NovelToon NovelToon
Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Tamat
Popularitas:110.2k
Nilai: 5
Nama Author: Agustina Pandiangan

Perjuangan cinta Alexa selama lima tahun kepada Revan,menyadarkan dirinya ternyata sekeras apa pun perjuangannya mempertahankan seorang pria jika memang tidak jodoh maka itu akan tetap pergi jauh.
Alexa berjuang keras bahkan menghabiskan masa mudanya demi Revan dan ternyata Revan malah memilih wanita lain untuk dinikahinya.

Setelah menyadari kalau dia hannya di manfaatkan, Alexa mengalami depresi berat,bahkan hampir gila,orang tuanya yang hidup di garis kemiskinan tidak bisa melakukan apa pun kepada Alexa,mereka hannya pasrah dan berharap suatu saat Alexa sadar.

Di suatu hari Alexa kabur dari rumah,di saat itu jiwanya seakan kembali ke tubuhnya,apalagi saat dia melihat kebahagian pria yang membuatnya hancur,dia sadar seratus persen dengan kebodohan yang dia alami selama ini.

Dan pada saat itu seorang pria menolongnya,dia adalah Andre seorang jaksa yang pintar dan hebat,bisakah Andre menyembuhkan luka masa lalu Alexa?

ikuti kisah cerita yang menyedihkan ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustina Pandiangan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26 ~ Perasaan bahagia ~

Maya menatap sekelilingnya,saat menerima titipan yang diberikan oleh Alexa,air matanya menetes dia sangat merindukan putrinya itu tapi dia tidak bisa berkata-kata saat Alexa belum ingin menunjukkan dirinya.

"Ma..Siapa yang datang?" Tiba-tiba Desi keluar dari dalam rumah dan menghampiri mamanya yang masih berdiri diluar.

"Apa ini,siapa yang kasih ini ma?" Tanya Desi sambil mengambil bungkusan dari tangan mamanya.Desi membuka titipan itu ada beras,telur,gula,minya goreng dan bubuk teh.Desi mengambil amplop yang ada di dalam kantong lalu membuka dan menghitung isinya.

"Ma,siapa yang memberikan ini?"Maya diam dia masih mencari keberadaan Alexa di sekitar itu tapi dia sama sekali tidak bisa melihatnya.

Alexa yang bersembunyi cukup jauh dari mereka hannya bisa tersenyum,rasa bahagia di hatinya hadir begitu saja saat dia bisa memberikan sedikit gajinya untuk adik dan ibunya.

Sementara itu di suatu tempat Sonia sedang belanja kebutuhan rumahnya,sudah beberapa bulan ini dia membiayai kehidupan Revan.Hal itu membuatnya cukup stres.

"Kalau begini terus bisa-bisa aku di manfaatkan Revan,sama seperti Alexa dulu,ini tidak bisa dibiarin emang dia pikir aku orang bodoh." Ucap Sonia.Dia membawa semua belanjaannya ke kasir lalu melakuakan pembayaran dan kembali pulang ke kontrakannya.

Saat kembali kedalam rumah,Sonia melihat Revan minum kopi sambil menonton televisi tentu saja dia sangat emosi dan marah.

"Kamu sudah pulang sayang?"

"Tidak usah basa-basi mas,mana gajimu bulan ini,aku yakin kamu sudah gajian,sudah tiga bulan ini aku yang membiayai semua kebutuhan rumah,ingat mas aku bukan Alexa si gadis bodoh bin tolol itu ya." Sonia langsung menodongkan banyak kata-kata membuat Revan semakin muak melihat sikap Sonia.

Revan langsung mematikan televisi lalu masuk kedalam kamar beberapa bulan ini dia dan sonia selalu berantam dan masalahnya karena uang...uang dan karena uang dan hal itu membuat Revan semakin kesal.

