NovelToon NovelToon
Kamu Bukan Yg Pertama

Kamu Bukan Yg Pertama

Status: tamat
Genre:Badboy / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:157.9k
Nilai: 5
Nama Author: en green

Pernikahan yang tak pernah kuharapkan tapi harus kulakukan sebagai bentuk baktiku pada kedua orang tua ku.

Aku tak pernah berfikir akan menikah di depan jenazah.

Di masjid itu jenazah mami terbujur diselimuti kain dan siap diberangkatkan setelah sebelumnya di mandikan, di kafani dan disolati.

Di depan jenazah mami, abah Fani dan Pak Basofi duduk bersila saling berhadapan dan siap melaksanakan ijab qobul.

"Sah...."

Air mataku jatuh lagi, resmi sudah aku menjadi seorang istri dari Basofi sudirman. Pria yang dijodohkan denganku yang juga merupakan atasanku.
-******-----****-***---***

Cerita ini sebagiannya adalah cerita nyata yang terjadi di keluarga jauh ku dan khusus untuk pembaca yang sudah menikah saja ya!

So... kalau yang ada yang terdampar dan sampai membaca tulisan ini aku ucapkan banyak terimakasih semoga ada yang bisa dipetik dan di ambil pelajarannya. Kalau ada yang mau like apalagi komen makasih banget.....

Thx all
😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon en green, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bingung

Dia keluar dari ruangannya sebelum security itu sampai di depan pintunya. Menerima bingkisannya tanpa mengucapkan terimakasih. Terdengar hanya bilang " hm " saja dan security itu segera permisi.

Kini ia hanya memakai kemeja dengan lengan yang digulung hampir mencapai sikunya. Tampak keren dan gagah tapi begitu mengingat dia berhubungan dengan banyak wanita aku jadi merasa ketampanannya turun drastis.

"Kemarilah...!" Katanya sambil duduk di sofa yang biasanya digunakan para tamu dan mulai membuka bungkusan yang berisi makanan tanpa melihat ke arahku sama sekali. Dan tentu saja panggilan itu adalah untukku karena tidak ada orang lain di sini selain kami berdua.

Aku berjalan menuju sofa kemudian duduk tak jauh darinya. Membuka kotak yang ternyata berisi nasi dan lauk lengkap. Sebuah besek besar diantara kami dibukanya dan isinya adalah ayam panggang utuh yang kelihatan lezat sekali dengan sambal super banyak.

"Pekerjaanmu sudah selesai?" Dia bertanya sambil mengambil sedikit daging ayam lalu dicocolkannya pada sambal dan ditaruhnya diatas nasiku.

"Belum. Mungkin tidak akan selesai meski lembur semalaman", meski malas berbicara kujawab juga pertanyaannya.

Aku makan menggunakan sendok yang tersedia di dalam kotak. Ku makan saja apa yang dia berikan padaku tanpa bertanya apalagi protes meski sebenarnya perutku kurang nyaman karena tadi siang sudah makan sambal dalam jumlah banyak. Aku memang suka pedas tapi perutku yang terkadang tidak bisa menerima.

"Setelah ini kita pulang! Lanjutkan besok pagi saja!" Dia terus saja mengambil daging ayam dan disuwiri kecil-kecil lalu dicocolkannya pada sambal kemudian ditaruhnya diatas nasiku.

"Jangan ge-er! Aku melakukan ini agar aku tidak disalahkan karena membiarkan pegawainya kelaparan".

"Iya". Jawabku singkat kemudian melanjutkan makanku. Sepertinya aku sudah bosan berharap dia akan berubah menjadi pria baik-baik sehingga aku tak ingin menebak-nebak apa yang dipikirkannya. Terasa hampa meski sedang bersamanya.

Dia menghentikan kegiatannya dan menatapku seolah-olah ada yang salah di wajahku. Ia menghela nafasnya kemudian beranjak ke wastafel dan mencuci tangannya dengan sabun cair yang tersedia.

Ku lanjutkan makanku sampai habis sedangkan makanannya kulihat masih utuh. Dia belum menyentuhnya sama sekali. Sekarang dia hanya duduk sambil menatap hapenya mungkin sibuk chattingan dengan para kekasihnya.

"Bagaimana sisanya ini ko?", tanyaku sambil membereskan semuanya.

"Buang saja! " Jawabnya tanpa melihatku kemudian meminum es tehnya.

" Boleh kubawa pulang?",tanyaku karena merasa sayang. Masih banyak kenapa harus dibuang? mubadzir kan?.

"Sudah kubilang buang saja! Akan kubelikan yang baru untuk keluargamu! Kau kira aku tidak punya uang untuk membeli yang baru?!"

Mulai kambuh lagi gilanya. Aku hanya tanya seperti itu saja dia sudah menggila. Untung saja aku sedang tidak mood untuk meladeni omongannya.

Besek dan kotak makanannya kumasukkan lagi pada tempatnya semula sedang kotak makananku yang sudah habis kujadikan satu dengan cup bekas es tehku. Yang satu kubuang ke dalam tong sampah yang lainnya akan ku bawa pulang atau kuberikan pak satpam.

