NovelToon NovelToon
MENCINTAIMU DALAM DIAM

MENCINTAIMU DALAM DIAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Karlina Sulaiman

SEASON 1

Tentang Azzahra yang memiliki kehidupan rumit dan dicintai banyak laki-laki sampai hampir kehilangan nyawa.

SEASON 2

Tentang kehidupan Azzahra setelah menikah dan kehidupan kakaknya yang telah mendapatkan jodohnya masing-masing. Juga cerita laki-laki yang mendapat cinta tulus dari wanita lain setelah patah hati karena Azzahra.

SEASON 3

Tentang perjuangan cinta Azam dan Aisha dengan anak-anak dari sahabat orangtua mereka.

Penuh suka duka, juga perjuangan yang kuat dan tangguh dari mereka.

***

Ig. Karlina_sulaiman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlina Sulaiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Setelah semua anggota bubar, Bram langsung menyuruh Azzahra untuk duduk.

"Catty hal apa yang membuatmu sampai tertarik mengunjungiku?" tanya Bram.

"Aku bukan kucingmu, kenapa Kak Bram selalu memanggilku dengan panggilan menyebalkan itu."Azzahra menatap tidak suka kepada Bram.

Bram yang melihat kalau Azzahra kesal malah tersenyum dan menatap Azzahra seolah-olah ia adalah kucing yang sangat lucu, apalagi kalau sedang kesal seperti ini.

"Karena kau sangat imut, kenapa Ben bisa bersama denganmu?"tanya Bram lagi karena baru menyadari kalau Azzahra datang bersama Ben.

"Ben hampir membunuhku, bahkan dia bilang ingin bersenang-senang dengan ku, dia bilang akan memuaskanku.Tolong berikan dia hukuman tapi jangan sampai kau menyakitinya." ucap Azzahra dengan nada dingin.

Ben yang mendengar pengakuan Azzahra langsung ketakutan, dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya karena sudah hampir mencelakai bos nya.

Sedangkan Bram yang merupakan dengar itu langsung menggebrak meja, dan menarik kerah baju yang di pakai Ben.

"Braaak... Kau tau apa yang kau lakukan haaah?apa aku pernah mengajarimu untuk berbuat kurang ajar dengan seorang wanita?" tanya Bram dengan suara yang terdengar bagai guntur bersahutan.

Bahkan Azzahra sampai menutup telinganya dan mengelus dadanya karena terkejut.

"Oh tidak, aku telah membangunkan Singa yang tertidur." batin Azzahra.

"Maaf Bos, saya tidak bermaksud untuk melakukan itu, saya hanya ingin menghilangkan kejenuhan saya saja." jawab Ben dengan suara bergetar.

"Menghilangkan kejenuhan kau bilang? apa dengan menodai wanita kejenuhanmu itu akan hilang, otak kamu di mana Ben?" Bram masih menguasai dirinya agar tidak menghajar laki-laki yang sekarang di cengkeramannya itu.

"Otak saya di kepala Bos." jawaban Ben malah semakin membuat emosi Bram.

"Dasar bodoh."Bram menghajar Ben dengan brutal, dia sangat marah dengan Ben yang masih tidak menyadari kesalahannya.

"Bugh... Klang... gubrak." suara baku hantam dan benda-benda yang tidak sengaja jadi korban perkelahian mereka.

Ben tidak diam di hajar Bram, Ben balik memukul Bram walaupun selalu gagal karena Bram jauh berkali-lipat kekuatannya di banding dirinya.

"Braaak..." bunyi kursi yang terjatuh karena bertabrakan dengan Ben yang di lempar oleh Bram.

"Arrrggghhh..." jeritan Ben melengking saat tubuhnya menabrak kursi dan tembok.

"Kreeek..." terdengar suara seperti sesuatu yang patah.

Melihat itu Azzahra segera menghentikan perkelahian mereka.

"Kak Bram, kau sangat menakutkan jika sedang marah, aku ke sini untuk memintamu menghukumnya, bukan memintamu untuk mengejarnya, kau akan membuatnya mati jika terus mengejarnya."

"Lihatlah dirimu Catty, bajumu penuh dengan darah, ini pasti ulah nya, aku akan mengejarnya sampai dia mati."Bram berjalan mendekati Ben yang sudah babak belur dan merintih-rintih kesakitan.

