NovelToon NovelToon
Divine Citadel

Divine Citadel

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Reinkarnasi / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah sejarah / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: { RUDi }

Cerita Reinkarnasi Fiksi Fantasi: MAMPIR

Divine Citadel! Adalah tempat bersejarah, dan seseorang yang menginjakkan kakinya terakhir di atas gunung menjulang yang kini di sebut Divine Citadel. Dan tak ada satupun yang mampu mengalahkannya, kecuali hanya dengan tipu muslihat seorang wanita penghianat.
"Aku akan membalaskan dendam ku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon { RUDi }, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Epesiode 25

...Peran Elena dan Lilitha...

"Gabriel, kamu pantau di sekitar sini, jangan sampa ada orang yang mengetahui keberadaan kita" ucap Roland. Roland langsung melompat keatas dahan pohon, untuk melihat Elena dan Lilitha dari sana.

DI SISI ELENA DAN LILITHA!

"Hmm Elena, sepertinya di sana ada orang jualan baju! Tetapi itu baju bagus" ucap Lilitha yang melihat tokoh baju di sela sela kerumunan orang-orang.

Lilitha mengingat pesan Roland, bahwa mereka harus mendapatkan baju baju yang jelek.

Bruk....! "Ah maaf" ucap Elena.

Elena gak sengaja di tabrak seseorang pria yang sedang berjalan.

"Eh apa yang kau lakukan dengan pakaian seperti itu?" Ucap pria itu. Tentu saja mereka menjadi pusat pandangan orang itu, karena Elena dan Lilitha menggunakan pakaian yang terlalu minim. Sontak orang² sekitar memperhatikan Elena dan Lilitha. Setelah seorang pria itu berbicara sedikit lantang.

Elena dan Lilitha tiba-tiba langsung membuat peran seakan-akan dia tidak memiliki pakaian, dan kabur dari hutan.

"Hey hey! Apa yang kalian lihat, ini gunakan bajuku" ucap pria itu. Tiba-tiba pria itu berbaik hati dan menutupi tubuh Elena dan Lilitha untuk sementara.

"Ah terima kasih" ucap Elena dan Lilitha.

Pria itu mengajak Elena dan Lilitha untuk membeli pakaian di toko terdekat.

"Hmm apakah kalian hanya berdua?" Tanya Pria itu.

"Hmm tidak, sebenarnya kami memiliki 4 saudara. Pondok kami di serang Iblis dan kami melarikan diri" jawab Elena sambil menundukkan kepalanya, untuk mendapatkan belas kasihan dari orang itu.

Roland yang melihat itu! "Oh tidak, sepertinya aku harus mengubah rencana!" Whooosh... Roland melesat turun dari pohon dan menemui Gabriel.

"Gabriel, kita harus mengubah rencana! Ayo ikut aku ke atas, untuk menyusun strategi selanjutnya" ucap Roland.

Di sisi Elena dan Lilitha!

"Belikan juga baju buat dua Saudara mu yg tersisa" ucap Pria itu dengan antusias.

"Aku jadi tidak enak, terimakasih banyak, suatu hari aku akan membalas budi mu" ucap Elena.

"Oh ya, dimana dua Saudara mu itu? Ayo kita temui dia" ucap Pria itu dengan ramah.

Tetapi di hati Elena dan Lilitha sedikit terguncang saat mendengarnya. Dan berpikir, bahwa penyamaran mereka akan gagal!

Elena lupa bahwa Roland selalu melihat dari kejauhan! Roland yang melihat itu, dia langsung berbicara dengan Lilitha lewat Telepati.

"Lilitha, kamu jawab iya saja, biarkan orang itu menemui kami" Ucap Roland dengan Lilitha dari kejauhan.

"Ah apakah kami tidak merepotkanmu tuan" ucap Lilitha kepada pria itu, untuk membantu Elena yang sudah kehabisan akal.

"Eh apa rencana Lilitha" Ucap Elena yang kaget!

Tentu saja Pria itu mengangguk dengan ramah "Ah tentu saja tidak, aku juga lagi libur kerja hari ini" jawab pria itu.

"Baiklah jika tuan mau, tetapi apakah tuan tidak takut dengan orang yang baru dikenal?" Tanya polos Lilitha, agar orang itu tidak berprasangka buruk lebih dulu.

"Hahaha tenang saja, aku juga bisa bela diri" jawab senyum Pria itu.

Dan akhirnya Lilitha memimpin jalan untuk menemui Roland dan Gabriel yang mereka ceritakan.

Bersama Elena yang masih bingung, dengan maksud Lilitha.

"Hmm Kenapa wajahmu kelihatan agak gelisah?" Tanya Pria itu dengan Elena.

"Ah tidak, aku hanya merasa tidak nyaman, apakah ini tidak merepotkan anda" jawab Elena. Wajar saja Elena tampak gelisah, karena dia takut bahwa penyamarannya akan terbongkar.

