NovelToon NovelToon
Pilihan Adam

Pilihan Adam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: RATNA YULITA

Adam pemuda tampan dan kaya, menjadi incaran banyak wanita dari masa sekolah sampai kuliah. namun tak satupun dari mereka yang ditanggapi Adam.

Hana gadis desa yang bekerja dirumah makan milik Adam, juga menaruh hati kepada Adam, Hana sadar diri dan memilih mengabaikan perasaannya.

Adam menyukai Hana, ia meminta Hana memanggilnya kakak agar lebih dekat dan membuat Hana nyaman dalam bekerja.

Sanggupkah Hana menahan perasaannya dan selalu bersama Adam tanpa ungkapan cinta dari Adam??

ayo simak kisah mereka,.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RATNA YULITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rani datang ke kantor

"Aku bisa datang sendiri ketempat kerja Bu." ucap Rani pagi ini menolak pergi bersama ibunya

"Ibu hanya ingin bertemu mereka sebentar." jawab buk Indah

"ya sudah, tapi janji ya, hanya sebentar. Aku tidak ingin ibu berlama-lama disana." ucap Rani

"Iya, ayok nanti kita terlambat." ucap buk Indah

Mereka memerlukan waktu hampir satu jam untuk sampai ketempat kerja Adam yang akan menjadi tempat kerja Rani untuk hari berikutnya.

"Lumayan jauh ya Bu." ucap Rani saat mereka sampai diparkiran.

"Iya, lihatlah rumah makan milik Adam dan Ihsan lebih luas dan mewah dibanding milik orang tua nya. Adam dan Ihsan sangat beruntung memiliki orang tua yang kaya dan menyayangi mereka." ucap Buk Indah melihat sekeliling lokasi rumah makan dari dalam mobil.

"Tenang Bu, aku akan jadi bagian dari mereka. Umi juga menyayangi ku, aku hanya perlu Menaklukkan Adam."

"Bagus, itulah tugas mu. Jangan sia-siakan peluang yang ibu berikan untuk mu. Kau harus bahagia."

Rani mengangguk, mereka keluar dari mobil, buk Indah memberhentikan seseorang yang akan melewati mereka.

"pagi dek, anak saya akan bekerja di rumah makan ini. bisa tolong tunjukkan dimana kantornya?" ucap Buk indah

"oh, iya tentu saja. Ibu jalan lurus saja ikuti jalan ini, saya juga akan melewati kantor. kenalkan nama saya Budi, Saya bekerja disini bagian dapur khusus pemanggangan." ucap Budi sambil mengacungkan tangannya menyalami buk Indah kemudian Rani

"ini anak saya yang akan bekerja disini, namanya Rani." jawab Buk Indah sementara Rani hanya memasang wajah malas berkenalan dengan Budi namun tetap membalas uluran tangan Budi.

"Oh, Baiklah silahkan ikuti saya." ucap Budi sambil melanjutkan perjalanannya menggunakan sepeda motor miliknya

"Kok dia gak parkir disini sih? tanya Rani melihat Budi yang terus saja masuk kedalam melewati taman kecil yang dilengkapi dengan ayunan dan tempat duduk santai.

Budi berhenti dan menunjuk lokasi kantor yang berada dibelakang bangunan rumah makan itu, kemudian dia berputar arah ke kanan tempat pemanggangan dan meletakkan motornya dibawah pohon tidak jauh dari tempat kerjanya.

"Wah ternyata tidak hanya luas didepan, tapi juga panjang kebelakang. Mereka pandai sekali memilih lokasi usaha, mereka juga menata bangunan dengan sangat rapi tidak ada lahan yang Terabaikan." ucap Buk Indah berbicara seorang diri.

"Bu, hanya ada satu mobil yang terparkir didepan kantor, aku tidak tahu mobil siapa itu." ucap Rani sambil terus berjalan hingga akhirnya sampai didepan pintu kantor.

Rani mengetok pintu dan mengucapkan salam

Hana menjawab salam dan membukakan pintu untuk mereka.

"Buk Indah?" ucap Hana saat melihat Wanita yang masuk setelah Rani.

"Hana? Kenapa kamu bisa ada dikantor ini?" tanya Buk Indah

"Saya sekretaris kak Adam, buk." jawab Hana

Buk Indah dan Rani kaget mendengar jawaban Hana, Buk Indah tidak menyangka Hana mendapat pekerjaan dengan jabatan tinggi ditempat itu.

"Apa hubungan Hana dan Adam? Apa mereka pacaran? apa yang membuat Adam tertarik dengannya? Kenapa dia bisa mendapatkan perhatian Adam?" tanya Buk Indah didalam hatinya.

"Wah beruntung sekali kamu bisa mendapatkan pekerjaan setara orang berpendidikan sarjana, padahal kamu masih SMA." jawab Buk Indah membuat Hana sedikit kaget dengan ucapannya.

