Namaku Tania Putri,usiaku 15 tahun.Aku anak yatim piatu.Ibuku meninggal satu minggu setelah melahirkanku.Ayahku meninggal saat usiaku 5 tahun.Aku tinggal bersama nenek angkatku,Oma Santi dan uncle tampanku,Uncle Rasya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Arisantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps.25
Alisha sedang melihat foto foto dalam album tersebut.Dan hampir di semua fotonya pasti selalu ada mas Rasya.
"Maa,kenapa setiap foto Alisha selalu ada mas Rasya?" tanya Alisha pada mama.
"Kan mas udah bilang kamu itu manja banget sama mas,kemana aja harus sama mas,iya kan ma", Rasya yang menjawab.
"Iih kok mas Rasya yang jawab,Alisha kan nanya sama mama", ucap Alisha manja.
Mama tersenyum melihat sikap manja Alisha.
"Rasya bener kok sayang,kamu itu nggak bisa lepas dari Rasya.Kecuali Rasya pergi bekerja dan kamu sekolah,selain itu kamu nempel terus sama dia", jawab mama sambil tersenyum.
Alisha benar benar malu mendengar cerita mama.
"Maa,mas Rasya normal kan ma?" tanya Alisha tiba tiba.
Rasya kaget mendengar pertanyaan Alisha.Mama tertawa.
"Maksud kamu sha?" Rasya bertanya balik pada Alisha,pura pura marah pada Alisha.
"Mas jangan marah dulu dong,Alisha cuma pengen tahu.Waktu Alisha kecil kan mas Rasya selalu sama Alisha,emang mas Rasya nggak punya pacar?", tanya Alisha lagi.
"Mama juga dulu heran sha,karena memang Rasya itu nggak punya pacar.Setiap mama nanya,dia bilang nunggu kamu dewasa terus dia akan nikahin kamu", jelas mama sambil melirik ke arah Rasya yang diam melamun.
Alisha tertawa.
"Tapiiii...Alisha yang pertama kali bilang kalo Rasya itu punya Alisha,dan Rasya nggak boleh dekat sama cewek manapun", lanjut mama menggoda Alisha.
Alisha yang sedang tertawa langsung terdiam dan merasa malu.Rasya tertawa puas melihat Alisha yang salah tingkah karena malu.
"Maa,mas Rasya ngetawain Alisha tuh ma", ucap Alisha dengan manja.
"Udah dong Rasya,Alisha kan jadi malu", ucap mama.
"Ya udah,maafin mas ya Sha", ucap Rasya.
Alisha diam saja pura pura ngambek.Mama tersenyum bahagia melihat keakraban keduanya.
"Sha,mama panggil kamu Alisha atau Tania sayang?" tanya mama.
"Untuk sekarang panggil Alisha aja ya ma,karena Alisha lebih nyaman dengan panggilan itu ma", jawab Alisha.
"Iya sayang", ucap mama sambil mengusap kepala Alisha.
"Ma,gimana awal cerita hubungan Alisha sama mas Rasya dulu?" tanya Alisha.
"Kamu dulu memanggil Rasya itu Uncle Tampan", ucap mama memulai ceritanya.
"Uncle Tampan?" tanya Alisha.
"Sebab dulu kamu bilang kalo mas ini tampan seperti pangeran", jawab Rasya menyela cerita mamanya.
"Alisha ngomong gitu ma?" tanya Alisha tak percaya.
"Iya,kamu kan sayang banget sama uncle tampanmu itu", jawab mama sambil tertawa.
"Kok bisa Alisha mikir nya kayak gitu ya ma", tanya Alisha pelan.
Mama menceritakan tentang masa remaja Alisha yang sangat dekat dengan Rasya.Alisha merasa nyaman selalu berada di dekat Rasya.Walaupun usia mereka terpaut sangat jauh tapi Alisha remaja lebih suka kemana mana dengan menggandeng uncle tampannya itu.
Mama juga bercerita tentang Rasya yang melamarnya sebelum berangkat keluar negri.Dan berjanji akan menikah setelah Rasya pulang.
Dan ternyata takdir harus memisahkan mereka.Karena kecelakaan itu mereka harus terpisah cukup lama.
Tapi sekarang mereka bertemu kembali dan sama sama merasakan perasaan yang sama.Alisha yang hilang ingatannya tetap merasakan jatuh cinta pada Rasya yang notabene seorang pria dewasa yang usianya terpaut delapan belas tahun dengannya.
Alisha mendengar cerita mama sambil sesekali melirik ke arah Rasya.Harus Alisha akui calon suaminya itu memang terlihat tampan dan masih muda walau usianya sudah berkepala tiga.