"Istighfar Kak Bram, kau sudah membuatnya terluka separah itu, apa kau masih belum puas." Azzahra menahan tubuh Bram agar tidak menghajar Ben lagi dengan cara menarik jaket bagian belakang.

"Astaghfirullah hal adzim..." berangsur-asur kemarahan Bram mereda.

"Aku akan membawanya ke rumah sakit, setelah itu aku baru akan memberikan dia hukuman sesuai hukuman kelompok kita."

"Ben, kalau bukan karena Catty yang meminta, aku benar-benar akan mengahabisimu."

"Lupakan soal hukuman, dia telah mendapatkan gak yang lebih parah dari pada hukuman kelompok. Kak Bram ternyata kau sangat menakutkan." ucap Azzahra.

"Apa kau takut denganku?"

"Tidak."

"Kenapa tidak?"

"Karena kau Kakak ku, sudahlah sebaiknya segera bawa Ben ke rumah sakit."

"Baiklah, aku akan menyuruh wawan mengantarkannya ke rumah sakit, tapi kenapa bukan kau saja yang mengobatinya, kau kan seorang Dokter."

"Aku tidak bisa Kak Bram, tidak ada alat lengkap di sini, lagi pula aku masih kecewa dengan Ben, aku tidak ingin membuatnya semakin terluka kalau aku yang menanganinya."

Bram mengusap kepala Azzahra, kemudian berjalan ke kamar wawan untuk memintanya membawa Ben ke rumah sakit.

Azzahra berjalan ke arah Ben kemudian berjongkok di samping Ben.

"Ben, walaupun kejam tapi hukuman ini pantas juga kau terima,kau bilang kalau ini pertama kalinya kau akan menodai wanita kan? tapi Ben kau tidak bisa berbohong padaku, aku sudah menyelidiki semua tentangmu, kau bahkan melecehkan adik tirimu juga hingga dia hamil dan bunuh diri."ucap Azzahra walaupun sebenarnya tidak tega juga melihat Ben yang seperti ini.

Ben hanya melirik Azzahra karena untuk bicara Ben rasanya tidak bisa.Kali ini Ben benar-benar menyesali perbuatannya. Tidak ada rasa benci saat Azzahra mengatakan itu.

"Benar yang Bos katakan, aku memang memperkosa adik tiriku sendiri berkali-kali, aku tidak pernah merasa puas saat menikmati tubuh adikku, aku menyiksanya, bahkan saat dia hamil anakku, aku semakin menyiksanya hingga dia bunuh diri." sesal Ben dalam hati.

Ben meneteskan air matanya, dia tidak menghiraukan rasa sakit di badannya, ia menyesal karena telah membuat orang ia cintai mati karena perbuatannya.

Tapi mungkin jika ibunya tidak menikah dengan ayah gadis yang ia cintai, hal itu tidak akan terjadi.

Lamunan Ben kembali ke masa ketika dia pertama kali melampiaskan nafsunya kepada adik tirinya, yang meruapakan gadis yang ia cintai.

Malam itu Ben di rumah hanya berdua dengan Ani, karena ibunya dan ayah tirinya pergi ke luar negeri untuk berbulan madu.

Ben yang merasa sakit hati karena gadis yang dia cintai sekarang malah menjadi adik tirinya menjadi tidak bisa berpikir jernih.

Bagaimanapun caranya dia ingin memiliki Ani. Hingga pikiran jahat itu terlintas.

"Ani, tolong buatkan aku kopi kemudian antarkan ke kamar." ucap Ben yang kini duduk berdua di sofa ruang keluarga sambil menonton TV.

"Tumben Kak Ben mau ngopi biasanya juga nggak suka kopi."

"Sudahlah jangan banyak bicara, buatkan saja sana cepat."

"Iya-iya aku buat sekarang." Ani berjalan ke dapur untuk membuatkan kopi Ben.

Sedangkan Ben masuk ke kamar dan menunggu Ani.

Tidak lama Ani datang ke kamar Ben dengan membawa secangkir kopi di tangannya. Namun dia tidak melihat di mana Ben berada.

"Kak Ben kopinya aku taruh di meja ya." teriak Ani.

Ani meletakkan kopi itu di meja samping tempat tidur Ben, kemudian ia berjalan akan keluar kamar, namun dengan cepat Ben yang tadi bersembunyi langsung menarik tangan Ani kemudian mendorongnya ke tempat tidur.

