Ani Alexa gadis 17 tahun yang terpaksa menikah dengan pria pilihan kedua orang tuanya.
Menikah dengan pria yang mesterius, Sombong, Angkuh, membuat dirinya harus terjerat dalam pernikahan ini.
Dendam yang menggebu dalam dirinya terhadap kedua orang tuannya yang sudah memperlakukan dirinya bagaikan anak terbuang.
Silahkan baca di story " Mendadak Nikah Sama CEO"
follow instragram @tikaputri.yesi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Putri yesi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
The frirts Night
Ani hanya diam saja ketika mendengar suara bertanya pada dirinya itu.Dirga kembali bertanya pada istrinya itu yang masih setia menundukkan kepalanya.
”Apa kau takut padaku,” tanya Dirga.
”Tidak tuan,” saut Ani.
”Terus kenapa kau selalu menunduk dari tadi.”
“Maaf tuan, saya tidak bisa melanjutkan pernikahan ini, anda bisa menceraikan saya segera.Karena saya tidak mau masa depan saya hancur, lagian saya masih anak sekolahan, dan saya tidak pantas menjadi istri anda! Itu yang di ungkapkan oleh Ani,"
ungkapkan oleh.
Dirga tak menduga jika gadis itu meminta dirinya untuk menceraikannya seketika Dirga mulai geram dengan Ani.
Beraninya dia meminta cerai padaku itu tak akan pernah terjadi.Dirga mendekati Ani mengangkat kepala ani hingga ia bisa melihat wajah yang cantik nyaris sempurna itu ,lalu ia mencengkram dagu Ani.
Ia masih menatap setiap inci yang ada pada wajah Ani istrinya itu tak ada sedikit noda di sana melihat pipih putih indah yang mulus itu tak ada sedikitpun jerawat, hidung yang mancung,kedua mata yang sipit Dirga di buat terlena karena pemandangan yang indah di depan matanya itu.. hingga ia tersadar dari ucapan yang terngiang di telinganya ia menatap ani dengan sorotan mata yang tajam” jangan pernah berharap aku akan menceraikan kamu, istriku!” ujar Dirga berbisik di telinga Ani.
“kenapa tidak bisa? kita hanya nikah karena perjodohan saja! tutur Ani.”
saya tau jika kamu menikah karena perjodohan sama saya ! saya juga sudah.....
“Dirga menggantung perkataannya ia tidak mau mengatakan jika dirinya saat ini sudah jatuh hati kepada gadis ini. Sungguh ia malu jika mengutarakan sekarang kepada gadis yang ia nikahi ini.
“Anda tau sendiri masa ia anda mau menikah dengan anak di bawah umur kayak saya, apa jangan- jangan anda pedofil lagi,” Ani sedikit menunjukkan ekspresi ngerinya.
“Siapa bilang saya tertarik sama kamu, jika saya emang kenapa?” tanya Dirga dengan menaikan alisnya turun naik menggoda istrinya itu.
“Ihzz.. jangan dekat-dekat sama saya , anda jauh-jauh dari saya takutnya nanti saya ketularan sama anda.”
“Haaa... haha.... emang kamu mau jika orang tak waras saya nular sama kamu?”
Ani hanya bergidik saja.
Masa gue nikahin sama orang gila mau gue apain ni orang , lihat wajah dia aja geli gue , gue akui wajah dia sempurna tapi ahhhh.... kata Ani dalam batinnya. Ia harus cari cara biar bebas dari orang ini.
” Anda mau ngapain dekat saya , saya sudah bilang jauh -jauh dari saya.” Dirga hanya menatap datar saja pada Ani ia terus mendekat hingga ia bisa memeluk erat tubuh istrinya itu.
Sekarang ia bisa mencium aroma vanila dari tubuh istri kecilnya itu , sungguh harum sekali dirga sangat menyukai bau nya , mungkin ini akan hal favoritnya setiap hari ia merasakan kenyamanan dalam pelukan istrinya ini, enggang rasanya ia melepaskan pelukan ini. Ia memegang tengkulak istrinya.
la menatap wajah istrinya itu mulai memancar semberaut warna merah ia merasa senang melihat pipih istrinya sudah merah. Sesuatu dalam diri Dirga ada rasa tersengat listrik dan mulai sesak .Dirga menetap bibir mungil seksi milik istrinya itu ia tidak bisa lagi menahan gejolak yang begitu memuncak dalam dirinya.