"Ayo pulang!" Katanya sambil berjalan dan memasukkan hapenya ke dalam saku celana.

Dasar bos gila!! Dia benar-benar ya melakukan semuanya seenaknya saja. Buru-buru kubereskan meja kerjaku karena aku tidak mau sendirian di ruangan sebesar ini.

"Tunggu sebentar pak!" Kataku sambil menata barang-barang diatas meja tapi malah berjatuhan semuanya.

"Astaghfirullahaladzim....." Yang penting laptop sudah mati dan data sudah kusimpan yang lainnya bisa dibereskan besok, batinku.

Aku berlarian mengejarnya yang sudah berada di dalam lift. Untung saja dia mau menungguku jadi aku akan mengikutinya saja tanpa banyak bertanya.

Saat di pintu keluar kuberikan nasi miliknya tadi pada security yang mengantarkan makanan pada kami tadi. Dia diam saja melihatnya, tidak marah.

"Ambil motormu!" Katanya sambil memberikan kontak kunci motor padaku.

Aku langsung menuju ke parkiran motor meski sedikit takut karena hanya beberapa orang saja yang sedari tadi ku lihat, bisa dihitung jari. Beda sekali dengan waktu siang tadi, tempat ini sangat riuh karena semua orang punya kepentingan sendiri-sendiri. Padahal ini belum isyak tapi tempat ini jadi tampak sepi dan sedikit membuat bulu kudukku berdiri.

Untungnya dia berjalan di belakangku.

"Kau yang bonceng aku! Aku ingin tahu apa kau bisa menguasai jalan yang berbelok-belok seperti ini atau tidak!" Perintahnya setelah dia memasang helm ku. Entah apa maunya? Kadang dia terlihat perhatian sekali padaku tapi lain waktu dia menjadi sangat pemarah dan menginjak-injak harga diriku.

Kukendarai motor matic ku pelan-pelan keluar dari area parkir dengan dia yang duduk di belakangku. Mungkin karena sekarang sudah sepi jadi dia tidak malu bersamaku.

Security di depan gerbang menatap kami dengan memicingkan matanya. Entah dia tahu yang berada di belakangku ini pak direktur atau tidak tapi tatapannya sedikit menyelidik.

Pak security memintaku untuk berhenti dengan menaik-turunkan lampu senter nya yang berwarna orange tepat di depan motorku yang berjalan sangat pelan.

Aku pun berhenti dengan hati-hati karena masih sedikit grogi tiba-tiba di stop begini.

"Iya pak?" Aku bertanya sambil mematikan mesin motornya.

"Maaf saya periksa dulu mbak!" Kata security itu.

Babas turun dari motor kemudian membuka helm teropongnya dan berjalan lebih mendekat ke security yang langsung menelan ludahnya sendiri.

"Kau tidak mengenalku? Apa kau minta ku pecat Hha!!!??"

"Mmmmaa- ma -maaf pak maaf!!. Saya baru pertama kali lihat mbaknya ini. Lagi pula bapak tidak pernah naik motor dan biasanya sama cewek-cewek sek....si...!" Dia menutup mulutnya sendiri yang malah tidak mau berhenti bicara lebih parahnya mulutnya bicara apa adanya.

"Ingat wajahnya baik-baik kalau kau tidak mau kupecat!" Katanya sambil menunjukku dengan dagunya kemudian menuding muka security itu dan membentaknya.

Ia segera duduk di jok belakangku lagi dan security itu menunduk sambil meminta maaf berkali-kali.

Sepanjang jalan kami hanya diam dan cuma berhenti satu kali di restoran ayam geprek. Dia membelinya untuk dibawa pulang dan ternyata ketika sampai dirumahku dia memberikan makanan itu kepadaku.

Saat kami tiba di rumah mami dan papi sedang tidak ada. Pasti mereka sedang berada di masjid karena ada pengajian ba'da isyak di sana.

"Mami dan papi pasti masih di masjid ko...!"

"Hm.... salam saja sama mereka!"

"Iya...."

"Aya.....", panggilnya saat dia sudah di luar pintu.

Aku menunggu kata-kata selanjutnya tapi dia diam saja sambil menatapku penuh tanda tanya.

"Hati-hati dirumah!" Katanya sambil mengusap puncak kerudungku.

"Makasih ko..." Ucapku karena sudah mengantarku malam ini.

Dia mengangguk dan hanya melihatku sekilas.

Aku bingung pada diriku sendiri. Tadi aku marah dan menangis meraung-raung karenanya dan sekarang kami malah seperti pasangan yang tak rela berpisah.

Entah hubungan apa yang kami jalani saat ini. Ambigu sekali.