Rasya menoleh pada Alisha karena merasa Alisha memperhatikannya.Alisha langsung menunduk karena Rasya tiba tiba melihat kepadanya.Dan Rasya tersenyum melihat Alisha atau Tanianya tersayang.
Setelah menyelesaikan ceritanya mama permisi ke dapur untuk mempersiapkan makan siang.Alisha mengikuti mama dari belakang berjalan ke arah dapur.
"Alisha bantu ya ma", ucap Alisha.
"Baiklah,mama dengar dari Rasya kamu pinter masak ya", tanya mama.
"Nggak juga ma, Alisha cuma suka masak aja ma", jawab Alisha sambil tersenyum.
Alisha dan mama mulai sibuk memotong motong sayuran dan meracik bahan yang akan mereka masak.
Alisha terlihat cekatan dengan peralatan dapur,terlihat dia sudah terbiasa memasak.
Rasya memperhatikan Alisha dari jauh.
"Alisha makin terlihat mempesona saat memasak", fikir Rasya.
"Astaghfirullahaladzim,mikir apa sih aku ini", gumam Rasya nenepuk jidatnya.
Rasya segera melangkah menaiki tangga menuju ke kamarnya.
Sementara itu Alisha dan mama masih sibuk dengan kegiatan memasak.
"Dulu kamu kalo di suruh masak malah takut", ucap mama sambil terus memasak.
"Takut kenapa ma?" tanya Alisha.
"Kamu bilang takut kena minyak panas", jawab mama sambil tertawa.
"Jadi Alisha dulu nggak pernah masak ma?" tanya Alisha.
"Pernah masak telur ceplok tapi gosong", jawab mama sambil tersenyum.
"Beneran ma?" tanya Alisha.
"Beneran,waktu itu kamu mau bikinin telur ceplok spesial untuk Rasya.Ternyata telurnya gosong", ucap mama.
"Aduuh,pasti Alisha malu banget waktu itu ya ma", jawab Alisha sambil tertawa.
"Iya,kamu malu banget tapi kamu tahu?" tanya mama.
"Apa ma?" tanya Alisha.
"Telur ceplok buatan kamu tetap di makan sampai habis sama Rasya", ucap mama.
"Kamu yang tadinya sedih gara gara telur gosong jadi seneng banget", lanjut mama.
"Mas Rasya sayang banget sama Alisha ya ma?" tanya Alisha.
"Iya sayang,Rasya itu amat sangat menyayangi kamu.Dia sangat mencintai kamu sayang.Dia sangat terpukul saat kehilangan kamu.Seperti kehilangan semangat hidup", ucap mama.
"Setelah kepulangannya dari luar negri dia selalu mengurung diri di dalam kamar kamu.Dia keluar dari kamar kamu hanya untuk makan dan bekerja.Selebihnya kembali lagi ke kamar kamu", lanjut mama lagi.
"Pasti saat itu mas Rasya sedih banget ya ma", ucap Alisha.
"Iya Sha,jadi mama minta kamu jangan pernah ninggalin dia lagi ya", ucap mama.
"Iya ma,Alishan akan selalu mendampingi mas Rasya kecuali takdir Allah yang memisahkan kami berdua", jawab Alisha.
"Terimakasih ya sayang,kamu benar benar dewasa sekarang,bukan lagi Tania yang selalu di jahilin uncle tampannya", ucap mama menggoda Alisha.
Alisha tersenyum mendengar ucapan mama.
Selesai masak Alisha membantu mama menata semua makanan diatas meja.Setelah semua tertata rapi,mama menyuruh Alisha untuk memanggil Rasya di kamarnya.
Alisha berjalan menaiki tangga menuju kamar Rasya.Saat melewati sebuah kamar yang bertuliskan "Kamar Putri Tania",Alisha berhenti melangkah dan menatap pintu kamar tersebut.
Alisha seperti merasa akrab dengan kamar itu,tapi Alisha merasa segan untuk membuka pintu kamar tersebut.
Alisha kembali melangkah ke kamar Rasya dan mengetuk pintu kamarnya.
"Maaaass.....mas Rasyaaaa", panggil Alisha dengan lembut.
Tak lama Rasya membuka pintu kamarnya.Rambutnya terlihat berantakan tapi malah menambah ketampanannya.Alisha terpana untuk sesaat,dan langsung menunduk .
"Ayo makan siang", ucap Alisha pelan.
"Baiklah,mas cuci muka dulu ya", jawab Rasya.
Alisha berjalan meninggalkan kamar Rasya dan segera turun menuju ruang makan.Dan Rasya menyusul kemudian.
*
*
*
Jangan lupa like dan vote ya....❤
semangat Thor.....💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
semoga Rasya bisa mendampingi ktika Tania nti melahirkan...
ga sabar tggu Tania melahirkan...
semoga jga Uncle Sandi di ksh jodoh yg baik & Sholeha...