NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Yang Kedua

Ternyata Aku Yang Kedua

Status: tamat
Genre:Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:495.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Riana, gadis manis dan baik hati, merasa bahagia karena menikah dengan seorang pria yang dia sangka memiliki sifat yang sama dengan sang papa. Bertanggung jawab, penyayang dan terutama setia. Pernikahan yang awalnya dia anggap akan mendatangkan kebahagiaan baginya ternyata menjadi awal dari penderitaan baginya. Riana tidak pernah tahu, kalau ternyata Bisma suaminya, ternyata telah menikah sebelumnya.
sanggupkah Riana bertahan menghadapi fitnahan demi fitnahan dari istri pertama Bisma?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebimbangan Bisma

"Kenapa? apa aku salah ada di sini? Aku CEO di sini."

Bagai tersambar petir di siang hari, Bisma terkesiap kaget, dan menggeleng-gelengkan kepalanya, tidak percaya.

"Tidak mungkin! CEO di perusahaan ini, putra dari Tuan Mahesa, bukan kamu."

"Oh ya? kalau begitu kenalkan, namaku Farrel prokoso Sanjaya, putra dari Mahesa Sanjaya." Ucap Farrel dengan senyuman sinisnya.

"Hahahaha, kamu sangat pintar sekali berbohong, Farrel! kalau kamu benar-benar putra dari Tuan Mahesa, tidak mungkin kamu kerja di perusahaanku sebagai karyawan. Jadi kami jangan ngarang. Sekarang kamu kasih tahu aku dimana CEO perusahaan ini?"

"Terserah kamu mau percaya atau tidak. Yang jelas aku adalah orang yang kamu cari. Apa photo keluarga ini tidak cukup untuk membuatmu percaya?" Farrel menunjukkan pigura yang berisi photo papanya, mamanya dan dirinya.

"Alasanku bekerja di perusahaanmu, karena Riana menyukai pria biasa yang bisa jadi seseorang karena hasil usaha sendiri bukan karena kekayaan orang tua," imbuh Farrel kembali.

Bisma bergeming mendengar ucapan Farrel. Dia merasa kalau memang demikianlah Riana sebenarnya. Akan tetapi, dia langsung menampik pemikirannya sendiri. Dia tetap beranggapan kalau Riana adalah wanita munafik yang penuh kepalsuan.

"Cih, seandainya kamu benar-benar anak dari Pak Mahesa Sanjaya, aku semakin yakin kalau Riana itu munafik. Dia berselingkuh denganmu karena tahu kalau kamu itu pewaris dari Rajawali group. Dia tahu, kalau kamu lebih kaya dariku. Cih dasar wanita gila harta!" umpat Bisma.

Brakk ...

Farrel memukul meja dengan keras. Amarahnya langsung memuncak begitu mendengar penghinaan Bisma terhadap Riana.

"Sekali lagi aku mendengar kamu menghina Riana, bukan hanya berhenti berinvestasi, aku bahkan bisa membuat perusahaanmu collapse. Camkan itu!" bentak Farrel dengan sorot mata yang sangat tajam dan wajah yang memerah.

"Dengar sini! awalnya aku berniat untuk membuat kamu dan Riana kembali bersatu dan mengetahui siapa sebenarnya yang wanita ular, Riana atau istrimu itu. Tapi, sekarang aku memutuskan untuk membuat Riana menjadi milikku seutuhnya, dan berjuang untuk mendapatkan cintanya. Aku juga akan menyayangi anak yang ada di rahimnya, walaupun itu bukan darah dagingku. Dan ingat perkataanku. Aku akan memastikan kalau aku lah yang akan pertama kali menggendong anak itu dan dia akan memanggilku papah. Aku akan memberikan nama keluargaku atasnya dan kamu yang sama sekali tidak mengakuinya, tidak berhak untuk dipanggil papa oleh anak itu."Ucap Farrel dengan tegas dan berapi-api.

