Di dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah hanya menjadi pion, oleh sebab itu aku harus menjadi yang terkuat agar bisa membuat seluruh dunia berada di bawah kendali ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisky wa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 26.Pelindung Keluarga Naga
Setelah beberapa saat mereka berdua berkeliling di sekitar asrama wanita, sikap gadis itu menjadi sangat sopan setelah berkenalan dengan Long Ai.
Gadis itu bernama Elisa yang merupakan pendekar muda yang berasal dari luar kekaisaran Zenit yang di rekrut oleh salah satu Tetua yang sedang mencari bakat di luar kekaisaran.
Long Ai yang merasa Elisa terlalu berlebihan menurut nya, ia kemudian menyuruh Elisa bersikap biasa saja kepadanya.
"Senior, apakah kau bisa mengantar ku ketempat terindah di Gunung Naga?"
Tanya Long Ai sambil melihat sekitar.
"Ada, tempat itu adalah tempat yang biasa di gunakan untuk bersantai di Gunung Naga"
Jawab Elisa kemudian menuntun Long Ai menuju tempat yang akan mereka tuju.
Setelah sepuluh menit berjalan, mereka akhirnya sampai di salah satu puncak Gunung Naga yang memiliki pemandangan alam yang indah.
Banyak juga para murid dari Gunung Naga yang sedang bersantai di tempat itu, Long Ai juga merasa kagum melihat pemandangan alam yang masih sangat indah.
"Di sana adalah hutan tempat tinggal para monster yang jinak, nona muda bisa bebas pergi ke sana"
Ucap Elisa sambil melihat ke arah hutan yang terlihat dari puncak Gunung.
"Andai kakakku juga ada di sini pasti ia suka dengan tempat ini"
Batin Long Ai kemudian duduk di bawah pohon bersama Elisa dan pendekar Gunung Naga lainnya.
Di sebuah tempat yang seperti Goa, Feng Ying dan Long Fei sedang berjalan memasuki Goa lebih dalam lagi.
Di dalam Goa itu banyak berlian berlian yang bersinar menerangi lorong-lorong Goa,Goa itu terletak di bawah kediaman utama keluarga Long, tepatnya di Pulau Apung.
Setelah mereka berjalan beberapa saat, mereka sampai di bagian Goa yang sangat luas, bisa mereka lihat ada beberapa patung besar yang mengeluarkan aura yang hebat.
Ada tiga belas patung yang ada di ruangan besar itu, sepuluh patung berada di kanan dan kiri jalan menuju ujung Goa dan satu patung berdiri di ujung Goa dan dua patung di belakangnya terlihat seperti penjaga satu patung paling besar yang berada di ujung Goa.
Bisa Feng Ying lihat, patung patung itu adalah bawahan bawahannya di kehidupan pertamanya dan patung terbesar adalah dirinya sendiri di kehidupan pertamanya.
Di bawah patung Feng Ying ada seorang pria tua yang duduk bersemedi,dari Aura yang di pancarkan ia adalah pendekar langit tingkat tinggi.
Long Fei dan Feng Ying mendekati pria tua itu, kemudian Long Fei memberi hormatnya kepada pria tua itu yang sedang bersemedi.
"Nak,beliau adalah adik dari kakek mu, ia adalah pelindung keluarga Naga, dan juga guruku, kau akan berada di bawah bimbingannya mulai saat ini"
Ucap Long Fei kemudian menyalurkan Qi energinya ke tangganya.
Long Fei kemudian menyerang Pria tua itu dengan kekuatan penuhnya, pria tua itu masih bersemedi dan matanya masih terpejam.
Saat serangan Long Fei hampir mengenai pria tua itu, sebuah pelindung energi muncul melindungi pria tua itu, Long Fei juga terpental mundur beberapa langkah.
Pria tua itu kemudian membuka matanya dan berdiri sambil tertawa kecil kepada Long Fei yang sedang memegang tangannya yang terlihat mengalami luka bakar.
"Dasar murid durhaka, bukannya bersujud kau malah menyerang ku"
Ucap Pria tua itu sambil memainkan janggutnya.
