NovelToon NovelToon
Dua Wajah Cinta

Dua Wajah Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Poligami / Pelakor
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Lima tahun menikah, Stella merasa hidupnya sempurna bersama Abbas, suami yang penyayang. Kehadiran Annisa—yang diperkenalkan Abbas sebagai adik sepupu yatim piatu—bahkan disambut Stella dengan tangan terbuka layaknya adik kandung sendiri.
​Namun, fatamorgana itu hancur saat Stella menemukan slip reservasi hotel di saku jas Abbas. Bukan sekadar perjalanan bisnis, slip itu mencantumkan paket Honeymoon Suite untuk Mr. Abbas & Mrs. Annisa.
​Kebenaran pahit terungkap: adik sepupu yang datang ternyata adalah istri siri suaminya selama setahun terakhir. Terjebak dalam pengkhianatan di bawah atap yang sama, Stella harus memilih: bertahan demi janji suci yang telah ternoda, atau pergi demi harga diri saat Annisa mulai menuntut pengakuan sah sebagai istri kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

...Roda mobil berputar cepat, melintasi perbatasan kota menuju jalanan sepi yang dikelilingi hutan dan tebing. ...

...Abbas melajukan mobilnya sejauh mungkin menjauh meninggalkan kota, seolah-olah dengan meninggalkan hiruk-pikuk peradaban, ia bisa menghapus semua dosa dan kegagalannya....

...Di kursi penumpang, Stella meronta dengan sisa tenaga yang ia miliki. ...

...Suaranya tertahan oleh kain yang menyumpal mulutnya, menciptakan suara "Mmmmpphh!" yang memilukan. ...

...Matanya yang basah oleh air mata menatap Abbas dengan penuh ketakutan sekaligus kemarahan....

...Abbas menoleh sejenak, memberikan senyum tipis yang tampak sangat tidak wajar. ...

...Ia mengulurkan satu tangannya, mencoba mengusap kepala Stella dengan lembut namun terasa sangat dingin di kulit wanita itu....

..."Tenang sayang," bisik Abbas dengan suara yang tenang namun menyeramkan. ...

..."Kita akan menikah lagi. Kita akan memulai semuanya dari awal di tempat yang baru. Tidak akan ada yang mengganggu kita lagi."...

...Abbas kemudian tertawa kecil, sebuah tawa yang terdengar kosong. ...

..."Kamu ingat, kan? Bukankah kamu sangat mencintaiku, dan aku juga sangat mencintaimu? Kita diciptakan untuk bersama, Stella. Kejadian kemarin itu hanya ujian kecil bagi cinta kita."...

...Mendengar kata-kata delusi itu, Stella menggelengkan kepalanya dengan kuat. ...

...Ia merasa mual melihat bagaimana Abbas memutarbalikkan kenyataan. ...

...Cinta yang dulu ia miliki sudah lama mati dan terkubur bersama pengkhianatan Abbas....

...Baginya, pria di sampingnya ini bukan lagi suaminya, melainkan seorang monster yang telah kehilangan akal sehatnya....

...Stella terus menatap ke luar jendela, berharap ada keajaiban atau sorot lampu mobil polisi yang mengejar mereka. ...

...Di dalam hatinya, ia hanya bisa meneriakkan satu nama, berharap ikatan batin mereka cukup kuat untuk menuntun Askhan datang menyelamatkannya sebelum semuanya terlambat....

...Ketegangan memuncak di kediaman keluarga Permana. ...

...Ruang tamu yang biasanya hangat kini terasa mencekam, dipenuhi dengan suara radio komunikasi dan dering telepon yang tak kunjung membawa kabar baik....

...Di tempat lain si kembar menggelengkan kepalanya lemas setelah berjam-jam mencoba melacak titik terakhir ponsel Stella yang ternyata sengaja dimatikan oleh Abbas. ...

...Wajah Axel dan Alexander tampak pucat, amarah mereka kini bercampur dengan ketakutan yang luar biasa akan keselamatan kakak mereka....

..."Dimana dia?" tanya Alexander dengan suara bergetar. ...