"Kamu ini keterlalun sekali Sonia,kamu tau kan aku tidak bisa memberikan gajiku kepada mu itu karena aku mengirim uang kepada orang tuaku,ibuku butuh uang banyak untuk berobat." Jawab Revan.Dadanya naik turun menahan emosi dan wajahnya merah padam,dia sangat tersinggung dengan ucapan Sonia.

Sebelumnya Sonia tidak pernah cerita kalau sekarang dia dan Alexa satu pekerjaan,dia takut kalau Revan akan menemui Alexa kembali.Sebelumnya Revan pernah menyinggung soal Alexa kepadanya dia tidak mengerti arti pertanyaan Revan tapi dari wajahnya Sonia tau kalau jauh di lubuk hatinya kalau Revan masih menyimpan rindu dengan wanita itu.

"Terus....Kalau mama mu sakit aku harus berkorban gitu ya mas,aku harus ikut membayar semuanya?mas!!! ingat ya kamu bisa bekerja sekarang itu karena pamanku memasukkan mu ke firma hukumnya,kalau kamu melangkah sendri aku yakin kamu belum bisa sama sekali." Ucap Sonia dengan wajah garang.

Tidak ingin masalah semakin besar,Revan memilih pergi meninggakan Sonia,dia sudah tidak tahan dengan sikap egois dari Sonia.

"Kamu mau kemana mas,berani kamu melangkah dari depan pintu aku akan menghubungi paman dan memecatnya mu dari kantornya!!" Sonia memekik hingga suaranya terdengar sampai keluar rumah.Revan menghentikan langkahnya lalu kembali kedalam rumah setelah menarik napas berat.

Saat ini Revan sadar kalau dia masih sangat membutuhkan bantuan Sonia dan hal itulah yang membuat Sonia semakin keras kepala dan ingin merendahkan harga diri dari Revan.

Revan duduk di atas sopa dan kembali menonton,dia mengabaikan Sonia yang menatapnya dengan tatapan merendahkan.

"Rendahkan lah aku sesukamu sampai kapan pun aku tidak akan menikahi mu dan kalau aku sudah lumayan terkenal aku tidak Sudi menjadi bekerja dengan paman mu." Ucap Revan.Dia mengabaiakan Sonia yang mulai merangkak mendekatinya dan mencoba menciumi bibirnya.

Harus dia akui kalau Sonia adalaha wanita yang memiliki nafsu tinggi,dia tidak pernah bosan untuk melakukannya setiap malam.Dia saja sebagai pria kadang kewalahan melayani nafsunya karena tidak akan puas kalau hannya bermain sekali.

"Mas...Aku pengen!!" Ucap Sonia.Dia sama sekali tidak pernah lagi memikirkan dosa dari perbuatanya,setiap hari dia ingin Revan melayani nafsu besarnya.

Tidak ingin kecewa atau malah semakin emosi,Revan akhirnya menuruti keinginan Sonia yaitu membuatnya mendesah menikmati surga dunia.

"Terus sayang....Lagi sayang jangan lepas sayang..." Sonia terus mendesah hingga akhirnya dia sampai ke titik akhirnya.Dia menghela napas lega kali ini Revan membuatnya sangat puas hingga dia tersenyum dan langsung ke belakang menyiapkan makan malam mereka.

Alexa baru saja sampai didepan rumah Andre,diluar sudah tampak gelap karena ini memang sudah lumayan malam.

Alexa beberapa kali membunyikan bel pintu,tapi belum juga ada yang membuka pintu,menunggu beberapa menit Alexa kembali membungkam bel hingga Marni membuka pintu dengan tatapan wajah sinis.

Alexa tidak peduli dengan wajah Marni dia langsung masuk kedalam rumah,dia sedikit kesal karena Andre belum juga kembali dari kantornya.

"Kemana sih dia? padahal hari sudah malam tapi dia belum juga pulang? Apa seorang jaksa sesibuk itu?" Ucap Alexa dalam hati.Tiba-tiba saja rasa bahagia di hatinya hilang begitu saja saat melihat wajah Marni sipelayan songong.