"bukankah guru sendiri yang mengajari ku untuk tidak usah bersujud kepada guru"
Jawab Long Fei sambil memulihkan tangannya.
"Kapan aku mengatakan itu?"
Tanya pria tua itu sambil mengingat ingat kembali.
"Sepuluh ribu tahun yang lalu"
Jawab Long Fei dengan kesal.
Mendengar jawaban Long Fei membuat pria tua itu terdiam beberapa saat sebelum akhirnya tertawa.
"Ah aku baru berusia dua ratus tahunan jadi aku belum lahir saat itu"
Ucap pria tua itu sambil mengejek Long Fei.
Long Fei tidak melanjutkan perdebatan itu, ia memilih diam dan menyuruh Feng Ying memberi hormat kepada pria tua itu.
"Apakah dia anak mu?"
Tanya pria tua itu.
"Ya dia adalah keturunan keluarga Naga terbaik yang pernah ada"
Jawab Long Fei dengan penuh percaya diri.
"Terbaik ya....di umur dua belas tahun mampu mengimbangi pendekar tingkat Bumi maka memang terbukti ia adalah keturunan terbaik keluarga Naga"
Ucap pria tua itu membuat Long Fei terkejut.
"Lelucon apalagi yang guru ucapkan?"
Jawab Long Fei yang tidak percaya.
Tiba tiba,sebuah serangan energi dengan cepat melewati sebelah kanan Long Fei dan mengarah ke arah Feng Ying, serangan energi itu memiliki kekuatan setingkat puncak pendekar master.
"Tidakkk!!"
Long Fei bergerak cepat menyelamatkan Feng Ying namun ia sudah terlambat, serangan itu mengenai Feng Ying dan terjadi ledakan yang cukup hebat.
"Kenapa guru menyerang dengan kekuatan sebesar itu?!"
Seru Long Fei dengan geram, karena menurutnya serangan itu sanggup membuat tubuh Feng Ying hancur tak tersisa.
"Apa yang ayah khawatir kan?"
Tiba tiba suara Feng Ying terdengar dari belakang Long Fei, Long Fei seketika langsung melihat ke belakang dan menemukan Feng Ying yang terlihat baik baik saja.
"Kau pasti tahu bukan, orang yang di beri pengakuan dari pelindung keluarga dan sang Naga bukan sembarang orang"
Ucap pria tua itu sambil duduk kembali di kursi batu di dekat Long Fei.
Long Fei masih tidak percaya dengan kejadian itu, ia tidak menyangka bahwa anaknya yang beberapa waktu lalu masih seorang pendekar master tingkat enam kini sudah setara dengan dirinya.
"Aku bingung harus bersikap bagaimana"
Jawab Long Fei kemudian ikut duduk dengan pria tua itu karena ia membutuhkan waktu untuk menerima situasi itu.
"Jangan di pikirkan, ia adalah berkah untuk keluarga kita"
Ucap pria tua sambil menuangkan teh ke gelas Long Fei dari ruang hampa.
Feng Ying tidak ikut berbincang dengan Long Fei dan pria tua itu, ia memilih melihat lihat patung patung besar itu.
"Suatu saat nanti di alam baka nanti kita pasti berkumpul kembali, tunggu aku dan hitam teman teman ku"
Batin Feng Ying kemudian pergi menuju Long Fei karena di panggil.
"Nak mulai sekarang kakek mu ini akan melatih mu, jadi berlatihlah dengan sungguh-sungguh"
Ucap Long Fei kepada Feng Ying.
Feng Ying langsung menuruti perintah ayahnya itu, karena ia hanya akan berlatih beberapa bulan.
Long Fei juga menambahkan bahwa Feng Ying tidak perlu memasuki sekte yang sebelumnya akan ia masuki karena dengan kemampuannya hanya akan membuat ia sia sia berada di sekte itu.
"Kakek, bolehkan aku mengetahui nama mu?"
Tanya Feng Ying kepada pria tua itu.
"Nama ku Long Ouyang, panggil saja aku kakek"
Ucap pria tua bernama Long Ouyang itu.
Feng Ying pun memberi hormat sekali lagi kepada Long Ouyang karena ia akan di ajari oleh Long Ouyang kedepannya.