..."Kenapa jejaknya hilang sama sekali di pinggir kota? Si brengsek itu benar-benar sudah merencanakan ini!"...

...Khan juga menggelengkan kepalanya, raut wajahnya tampak sangat kacau. ...

...Matanya merah dan rahangnya mengeras hingga otot-otot di lehernya menonjol. ...

...Ia mondar-mandir di depan teras, menatap jalanan gelap dengan perasaan hancur. ...

...Setiap detik yang berlalu terasa seperti satu tahun baginya....

...Di dalam rumah, Papa menunggu tim yang masih mencari pencarian Stella. ...

...Beliau duduk dengan tangan gemetar, mencoba tetap tegar meski hatinya hancur melihat putri sulungnya dalam bahaya. ...

...Beberapa petugas kepolisian dan tim pelacak sedang fokus pada layar laptop, mencoba menyisir rekaman CCTV dari jalur-jalur tikus keluar kota....

...Namun, bagi Askhan, menunggu adalah sebuah siksaan yang tidak bisa ia toleransi lagi. ...

...Firasatnya sebagai seseorang yang sangat mengenal Stella mengatakan bahwa waktu mereka tidak banyak....

..."Aku tidak bisa menunggu lagi," ucap Khan dengan nada suara yang rendah namun penuh penekanan....

...Tanpa mempedulikan panggilan Papa atau si kembar yang mencoba menahannya, Khan langsung melangkah lebar menuju mobilnya. ...

...Ia menyalakan mesin dengan kasar, kembali melajukan mobilnya mencari keberadaan Stella dengan instingnya sendiri. ...

...Ia tidak peduli harus menyisir setiap jengkal hutan atau tebing di perbatasan, karena baginya, hidupnya tidak akan berarti apa-apa jika ia membiarkan Stella menghilang lagi. ...

...Di bawah sinar bulan yang temaram, Khan memacu kendaraannya menembus kegelapan, bersumpah akan menjemput paksa Stella dari tangan monster itu....

...Mobil berhenti di sebuah area terbuka yang dikelilingi semak belukar tinggi. ...

...Sunyi, hanya terdengar suara serangga malam yang bersahutan. ...

...Abbas menghentikan mobilnya di tempat yang sepi itu, jauh dari jangkauan lampu jalan maupun pemukiman warga....

...Dengan gerakan yang seolah-olah penuh perhatian, ia membuka sumpalan di mulut Stella dan memberikannya air minum dari sebuah botol mineral....

..."Minum dulu, Stella. Kamu butuh tenaga untuk perjalanan kita yang jauh," ucap Abbas dengan suara yang tenang, namun sorot matanya tampak kosong dan tidak stabil....

...Begitu kain itu terlepas, Stella langsung terbatuk-batuk kecil, menghirup oksigen sebanyak mungkin. ...

...Ia menepis botol air itu hingga isinya tumpah ke lantai mobil. ...

...Dengan sisa tenaga dan suara yang serak, ia memohon dengan sangat....

..."Lepaskan aku Mas. Lepaskan aku!" teriak Stella sambil menangis sesenggukan. ...

..."Ini sudah gila, Mas! Kamu menculikku! Pikirkan konsekuensinya, kamu akan masuk penjara!"...

...Abbas hanya menatap tetesan air di lantai mobil, lalu kembali menatap Stella dengan senyum miring. ...

..."Penjara tidak ada artinya kalau aku tidak bersamamu, Stella. Di luar sana, aku sudah tidak punya apa-apa. Hanya kamu satu-satunya milikku yang berharga. Jadi, jangan minta dilepaskan, karena aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi lagi."...

...Stella semakin terisak, ia merasa dunia seolah runtuh. ...

...Di tengah kegelapan hutan itu, ia hanya bisa berharap bahwa cahaya lampu mobil Askhan akan segera muncul memecah kegelapan yang mengepungnya....

...Melihat Stella yang terus memberontak, raut wajah Abbas kembali berubah menjadi dingin dan tidak sabar. ...

