Canran adalah seorang ketua dari sebuah organisasi pembunuh yang sangat terkenal yang dimana sedang mencapai puncaknya .
Dia adalah seorang wanita yang mana tidak pernah ada orang yang berani menyinggungnya . karena siapa pun yang berani menyinggungnya akan langsung dihabisi oleh dirinya . karena itu dia dijuluki sebagai " nona darah " oleh orang orang .
tapi ditengah tengah masa kejayaan yang tengah ia peroleh , semuanya hancur dalam satu malam karena sebuah misi yang ia kerjakan .
ia mengalami kecelakaan saat ia mengerjakan misi tersebut yang membuatnya meninggal dan mengalami perpindahan ruang dan waktu ke masa lampau .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvia pitaloka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tidak kedengaran
karena Canran penasaran , Canran memberanikan diri untuk bertanya apakah dia Zayn Kingdi atau bukan .
" Kingyan , kau sebenarnya adalah Zayn Kingdi kan , suamiku ?! kau tidak usah berpura pura lagi . " ucap Canran sengaja memancing emosi agar mengaku .
" apa yang harus aku katakan ?? apakah benar dia sudah mengetahui bahwa aku adalah Zayn Kingdi bukan Kingyan . ataukah dia hanya berpura pura saja agar aku mengaku ?? jadi sekarang aku harus menjawab iya atau tidak ?! ahk... kenapa jadi seperti ini ?! baiklah , aku akan jujur dan mengaku saja , karena cepat atau lambat pasti akan ketahuan juga !! " ucap Zayn Kingdi di dalam hati yang ragu ragu dengan keputusan nya .
" Kingyan , apa kau tidak mendengar pertanyaan ku ?! " ucap Canran kepada Zayn Kingdi yang tidak sabaran .
" sebenarnya aku BRAK mu " ucap Zayn Kingdi yang tiba tiba tidak kedengaran karena pintu yang di banting .
Canran tidak bisa mendengar inti dari kalimat yang dia ucapkan karena tiba tiba terdengar suara pintu yang di banting . Canran merasa kesal karena tidak dapat mendengarnya . sementara itu , Zayn Kingdi merasa gelisah setelah mengucapkan pengajuan nya tadi karena takut Canran membencinya .
karena suara pintu yang di banting tadi , Zayn Kingdi memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri dari pertanyaan yang Canran berikan .
" a - anu nyonya , saya akan mengecek apa yang terjadi di bawah sana . saya takut terjadi sesuatu kepada Luo Yi . " ucap Zayn Kingdi berusaha kabur .
" baiklah cepat kau periksa , jika terjadi sesuatu kabari aku !! " ucap Canran yang khawatir .
Zayn Kingdi pun pergi ke lantai bawah untuk memeriksa asal suara yang tadi terdengar . saat berjalan , Zayn Kingdi juga berkata...
" hhhh untung saja Canran tidak mendengarnya , dan untungnya aku tidak langsung mematahkan jurus pengubah fisik ku . jika tidak , mungkin akan langsung ketahuan . aku harus banyak berterima kasih kepada pintu yang rela di banting keras ini hahahaha " ucap Zayn Kingdi sambil senyum senyum sendiri saat berjalan memeriksa .
sesampainya Zayn Kingdi di lantai bawah , Zayn Kingdi melihat ada Luo Yi yang sedang panik . kemudian Zayn Kingdi pun menghampiri Luo Yi dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi .
" Luo Yi , kau kenapa ?? kenapa kau terlihat sangat panik ?? " tanya Zayn Kingdi kepada Luo Yi .
" paman ? i - itu , aku tadi tidak sengaja menutup pintu dengan sangat keras , jadi sekarang pintunya rusak . paman aku takut onican marah karena aku telah merusak pintu . apa sebaiknya aku perbaiki saja ya ?! " ucap Luo Yi yang panik dengan muka cemberut yang sangat lucu .

" bwahahaha Luo Yi kamu lucu sekali . kau berangan angan ingin memperbaiki pintu yang rusak agar kakak mu tidak memarahi mu ?? hahahha " ucap Zayn Kingdi yang merasa lucu karena Luo Yi panik sebab pintu rusak .
" paman....!! ini sama sekali tidak lucu . lebih baik paman bantu aku memperbaiki pintunya ! " ucap Luo Yi sambil cemberut seperti bayi mau nangis .
" baiklah baiklah , paman bantu kamu memperbaikinya . tetapi paman punya satu permintaan , bagaimana ? " ucap Zayn Kingdi sambil mengelus pintu yang rusak itu .
" apa permintaan mu paman ?? " tanya Luo Yi sambil memegang tangan Zayn Kingdi .
" entahlah , paman bekum memikirkan nya . jadi nanti saja paman bilang sama kamu Luo Yi . lebih baik sekarang kita perbaiki dulu pintunya !! " ucap Zayn Kingdi sambil menepuk punggung Luo Yi .
" iya paman !!" sahut Luo Yi sambil tersenyum riang .