1
N Wage
sama2 memendam rasa...sama2 ego...sama2 sakit hati...hadddeeeeeh
N Wage
apa nama buku yg bisa kita baca utk mengenal2 sejarah wali songo ini thor?
N Wage: t kasih thor.
ya yg pernah saya dengar jg lebih banyak membicarakan karomah2 beliau2.
total 2 replies
N Wage
maaf ya thor,ceritamu bagus kok.
aku jg gak ngerti,kadang aku nemu novel yg ngelike sampai ribuan eh setelah ku baca biasa saja dan kadang halunya kebangetan.
Tp ada novel bagus,penulisannya bagus,tp terlalu realistis malah àpembacanya sepi.
hidup di dunia nyata itu berat makanya kita menghalu.
mungkin dlm dunia real kita2 ini
N Wage
kaca 1 arah namanya itu...bukan 2 arah.kalau 2 arah bisa saling melihat.
N Wage
sukaaaaaas
N Wage
ALLAH...kalau pembacaan mmg ada sebahagian kita melafaskan ALLOH.Tp kalau penulisan lebih afdol 'ALLAH'.maaf kalau salah.
Sativa Kyu
👍👍
Ahmad Abid
sampai bab ini ... kurasa critanya bagus kok...g ngebosenin . /Good/
en green: thx for your apreciate
total 1 replies
Endang
ceritanya bagus koq... jangan putus asa dulu... msh banyak yg setia utk membacanya
en green: makasiiih...../Heart/
total 1 replies
Ety Chandra
bagus ceritanya
en green: thx /Heart/
total 1 replies
gaby
Maaf kaka othor, abis baca awal bab sampe bab 4, aq loncat dulu ke endingnya, soalnya takut kecewa. Tp aq sependapat sm km ka, aq suka gedek baca novel yg tokoh utama cassanova tp dpt gadis virgin. Karena ada dalilnya, wanita baik2 utk lelaki baik2 pula, bgitu pula sebaliknya. Dan lbh gedek lg baca novel yg pemeran utamanya pelakor, merupakan hinaan bagi pembaca yg statusnya istri sah. Makasih atas crita yg sangat bagus & kayanya ga ada typo dlm penulisannya. Aq pamit dulu ka, mau lanjut mulai dr bab 4 lagi, karena endingnya memuaskan, aq jd semangat marathon. Maaf baru baca, karena baru nemu novel kaka othor😁😁
en green: Its ok. Terimakasih sudah mau baca dan meninggalkan jejak digital disini. salam kenal ya
total 1 replies
gaby
Awal yg bagus jalan critanya. Btw seumur2 baru ini aq baca novel dah 3bab tp ga tau nama tokoh utamanya.Si tokoh wanita cm crita versi dia tanpa.menyebutkan namanya siapa.
en green: sabar ya, othornya masih amatiran. Aku akan belajar lagi semangat....
total 1 replies
Bara Athallah
nah kn sofi tu FWB jg dulu tbknp dia g sadar ttg durinya dulu n sekarang malah ngatain Bas. dan g bs terima Bas krn masa lalu Bas
Satriawanty Meitridwi Irwansyah
wah bakal ketemu sama aa babas lg.🥰🥰
Shifa Burhan
ini yang paling susah dalam novel
pemeran utama wanita mengaku salah, menyesal, sujud minta maaf, dan berjuang dapat kesempatan

kesalahan sofiyah dia pada basofi udah sangat banyak
* dia memandang hina basofi tapi diri sendiri lebih hina (munafik)
* udah punya calon suami tapi berhubungan dengan pria lain, bahkan jalan dan sampi pergi ke hotel
* tidak jujur dia wanita bekas
* merasa paling baik tapi dirinya juga penzina
* berkali dia menyakiti basofi dan buat basofi menjatuhkan air mata

tapi tidak adalah kata maaf dan perjuangan dari sofiyah

ini yang susah dari novel karya wanita mereka akan mengentengkan semua kesalahan pemeran utama wanita da akan menganggap serius kesalahan pemeran utama pria
en green: ampuuun , maapkan diriku yang khilaf dan penuh dosa ini. Btw tahu nggak anaknya Sofiyah sama Babas namanya siapa? Laksamana Burhan kayak nama kamu
total 1 replies
en green
keren
nata
aba Fanani mirip kepala sekolah aq dlu,beliau jga punya bisnis percetakan,,, mungkin kebetulan ya Thor 🥰🥰💜😘
en green: eh kamu sekolah dimana?
total 1 replies
Bagja
kalau kenyataannya ga sesuai dalil itu itu gmn ya kak othor? apakah tuhan/allah itu tdk adil? ga sesuai dgn yg diucapkannya?
Bagja: gt ya kak. mungkin wanita lbh mudah menerima drp ld pria. tp sepertinya krg adil aja ya. krn ttp aja kondisinya berbeda baik laki2 apalagi wanita yg sudah tersentuh itu
total 2 replies
Bagja
bener bgt kak. nyesek bgt rasanya baca/liat yg begituan. enak bgt hidupnya, bisa bebas sblm nikah. eh pas udah nikah dapet terjaga. berasa ga adil gitu apalagi ada cerita laki2 yg jaga bgt dirinya eh malah dapet yg bekas pakai entah brp yg pakai juga. makasih buat jd penyeimbah di ketidakadilan yg terjadi ini ya kak othor...
Bagja
WO atau IO ka?
Bagja: iya ka. bahkan EO kadang juga ngatur acara keseluruhan wedding, dan utk acara utama wedding diatur sama WO. CMIIW
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!