Raden Ayu Gendis atau bisa dipanggil gendis,
don't plagiat
semoga kalian suka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunirahma2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Alexa
riuh pikuk terdengar setelah sampai depan sekolah menengah atas tunas bangsa dimana adanya acara bazar yang diadakan selama sebulan full dalam rangka ulang tahun sekolah setiap tahunnya. acara tsb melibatkan para warga sekolah dan alumni, bahkan sponsor pun berterbangan mayoritas dari para alumni maklum saja sekolah elit tentu saja mayoritas dari keluarga kalangan menengah ke atas. hanya minoritas yang dari golongan biasa bahkan kebawah itu karena mereka mendapatkan beasiswa seperti gendis.
" ayo masuk" Aldi memarkirkan mobil dan melepas sabuk pengaman sedang gendjs nampak ragu memasukinya. wajahnya sedikit cemas tak luput dari perhatian Aldi
" relaks tenang ada aku" Aldi menggenggam tangan gendis namun gendis langsung menarik tangannya dirinya tidak nyaman.
huft... Aldi hanya menghela nafas dengan kasar oke gendis adalah wanita yang berbeda dari wanita yang selama ini dirinya modusin hanya saja apa sekolot itu pikiran wanita tsb??
" kak. jadi ga?? ini pintunya kok belum dibuka sih" aish gara gara ia melamun dirinya sampai lupa membuka kunci pintu mobil
" maaf" Aldi langsung membuka kunci pintu mobil dan keluar, gendis melongo melihat dekorasi yang luar biasa, dia pernah dengar jika alumni nya lah yang menjadi panitia tahun ini tidak seperti jaman dimana gendis duduk di SMA yang menjadi panitia adalah warga sekolah dan gurunya sehingga alumni hanya menikmati ntah sejak kapan berubah.
" woy Bangs*at dateng juga lo gw kira ngehotel dulu" sial ucapan Roni tidak bisa di filter tidak tahukah dia sedang bersama wanita yang sudah tujuh tahun dirinya cari??
" siapa kak??" tuh kan gendis tanya jawab apa Aldi?? belum dijawab Roni sudah mendekat " ah elah bawa cewe taunya pantes jaim banget bawa cewek yang mana lagi elo??" ucapan Roni yang terkesan bar bar membuat Aldi mau tidak mau menginjak kakinya supaya si lambe turah ini berhenti bicara macam macam baru saja ingin membangun citra baik malah dihancurkan sekejap oleh Roni sialan ingatkan Aldi untuk menghajarnya jika tidak ada gendis
" eh Bangs*at sakit begok"
" siapa suruh ngomong ngelantur" kedua interaksi tak luput dari awasan mata gendis " Abang nggak apa apa?? gendis bertanya dengan menatap Roni namun si lambe turah tsb tidak sadar sedikit cerita Roni dan Aldi memang dekat dan dia juga tahu mengenai pencarian wanita yang Aldi suka sejak tujuh tahun terakhir namun dia lupa wajah gendis sehingga tidak sadar jika didepannya adalah wanita incaran Aldi
" elo ngomong sama gw ya??" dan gendis mengangguk antusias
" man elo nemu anak polos dimana sih..?? cakep sih banget malah tapi keknya masih polosan gitu deh" ucap Roni berbisik pada Aldi namun bukannya balasan malah injakan kedua yang dia terima sepatu pantofel yang digunakan Aldi membuat kaki Roni yang menggunakan sandal japit mahal tsb meringis
" anj*ing bangs*at elo mau bikin kaki gw cidera" ucapan Roni memang sedikit keras
" gendis ini Roni kenal ga?? waktu kamu kena lemparan basket dia yang belain kamu di pihak aku??" Roni mendengar Aldi berbicara manis membuatnya terpingkal seolah lupa akan sakitnya itu
" bhaahahhahah eh tol*ol sejak kapan elo kalo ngomong manis gi...." Roni menutup mulutnya siapa tadi yang disebut Aldi
" elo gendis??" tanya Roni menatap gendis dengan lekat dan menerawang dari atas ke bawah kenapa dia berbeda sekali dari yang terakhir dia lihat sewaktu SMA? cantik tentu aja pantas saja Aldi mencarinya hingga rella menjadi panitia setiap tahunnya, sedikit banyak Roni tahu bagaimana sahabatnya tsb mencari wanita didepannya
" ia ini gendis, Abang kenal sama gendis??"
" Abang?? elo manggil gw Abang?? bhahahha ga keren amat sih manggil gw Abang, udah panggil Roni aja"
" nggak sopan, biar gimanapun Abang lebih tua dari gendis"
" sial" umpat Roni dalam hati jika di bawa tua sudah tentu dirinya lah yang tua dibanding gendis
" ndis jangan dimasukin ke hati ya ucapan nya Roni dia emang bar bar maklum pria kurang belaian kekasih begitu" ucapan Aldi membuat Roni menginjak kakinya Aldi jika saja dirinya tidak tahu gendis ada didepannya sudah dia jelek jelekin sahabat tidak ada akhlaknya tsb
" oh iya "
" Aldi" seorang perempuan dengan dandanan tebal dan modis seperti model profesional menghampiri Aldi dan bergelayut manja
" yee .. si ular keket dateng kesini udah pasti bakal ada yang ga beres gua cabut" Roni berbisik di Aldi dan langsung meninggalkan keduanya dirinya malas dengan sosok Alexandria wanita yang sudah sejak kelas satu SMA mengejar ngejar Aldi mereka sempat dekat namun Aldi tidak pernah menjadikan Alexa sebagai kekasihnya namun karna ambisi seorang Alexa kepada Aldi membuat dirinya mengecap sebagai kekasih Aldi terlepas dengan itu keluarga keduanya juga dekat.
Alexa sekelas dengan gendis hanya karna gendis anak beasiswa dan miskin membuat Alexa selalu merundungnya bahkan saat Aldi menembaknya dan menjadikannya bahan taruhan, tak henti hentinya Alexa bersama genknya melakukan perundungan pada gendis, tak hentinya dirinya selalu di tindas dan yang parahnya gendis pernah dikurung oleh mereka sehingga gendis pingsan dan trauma selama tiga hari namun sayangnya karna keluarga Alexa adalah donatur terbesar di tunas bangsa maka hanya tindakan skorsing yang di terima Alexa dan genknya.
" apaan sih" Aldi mencoba melepas rangkulan Alexa
" ih elo nggak kangen apa sama gw?? gw kan gini gini juga donatur di acara ini" Alexa memanyunkan bibirnya bukan gemas dengan tingkahnya justru membuat Aldi jengah
gendis yang melihat ini langsung saja meninggalkan keduanya. ia bukan cemburu namun karna dulu dirinya pernah menjadi korban Alexa membuat dirinya memilih mengalah dan tidak mau mencari masalah dengan Alexa.
.
tbc
okay .. tinggalkan like komen dan vote genks