" baiklah sepertinya aku harus menjadi tukang kuli untuk yang kedua kalinya . yah gapapa lah itung itung berterimakasih sama pintu ini karena telah menyelamatkan ku dari pertanyaan yang sulit di jawab itu !! hahahaha " ucap Zayn Kingdi di dalam hati sambil membawa kayu yang baru untuk memperbaiki pintu yang Luo Yi rusak .
setengah jam kemudian , Zayn Kingdi selesai memperbaiki pintu yang Luo Yi rusak . kemudian Luo Yi pun berterimakasih kepada Zayn Kingdi karena telah membantunya .
" paman Kingyan , terimakasih sudah membantuku . sekarang pintunya sudah bagus kembali bahkan lebih bagus dari yang sebelumnya . " ucap Luk Yi berterimakasih kepada Zayn Kingdi sambil tersenyum bahagia .
" ya , sama sama ! oh iya Luo Yi , jika kakak mu bertanya tentangku , kau bilang padanya bahwa aku ingin jalan jalan sebentar . " ucap Zayn Kingdi yang ingin kabur dari kenyataan .
" baiklah paman , jika onican bertanya aku akan menjawab seperti yang kau bilang . " ucap Luo Yi sambil memiringkan kepalanya .
( di masukin ke piring ?? 😂 )
Zayn Kingdi pun keluar dari rumah dan berjalan jalan di sekitar hutan untuk melihat lihat pemandangan . saat Zayn Kingdi sedang berjalan melewati rumah , Canran melihatnya di jendela . kemudian Canran pun memanggil Luo Yi untuk bertanya apa yang sedang Zan Kingdi lakukan .
" Luo Yi !!! Luo Yi !!! " ucap Canran berteriak memanggil Luo Yi .
" iya onican , ada apa ?! " sahut Luo Yi setelah tiba di kamar Canran .
" cepat bawa aku ke hutan sana !! aku ingin jalan jalan menghirup udara segar " ucap Canran kepada Luo Yi sambil mengulurkan tangan nya .
" onican , kau kan masih belum sembuh sepenuhnya . jadi lebih baik jangan terlalu banyak bergerak dulu . " ucap Luo Yi sambil duduk di samping Canran .
" tapi Luo Yi , aku sangat ingin menghirup udara segar . aku sungguh bosan karena terus berada di kamar ini . " ucap Canran terus memaksa Luo Yi agar membawanya berjalan jalan .
" hhhh baiklah " ucap Luo Yi sambil membantu Canran berjalan .
saking tidak sabaran nya Canran ingin menyusul Kingyan , Canran sampai sampai tidak sadar kalau dia di bawa ke kamarnya Luo Yi . beberapa saat kemudian , Canran baru tersadar kalau dia di bawa ke kamarnya Luo Yi .

" Luo Yi , kenapa kau malah membawaku ke kamarmu ?? " ucap Canran sambil tersenyum pahit .
" onican , bukan kah kau ingin menghirup udara segar , jadi aku membawamu ke kamarku karena jendela kamarku menghadap ke arah hutan dan dapat dibuka . jadi pasti kau dapat menghirup udara yang segar di sini !! hehe " ucap Luo Yi sambil membantu Canran untuk duduk .
" baiklah , aku sudah membuka jendelanya . jadi pasti kau sudah menghirup udara segarnya kan onican ? " ucap Luo Yi sambil tersenyum sangat bahagia karena dapat membantu Canran .
" i - iya , terimakasih Luo Yi yang sangat baik !!" ucap Canran sambil terpaksa tersenyum .
" kalau begitu onican , aku akan kebawah dulu untuk mencari beberapa makanan untuk mu . " ucap Luo Yi sambil berjalan pergi meninggalkan Canran .
" astaga tuhan.... kenapa aku selalu bernasib sial ?? kenapa engkau tidak adil kepada ku ?! kenapa ?? huhuhu... ahk.... sial , seharusnya tadi aku berkata yang sesungguhnya kalau Luo Yi salah paham . tapi aku tidak tega saat melihat ekspresi nya yang bahagia saat dia membantuku !! hhhhh sudahlah lebih baik aku terima saja , dan lain kali aku akan bertanya lagi kepada Kingyan . " ucap Canran di dalam hati sambil menghela nafas .
Luo Yi pun kembali dengan membawakan makan . Canran pun memakan makanan yang Luo Yi bawa dengan sangat lahap .
" onican pelan pelan nanti kau tersedak , tidak akan ada yang berebut makanan dengan mu kok ! jika kau makan seperti ini , kau kelihatan seperti bab* yang kelaparan hahaha " ucap Luo Yi sambil tertawa .
" huh ?? aku seperti bab* ?? hei aku tanya padamu Luo Yi , adakah bab* yang kakinya ramping seperti aku ?? " ucap Canran sambil menunjukan pahanya .
" hahahaha baiklah onican , kau menang hahaha " Luo Yi tertawa karena merasa ucapan Canran sangat lucu .
bersambung....
kpn up lgnya