NovelToon NovelToon
After 41 Days Marriage

After 41 Days Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Komedi / Detektif / Trauma masa lalu / Keluarga & Kasih Sayang / Mata-mata/Agen / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:15.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tris rahmawati

(21+ Harap bijak dalam memilih bacaan)
Tidak pernah terbayangkan oleh Dilvina keputusan nya untuk pergi ke negara lain meninggalkan pernikahan yang di anggap nya telah gagal dan penuh rasa sakit malah menyambut masalah lain yang lebih parah.

Sebuah kisah kekelaman masa lalu keluarga nya hadir kembali, para pembunuh ayah nya penghancur masa depan keluarga nya saling melingkar berkesinambungan hadir Bersama masa lalu sang suami JULIAN ANDERSON yang merupakan seorang agen rahasia di sebuah organisasi dulu, kini Jullian hadir kembali berusaha untuk memperbaiki pernikahan mereka yang berawal dari keterpaksaan dan perjodohan itu, akankan semua masalah terselesaikan? apakah mereka akan kembali bersama?

“Aku menjadi tahu kenapa Mama memilih Jullian sebagai menantu nya, ya tidak lain mama pasti tahu semua ini akan terjadi!”



“Dan sekarang kau datang? untuk apa lagi Jullian!”


💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Jullian membawa Dilvi untuk duduk di Sofa, sungguh Dilvi menjadi benar-benar kesal kepada Felix, tatapan nya nyalang dia terus menunggu penuturan lelaki itu.

“Aku hanya bercanda malam itu meminta Sophia menemani ku, jika aku tahu dia adalah kekasih Damian aku tidak mungkin melakukan itu!” Jelas Felix, mengeluarkan sebuah tab milik nya, menjawab pertanyaan-pertanyaan Dilvina.

Dilvi sedari tadi bertanya menjadi kesal, mendapati kalimat Felix yang mengatakan hanya bercanda “Hanya bercanda kata mu, kau lihat becandaan mu membahayakan orang lain, semua ini salah mu, bagaimana pun kau harus memastikan Sophia baik-baik saja, di mana pun dia!”

Felix mendesah, ia menyesali kekonyolan nya, “Aku yakin dia baik-baik saja, bisa jadi Damian mencintai kekasih nya!”

“Tapi Sophia sering di pukuli, kau tidak tahu bagaimana lelaki itu!”Dilvina bersungut, “Kau selalu saja berlaku sesuka mu, kau lihat kepala ku bulan lalu ini semua karena mu!” sibak Dilvi poninya memperlihatkan dahi nya kepada Felix.

Jullian membenar kan, namun Felix juga tidak bisa di salahkan dia tidak tahu jika akan seperti ini,“Sudah, tenang lah Felix tahu apa yang harus di lakukan!” usap Julan lengan Dilvi.

Wanita itu menarik nafas nya dalam, kembali berputar di kepala nya, sikap Damian yang selalu tempramental memaki hingga memukul Sophia sesuka hati.

Felix pun terdiam bingung, fikiran nya berkelana kemana-mana, harus memulai dari mana dan lagi pula atas dasar apa dia akan menyelamati Sophia jika karena dia yang membuat Damian marah, itu bukan alasan, Damian membawa wanita nya bukan wanita orang lain.

“Lagi pula bagaimana jika Sophia bahagia di sana, betah di pulau itu, aku membawa nya kembali lalu alasan nya apa, nama nya cari masalah?”

Dilvi terdiam, mencerna ucapan Felix, “Tidak dia tidak bahagia bersama Damian aku tahu itu! mungkin kita bisa menyelidiki nya dulu!”

Jullian menarik nafas nya, “Kali ini tolong jangan libatkan aku, aku tidak ingin lagi terlibat dengan Damian!” ucap Jullian tiba-tiba.

Dilvina terbelalak, menoleh pada Jullian yang duduk di sebelah nya, berucap dalam hati tega sekali lelaki ini, Jullian yang mengerti maksud tatapan Dilvi pun menarik tab milik Felix.

“Berikan kepada ku!” tarik Jullian tab itu, “Kau tahu siapa Damian, dia sangat berbahaya dia tidak segan menghilangkan nyawa lawan, di 2003 dia membunuh di perlelangan berlian langka di Ecuador, 2005 dia sudah menjadi buronan kasus penyeludupan senjata api illegal dan nàrkotika, 2006 dia mengganti identitas menjadi nya Leonard ,kemudian berhasil merampok beberapa bank swasta di Taxas, di 2008 ini kasus terberat nya ketika ia bergabung bersama Del Rigaz bersaudara—

Felix mengambil Alih tab milik nya, “Dilvi tidak akan mengerti percuma kau menjelaskan!”

