NovelToon NovelToon
Oh My Bodyguard

Oh My Bodyguard

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:226.7k
Nilai: 5
Nama Author: Vey Vii

Alexa, adalah seorang wanita yang hebat. Ia berasal dari keluarga kaya, dan ia adalah anak satu-satunya sekaligus pewaris tunggal dari seorang konglomerat di kotanya.

Alexa terkenal hebat dalam berbisnis sejak muda. Namun sayangnya, wanita itu memiliki sifat yang kurang menyenangkan. Ia sombong, kasar, dan keras kepala.

Ketika usianya semakin dewasa dan tidak kunjung memiliki keinginan menikah, kedua orang tua Alexa memberikan tiga kandidat laki-laki yang berasal dari keluarga terpandang sebagai pilihan calon suaminya.

Namun sayangnya, Alexa justru tertarik pada seorang laki-laki tampan yang bertugas menjadi pengawal pribadinya.

Evano Xavier, seorang bodyguard tampan yang penuh dengan rahasia. Siapakah dia sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Telah Jinak

Evan diam selama beberapa saat, pertanyaan Alexa cukup aneh dan mengejutkan.Hal itu membuat Evan merasa bingung.

"Jawab aku! Apa kau memiliki kekasih?" ulang Alexa tidak sabar.

"Ah, tidak, Nona." Evan tersenyum.

"Kenapa tidak?" tanya Alexa lagi.

"Karena aku ingin fokus pada diriku dan pekerjaanku. Jadi, aku memutuskan untuk tidak jatuh pada kisah-kisah seperti itu," terang Evan.

"Apa kau sedang menyukai seseorang?" tanya Alexa penasaran.

"Hmm, bisa jadi."

"Apa dia cantik?"

"Ya." Evan mengangguk.

"Bagaimana denganku?"

"Tentu saja kau cantik, Nona." Evan tersenyum.

"Dia atau aku yang lebih cantik?" tanya Alexa memastikan. Hal itu membuat Evan bingung, sikap Alexa tiba-tiba berubah dan aneh.

"Evan, jawab aku!" seru Alexa.

"Ah, kau yang paling cantik, Nona," jawab Evan. Senyum menawan tidak pernah lepas dari bibirnya.

"Jangan bohong!"

"Aku tidak bohong, Nona. Sungguh!"

"Hah! Wajahmu menunjukkan jika kau bohong!" gumam Alexa sambil memalingkan muka. Ia merasa sedikit kesal. Namun Evan seakan tidak menanggapi sikap Alexa, laki-laki itu hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala pelan.

"Aku akan keluar, beristirahatlah," ujar Evan.

"Kau akan pulang?"

"Tidak, aku akan menginap sampai kau benar-benar sembuh. Aku sudah memberi kabar pada orang tuamu dan mengatakan pada mereka jika keadaanmu sudah membaik. Sayangnya, mereka sedang ada keperluan di luar kota. Jadi, mereka belum bisa datang menjengukmu," jelas Evan.

"Tidurlah di kamar tamu," pinta Alexa.

"Tidak, aku akan menjagamu di ruang tengah."

"Baiklah." Alexa mengangguk, ia membiarkan Evan berjalan keluar meninggalkan kamarnya.

Kini perutnya telah kenyang, namun hatinya seakan terasa kosong dan hampa. Alexa menjadi kesal, bingung, dan gelisah pada saat bersamaan.

...****************...

Pagi-pagi sekali, Meera telah tiba di rumah Alexa dengan membawa paper bag berisi berbagai jenis makanan yang telah ia masak sendiri.

Di depan pintu rumah, Evan telah menyambut kedatangannya.

"Kau datang pagi sekali," sapa Evan.

"Hmm." Meera mengangguk. "Bagaimana keadaan Nona? Apa dia sudah lebih baik?" tanya Meera.

"Sepertinya dia tidur dengan nyenyak," jawab Evan.

"Kau sudah makan? Aku memasak beberapa jenis lauk dan sayur. Mari makan bersama, aku akan melihat Nona terlebih dahulu," ujar Meera. Evan pun mengangguk.

Karena Evan harus menginap, maka ia menyuruh orang lain untuk pergi ke apartemennya dan membawa beberapa pakaian ganti. Evan tidak tega jika harus meninggalkan Alexa dengan kondisinya yang seperti itu. Meskipun luka di kaki Alexa tidak terlalu mengkhawatirkan, namun Evan merasa cemas.

