" Aku sangat membenci mu aku berdoa semoga tidak pernah bertemu dengan mu lagi, lenyap lah dari hadapan ku."
Ucap Crystal yang menahan emosinya.
" Kamu tidak akan pergi jauh dariku karena selamanya kamu akan menjadi isteri ku selamanya."
Ucap Alexander sambil tersenyum
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di Bawa Ke Negara Grace
Setelah Alex membuat Crystal tidak sadarkan diri. Ia langsung membawanya ke negara Grace dengan menggunakan jet pribadinya. Sementara Crystal di bawa ke kamar di salah satu jet. Alex membawa anak-anaknya ke ruang santai di sana terdapat televisi besar dan sebuah sofa.
" Daddy sekarang kita kemana?" tanya Aurora yang tiduran di paha Alex.
Alex yang sedang mengelus rambut Aurora langsung menatap Aurora dengan lembut.
" Kita akan pulang ke negara Daddy." jawab Alex sambil menatap Aurora dengan lembut.
Adelio yang mendengarnya langsung menoleh ke arah Alex.
" Apa anda yakin?" tanya Adelio dengan tatapan tidak percaya.
Alex yang mendengar pertanyaan dari Adelio langsung menoleh dan melihat Adelio sedang menatapnya. Alex menghela nafasnya lelah ia sudah tahu Adelio mengetahui bahwa dirinya merupakan seorang Raja, dan Alex juga tahu Adelio takut dengan penolakan dari keluarganya.
" Aku sudah yakin, dan bisakah kamu memanggil ku Daddy." ucap Alex yang menjawab sekaligus meminta Adelio untuk memanggil nya Daddy.
Adelio yang mendengarnya langsung memalingkan wajahnya ke arah televisi.
" Jika anda ingin saya memanggil itu, anda harus terlebih dahulu meluluhkan hati Mommy." jawab Adelio sambil bersmirk tanpa mengalihkan pandangannya ke arah televisi yang ia tonton.
Alex mendengar jawaban dari Adelio hanya bisa tersenyum kecut. Mengingat sampai sekarang Adelio belum menerimanya sebagai Daddy. Bahkan sekarang ia di beri syarat untuk meluluhkan hati Crystal.
" Sebenarnya ia mirip siapa sih?" batin Alex dengan kesal.
...****************...
" Enggh." lenguhan Crystal saat baru membuka matanya.
Crystal yang baru sadar ia melihat sekeliling kamar yang sedikit asing baginya tetapi saat ia melihat ke arah jendela kecil di kamar tersebut dirinya melihat awan di baliknya. Hal itu membuat Crystal terkejut dan bangun secara tiba-tiba.
" Shhhh..." ringisan Crystal sambil memegang kepalanya yang sedikit berdenyut.
Crystal menduga bahwa sekarang ia berada di dalam sebuah pesawat. Crystal mencengkram selimut yang digunakannya hingga kusut. Ia sudah menduga bahwa Alex akan melakukan hal yang licik untuk membawanya kembali ke Grace. Crystal menghela nafasnya berusaha tenang.
" Ayo Crystal kamu bisa menghadapinya." batin Crystal yang menyemangati dirinya.
Ceklek.....
Saat Crystal sedang berpikir di saat bersamaan Alex memasuki kamarnya. Alex melihat Crystal yang sudah terbangun setelah ia memberikan obat bius. Sebenarnya dalam hati ia merasa menyesal melakukan hal itu kepada Crystal. Tetapi di sisi lain ia tidak bisa meninggalkannya di New York karena takut Crystal akan pergi dari hadapannya lagi. Mungkin ini terdengar egois tetapi Alex tidak memperdulikan hal itu. Terpenting Crystal harus menjadi miliknya.
" Apa kau sudah sadar?" tanya Alex sambil bersandar di pintu dan tangan bersedekap di dadanya.
Crystal yang memutar bola matanya memang ia tidak melihat bahwa dirinya sudah membuka matanya sejak tadi.
" Memang kau tidak melihat nya sendiri." jawab Crystal dengan ketus.
Melihat hal Alex terkekeh pelan. Setelah itu ia menyuruh pramugari untuk menghadap nya.
"I can help, Your Majesty." ucap Pramugari sambil membungkuk.
Alex yang melihatnya hanya memasang wajah datarnya.
"Bring a bowl of soup and milk." ucap Alex to the points.
Pramugari itu pun menggangguk kepalanya sebelum pergi untuk membawa pesanan dari raja.
Crystal yang menyaksikan hal itu sedari tadi memutar bola matanya dengan malas.
" Dasar Raja maunya seenaknya saja." batin Crystal.
Setelah itu suasana kamar terasa hening. Alex yang sibuk dengan pekerjaannya dan Crystal yang sibuk melamun. Tidak lama kemudian Pramugari tersebut membawa makanan. Alex langsung mengusir Pramugari tersebut dengan tangannya.
Pramugari tersebut langsung meninggalkan ruangan. Alex berdiri setelah menyelesaikan pekerjaan nya dan berjalan mendekati Crystal.
Alex mengambil semangkuk sup yang di letakkan dia samping tempat tidur Crystal. Ia berniat menyuapi Crystal. Tetapi sayangnya Crystal langsung merebut ayo tersebut dari Alex dan menyuapkan ke mulutnya.
Alex yang melihatnya tersenyum tipis sambil memperhatikan Crystal yang sedang makan. Tiba-tiba Kalvin datang menghadap nya. Alex mengangkat alisnya menyuruh Kalvin untuk mengatakan apa yang ia sampaikan.
" Salam Yang Mulia sebentar lagi kita sampai di negara Grace." ucap Kalvin yang memberitahu kepada Alex.
Uhuuk....Uhuuk....
Sontak perkataan dari Kalvin membuat Crystal tersedak ia pun terbatuk batuk. Alex yang melihatnya pun langsung menghampiri Crystal dan menyodorkan segelas air ke Crystal.Crystal pun menerimanya dan meminumnya.
" Apa kamu baik baik saja sayang?" tanya Alex dengan menampilkan ekspresi khawatir.
Crystal tidak mendengar pertanyaan dari Alex karena ia terlalu asik dengan pikirannya.
" Akhirnya ketemu ke sana juga, selamat datang kenangan buruk....
Continue....
setelah cinta kedua'a metong,,hati verpindah kg kemantan,,ga oantas jd seorang raja