NovelToon NovelToon
Our Way Of Life

Our Way Of Life

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Idola sekolah / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:18.2k
Nilai: 5
Nama Author: Saila Alka

di dunia ini tidak ada yang tercipta sempurna tapi pertemuan dengan mu adalah awal dari kesempurnaan......
karna kesempurnaan tidak sepenuh nya terletak padamu, tapi pada pandanganku yang melihatmu dengan cara yang seutuhnya......

menceritakan kisah Jonathan yang menemukan cinta pertama nya yaitu Nathalie, begitu juga sebaliknya.

namun semesta berkata lain, banyak hal yang harus mereka lewati bahkan konflik yang tak kunjung selesai.

" kalau langit dan bumi saja menjauh untuk menjaga, mengapa kita tidak ?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saila Alka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

scene 25 iri

Jam pelajaran sudah selesai, siswa bersiap untuk segera pulang ke rumah nya.

"Natha.... Lo pulang bareng gue lagi?! " Tanya Dinda.

"Iya... Kan gue gak bawa kendaraan!! "

"Oke oke.... Tapi tunggu gue di garasi ya, gue harus ambil daftar ekskul di ruang OSIS! "

"Gue tunggu kok!! "

"Bye!! " Pamit Dinda melenggang pergi ke luar kelas.

"Tha.... " Panggil Jonathan.

"Hm! "

"Pulang bareng?! " Tanya Jonathan.

"Gak usah... Udah janjian sama Dinda!! " Tolak Natha lembut.

"Ya udah... Hati hati ya!! " Jonathan mengacak pelan rambut Natha lalu pergi keluar kelas.

Jonathan berjalan bersama dengan Alex dan Bryan.

"Bro, gue duluan ya.... Mau ke rumah Fani dulu! " Pamit Alex lalu pergi mendahului keduanya.

"Semangat banget dia!! " Ujar Bryan.

"Bener!! "

"Eh jo, mau main di rumah gue gak?! Kita main game yang baru!! " Ajak Bryan.

"Oke... " Jawab Jonathan .

"Kok gue tiba tiba gak enak hati gini ya!! " Batin Jonathan.

"Woi.... Lo kenapa diem?! " Tanya Bryan.

"Ah, ayo.... Langsung ke rumah lo aja!! "

"Yooi!! "

Sementara dikelas, Natha masih duduk disana, mungkin Dinda akan segera keluar dari ruang OSIS.

"Kayaknya gue ke garasi sekarang deh! " Gumam Natha yang lalu mengambil tas nya.

Natha berjalan di Koridor, ia mengambil ponsel nya untuk menelpon Kirana ibunya.

"Tolong.... "

Natha terdiam, ia mendengar suara teriakan orang yang minta tolong. Tanpa berpikir panjang, Natha langsung berlari ke arah suara.

Natha berhenti di dekat toilet, di sampingnya ada gudang sekolah yang sudah jarang digunakan.

"Kalau gak salah.... Kayaknya suara nya dari sini deh!! "

"Tolong.... " Suara teriakan itu semakin terdengar jelas oleh Natha.

Natha membuka gudang itu, ia melihat Lia yang terduduk di dalam sana.

"Hah, Lia!! " Teriak Natha terkejut, ia langsung menghampiri Lia.

"Lia... Lo kenapa?! " Tanya Natha.

"Tolong gue Natha.... Ada yang kurung gue disini!! "

"Lo.... Dikurung?! "

Tiba tiba Lia langsung berdiri dan melemparkan sekepal tepung terigu ke wajah Natha.

"Ah.... " Teriak Natha langsung terduduk dilantai.

"Mata gue.... " Ujar Natha mencoba membersihkan tepung diwajah nya yang bahkan masuk ke dalam mata Natha.

"Mata lo perih?! Biar gue bantu!! "

"Byur... "

Natha tercekat, ia langsung membuka matanya, didepan nya berdiri Zinka bersama dengan teman temannya, termasuk Lia. Zinka memegang ember yang baru saja dipakai untuk menyiram Natha.

"Lo!! " Bentak Natha.

"Hmm, kenapa?! " Zinka tersenyum miring.

"Iket dia!! " Titah Zinka.

Teman teman Zinka langsung menghampiri Natha, Laras dan Lia memegangi Natha yang memberontak sementara Raisa menikah tangan dan kaki Natha.

"Woy... Lepasin gue!! " Teriak Natha.