Saat dia sampai dia ruang tamu dia semakin kesal saat melihat keberadaan Retha disana.

"Naik apa dia sampai kesini mobilnya saja tidak ada diluar,pantas saja si pelayan songong belum pulang ternyata ada si ******."Sungutnya dalam hati sambil berlalu meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya.

"Kapan aku akan keluar dari rumah pacarku,betah sekali ya tinggal serumah dengan pacar orang?" Retha menyindirnya saat dia hampir jauh meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya.Alexa menoleh kearah Retha.

"Kamu pacar mas Andre? maaf aku tidak tau,maklumlah dia tidak pernah mengakui kalau dia punya pacar." Jawab Alexa membuat Retha sangat marah.Dia beranjak dari tempat duduknya lalu mendekati Sonia.

"Yaaa.....****** berani sekali kamu mengatakan itu kepadaku,apa kamu ingin mati di tanganku?"

Retha hampir menarik rambut Alexa tapi dengan sigap Alexa menangkis dan menagkap tangan Retha dan mendorongnya ke depan membuat Retha tidak sanggup berkata-kata.

"Sebelum kamu mengakui kalau pria itu pacarmu kepada semua orang termasuk kepada orang tuamu pastikan dulu pria itu suka atau tidak kepadamu dari pada kamu malu suatu saat nanti." Ucap Alexa lalu meniggalkan Retha yang sudah sangat marah.

Retha kembali duduk disopa lalu melipat tangannya,dia berencana mengadukan semua perbuatan Alexa kepadanya,dia ingin Andre mengusir Alexa dari rumah itu.

💗💗💗bersambung 💗💗💗

1
falea sezi
kek barang aja habis di pake di buang di pungut lagiii jangan mau lahh bodoh andre aja tolol
guntur 1609
potong burungnya revan. biar gak bisa lagi celup di sembarangan lubang
guntur 1609
bagus tuh sonia. alexa harus di tegasi. demi pacarnya dia lupa sm keluarganya. dasar alexa murahan
guntur 1609
kok aku emoasi ya ngadapi sifat si alexa
guntur 1609
kau emang boodh alexa
Vivoy22 Vivo
ceritanya bagus dan happy ending
Nur Adam
lnjut
Andi Fitri
tunggu saja penyesalan akan dtg padamu Alexa uang harga diri sdh kmu berikan semua pada laki-laki bejat itu...kmu bodoh Alexa..
kavena ayunda
maless andre uda pernah tidur ma irstrinya munafik
Sivia
Alexa jangan mau dong balikan sama si Andre. kaya gak ada laki lain
si Andre tu kelemar kelemer😏
Gibran: cewe plinplan
total 1 replies
bintang kejora
tidak tau diri sekali dia
bintang kejora
Lanjut kan kak semangat nulisnya semoga sukses.
bintang kejora
terlalu sedih kehidupan Alexa semoga dia bisa melewati semua penderitanya
Nike cahaya Permatasari
penyesalan di akhir hahaha 😀😀😀😀😀😀😀😀😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆
Agustina pandiangan: makasih kak sudah mampir 🙏🙏🙏
total 1 replies
bintang kejora
cerita yang mencampur aduk perasaan kok ada ya wanita sebodoh itu.
Kadek Ariani
maaf ya Thor aku kayaknya mundur deh baca novel ini. kayak gak ada harga dirinya banget jadi wanita.... maaf ya 🙏🙏🙏🙏
Agustina pandiangan: okee kak maaf ya kak karna belum bisa karyaku sesuai selera kk 🙏
total 1 replies
Kadek Ariani
ini sih terlalu bodoh. disaat km ditinggalkan sama si Revan gak akan ada yg simpati sedikit pun dengan mu.
Agustina pandiangan: makasih kk ya udah mampir dan ngasi ulasan 😊🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!