Ben mengunci pintu kamarnya kemudian kembali lagi menarik tangan Ani yang berlari menghindar.

Ben menjatuhkan Ani lagi ke tempat tidur, mengikat tangan gadis itu kemudian melucuti semua pakaiannya.

Ani berteriak dan menangis namun tidak akan ada yang mendengar teriakannya karena kamar Ben kedap suara.

Ben mulai mencumbui Ani yang terus meronta.

"Kak Ben hentikan, aku mohon hiks..." ucap Ani.

"Aku akan menghentikannya sayang, namun setelah aku puas bermain denganmu."Ben kembali mencumbui Ani.

"Ahh Kak Ben." teriak Ani karena Ben menggigit dadanya.

Setelah puas bermain dengan bagian atas tubuh Ani, Ben melepas pakaian dirinya kemudian menekan bagian bawah Ani.

"Arrrggghhh..." Ani berteriak kesakitan karena Ben melakukannya dengan kasar. Ani tidak bisa melawan karena kedua tangannya yang terikat.

Ben benar-benar kasar, Ben yang baik telah menjadi iblis, dia tidak menghiraukan rintihan gadis yang di bawah tubuhnya itu.

Setelah puas melakukannya Ben pergi meninggalkan Ani seorang diri.

Ani hanya bisa menangis menahan sakit di bagian bawah tubuhnya.

Dan setelah kejadian itu.

Ani sempat kabur dari rumah setelah kejadian itu, tapi dengan mudahnya Ben selalu berhasil menemukannya dan akan langsung menikmati tubuhnya lagi dan lagi.

Sampai Ani hamil dan membuat gadis itu depresi hingga mengakhiri hidupnya.

Lamunan Ben buyar ketika Wawan dan Bram menghampirinya.

"Wawan akan membawamu ke rumah sakit." ucap Bram.

Wawan dan Bram mengangkat Ben kemudian memasukkan Ben ke dalam mobil.

Wawan segera melajukan mobilnya ke rumah sakit, sedangkan Bram kembali masuk ke Markas.

#Jangan lupa, like komen, rate dan votenya ya..

Terima kasih 😘💕 ...

1
Yuliana Hartini
Thor msh sekolah gimana bagi waktu utk belajar dan nulis karyanya semoga tdk terganggu ya sekolahnya semangat terus ya 👍😃
Yuliana Hartini
Saya selalu semangat membacanya semoga thor semangat juga 👍😃
Yuliana Hartini
Sorry thor jawaban suka2 gue boleh sja, tp bisa nggak yg agak lembut dikit 👏👍
Yuliana Hartini
Lanjut thor tolong biar enak yg baca jalan ceritanya lebih tersusun rapii ya dn semangat trus 👍😃😃
Nana Bati
bagus banget ceritanya walaupun awalnya agak membingungkan.... lanjoooot thor 👍👍👍
Nana Bati
bahagia ....ternyata Allah maha baik diatas kegundahan Azzahra dia dititipkan janin yg sedang berkembang dirahimnya smp 9 bln.. lanjut thor 👍👍👍
Nana Bati
seruuuuu.... semoga endingnya membahagiakan... semangat thor 👍👍👍👍👍
imam zulkifli
sadar dong azahra
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
cerita ny bgus ka...sllu bikin para readers ketawa
aku joker
semangat thor
Rinjani
happy happy walau jalan nya sendat2
Rinjani
🥰🥰🥰🥰🥰🤪🤪❤❤❤🤭🙏🙏🙏🙏
Rinjani
gatol MP
Rinjani
sedih trus..kok Azhara apes trusss seh Thor ...thor dihhh kok buat susah trusss😭😭
Rinjani
Azmy gila kok malah nyulik Azhara krn cinta di tolak🤭🤭🥰
Rinjani
Arta drh
Rinjani
ini cerita org Dubai yg anak hilang di sadur apa gmn nih apa hanya ngarang aja🤭🤭🤦‍♀️🙏
Rinjani
Arya kakak yg hilang yaa Azhara adik bungsunya
Rinjani
siapa Arya ya apa kakak Arvie dan Azharra
Rinjani
ceroboh ibu kok kayak anak2 yg minta mainnan ya namanya bukan zaman siti nurbaya u nikah paksa..kayak kekurangan laki🤭🤭🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!