NovelToon NovelToon
Cinta Wanita Mantan Narapidana

Cinta Wanita Mantan Narapidana

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:229.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mrs.Kang Chi

WARNING!!
Ini Novel Dewasa, so bocil-bocil jangan baca, ntar malah heboh dikolom komentar, ini novel khusus 21+

Sebuah rasa cinta pada seseorang terkadang terlambat untuk disadari. Sekalipun menyadarinya sejak dini, namun kadang hati enggan menunjukan rasa tersebut. Hingga akhirnya menjadi sebuah perasaan yang terpenjara oleh kepura-puraan.

Ini adalah sebuah kisah seorang gadis muda mantan narapidana yang jatuh cinta pada sahabat kecilnya, hingga dia mengagalkan acara lamaran lelaki pujaannya, serta memaksa lelaki tersebut menikahinya. Maka, pernikahan tanpa hitam diatas putih pun terjadi, tapi pernikahan yang dijalaninya penuh intrik dimana dia dibenci oleh keluarga lelakinya.

Disamping kehidupan rumah tangganya yang tidak harmonis, dia harus bergelut mencari tahu penyebab kematian orang-orang terdekatnya.

Mampukah dia mencari kebenaran dibalik kematian orang-orang terdekat dan menumbuhkan cinta dalam pernikahannya?

#Cinta segitiga #Pembunuhan #Pernikahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.Kang Chi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lelaki berjubah hitam

Malam yang sunyi, rintikan hujan mengenai genting rumah sakit. Perlahan pemilik bulu mata lentik itu mulai mengerjapkan matanya. Cahaya lampu diruangan cukup menyilaukannya. Dengan keasadaran belum penuh dia mengedarkan matanya ke segala penjuru. Suasana yang sangat sepi, dia menatap tangannya yang terpasang selang inpusan.

Khalisa mulai mendudukan badannya sambil bersenderkan pada bantal, disanalah dia mulai melihat dengan jelas kain pembatas di ruangan tersebut menampakkan sebuah bayangan hitam.

" Siapa disana?" Seru Khalisa.

" Aaaaak!" Terdengar suara rintihan.

Khalisa semakin membelalak matanya, karena dibalik gorden itu nampak bayangan bukan satu orang melainkan dua orang.

Craaaaat

Sebuah cipratan mengenai gorden seseorang dibalik gorden itu memengal kepaa seseorang, darah bersimbahan dilantai dan kepala yang terpangal tergeletak dilantai melotot ke arah Khalisa. Sontak Khalisa menjerit histeris.

" Aaaaaaaaaaaaakh!"

" Khalisa bangun, Khal!" Seru seseorang sambil mengoyangkan tubuhnya.

Barulah Khalisa terbangun dengan terengah-engah, ternyata dia barusan mimpi. Rendy rupanya tengah menungguinnya, dia segera mengambilkan segelas air untuknya.

Khalisa menerima gelas itu, lalu meneguknya. Kesadarannya masih belum pulih, bahkan pikirannya masih melayang-layang. Mimpi itu terasa begitu nyata. Khalisa matanya menatap tidak tenang, perlahan dia menarik selimutnya sambil memeluk lututnya. Rendy menatap heran dengan sikap Khalisa yang nampak ketakutan.

"Kamu kenapa Khal?" Tanya Rendy, Khalisa hanya mengelengkan kepalanya.

" Kalau begitu istirahat lagi, masih terlalu malam" Kata Rendy sambil menatap Khalisa.

" Jam berapa?" Tanya Khalisa.

"Jam 12 malam!" Jawab Rendy.

" Oh!" Sahut Khalisa.

Rendy pun menghela nafasnya, dia memilih berjalan ke arah sofa dan mulai membaringkan tubuhnya. Khalisa dapat melihat mata Rendy sudah cukup lelah, nampaknya tadi Khalisa sudah membuatnya terbangun.

Begitu lama Khalisa menatap Rendy yang sudah langsung terlelap di sofa, tidak lama kemudian Khalisa ikut mencoba membaringkan tubuhnya kembali di kasur. Beberapa kali dia berganti posisi, Khalisa tidak dapat tidur lagi. Mimpi itu masih menghantuinya, terutama wajah yang terlihat dimimpi itu adalah seseorang yang dikenalnya.

Akhirnya Khalisa bangkit dari tidurnya, tidak sengaja dia menangkap seseorang berjubah hitam tersenyum smirk dibalik kaca pintu kamar.