"Siapa suruh lo main main sama gue!! Gue udah bilang, jauhin Jonathan... Tapi lo malah ngeyel!! " Ujar Zinka yang lalu di susul tawa jahat nya dan teman temannya.

"Apa hubungan nya sama lo?! Jonathan gak suka Sama lo!! "

" O yah?! Kita liat aja nanti! "

Zinka mendekati Natha, ia mengangkat dagu Natha dengan jari telunjuknya.

"Mending jauhin Jonathan kalau lo gak mau sakit di akhir!! "

"Cih!!  " Natha memalingkan wajahnya.

"Kenapa?! Iri lo sama gue?! " Tanya Natha menatap mata Zinka tenang namun mematikan.

Zinka mulai kesal, ia memukul kepala Natha dengan kayu dari kursi yang rusak.

"Zinka!! " Teriak teman temannya kaget, ia takut Zinka bertindak berlebihan, tapi mereka tidak terlalu takut karena kepala Natha tidak berdarah, dan Zinka melemparkan kayu itu.

"Lo masih berani sama gue?! "Tanya Zinka kesal.

" Gue gak takut sama siapa pun... Apalagi sama pengecut kayak lo!! Yang beraninya keroyokan.... "

"Plak... " Zinka menampar pipi Natha keras, bahkan sudut bibir Natha sampai berdarah.

"Ini karna lo udah macem-macem sama gue! " Zinka mencengkram pipi Natha.

"Ayo guys... Kita tinggalin dia!! "

"Byur.... " Sekali lagi Zinka menyiram Natha dengan seember air.

"Bye.... Bye Natha.... Gak ada yang bisa tolongin lo!! "

Zinka dan teman temannya keluar lalu mengunci gudang itu, meninggalkan Natha yang sendiri di dalam gudang.

***

Sementara di tempat lain, Dinda masih berdiri di garasi, ia masih menunggu Natha.

"Ih.... Dia bilang mau nunggu gue disini!! " Gumam Dinda.

Dinda mencoba menelpon Natha, namun nomor Natha tidak aktif.

"Sekolah juga udah sepi.... Oh ya!! Mungkin dia udah pulang sama Jonathan!! " Ujar Dinda baru ingat kalau Jonathan dan Natha sudah pacaran.

Tanpa berpikir panjang, Dinda langsung masuk ke dalam mobil dan pulang menuju ke rumah nya.

"Mama.... " Gumam Natha menyandarkan kepalanya pada kursi rusak di belakang nya.

"Ih.... " Natha mencoba melepaskan tali di tangan nya, namun nihil, usahanya gagal, Raisa mengikat nya dengan sangat kencang.

"Ah.... Laper lagi!! " Natha merasakan perut nya sudah mulai keroncongan. Bahkan Natha sekarang mulai merasa lemas, apalagi badannya basah kuyup,membuat Natha sangat kedinginan.

"Aww!! " Rintih Natha merasakan sudut bibir nya yang sudah semakin perih.

Lampu gudang tiba tiba mulai redup, membuat Natha semakin ketakutan.

"Ya allah, Natha takut gelap! " Batin Natha.

"Tolong..... " Teriak Natha lemas.

Hari ini sudah sangat sore, Kirana di rumahnya terus saja mondar mandir.

"Kenapa ma?! " Tanya Anggi.

"Natha kok belum pulang ya?! Biasanya kalau dia pulang terlambat atau akan pergi, dia selalu meminta ijin!! "

"Udah mama telpon?! "

"Udah mama coba.... Tapi gak aktif!! Anggi, mama khawatir banget!! "

Anggi mengeluarkan ponselnya, ia langsung mencoba menelpon Dinda, karena seingat nya tadi Natha bersamanya.

"Halo Anggi!! Kenapa lo nelpon gue?! "

"Natha ada sama lo gak Din?! "

"Oh... Gak ada!! Tadi sih rencananya mau pulang bareng.... Tapi kayaknya dia udah pulang sama Jonathan deh!! "

"Oh gitu ya... Makasih Din!! "Anggi menutup panggilan secara sepihak.

"Gimana, Anggi?! " Tanya Kirana.

"Dinda bilang dia sama Jonathan... "

"Ya udah, coba telpon Jonathan!! "

Anggi menuruti Kirana, ia langsung mencari kontak Jonathan dan menelpon nya.

"Gak aktif mam.... "

"Perasaan mama gak enak Anggi.... Kamu susul Jonathan ya!! " Pinta Kirana.