Di kamarnya, Alexa sudah selesai mandi. Wanita itu duduk di depan meja rias sambil mengeringkan rambutnya.

Tok ... Tok ... Tok ....

Alexa terkejut, ia dengan cepat merapikan rambutnya dan menaburkan bedak di wajahnya.

"Nona, ini aku!" teriak Meera dari luar kamar. Ia pun membuka pintu dan melihat Alexa.

"Hah! Meera! Kau membuatku kaget," keluh Alexa. Wajahnya cemberut.

"Kenapa? Apa kau berharap jika Evan yang datang?" tanya Meera menggoda.

Alexa menyipitkan mata, menatap sinis pada sekretarisnya.

"Bagaimana kau bisa pergi mandi? Aku datang pagi-pagi sekali karena khawatir. Aku berniat membantumu," ujar Meera.

"Ini tidak terlalu sakit, aku masih bisa berjalan sendiri."

Meera memperhatikan kaki Alexa, perban lukanya terlihat basah. Alexa berjalan perlahan dengan kaki pincang untuk sampai ke tempat tidurnya. Meera juga membantu wanita itu agar tidak kesulitan.

"Aku akan mengganti perban kakimu, Nona. Berbaringlah," ujar Meera.

"Evan akan menggantinya," tolak Alexa.

"Ah, dia membuatku cemburu. Apa sekarang dia lebih berharga bagimu, Nona?" keluh Meera. Ia mencebik.

Sebelum Alexa menjawab, Evan telah berdiri di depan pintu kamarnya sambil membawa kotak P3K.

"Hei, masuklah!" seru Meera menyambut kedatangan Evan. Alexa melirik, ia menatap sinis pada sekretarisnya.

"Aku akan mengganti perbannya, Nona," ucap Evan.

"Hmm." Alexa mengangguk dan tersenyum pada Evan.

Meera melotot, bibirnya manyun melihat Alexa. Secepat itu bosnya bisa berubah sikap. Kini singa betina yang ganas telah berubah menjadi kucing jinak yang menggemaskan.

...****************...

1
Yulia
bagus meski kurang greget... semangat terus berkarya 💪💪
Visencia Alingga
❤❤❤❤❤
Fatimah Ima
aku suka karya mu thor
Vey Vii: Jangan lupa baca semuanya yaaa kak 😍
total 1 replies
Hariyanti
aku suka karyamu Thor.sederhana dan menyenangkan.trus ga pake lama dan penuh dgn konflik yang rumit
Hariyanti
😍😍😍 happy ending Thor 🥰
Hariyanti
ohhh... apa Alexa pernah kecelakaan yg membuat memori terganggu
Hariyanti
semangat terus Alexa....jatuh cinta tdk selamanya indah ☺️
Hariyanti
semangat pejuang cinta 💪💪☺️
Hariyanti
wow... aku baper sekaligus kaget dgn keberanian Alexa😳😳🥰😍
Hariyanti
mungkin Alexa akan bilang....ayo kita kencan. ini perintah,tdk ada penolakan!!!🙄☺️
Hariyanti
wow.... langsung interview target 🤣🤣
Hariyanti
Meera kocak banget 🤣 🤣🤣
Hariyanti
Meera kenapa ga dijawab pertanyaan bos😒 bosmu sdg galau dgn perasaannya ☺️
Hariyanti
dibayar berapa Evan sama bapaknya Alexa 🤔
Hariyanti
🙄🙄🙄 Meera selalu saja gibah
Hariyanti
siapa yang suruh pake baju seksi didepan pria genit😏😒🙄
Hariyanti
mungkin dr kecil tdk pernah dikenalkan dgn yg namanya empati dan simpati.situasi menuntut Alexa untuk sempurna
Hariyanti
sombong amat... 😏 masalah sepele aja langsung pecat.gimana kalo kesalahan fatal.apa langsung dihukum mati 🤔😑😑😑
Hariyanti
wah.... sepertinya hidup Alexa terlalu kaku....dan perfeksionis.yg gini emang lebih baik solo.... kalo nikah kasihan pasangannya 😒
Hariyanti
beneran bodyguard atau lg nyamar 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!