Bisma tercenung, dan merasa ada sesuatu yang menyakitkan yang timbul di dalam hatinya. Seakan ada ketidakrelaan yang timbul di dalam hatinya, mendengar ucapan Farrel.

"Kalau kamu memang cerdas dan bijak, seharusnya kamu berpikir, tentang apa yang istrimu itu katakan mengenai alasan Riana yang berniat membohongimu dengan menggunakan anak yang ada dalam kandungannya. Bukankah istrimu itu mengatakan kalau Riana dan aku menggunakan bayi itu untuk menguasai hartamu? coba kamu pikir dengan cermat, buat apa aku berniat menguasai harta kekayaanmu, sedangkan hartamu itu tidak sebanding dengan apa yang aku miliki?"

Bisma semakin tidak bisa berbicara lagi. Karena memang yang dikatakan oleh Farrel itu sangat masuk akal. Bisma mengingat kata-kata Dania yang mengatakan kalau Farrel dan Riana bekerjasama untuk menguasai hartanya, tapi sekarang dia berpikir itu sangat tidak mungkin. Farrel bahkan lebih kaya dari dirinya.

"Siapa sebenarnya yang sedang berbohong sekarang? mungkinkah Dania yang telah membohongiku?" bisik Bisma pada dirinya sendiri.

"Tapi tidak mungkin, dia membohongiku. Aku sudah mengenalnya sejak dulu. Ya sangat tidak mungkin," Bisma menepis semua prasangka buruknya tentang Dania.

"Baiklah, aku mungkin bisa percaya kalau yang ada dalam rahim Riana itu bukan anak kamu. Tapi itu juga tidak mungkin anakku, karena aku pria yang sudah didiagnosa tidak bisa memberikan keturunan. Jadi bisa dipastikan kalau itu anak dari laki-laki lain."

"Apa kamu percaya dengan surat diagnosa itu? Kalau kamu percaya silakan! justru aku merasa senang kalau kamu mempercayainya. Kalaupun nantinya kamu tahu kalau surat diagnosa itu palsu aku juga gak peduli. Yang jelas, aku tidak akan melepaskan Riana untukmu. Kalau memang dia tidak bisa mencintaiku, aku lebih rela dia dengan orang lain, yang bisa percaya dan menghargai Riana, daripada dengan kamu, ingat itu! sekarang kamu tolong keluar dari ruanganku! Dan ingat, tidak akan ada lagi kerjasama di antara perusahaan kita." Pungkas Farrel, mengakhiri percakapan, seraya pura-pura kembali fokus pada layar monitor di depannya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bisma berjalan dengan gontai keluar dari perusahaan Farrel. Kata-kata Farrel berkelebat di pikirannya dan menjadi penambahan beban di pikirannya.

"Apa yang semua diucapkan oleh Farrel itu benar? apa selama ini aku jadi bodoh karena terlalu percaya pada Dania?" bisik Bisma pada dirinya sendiri.

Semua keanehan yang terjadi pada mamanya pun seketika langsung berkelebat di pikirannya. Di mana mamanya selalu terlihat seperti ketakutan bila dia ingin berangkat bekerja, dan meninggalkan mamanya dengan Dania. Bisma juga kembali bertanya-tanya, kenapa asisten rumah tangga yang sudah lama bekerja dengan mereka tiba-tiba dipecat setelah peristiwa mamanya pingsan dan terkena stroke saat itu, dan Dania malah menggantikannya dengan pembantu baru. Semua kejanggalan-kejanggalan yang dia anggap biasa aja selama ini, seketika berganti-berganti menyapa benaknya.