...Ia tidak ingin rencananya terganggu oleh teriakan atau perlawanan fisik yang menguras tenaga....

...​Dengan paksa, Abbas kembali menyumpal mulut Stella menggunakan kain yang sama, mengabaikan tatapan memohon dari mata wanita itu yang sudah sembab. ...

...Tak berhenti di situ, ia memberikan obat tidur kepada Stella, memaksa wanita itu menelannya hingga tak berdaya....

...​Hanya butuh beberapa menit bagi zat kimia itu untuk bekerja menyerang kesadaran Stella. Tubuhnya yang semula tegang perlahan menjadi lemas, kepalanya terkulai ke samping, dan Stella memejamkan matanya saat kegelapan paksa menyelimuti sisa kesadarannya....

...​Suasana di dalam mobil menjadi sunyi senyap, hanya menyisakan deru napas Abbas yang tidak teratur. ...

...Ketegangan setelah melakukan penculikan dan mengemudi berjam-jam mulai mengambil alih tubuhnya. ...

...Rasa kantuk yang hebat menyerang pertahanannya....

...​Yakin bahwa Stella tidak akan bisa melarikan diri dalam kondisi terbius dan terikat, Abbas yang kelelahan juga memejamkan matanya sambil menunggu matahari terbit. ...

...Ia menyandarkan kepalanya di kemudi, tertidur dalam delusi bahwa esok pagi saat fajar menyingsing, ia akan memulai hidup baru yang indah bersama Stella, tanpa menyadari bahwa maut dan keadilan sedang melaju cepat di tengah kegelapan untuk menjemputnya....

...Malam semakin larut, namun Askhan sama sekali tidak berniat mengendurkan injakan gasnya. ...

...Sorot lampu mobilnya membelah kegelapan jalanan pinggiran kota yang semakin sunyi dan berkelok. ...

...Keringat dingin membasahi keningnya, dan genggamannya pada kemudi begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih....

...Khan masih menyusuri jalan dan berharap ia menemukan keberadaan Stella. ...

...Setiap kali melihat lampu mobil di kejauhan atau bayangan kendaraan yang terparkir di bahu jalan, jantungnya berdegup kencang, berharap itu adalah mobil yang membawa wanitanya. Namun, berkali-kali pula ia harus menelan kekecewaan saat mendapati itu bukan mobil yang ia cari....

...Ia menghentikan mobilnya sejenak di sebuah persimpangan jalan setapak yang menuju ke arah perbukitan. ...

...Di tengah kesunyian malam yang mencekam, ia menyandarkan keningnya di atas setir. ...

...Rasa takut yang belum pernah ia rasakan seumur hidup kini mencengkeram dadanya begitu sesak....

..."Sayang, kamu di mana?" gumam Khan dengan suara parau yang hampir pecah....

...Pikirannya melayang pada senyum Stella saat mereka makan nasi goreng semalam, pada rona merah di pipi Stella saat ia menciumnya tadi pagi. ...

...Ia mengutuk dirinya sendiri karena membiarkan Stella pergi menemui Abbas sendirian....

..."Tunggu aku, Stella. Tolong bertahanlah sebentar lagi," bisiknya penuh tekad....

...Dengan insting seorang pria yang sedang berjuang demi cintanya, Khan kembali memacu mobilnya masuk ke jalur yang lebih sepi. ...

...Ia yakin, seberapa jauh pun Abbas membawa Stella, ikatan batin yang telah mereka bangun sejak masa sekolah akan menuntunnya ke sana. ...

...Ia tidak akan pulang, ia tidak akan berhenti, sampai Stella kembali dalam pelukannya dengan selamat....

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo aku mampir kak👋
my name is pho: terima kasih kak
total 1 replies
cinta semu
beruntung Stella punya teman yg cerdas ...😎
cinta semu
smg aja Stella instingnya tajam ...
tiara
wah wah ternyata sudah setahun toh mereka menikah siri,tunggu saja kalau stella tau rasain kalian
tiara
wah ga beres Si Abbas nih, sepertinya, ga tau diri tuh orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!