Ia langung membungkam mulut istrinya itu, terasa manis bagi Dirga ia semakin menyesap bibir istrinya dengan penuh cinta walau istrinya dari tadi sudah memukul-mukul dadanya, ia menahan pukulan kecil itu dengan sebelah tangan biar ia semakin leluasa mengabsen seluruh mulut istrinya itu.
Ia merasakan jika istrinya kehabisan nafas ia mengakhiri ciuman semangat itu.”Apa yang anda lakukan pada saya,” tegas Ani.
“aku mencium istriku, kamu tau bibirmu sungguh manis sekali. Aku sangat suka sekali.”
"Anda sudah mencuri firts kiss ku,“ ketus Ani geram.
”Ya bagus dong ciuman pertama kamu aku,”ujar Dirga.
” Bagus bagaimana ?seharusnya itu untuk suami aku yang aku cintai, sedangkan anda hanya dijodohkan dengan saya!kata Ani.
”Terus kenapa saya di jodohkan dengan kamu?” tanya Dirga ia memperpendek jarak dirinya dengan istrinya itu.
Ani makin mundur melihat pria yang baru saja menikahinya itu mendekati dia hingga ia terjatuh di atas ranjang. Dengan cepat Dirga menindih Ani lalu ia mencium Ani di setiap wajah Ani. Ani menghindari setiap ciuman yang dilakukan oleh suaminya itu.
Dirga mengikat kedua tangan istrinya itu ke atas kepala dengan ikat pinggang miliknya ia kembali menciumi seluruh wajah istrinya , ia membuat tanda kepemilikan di sana.
” Ingat kamu istriku, apapun yang ada di tubuhmu itu semua milikku, aku berhak kapan saja aku mau, dan begitu juga denganku aku milikmu kau berhak atas semua tubuhku, bisik Dirga pada telinga istrinya.
Ani merasa geli saat suaminya itu bicara seperti itu, apa tuan gila ini akan minta haknya malam ini, aku sungguh takut bahkan aku belum rela. Aku tidak mau di campakkan , aku masih masa depan yang bagus,Ani berusaha untuk menghindar dari serangan yang di berikan oleh suaminya itu.
Ia rasakan geli tubuhnya dan ia merasa ia pingin pipis di saat suaminya itu menciuminya begitu semangat dan kedua tangannya di ikat keatas kepala oleh suaminya itu membuat Ani kesusahan menghentikan aksi suaminya itu yang menyentuh tubuhnya dengan sentuhan lembut, bahkan dirinya sekarang merasakan reaksi tubuhnya akibat perbuatan suaminya itu.
Dirga menyelipkan tangan kanannya ke belakang punggung istrinya itu. Ia meraih sleting gaun yang di pakai istrinya itu, lalu menariknya perlahan hingga ia bisa menarik gaun yang digunakan istrinya itu. Ani merasakan geli yang tak tertahan oleh ciuman Dirga pada perutnya.
”Tuan aku mohon berhenti, aku mohon lepaskan aku?” pinta Ani.
Namun permintaannya tak terkabulkan .Dirga mulai melepaskan pakaian milik istrinya itu . Terpampang sudah dua benda kramat istrinya itu, mata Dirga menatap dengan penuh gembira, ia mengisap benda kramat itu dan satu tangannya itu menoel benda keramat itu hingga gairah dalam dirinya tak bisa ditahan ia mulai terbawa suasana.
la mulai melepaskan baju pengantin yang ia pakai tersebut lalu melemparkannya ke sembarangan arah. Ia sudah melucuti dirinya sendiri tak ada seberang pun yang menutupi tubuhnya.
Ani sungguh kaget melihatnya. Hingga Ani tak sengaja melihat pusaka milik suaminya itu sudah berdiri ahahhkk... pekik Ani segera terhenti ketika Dirga sudah melahap bibirnya dengan panas.
”Sayang aku sungguh tak bisa menahan lagi ini! guman Dirga di telinga istrinya.” Maaf aku belum siap,” kata Ani.
Dirga memahami ia juga mengerti akan istrinya itu. Ia melepaskan kan ikatan ditangan Ani lalu dituntunnya untuk menyentuh seluruh tubuhnya, hingga ia meminta
“Ani tolong kau bantu aku menidurkan pusaka,
" Dirga.
Ani bingung dengan apa yang ia dengar dari permintaan suaminya itu.nampak ani kebingungan Dirga langsung mengarahkan tangan mungil ani pada miliknya itu” ini sayang junior Dirga” ucap suaminya itu.........