NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: ulfatun khasanah

Perjalanan Cinta 3 Saudara, yang kompak walau sering berdebat, mereka mempunya kemistri yang sama, tempat ghibah tempat curhat dan tempat berbagi kasih sayang.

Ya Al El dan Il, biasa di kenal Zula, karena dia merasa beda karena perempuan sendiri dan enggan di urutkan dengan kedua abangnya yang nama panggilannya cukup singkat dengan 2 Huruf saja

Mereka kompak bergelar S2 dan S3, kompak pula menemukan jodohnya dengan PERJALANAN CINTA 3 SAUDARA , dengan berbagai karakter dan juga kisah cinta yang akan membawa mereka sama sama kedalam bahtera tumah tangga

Gimana kelanjutan kisahnya saksikan dan setia membaca di novel kami 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bestie

Saat makan siang di rumah sakit Jihan Aulia hospital, El tidak mangasingkan diri pada yang lain, dan dia memilih untuk makan di kantin rumah sakit

Dulu sebalum Abah dan Uminya pindah ke KDS, tepatnya seminggu yang lalu Mereka sering makan bareng, dan sering Jihan bawakan makanan sehingga makan di ruangannya

Dan beberapa hari ini El memilih untuk makan di kantin aja

El istirahat di jam paling terakhir dan otomatis bangku di kantin udah penuh, apa lagi keluarga dari pasien yang rawat inap di sini juga banyak yang makan siang di kantin

El sudah memesan makanannya, El tidak mau di specialkan sebagai pimpinan rumah sakit, dia ambil menu sendiri dan membawanya sendiri seperti di sekolag waktu dulu

Menoleh ke berbagai bangku tidak ada yang kosong, dan hanya ada satu kursi kosong itu pun di meja tersebut udah ada 3 cewek, atau karyawannya yang sudah duduk di sana

" Yah gimana nih, mau naik lagi juga males cuman makan harus bawa sampe atas" gumam El dan berjalan mendekat kursi kosong tersebut

" Hem... Permisi, boleh ikut duduk di sini? semua udah penuh" ucap El minta pada ke 3 gadis tersebut

Merekapun mendongkak dan melihat ternyata El langsung berdiri

" Oh silahkan dokter" ucap mereka berdua kecuali Heny yang tidak menjawab

Dia cukup kaget kalau yang datang ternyata El, yang seminggu ini cukup mengganggu pikirannya

" Okey terimakasih" jawab El akhirnya duduk tepat di hadapan Heny

El tersenyum lembut pada mereka, dan sekilas tetap melirik pada Heny

" Ayo silahkan di lanjut makannya" ucap El lagi pada mereka

Mereka sangat gugup untuk makan kali ini, gimana tidak sebangku dengan sang pimpinan rumah sakit, mana berwibawa ganteng lagi,

Mereka lanjut dengan makan cukup cepat tidak seperti biasanya, dan fokus pada piring masing masing, sedangkan El dia sesekali terus menatap wajah Heny

Heny ingin kembali memerhatikan El, tapi dia merasa gengsi dan grogi, bayangan waktu SMA kembali melintas di kala El yang sering mengajak Heny makan di kantin bersama ke dua temannya

Bukan teman yang sekarang, tapi teman di pesantren dulu, yang kini mereka juga sudah punya kehidupan masing masing

" Gue ketoilet dulu ya Hen" ucap Teman Heny tiba tiba

Heny pun mengangguk karena hal seperti itu tidak boleh di tahan

" Ayo anter gue" ucap temannya lagi sambil menarik teman satunya

Otomatis di bangku tersebut hanya tinggal Heny dan El saja

" Eh.... Jangan dong" ucap Heny makin gugup

" Udah gak apa apa, gue gak gigit kok" ucap El santai pada Heny

Heny terdiam dan menghentikan makannya , kemudian menyerutup esnya, tanpa menoleh ke depan untuk menatap El

" Kapan wisudanya?" tanya El tiba tiba

" Masih lama, baru aja coas" jawab Heny lirih

" Kok gak ambil paket sekalian, yang tanpa coas?" tanya El lagi

" Tua sendiri lah, gue masih sama kayak dulu, otaknya tak secerdas otak loe, jadi sejalannya" jawab Heny santai masih tidak mau menatap El sama sekali

" Gimana sekarang, kapan nih nikahnya?" tanya Heny tiba tiba

El hampir seja tersedak tapi El menahannya, dan segera meminum minumannya

" Belom dong, Gue santai kok" jawab El santai

" Kemaren kuliah di mana? Apa masih di UI?" tanya Heny lagi

" Enggak sih, gue kemaren transfer nilai ke Swiss, jadi sekalian lulus S2 di swiss, gak jadi nerusin di UI" jawab El vercerita dan Heny mulai mendongkakkan kepalanya

" Lha kenapa?" tanya Heny mulai kepo

" Tapi syok lihat loe udah punya tunangan, pergi jauh sekalian lah, udah gak ada harapan kok" jawab El meluapkan perasaannya 3 tahun lalu

Heny memilih diam dan tidak menjawab sama sekali, karena sejatinya dia saat ini juga masih jomblo

" Kok gitu, bukannya dulu loe juga kan udah ada, kenapa begitu?" tanya Heny balik

" Udah gak usah di bahas, udah masa lalu kan, sekarang kita udah punya kebahagiaan masing masing, jadi cukup jadi bestie aja ya " jawab El yang gak mau bahas lagi,