"Ini Rani anak saya, dia lulusan sarjana akuntansi, dia diterima bekerja disini oleh Umi Adam, saya dan Umi Adam bersahabat dari masa sekolah SMA, sampai sekarang hubungan kami masih baik. Rani juga ia anggap seperti anak sendiri." Kembali buk Indah berbicara, Hana mendengar dengan jelas apa yang buk Indah sampaikan, Hana merasa minder dari Rani dan buk Indah yang mengenal dekat keluarga Adam, sementara ia hanya pernah bertemu sekali dengan Umi Adam.

"Dimana Adam dan Ihsan?" tanya Buk Indah

"Kak Adam tidak masuk kerja, kalau pak Ihsan...." ucapan Hana terpotong

"Rani, kau tidak memberi tahu Adam jika kita datang pagi ini? kalian dulu satu sekolah dari SD sampai SMA, seharusnya kau mengabarinya." ucap Buk Indah semakin ingin memberitahu Hana tentang masa lalu Adam dan Rani.

"Aku mau bertemu langsung dengan Adam Bu, aku ingin lihat ekspresinya ketika melihat ku setelah hampir empat tahun tidak bertemu." jawab Rani sambil berjalan pelan kemeja kerja Ihsan.

"Kalau Ihsan dimana Hana?" tanya Buk Indah lagi

"Pak Ihsan sedang keluar sebentar buk." jawab Hana merasa Buk Indah berubah

"Rani, Ibu pulang dulu sepertinya kita datang terlalu pagi." ucap Buk Indah sambil menatap Rani yang masih membelakanginya.

"Baiklah Bu." jawab Rani

"Ibu pulang ya Hana." ucap Bu Indah tersenyum ramah menatap Hana sebentar

"Baiklah, hati-hati dijalan buk." ucap Hana melihat Buk Indah yang sudah berbalik arah, bersiap untuk pergi dari kantor.

"Duduklah kak Rani." ucap Hana sambil mengarahkan tangannya ke meja tamu

"Ya baik lah. Sudah berapa lama kamu bekerja disini?" tanya Rani sambil berjalan kearah kursi tamu dan duduk disana dengan anggun.

"Lebih kurang seminggu kak." jawab Hana

"Oh masih baru, apa kau langsung bekerja sebagai sekretaris Adam?"

"Tidak, hari pertama pekerjaanku membersihkan toilet dan mencuci piring. Hari ketiga aku baru diangkat menjadi sekretaris."

"Wah hebat sekali, dulu sewaktu SMA Adam sangat dingin, dia tidak mau menatap dan berbicara dengan perempuan, kecuali aku. bagaimana dia sekarang? Apa dia mau berbicara dengan mu?"

"Ya hanya masalah pekerjaan." jawab Hana memilih berbohong

"Sudah ku duga, tidak mungkin Adam berubah drastis." jawab Rani

Ihsan datang, ia menyapa Rani dan memeluknya begitu juga Rani terlihat biasa saja dipeluk Ihsan.

"Apa kak Adam saat bertemu kak Rani juga akan memeluknya?" ucap Hana dihatinya, Hana hanya melihat Ihsan dan Rani sebentar ia merasa tidak enak melihat dua orang itu berpelukan.

"Maaf ya aku tidak menyambut kedatangan mu." ucap Ihsan saat mereka tidak lagi berpelukan.

"Santai aja bang, Adam gak masuk kerja bang?" tanya Rani.

"Gak, dia lagi sibuk untuk persiapan ujian skripsinya."

"Wah, ternyata dia bisa nyusul aku, padahal dulu saat sekolah Adam itu selalu juara, sulit banget menjatuhkan dia dari juara satu. Gak nyangka sekarang saat kuliah dia kalah dan terlambat untuk ujian skripsi, kira-kira kenapa ya bang Adam bisa telat ujian?" tanya Rani.

"Mungkin dia terlalu santai saat menyusun skripsinya, baru akhir-akhir ini dia sibuk." jawab Ihsan

"Oo, mungkin karena sudah menunjuk Hana jadi sekretarisnya makanya Adam bisa lebih fokus mengurus skripsinya." ucap Rani sambil tersenyum melihat Hana yang duduk disebelahnya.

"Maaf saya keluar dulu." ucap Hana pamit tidak nyaman berada diantara mereka berdua.

Hana pergi ketoilet wanita

1
lia musa
Kemana menghilang RATNA YULITA..Last update bulan april yg lalu..muncul kn diri anda..sudah ditunggu kelanjutan cerita ini
lia musa
terus semangat..teruskn update
lia musa
setakat ini..aku suka kerana alur cerita nya ringan senang difahami
Oktavia
lanjut kak
Oktavia
lanjut kak. semangat 💪💪
Oktavia
lanjut kak ya banyak. semangat kak 💪💪. aku suka karyamu
NN
lanjut kak, jangan lama2 update
Oktavia
kak lanjut yg banyak ya
Oktavia
lanjut kak cerita nya bagus semangat kak
Ratna Yulita: terimakasih dukungannya 🙏
total 1 replies
NN
lanjut kak, jgn lama cerita yg baru
Ratna Yulita: terimakasih dukungannya 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!