok lain?” desis Rumi.

“Bilang aku milik kamu, sendirinya ngomporin tentang Ai, maksudnya apa coba? Dipikir gue gampang move on? Dari umur 7 taun gue kesengsem, harus move on dalam sejam gitu?!” ini Nayaka misuh-misuh sendiri tapi suaranya nggak kedengeran jelas.

“Iya aku ngerti, emang yang bisa cemburu cuma kamu…” balas Rumi tak kalah pelan. Lah ternyata kedengeran.

Ya iya lah, Wakom GSA kan memang dilatih untuk bisa mendengar pake ilmu paus, bisa mendengar gelombang ultrasonik.

Jangan-jangan Pak Lurah berantem sama bininya di komplek ujung juga kedengeran sama dia.

Ini bercanda doang loh ya. Nggak ada ilmu itu.

Tante Author lagi nyebar hoax. Jangan dituntut pake UU ITE. Ngaku khilaf duluan nih ya.

“Nggak salah ngomong cemburu, sejak kapan naruh perhatian sama aku, coba?!”

“Yaelah Nay, ngapain juga aku berusaha ngambil kamu yang kemampuannya desain jadi akunting? Cuma bikin kerjaan mundur. Mending aku langsung hire aja Amidis…”

“Oh iya itu kenapa Om? Aku kan kemampuannya pas-pasan loh,”

Rumi mengernyit.

Tadinya sih karena dia pikir karena Om Dimas kan jago akunting, nah anaknya biasanya juga gape. Udah gitu Nayaka kan imut banget anaknya, lebih baik ngeliatin dia kan daripada ngeliatin tampangnya Amidis.

Terbukti walaupun kemampuan Nayaka level Fresh Graduate, tapi dia mau mencoba segala hal. Semangatnya untuk berusaha lebih baik, memang patut diacungi jempol padahal dia sosialita.

Males-malesan dikit sih ada lah ya namanya juga masih kicik.

Untuk soal Mia, sebenarnya udah lama Rumi move on. Dari sejak Mia menikah dengan Rama.

Kelembutannya hanya masalah sopan santun dan memang kebiasaan dari dulu caranya bicara dengan Mia seperti itu.

Yaaa, baper dikit-dikit ada lah ya, namanya juga bekas crush.

Mohon maaf ya Tante Author jarang update.

Yaaa, walopun hobi banget nulis tapi real life menuntut keadilan, namanya juga emak berdaster berkoyo. (Coba tanya rider yang pernah ke rumah Tante Author… tante berdaster miki mos loh pas ‘meeting’ sama mereka. Kadang motif helo kiti, sih. Koyonya nggak keliatan soalnya dipinggang).

Ini kenapa kalimatnya nggak kreatip yak, sama semua. Coba tante buka stok kamus gaul…

“Coba aja pikir sendiri,” desis Rumi malas menjawab.

“Aku boleh baper nggak?”

“Boleh,”

“Tumben,”

“Kita kan pacaran,”

“Hehe…” Nayaka kembali ceria, sodara-sodara.

Lalu gadis itu mencondongkan tubuhnya ke arah Rumi dan mencium sekilas bibir pacarnya itu. “Lov U.”

“Anjay…”desis Rumi malu-malu singa.

**

"Woy tuh Rumi dateng!" seru seseorang saat Rumi masuk ke Cafe Bunga.

"Gue pikir lo nggak bakalan dateng bro, secara lo kan sok sibuk gitu. Elah tampang lo macam CEO aja kayak banyak pikiran!"

Salah satu temen gada akhlaknya memukul bahunya tanda 'persahabatan'.

"Rumiii, apa kabaaaar? Masih sendiri aja lo?" beberapa wanita mengerling padanya.

"Kalo lo ada orientasi s3ksual berbeda, mau gue kenalin nggak? Dijamin mapan nih," desis 'teman' yang lain.

"Gue juga masih single kok," kata salah satu wanita, "Kalau di depan Rumi aja gue single, hehe,"

"Halah lo dah punya anak 2, sis!"

Dan semuanya tertawa mengejek Rumi.

"Kerja dimana lo sekarang? Jutek melulu sih. Senyum dikit dong biar dapet tempat bonafit!"

"Kalo kebanyakan senyum udah jadi model underwear kali ah! Hahahahaha!!"

"Dia mah pantesnya kerja di bagian kurir, orang takut kali nggak bayar COD-an gara-gara kurirnya jutek begini, Hahahahaha!"

Rumi masih diam. Kalem dan memesan teh manis ke mbak-mbak waiter.

Nayaka dimana?

"Hoy! Hoy gilaaaa!!" beberapa wanita dengan gaya glamor berlari terburu-buru menghampiri kerumunan teman-teman Rumi.

"Kenapa lo kayak dikejar setan..."

"Gue ngeliat Nayaka Bataragunadi doooong ada di toileeeet! Gila cakep bangeeeeet! Kalah sang dewi!"

"Ih dia sih Dewi-nya!"

"Nayaka Bataragunadi di sini? Tuh kan! Makanya gue bela-belain pesen tempat di sini karena gue tau banyak orang-orang elit ke sini! Beruntung lo semua gue undang kesini loh! Makasih sama gue!"

"Takabur lo..."

"Sssst!! Ssst!! Itu Nayaka!!"

Dan nayaka pun... (slow motion ya pemirsah) berjalan masuk ke restoran dengan anggunnya.

Selangkah, dua langkah, semua mata memandangnya.

para rakyat jelita dengan segala kekurangannya menatap selebritis dengan segala kelebihannya.

Bagaikan cahaya di tengah kegelapan, berlian di antara pasir bangunan.

daaaan...

Si bidadari sukses duduk di pangkuan Rumi.

"Maaf, lama ya sayang?"

Dan mencium bibir Rumi dengan mesranya.

1
Daanii Irsyad Aufa
🤣🤣🤣🤣🤣
Daanii Irsyad Aufa
astaga ai 🤭😄😄😄
Daanii Irsyad Aufa
duh baca ai auto mesem2 kih..
Daanii Irsyad Aufa
Akoh baca ulang ya madam
Dehan_1
aku baru nrmu novel ini..kaya nya seru..mesti baca yg mana dulu nih biar nyambung🤭
꧁🦁mufasa🦁꧂
baen ahaaaaaa.. menek2 🤣🤣
꧁🦁mufasa🦁꧂
aku ngakak bayangin wajah si lucaaaassss
꧁🦁mufasa🦁꧂
kok aku jadi twringat yang di mana itu itali yq.. si adiba marah2 ama lucas 🤣🤣
꧁🦁mufasa🦁꧂
mantan ob pacarnya six 🤣
LOVE U TOO¹
astagaaaaaaaaaaaa mosesss masih simpen aja kata2 legem itu ya... jadi inget
LOVE U TOO¹
cie cie.. mantannya sri ratu darmaya.. alias pai su chen 🤣🤣
LOVE U TOO¹
iklaannn yooo... rimeo perni penari topeng
LOVE U TOO¹
ide yg bagusss aii biar si kamfret dapat suprised...
sukensri hardiati
sukaaa.../Rose//Heart//Pray//Ok//Good/
Cicak Speed
cucunya blm jadi x ahh
Cicak Speed
ai ijo matanya dikasih pinjem barang branded
widya widya
Baca ulangg.. karena kangen sama si Lenje Ai
Vlink Bataragunadi 👑
bjiiir baru 2 paragraph aja aku udah meleleh/Facepalm/
Vlink Bataragunadi 👑
madam, generasi pertama kaliiii
Vlink Bataragunadi 👑
ni otak Yoga ga ketuker ama pakde nya kan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!