Lagian Sekarang Heny juga udah berkeluarga menurutnya, dan dia juga sudah punya Ailza jadi, cukup udah buka lembaran baru dan ganti buku

Di kantor tempat Ryan dan Zula bekerja, kini Zula sudah selesai mengerjakan tugas dari Ryan, yang mana dalam pengerjaan tadi, perdebatan sering mereka lakukan, membuat perkejaan mereka semakin lambat

Dan kini keduanya yang sama sama kelaperan sudah berada di kantin yang sama, dan nasib Zula kali ini sama dengan El, yang tinggal ada satu kursi kosong di sana,

Zula sudah tersenyum sumringah, karena akhirnya setelah meneliti dia dapat bangku juga

Zula berjalan ke sana dan saat tiba di sana, Ryan juga sampai dan

" Loe lagi" ucap Ryan kesal

Zula bodo amat dan akan duduk, tapi Ryan yang tau kalau Zula akan mengincar bangku itu, dia duduk duluan, dan Zula hampir saja duduk di pangkuannya, tapi di tepis Ryan

" Heh... itu tempat duduk gue" ucap Zula kembali memulai peperangan

" Enak aja, gue sampe duluan di sini kok " jawab Ryan tanpa dosa

" Loe cowok seharusnya ngalah dong, " ucap Zula lagi

" Enak aja tiap hari gue loe suruh ngalah terus, " jawab Ryan slow dan mambuat Zula ingin menumpahkan es yang dia bawa ke muka Ryan

" Lagian, ini kenapa gak ada bangku kosong sih, kalia ngapain aja setengah jam yang lalu, jam segini baru ikut istirahat, " omel Zula pada karyawan yang ada di sana

" Udah gak usah dengerin, itu hak kalian, lagian jam istirahat masih lama, dianya aja yang lelet" ucap Ryan mengkompori yang lain

" Gue telat istirahat gara gara loe ya bapak Ryan yang terhormat" bantah Zula cepat

" Terhormat aja manggilnya loe gue, gurumu dulu siapa" jawab Ryan seolah membalas kesantaian Zula sebelumnya

Ryan lanjut makan, dengan nikmatnya bahkan seolah mengiming ngimingi Zula yang terlihat sudah kelaperan

Pertengkaran mereka sudah menjadi hal biasa di perusahaan tersebut setelah setiap hari selalu ada perdebatan di antaranya

Zula pun sudah kesal dan memilih duduk di bawah saja dengan sangat terpaksa, dan bodo amat kepada siapapun

Tapi saat akan duduk, Zula segera di tahan oleh Heri yang kebetulan mau makan juga bersama dengan Beni temannya

" Ayo sama Om aja " ucap Heri yang merasa sangat kasian dengan Zula

Zula ini atasannya, dan akan jadi pemilik perusahaan ini, mereka semua tidak tau, dan takut juga pada Ryan yang cukup tega dengan pembalasan kekesalan pada Zula

Cuman mereka semua belum tau siapa Zula, dan yang mereka tahu, Zula anak baru yang cukup mencuri keirian siapapun

" Makasih Om, " ucap Zula pelan dan pergi meninggalkan Ryan sambil menjulurkan lidahnya

Sebagai orang tua, Heri tentu gak terima melihat Zula di perlakukan seperti itu, apa lagi dia juga punya anak seumuran Zula juga,

Di IPTIQ BNT Yasmin kini berada di ruangan Al, yang mana dia memang ada perlu dengan Al, yang sudah seminggu bekerja sekantor dengan Al Yasmin selalu merasa tertekan banget batinnya

1
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
baca ber ulang ulang tetap aja naca'a sambil😭😭😭
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
setiap baca yg ini pzt 🤣🤣🤣. baca dah ke 10x lbh tp ttp 🤣🤣
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
meleleh hati aqyu bah🤣🤣🤣
Siti Rukanah
Saya masih berjuang garis 2 sampai sekarang,,, masih saja ke guguran sampai 7 x tp tetap optimis hiraukan omongan orang,,, semangat untuk kita pejuang garis 2
Eity setyowati
kok alur ceritanya begini padahal berharap zula sm maul bisa dirubah ndk sih
sesek rasanya baca kalau begini
Eity setyowati
katanya anak pondok kok mau ya dipegang² orang lain ,lha sama tunangannya aja ndk mau
Mynovel
wow keren 19tahun udah S2,halunya kebangetan thor
Bunda Murniati
zula terlalu bar bar menurutku Thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
Rostika Ali
Bagus ceritanya. Senang ma sosok zula, yg kocak.jahil.dan lucu
Sumaniah
subhanallah Alhamdulillah akhirnya cerita cinta yg amat panjang,penuh dgn deraian air mata.dn berakhir amat penuh kebahagiaan
Sumaniah
subhanallah.. mereka di beri hadiah yg tak terdug..dgn baby kembar
Sumaniah
Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kepercayaan pada Heny juga el.dr sekian tahun
Sumaniah
waduh Mbah Kakung,udh tuue msh keliatan muda bangett🤗
Sumaniah
ya Allah,jd ikut nangis aqu😭😭
Sumaniah
🤣🤣🤣aqu nangis sambil ketawa liur..tuh anak blm tau siapa umi Jihan 😀😀
Sumaniah
Luar biasa
Sumaniah
🤣🤣🤣🤣
Sumaniah
lanjut ke ailza dong,biar ceept ke bongkar
Sumaniah
gmna nasib bang El yyyaa??
Sumaniah
mudah"am sblm akad,udh k bongkar tuh si ailza.
kasian bang El.
udh sma Heny aj😬😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!