"Anggi berangkat sekarang mam!! "

Anggi langsung meraih kunci motor nya dan langsung berlari.

***

"Lo kenapa Jonathan?! " Tanya Bryan karna dari tadi Jonathan terlihat tidak tenang. Membuat suasana main game nya tidak menyenangkan bagi Bryan.

"Gue gak tahu.... Tapi gue ngerasa ada yang gak beres!! Dari tadi gue gak enak hati! " Tutur Jonathan.

"Mungkin lo kurang ibadah kali.... "

"Ah elo... Bukan!! Tapi gue ngerasa... "

"Drrt.... Drrrt... "

"HP lo bunyi tuh!! " Ujar Bryan.

Jonathan mengambil handphone nya yang tergeletak di atas meja.

"Dinda!! " Gumam Jonathan saat melihat nama Dinda di layar HP nya.

"Dinda nelpon lo?! " Tanya Bryan.

"Halo din!! " Jonathan mengangkat telpon nya, dan menghiraukan pertanyaan Bryan.

"Natha ada sama lo gak, Jonathan?! " Tanya Dinda.

"Lho.... Bukan nya tadi dia bilang mau pulang sama lo?! " Tanya Jonathan balik.

''Nggak... Tadi gue nunggu Natha lama.... Gue kira udah pulang sama lo!! "

"Lo gak tanya mama nya?! " Tanya Jonathan.

"Tadi Anggi yang nelpon gue... Kayak nya Natha belum ke rumah deh.... "

"Argh.... " Geram Jonathan.

"Apa mungkin dia masih di sekolah?! " Tanya Dinda.

"Kita coba kesana.... Kasih tau Anggi!! " Ujar Jonathan.

"Oke... Gue juga ikut!! " 

Jonathan menyimpan ponselnya, ia mengambil jaket yang tersampir di kursi rumah Bryan.

"Kenapa Jonathan?! " Tanya Bryan saat melihat Jonathan yang terlihat sangat buru buru.

''Natha.... Dia belum pulang!! "

"Terus sekarang lo mau kemana?! "

"Sekolah!! "

"Gue ikut!! " Ucap Bryan yang dibalas anggukan Jonathan.

"Natha.... Semoga lo baik baik aja!! " Batin Jonathan.

***

1
Laila Sarifah
Kayaknya kalian memang berjodoh🥰
Addb_Rh
kek kucing dan tikus.. ntar lama-lama bucin lho. haha😌
Pengabdi Uji
cie jonathan udh berani sayang sayang lohh🤭🤭 aihhh
Alfatia🌷
Curiga ini akal-akalan Om Bagas😭
Its me
nama belakangnya mengingatkan pada seorang publik figure
GreenForest
perhatian banget ye jonathan 🤭🤭🤭
Laila Sarifah
Kenapa Natha nggk jujur aja sih sama mamanya😣
Addb_Rh
kalo sugar dady sw kasar Jonathan.. ngeri deh iih😢
Pengabdi Uji
natha udh disukain yak sma nyokapnya🤭
Alfatia🌷
Zinka, kelakuannya berani banget.🔪 Untung mereka sigap cari Natha
Addb_Rh
ngomong-ngomong Olimpiade.. aku jadi inget jaman sekolah, juga pernah ikut Olimpiade sains mapel Kimia.. hahah😭
Laila Sarifah
Ternyata Anggi sama papanya musuh dalam selimut😣
Pengabdi Uji
kthuan pcrn ya gpp lah drpd smbunyi2 mlu kan
Alfatia🌷
Semoga Jonathan bisa nemuin Natha. Lagian Zi ka pikir dengan cara itu Jonathan bakal suka, yang ada malah makin gak suka🔪
Addb_Rh
cewek kek Zinka ini banyak. Males ketemu org kek gt🥲
Laila Sarifah
Seneng deh sama cowok yg ngejaga ceweknya, nggak pernah berpikiran untuk merusak masa depan ceweknya🥺
Pengabdi Uji
boongan itu si bagas coba goyangin badannya 🤣 lgian liciq nya sma ama zinka🤭
GreenForest
Alhamdulillah deh kalau papanya bener2 berubah. Nggak saling debat lagi
Alfatia🌷
Yeayyy, go public juga akhirnya. Selamat ya❤
Alessandro
wkkwkwkw mlh jd sopir 🤭🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!