NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Menikahi

Bukan Sekedar Menikahi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:20.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: SHy

Berawal dari kebohongan yang Hana ciptakan dengan mengaku-ngaku jika Dika adalah kekasihnya, membuat hidup Dika yang awalnya datar berubah menjadi bewarna.

Kebohongan yang diciptakan Hana pun membuat seorang Dika yang terkenal dingin dan kaku terjebak dalam cinta Hana. Rasa cinta pun mengalir begitu saja di hati mereka dan membuat mereka menjalin hubungan hingga tiga tahun lamanya.

Namun akhirnya hubungan yang mereka jalin pun putus begitu saja setelah Hana membuat kebohongan yang baru dan hilang begitu saja.

Enam tahun kemudian Dika dan Hana pun kembali dipertemukan dalam status yang berbeda dan keadaan yang berbeda. Hingga suatu insiden membuat mereka harus terjebak dalam pernikahan yang kembali mengikat cinta mereka yang belum usai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membawanya ke apartemen

Dengan langkah lebar Dika membawa tubuh Hana keluar dari rumah Liza menuju parkiran mobilnya.

"Dika, kau ingin membawa Hana kemana?" Amel memegang pergelangan Dika hingga langkah Dika terhenti.

"Tentu saja ke rumahmu." Balas Dika.

"Tapi rumahku cukup jauh dari sini, Hana bisa kedinginan sebelum sampai di rumahku. Bagaimana kalau kita mencari pakaian ganti dulu untukmu dan Hana." Balas Amel.

Hana yang berada dalam gendongan Dika pun hanya diam sambil menangis.

"Kita bawa Hana ke apartemenku saja. Jarak apartemenku dari sini tidak begitu jauh." Balas Dika dengan cepat.

Amel terdiam sesaat lalu mengangguk.

Tanpa membuang waktu lama, Dika pun segera memasukkan tubuh Hana ke dalam mobilnya.

"Kau tidak ikut masuk?" Tanya Dika melihat Amel masih berdiri di samping mobilnya.

"Aku membawa motor. Aku akan mengikuti kalian dari belakang." Balas Amel sambil menunjuk ke arah motornya.

Dika mengangguk paham. "Baiklah." Balasnya lalu memutari mobilnya dan masuk ke dalam mobil.

"Aku akan membuat perhitungan pada kalian yang beriniat buruk pada Hana!" Gumam Amel dengan tangan terkepal sambil melangkah menuju motornya.

*

Lima belas menit berlalu mobil Dika dan motor Amel pun telah sampai di gedung apartemen tempat Dika tinggal.

"Kenapa kau tidak berhenti dulu di jalan tadi? Kita belum membeli pakaian ganti untuk Hana!" Seru Amel saat menghampiri Dika di mobilnya.

"Hana bisa memakai pakaianku lebih dulu. Berhenti di jalan cukup memakan waktu." Balas Dika dengan datar.

Amel menghela nafasnya lalu menatap pada Hana yang masih menangis dengan tubuh bergetar.

"Hana... tenanglah." Amel mengelus pundak Hana guna menenangkan Hana.

Hana hanya mengangguk dengan tubuh bergetar hebat.

"Minggirlah." Titah Dika pada Amel yang masih berada di samping Hana.

Amel pun memundurkan langkahnya dan membiarkan Dika kembali menggendong Hana.

Tanpa memperdulikan tubuhnya dan tubuh Hana yang basah kuyup, Dika menggendong Hana melewati lobby apartemen sampai masuk ke dalam apartemennya.

"Mana pakaian gantinya? Biar aku mengganti baju Hana." Ucap Amel dengan tidak sabar setelah masuk ke dalam apartemen Dika.

Dika menurunkun Hana lalu mendudukkannya di sofa. "Tunggu sebentar." Balasnya lalu melangkah ke salah satu kamar yang ada di apartemennya.

"A-amel..." Hana tergagap.

"Hana... kau sudah baik-baik saja... jangan memikirkan kejadian itu lagi." Ucap Amel sambil memegang erat tangan Hana.

Dika pun kembali dengan membawa baju kaos dan celana training untuk Hana.

"Apa kau bisa berjalan?" Tanya Dika menatap wajah Hana yang nampak pucat.

"Dia tidak bisa berjalan. Apa kau tidak lihat tubuhnya bergetar!" Sembur Amel tanpa sadar.

Tanpa membalas ucapan Amel, Dika langsung menggendong tubuh Hana.

"Kau mau membawa Hana kemana?" Tanya Amel.

"Apa kau mau mengganti pakaiannya di ruangan ini?" Tanya Dika dengan wajah datarnya lalu melangkah ke kamar tamu. "Aku mau mengganti pakaianku lebih dulu." Ucap Dika setelah menurunkan Hana.

Amel mengangguk. "Terimakasih Dika." Ucapnya yang diangguki oleh Dika.

Setelah kepergian Dika, Amel pun segera membantu membuka pakaian Hana.

"Kulkas itu bagaimana? Dia hanya memberikan baju dan celana tanpa pakaian dalam untuk Hana!" Lidah Amel berdecak melihat pakaian yang diberikan Dika.

"Tahu begini lebih baik aku membelinya lebih dulu di jalan tadi!" Gerutu Amel lalu memakaikan baju kaos milik Dika ke tubuh Hana.

***

Lanjut?

1
Zyfia
Adiknya Cilla udah lahir deh kayaknya
Zyfia
Gregetan deh mreka berdua kan sama2 dokter yaa masa gak nyadar tanda2 hamil 😤
Lanilalaa
klise
Nelly Suheda
,,.,
Emai
ak seneng ceritanya ringan tapi seru
Emai
yang nguping atau tidak sengaja dengar pertengkaran Hana dan Liza saat itu adalah mama nya Dika to. dia dah tau kebenarannya. tapi tidak langsung kasih tahu dika
Emai
jare kembar kok malah Rey Rachel?
Emai
bukannya wisuda bareng?
Emai
goblok
Emai
Liza ya itu yg dorong??
Emai
hahahaha kau terlalu hana
Ulin Garwonipun Erwan
Biasa
Ulin Garwonipun Erwan
Kecewa
Jeissi
aneh banget permintaan hana, sudah melakukan penganiayaan ya harus di hukum dong masa dibiarkan begitu saja.
Anto New
Buruk
Yuli Ana
Luar biasa
Sita Sit
udah dikasih virgin nya Hana tuh dik,jangan dingin2 sama Hana ntar ditinggal lagi kamu
Khoerun Nisa
tor knp belum ada kisah anak Dika ma hana
Khoerun Nisa
ada yg tau celvin ma Bianca di novel mn lupa aku..
filis 12
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!