Deg

Degup jantung Khalisa seketika berdebar kencang, senyuman yang sangat mengerikan, Khalisa pun turun dari ranjang dan mencabut paksa selang inpusnya memburu ke pintu, namun orang dibalik pintu itu sudah berjalan menjauh, Khalisa mengejarnya hingga parkiran yang sudah sepi.

Khalisa celingukan kehilangan jejak orang tersebut, dia mengela nafasnya, tidak lama kemudian terasa seseorang menepuk pundaknya dari belakang.

" Astagfirullahaladzim pak!"Seru Khalisa kaget sambil berbalik.

" Loh kenapa mbak kok keluyuran malam-malam?" Tanya satpam tersebut.

"Oh, bapak lihat laki-laki berjubah hitam lewat kesini gak?" Kata Khalisa.

" Jam segini mana ada yang jenguk mbak!" Jawab satpam tersebut.

" Yah, tapi tadi ada lelaki berjubah hitam jalan kesini" Kata Khalisa.

" Aduh gak ada siapa-siapa mbak jam segini diparkiran! Mbak mungkin cuma lihat bayangan mahluk halus, rumah sakit ini emang angker mbak, jadi sebaiknya mbak balik lagi ke kamarnya!"

Khalisa terdiam, dia sedikit kesal, dia jelas-jelas melihat seseorang yang berjalan kesini, bahkan dia tidak berpikiran tentang hantu. Tapi satpam tersebut malah menakutinya dengan hantu. Melihat Khalisa masih terdiam, satpam tersebut berniat mengantarkan balik Khalisa ke kamarnya.

" Ya sudah kalau takut saya antar ke kamarnya mbak!" Seru satpam tersebut.

" Bukan aku takut pak, tapi aku jelas lihat lelaki berjubah hitam yang tingginya segini," Kata Khalisa sambil memperagakan tangannya sejengkal lebih tinggi dari kepalanya.

"Haduh, mbak ini gak percaya ya, mbak palingan lihat hantu!" Kata satpam tersebut bersikeras.

" Itu manusia pak, bukan hantu loh! Masa hantu napak pak, gak melayang!" Sanggah Khalisa.

Perdebatan Khalisa dengan satpam tersebut masih berlanjut sampai seseorang datang menghampiri keduanya.

" Kamu rupanya disini!" Kata Rendy dengan mata sayu.

Khalisa dan satpam tersebut langsung menoleh ke sumber suara. Satpam tersebut langsung berbisik ke telinga Rendy, sontak membuat Khalisa berkerut dan menatap tidak senang.

" Gitu pak" Kata Satpam tersebut.

" Oh iya Pak, terima kasih ya, ayo Khal kita kembali ke kamar!" Ajak Rendy.

Khalisa cemberut, Rendy pun mengengam tangannya mengajaknya kembali ke kamar, Khalisa menghela nafasnya tapi kemudian dia menurut berjalan dibelakang Rendy.

Keduanya pun kembali ke kamar, Rendy langsung membenahi kasur tempat tidur Khalisa dan menyuruhnya berbaring dikasur. Rendy menyelimuti tubuh Khalisa yang terus menatapinya.

" Ren, kamu kenapa nungguin aku?" Kata Khalisa selagi Rendy sibuk merapihkan selimut Khalisa.

Rendy hanya terhenti sebentar, lalu dia berbalik, namun tangan Khalisa menahan tangan Rendy.

Tanpa menoleh sedikit pun Rendy menjawab pertanyaan Khalisa.

"Tidurlah, aku sangat lelah besok aku kerja!" Jawab Rendy singkat.

" Kamu belum jawab pertanyaanku Ren!" Bantah Khalisa masih tidak melepaskan tangannya.

"Karena rasa kemanusiaan!"Jawab Rendy singkat lalu melepaskan tangan Khalisa.

Rendy berjalan menuju sofa dan kembali membaringkan tubuhnya disana. Khalisa tidak berhenti menatap Rendy yang langsung tertidur. Tanpa peduli Rendy mendengarnya atau tidak, Khalisa langsung bercerita.

"Terima kasih Ren, Ren aku sangat cemas saat ini, aku merasa ada seseorang yang mengawasiku! Aku merasa takut, orang-orang disampingku meninggal dengan sangat mengenas dihadapanku" Cerita Khalisa terus bergulir seiring berputarnya jam didinding.