Dilvina yang serius mendengarkan terkesiap, “Apa selanjut nya, jika kalian tidak bisa membantu Sophia aku akan meminta— Dilvi menghentikan ucapan nya menoleh pada Jullian, sesuatu yang tercekat menatap pada manik Jullian.

“Siapa? minta bantuan kekasih mu itu!” sambung Felix lantang menatap Dilvina.

Jullian menarik tangan Dilvina menyatukan Jemari mereka, lalu menggenggam nya, “Aku bukan tidak ingin membantu nya, terserah jika kau ingin membanggakan kekasih mu, tapi aku tidak ingin kau terlibat, aku tidak ingin istri ku menjadi korban atau kenapa-kenapa” Jelas Jullian, “Aku bisa membantu Sophia tapi kau pergi dari negara ini! Kau benar-benar tidak tahu seperti apa mereka, mereka siap menyerang hingga ke dasar-dasar!”

Dilvina menciut genggaman tangan Jullian dan kalimat istri ku membuat nya menghangat seakan lelaki itu menganggap nya berharga, jantung Dilvi bertalu-talu ganggaman Jullian membuat nya salah tingkah dan bersemu malu di depan Felix.

“Bagaimana? Kembali lah ke Singapura kau akan aman di sana!” ulang Jullian lagi

“Sudah tidak perlu, aku akan lakukan sendiri!” tukas Felix, “Jangan libatkan diri lagi wanita egois ini tidak akan mengerti! Kau fikir kekasih mu bisa melindungi mu jika Damian menyerang nya kembali, dia orang baru dalam dunia bisnis, dia belum sampai di titik bersaing dengan kompetitor gelap dan para mafia-mafia penghisap darah!”

Dilvi melepaskan tangan Jullian, menarik nafas nya dalam-dalam, sedikit banyak ia membenarkan ucapan Jullian walau dia sendiri tidak tahu pasti.

“Apakah Sophia masih di pulau sekitar Filipina?” Dilvi mengalihkan kekesalan Felix.

Felix enggan menjawab dia terlanjur kesal pada Dilvina, Jullian pun menoleh pada Dilvi. “Dia di pulau terpencil perbatasan territorial, pulau pribadi milik seorang pengusaha kaya raya, namun jatuh di tangan Del Rigaz bersaudara Antonio,Daniel dan Vincent ya itu adalah anggota-anggota dari Damian, del Del Rigaz bersaudara merupakan kaki kanan seorang pengusaha pertambangan separuh dari bagian tengah Indonesia, dan juga pemililk perusahaan kapal persiar di Spanyol!”

Deghhh…..

Darah Dilvina seperti berhenti mengimpuls, waktu seakan berhenti berputar, wanita ini melonjak kaget setengah mati, dia melemas,

“Caviaritz?”ucap nya pelan sekali tercekat oleh leher di tubuh nya yang seakan melemas hingga ke kaki-kaki.

Felix terkesiap begitu pun Jullian,”Kau pernah kesana?” tuding Felix.

“Tidak, kalian jangan ada yang kesana, tidak!!kita tunggu saja Damian berbaik hati mungkin dia akan mengembalikan Sophia, di sana sangat bahaya, pulau itu di kelilingi tembok tinggi, ada banyak ranjau dan berbagai jenis Bom di berbagai sisi dan juga kelengakapan senjata api mulai darin AK47,FN FAL,Glock 45 gap di semua pengaman pulau— Dilvina menjeda rasa nya ia takut untuk mengingat nya.

“DILVINA!” lantang Felix. “Kau siapa?”sengit nya tiba-tiba pada wanita itu.

“Siapa apa maksud mu!” Dilvi gelagapan.

Netra kedua lelaki itu menatap tajam, dengan tatapan penuh selidik, kepada wanita yang mendadak menjadi tidak biasa ini, Felix kembali memeriksa tab milik nya benda dengan sejuta mata dan infomasi tersimpan di sana.

Dilvina bergetar di tubuh nya yang panas semakin menggigil, “Jull aku ingin tidur, Jull!” Dilvi mulai tampak gelisah.