"Ada apa sebenarnya ini? kalaupun ini semua ulahnya Dania, buat apa dia melakukannya? sangat tidak masuk akal kan, kalau dia melakukan ini semua? Tapi sepertinya, aku lebih baik melakukan pemeriksaan ke dokter lain tanpa sepengetahuannya, untuk membuktikan semuanya," tekad Bisma.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dania terlihat mendorong kursi roda yang diduduki oleh Soraya mertuanya di tempat yang sangat jauh dari daerah rumahnya. Sepanjang jalan dia mendapatkan pujian dari orang-orang sebagai menantu idaman, yang baik dan mau merawat mertua yang stroke. Dan dia selalu mengucapkan terima kasih dengan ramah dan tersenyum sangat manis.

"Kamu dengar itu wanita tua? aku itu dipuji-puji jadi menantu idaman, sama seperti kamu dulu yang suka memuji-muji aku. Salah kamu sendiri sih, ngapain mesti tahu apa yang sebenarnya." ujar Dania dengan sinis.

Mulut Soraya terlihat bergerak-gerak seperti ingin berbicara.

"Kamu mau bicara ya? kasihan tidak bisa ya? Kamu itu selamanya akan seperti ini. Dan tidak akan pernah sembuh," ejek Dania dengan bibir yang menyeringai sinis.

"Oh ya, sepertinya aku sudah malas melihat kamu ada di rumah kami. Jadi aku memutuskan untuk meninggalkanmu di sini. Kamu tahukan bagaimana pintarnya aku, untuk memanipulasi keadaan supaya Bisma percaya kalau kamu benar-benar hilang, bukan dihilangkan?" Seringaian sinis sama sekali tidak pernah tertanggal dari bibirnya.

"Jangan, Dania! Jangan tinggalkan aku di sini!" mohon Soraya yang sayangnya suaranya tidak bisa keluar dari mulutnya.

Dania terlihat melihat ke segala penjuru untuk melihat apakah dirinya sudah aman meninggalkan Soraya tanpa ada orang yang melihat. Setelah dirasa aman, Dania kembali menatap ke arah Soraya dan menyeringai sinis.

"Bye-bye beban hidupku!" ucap Dania sambil beranjak pergi.

Tbc

1
Surati
bagus
harwanti unyil
Bisma yg bodoh 😂😂
Gadis Puspa Kartika
Luar biasa
Wanti Suswanti
yah gak terasa udah tamat aja keren thor..tetap semangat..
Wanti Suswanti
Bisma menang banyak kalau sama Mirna semua istrinya perawan sedang Cakra kalau sama Dania mantan istri Bisma begitu pun farel dapat jandanya Bisma..
Wanti Suswanti
sesal yg sudah terlambat...
Wanti Suswanti
jeng jeng kejutan buat Bisma...
Wanti Suswanti
semoga Riana bisa menerima farel dan membuka hatinya buat farel..
Wanti Suswanti
mikir Bisma Gresek...
Wanti Suswanti
aku tdk sudi kalau nantinya Riana balik lagi sama Bisma...
Wanti Suswanti
harusnya Riana jujur gimanapun dia itu papahmu..
Wanti Suswanti
farel keren tapi aku akan kecewa sama Riana kalau dia nanti balik lagi sama Bisma setelah Bisma tau surat itu palsu dan meminta maaf sama Riana...
Wanti Suswanti
hamil nanti dituduh selingkuh lagi karna katanya Bisma gak subur...
Wanti Suswanti
makan tuh menantu idaman...
Andi Fitri
dasar bisma lelaki buaya buntung..
Helena
Luar biasa
Icha Puput
alurnya simpel dan gampang di pahami
Lienda nasution
pria aneh gak waras lagi sudah istri keduanya difitnah habis habisan ibunya diperlakukan dgn tidak manusia dan dia sendiri dibodohi kok masih memaafkan istri pertama nya dapat harta Gono gini lagi nah Riana hanya dapat pegel hati saja. benar benar novel yang alur ceritanya tidak bisa menjadi contoh ini Thor maaf
Lienda nasution
wing Riana edan banyak sekali yang disembunyikan dengan dalih untuk kebaikan malah membuat papanya sendiri sekarat gak jelas kebijakannya
Dewi Habibah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!