Dia tidak peduli Rendy mendengarkan ocehannya atau tidak, tapi dia terus bercerita semua hal yang dialaminya. Entahlah saat ini rasanya dia butuh mengeluarkan semua beban yang menganjal dihatinya.

******

Saat Khalisa terbangun, dia sudah tidak menemukan Rendy disampingnya, hanya ada kakak tirinya sedang mengupas buah apel. Khalisa langsung bangkit mendudukan badannya diatas ranjang.

" Kak!" Panggil Khalisa.

" Hmm.. Kalau masih mengantuk tidurlah lagi!" Titah Aldi tanpa mengalihkan pandangannya dari buah apel yang tengah dikupasnya.

"Aku sudah cukup tidur!" Kata Khalisa sambil mengukir senyumannya.

" Oh, Kamu lapar?" Tanya Aldi sedikit mendongkakkan kepalanya.

Khalisa tersenyum, dia menganggukan kepalanya. Aldi pun memotong buah apel tersebut dan menyimpannya di piring lalu disodorkan ke Khalisa. Sebuah perasaan bahagia kini menyelimuti hatinya, tidak pernah kakak tirinya sehangat itu padanya.

Khalisa sambil menyantap buah apel, beberapa kali mengulum senyumannya, tidak terhitung perasaan yang tengah membuncah didalam hatinya. Semua dikarena perhatian kakak tirinya yang baru saja didapatkan.

" Mulai sekarang tinggallah dirumah!" Kata itu keluar dari mulut Aldi sambil menatapnya.

" Maksud kakak?" Tanya Khalisa.

" Lepaskan Rendy, biarkan Rendy bersama Kaila, saat ini Kaila sangat terpukul dan Rendylah yang dapat mengobatinya!" Kata Aldi.

Sejurus mata dan hatinya terasa tertusuk mendengar perkataan itu, Khalisa merasa kini ljka didalam hatinya tidak ada yang memperdulikannya, padahal dirinya pun sangat terpukul dengan kematian ayah tirinya. Khalisa memilih diam tidak menjawab perkataan Aldi yang nampak terus menatapnya menunggu jawaban.

" Untuk apa kamu mengejar lelaki yang tidak mencintaimu!" Kata Aldi kemudian menatap tajam pada Khalisa yang sedang tertunduk.

#Bersambung...

1
Wan Trado
polisi akan terlihat bodoh seandainya menutup kasusnya, karena yg diduga sebagai pembunuhnya mati dg kondisi di mutilasi dan lagi kejadiannya setelah beberapa hari setelah korban ditemukan..
Mari Anah
semangat thor bikin karya2 baru
Mari Anah
di part ini ada sdkt bawang y ya thor,smp mewek aku baca y thor
Mari Anah
duh si silva ini mau cba2 jdi benalu d rmh tangga tmn y sndri🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Mari Anah
duh...duh...duh seneng y bsa di cintai banyak org,jdi terharu😢😢tuh kan ren,nyesel mah ada y belakangan,ego y ajah sih yg d gedein
Mari Anah
akhir y khalisa jdi jg sma vino,aku suka...aku suka thor
Mari Anah
author y pinter cerita y bikin yg baca deg2n berasa lgi nonton film action😁
Mari Anah
ada gtu ya org yg kejam bgt
Mari Anah
tambah seru thor cerita y
Mari Anah
ko mengandung 6 bln sih thor,typo ya thor
Mari Anah
cerita y seru bgt mrs,dri setiap part cerita y bikin penasaran,jdi bikin nagih,pngn lanjut baca cerita y,poko y sukses trs bwt cerita y ya mrs
Mari Anah
ky y aldi suka nih sma khalisa🤔🤔
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
nnti lama2 si rendy bakalan nyesel tuh udh mengabaikan khalisa
Mari Anah
udh lah khalisa tinggalin ajah si rendi,mending sma vino ajah,bikin nyesek ajah baca y
Mari Anah
pergi ajah kamu khalisa,keluar dri kwluarga yg toxic,jdi nyesek baca y😢😢😢
Mari Anah
berat bgt jadi kalisa pasti y😥😥g ada dukungan sma skali
Desi Eka s
Luar biasa
Mari Anah
ky y cerita y seru neeeyy,aku hadir thor🤗🤗
Chandra Dollores
suit suit suit..
ayo Vinnn
keluarkan jurus maut merebut hati Khaila...
klo perlu langsung lamar... masih perawan loh.. tanpa status janda pula..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!