“Kenapa? Kita kerumah sakit sekarang ya!”

“Tidak aku mau di sini aja!”

Jullian menyentuh kening Dilvi dengan punggung tangan nya, “Masih hangat, butuh penanganan!"

Felix mengangkat kepala nya, ini pasti ada sesuatu,”Apa Richard pernah membawa mu berlibur ke tempat itu, apa kau pernah kesana bagaimana kau tahu sedetail itu!” selidik Jullian penuh tanda tanya.

“Tidak aku hanya membaca di koran kemarin, pulau itu termasuk destinasi termewah abad ini, namun tidak bisa semabarang orang mencapai nya!”

“Tidak ada, di koran tidak pernah menjelaskan tentang Bom dan Ranjau apa lagi senjata api mereka!”sangkal Felix menajamkan kalimat nya.

Sedetik kemudian Jullian merampas tab Felix lagi ia pun sama curiga nya, sesuatu hal baru ia ingat ketika menikahi Dilvina saat itu, nama dari orang tua Dilvina, “2008 Del rigaz bersaudara bersama Damian mengambil alih pulau Caviaritz , sebab pemilik asli pulau meninggal karena di pembunuhan berencana—

“Stop! jangan sambung aku tidak ingin dengar lagi!” Dilvina melemah nafas mulai terdengar helaan nya.

“Pembunuhan berencana yang di lakukan oleh istri dan anak-anak nya yang di isukan selalu di siksa oleh si pemilik pulau itu, kemudian anak-anak dan istri nya pemilik pulau meninggal dalam kecelakaan helicopter saat melarikan diri menyisahkan 1 anak paling tua yang kini kemungkinan hidup” sambung Jullian

“Omong kosong! mereka yang membunuh! Mereka menembak ayah ku, mereka membunuh pelayan dan penjaga-penjaga keamanan di pulau milik ayah ku, mereka pembunuh!!!! mereka menghancurkan keluarga ku, iblis-iblis itu mengambil kebahagiaan ku” Pekik Dilvina.

Kedua nya terkesiap, dugaan Felix dan Jullian benar ada nya, mereka terdiam seketika, saling bersitatap tidak percaya dengan kenyataan yang ada, Dilvina tak kuat lagi ia terisak beranjak bangkit dan naik ke atas tangga.

“Sudah ku duga!” Felix mendesah, “ini tidak hanya karena Sophia, Damian sudah lama mengincar Dilvi, dia melakukan nya dengan baik untuk berkhianat mengambil alih pulau itu dari del Rigaz bersaudara!” ujar Felix mendadak Frustasi menjambak rambut nya.

Jullian menyimpun senyuman “Arti nya Damian sudah lama mengincar Dilvi bahkan sejak ia di Singapura!” desah Jullian seakan tidak percaya.

“Kau benar Sophia hanya penghubung nya, dan ia datang ke Manila 6 bulan ini bukan karena Sophia, melainkan karena Dilvi di sini dan mencari kesempatan menunggu Del Rigaz bersaudara lengah! Damian sangat licik!”

“Ya karena dia tidak bisa melakukan itu di Singapura, Del Rigaz bersaudara punya banyak anggota di sana!”

“Sial nya kita kita berdua pernah termakan kebohongan Del Rigaz bersaudara, untuk mencari Zamorra ivana Alderic anak Johannes yang kemungkinan masih hidup yang mereka katakan merupakan dalang kematian ayah nya , sial dan aku hampir mati karena bersaing dengan Damian saat itu” Felix mengulas senyuman. “Sialan! Dilvina ternyata mengubah indentitas nya!”

“Aku pernah berfikir ketika menikahi Dilvi mendengar nama ayah nya adalah Johannes Alderick, namun ku rasa itu hal mustahil ketika ku tahu nama ibu nya berbeda, identitas mereka benar-benar tidak meninggalkan jejak tentang caviaritz” jelas Jullian mengusap wajah nya.

“Kita terjebak lagi, No! bukan aku lebih tepat nya KAU!”sengit Felix menatap teman nya, “Dan bisa jadi Damian sedang mengadu Domba kita di sana saat ini!”

“Bisa jadi saat ini Damian fikir kita sudah tahu lama tentang Dilvina atau Ivana, lalu dia berfikir kita juga berencana mengambil alih pulau itu, apa lagi aku menikahi Dilvi!” jelas Jullian menarik nafas di ujung kalimat nya.