Sesampainya di tempat persembunyian Roland dan Gabriel.

"Kakak! Dimana kalian?" Teriak Lilitha seakan-akan mencari saudaranya.

"Ah kalian darimana saja?" Tanya Gabriel melakukan perannya.

"Ah kakak ketiga, apakah dia masih sakit" Ucap Lilitha! Sambil menghampiri Roland yang berpura-pura sekarat.

Elena yang agak bingung, tiba-tiba konsep rencana mereka berubah 80°, tetapi Elena mengikuti peran mereka, dan dia masih bingung dengan urutan penyamaran saudara mereka.

Tiba-tiba Lilitha menyebut Elena dengan kakak kedua! "Ah kakak kedua, apa yang harus kita lakukan!" ucap Lilitha sedikit menangis.

"Maafkan aku yang tidak cukup kuat untuk melindungi kalian!" Ucap Gabriel sambil memalingkan wajahnya.

Wajah heran dan sedikit hiba, terukir di wajah Pria berhati kentang itu, dan melihat Gabriel dan Roland mengenakan pakaian yang compang camping, karena serangan iblis.

"Hiks...hikss. ini bukan salah mu kakak pertama!" Ucap Lilitha sambil berpura-pura menangis.

"Hey! Apa tujuan kalian selanjutnya?" Tanya Pria itu!

Gabriel langsung menjatuhkan dirinya dan duduk di tanah "Rumah kami sudah hancur, kami juga tidak memiliki keluarga! dimana kami akan pulang, kenapa langit menghukum kami hingga seperti ini, apa salah kami!' ucap sedih Gabriel sambil menghadap pohon.

Dan Pria itu pun semakin kasihan dan tak curiga sedikitpun dengan penyamaran mereka yang sangat kompak.

"Ah baiklah! Kalau begitu, kalian boleh menginap dirumahku saja!" Ucap pria itu sambil menghampiri Gabriel.

"Tidak, kami sangat ramai! Kami takut akan merepotkan anda tuan. Terimakasih atas niat baiknya" ucap Gabriel dengan menundukkan kepalanya, seakan-akan kesedihannya berlarut-larut mendalam.

"Tidak, Rumahku sangat luas! Kalian bisa pulihkan energi kalian dirumah ku. Aku akan memanggil tabib untuk mengobati adikmu, soal biaya kamu tenang saja" ucap antusias Pria berhati kentang itu.

"Apakah masih ada orang baik" ucap Tegas Gabriel, "Terimakasih banyak tuan, aku akan mengingatkan belas kasihan anda" ucap Gabriel sambil sedikit menunduk seakan-akan bersujud.

"Ah tidak perlu begitu, ayo bantu papah adik mu, aku akan menyewa kereta untuk membawanya" ucap Pria itu.

Gabriel Elena Dan Lilitha mengucapkan terimakasih kepada Pria itu atas bantuannya.

...DAN NEXT CHAPTER 👉26...

1
🔵 ☠ᵏᵋᶜᶟ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡
alhamdulilah akhirnya Elena bisa diterima oleh penduduk di sekitar rumah Ronald deh
🔵 ☠ᵏᵋᶜᶟ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡
untung aja ada Ronald datang menolong Elena tuh
🔵 ☠ᵏᵋᶜᶟ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡
Elena merasa kelemahan supernaturalnya --> Elena merasa kekuatan supernaturalnya
🔵 ☠ᵏᵋᶜᶟ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡
emang sih, orang yang bisa melihat makhluk astral itu sering di kucilkan dan bahkan dikatakan orang yang gak waras karena sering ngomong sendiri gitu
🔵 ☠ᵏᵋᶜᶟ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡
eng ing eng 🏃🏃🏃🏃
Agatha cute📴
semangat
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
iya😴 gak ada semangat
Udah tamat??
Chapter ini, gua agak bingung
Stories ID
for Roland
Stories ID
huh
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
Sepi 😴
Titin Niarti
pamer dikit gak ngaruh/CoolGuy/
Hmmm🗿
huh.. tamat kah?
Hmmm🗿
up kak.
Hmmm🗿
Dialognya dikit/Sleep/
Hmmm🗿
terlalu banyak narasi, Perbanyak dialog, Biar ada kesan bagaimana dia berbicara, Lanjukan.. /Hey/
Setia✓
mampir juga kak
Kang cilok: Mampir yuk kak ke KAU DAN AKU BERSAMA 😄
total 1 replies
🪷🍾⃝ʙᴀʙͩʏᷞ ɢᷰᴇᷠᴍᷧᴏʏ𝓐𝓷𝓷𝓪࿐
mampir kak
𝔸𝕣𝕒𝕓𝕖𝕝𝕒
lanjutkan
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan: makasih dh mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!