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……

Terdengar teriakan dari atas lantai dua kamar Dilvi, “Dilvi!”

“Kenapa Dia?”

Jullian menoleh ke atas, ia segera berlari sekencang-kencang nya, melompati beberapa anak tangga hingga hampir terjerembab.

“Dilvi!” pekik Jullian, Dilvina tampak frustasi terduduk bergetar dengan lutut menenggelami wajah nya, ia terisak di sudut lemari, air mata nya tumpah ruah, ia memukuli kepala nya sendiri.

Jullian mendekat manik nya lirih, ia bisa merasakan kepedihan Dilvi, lelaki itu berjongkok, menangkup Dilvi yang kini menghentak-hentak kepala nya ke dinding.

“Mereka membunuh ayah ku Jull, mereka menembak nya, lalu menghajar nya padahal ayah ku sudah tidak bernyawa, aku kehilangan ayah ku, aku yatim adik-adik ku masih kecil, ibu ku berjuang membesarkan kami, aku tidak butuh pulau itu, aku tidak butuh!!!” Dilvina terisak.

Jullian tak kuasa mendapati kepedihan Dilvi, ia menarik tubuh Dilvi membuat nya beranjak, “Naik”perintah Jullian membawa Dilvi berdiri lalu menuntun nya ke tempat tidur, air mata Dilvi tak menyurut gataran tubuh nya pun masih sangat terasa.

Jullian mendekat perlahan duduk membawa Dilvi ke dalam dekapan Dada nya, Dilvi terus terisak, di dalam dekapan Jullian, “Tenanglah, aku tahu itu hanya kamuflase mereka, kau tidak perlu menjelaskan!”

“Apa aku akan mati Jul, mereka bahkan sudah mengincar ku bukan!”ujar nya di dalam dada Jullian

Jullian menggeleng, “Tidak akan ada yang bisa menyentuh istri ku, apa lagi menyakitinnya!” dekap erat Jullian tubuh Dilvina mengimpuls seluruh perasaan nya. “Tenang lah, kita akan lewati ini berasama!”

.

.

.

1
Nayy
lihat peta...lihat peta...🤣🤣
Nayy
beg*
Nayy
ku baca lagi dan lagi
"fase paling tinggi mencintai adalah mengikhlaskan" tapi aq ora isok thor 😭😭
dian rahma
udh kelewat bgt ya Allah.. ini udh 2026 dan aku baru tau ada karya Ka Tris yg baru. pdhal lagi maraton reread kisah dr NadilaDimas ampek Jullian Dilvi eh ada yg baru kisah Auriga ternyata. pdhal masih pengen reread Sophie Felix abis ini,,
habis gas Auriga setelah reread semua karya Ka Tris disini... meni kangen sangaatt
dian rahma
reread ini tetap terharu tp bisa senyum juga dgn panggilan Mommy Coco untuk Sophia dr Felix..
dian rahma
ini udh 2026 dah kisah mereka masih seseru ini aku bacanya. lagi reread novel Ka Tris disini satu persatu... sekangen itu sama mereka
siska nirmala
aku baru mampir thor..baca julian setelah baca auriga, jadi penasaran kisah mama papa auriga
Nofta Putri111
semangat thoor/Applaud//Applaud/
Lila Susanti
nancyyyy /Joyful//Joyful//Joyful/
Lia Yulia
astagaaaa😂😂😂
Lia Yulia
Frans pakai jurus seribu alasan🤣🤣🤣
Nurhasanatul Laela
Luar biasa
Merri Dawati
sudah berulang klie mbaca nya saya tidak pernah bosan...benar benar bagus cerita nya
DIAN Riskawati
aku baca lagi kak,,,,kangen di tahun 2021 baca novel ini
Isnay Dewi73
Luar biasa
Herlinawati Ana
🤣🤣🤣 polos nian dikau Dilvina😂😂😂
Titin Suprihatini
ka tris akhirnya balik ke si biru
Bengkalis- Eva Okktafia
Luar biasa
Herlinawati Ana
balik lg ksni smbil nugguin On Going Anaknya biar gak gabut ya bc ksah Mommy n Daddynya aja dlu... star On 29012025 😍
Icha Okta
karyanya kak Tris gak pernah ngebosenin malah bikin kangen😘😘😘👍👍👍
Herlinawati Ana: aq juga bc ulang ni kak🤭
biar gak gabut nugguin On Going anaknya Jullian n Dilvi...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!