gays cerita ini bakal ku revisi nantik, setelah tamat cerita yang baru ku tulis, bisa di cek di profil aku.
so, kalau mau baca ya baca, kalau gamau baca juga gapapa. maaf cerita nya ambru radul.
gara gara dikhianati pacarnya yang sudah menjalin hubungan cukup lama membuat syara patah hati dan sangat kecewa. akibat kejadian yang menimpanya, syara ke club malam untuk minum-mimum.
tampa sadar seorang pria memeluk pinggang syara, syara yang di perlakukan tidak sopan langsung mempar pria itu dan menghinanya. dengan keadaan setengah sadar.
akibat perlakuan dan perbuatan syara pada pria itu, pria itu itu menjadi murka dan berakibat fatal.
apa yang dimaksud dengan akibat fatal?
apa yang akan terjadi pada syara?
ayo,,,,, ikuti cerita syara😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya_nrfdila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 24
"dimana" tanya syara yang masih berdiri
"apa maksud anda nona syara" jawab alex pura pura bodoh
"aku sedang tidak bercanda" tanya nya lagi dengan menahan emosi yang sudah memuncak
"aku juga tidak bercanda nona" jawab alex santay
"di mana anak anak ku" tanya syara dengan suara meninggi
"little twins kenapa ra" tanya radit dengan khawatir, namun syara tidak menjawab pertanyaan radit kini dia hanya fokus kepada alex
"saya tidak tau, bukan kah mereka anak anak anda nona syara. seharus nya anda yang tau jelas di mana mereka berada. bukan kah saya tidak memiliki hubungan dengan anak anak anda nona" jawab nya dengan seperti biasa dan masih santay di tempat duduk nya
"cih... ingat kata kata mu itu, jangan pernah melupakan nya jika kau lupa aku yang akan mengingatkan anda tuan alex" kata syara sambil berlari ke luar cafe.
dengan emosi yang tinggi syara terus berjalan ke luar ruangan, dan sial nya mobil syara masih di perusahaan radit. tadi dia berangkat menggunakan mobil radit. syara memesan taxi online dan 15menit kemudian taxi yang dia pesan sampai. syara ke sekolah little twins untuk bertemu dengan ilon dan bertanya tengtang pasal penculikan itu
"ilonn..." panggil syara setengah berteriak, dan ternyata bukan hanya ilon tapi caca dan eby juga sudah ada di sana. mereka rela meninggalkan pekerjaan mereka demi membantu syara mencari little twisn
"ilonn.... kenapa mereka bisa di culik sih, aku kan sudah bilang untuk menjemput mereka" kata syara dengan suara tinggi namun terdengar lemas, tampa dia minta air mata nya jatuh dari kedua bola mata nya. ilon langsung memeluk syara dengan erat untuk menenangkan nya
"maaf ra maaf...." ilon pun ikut meneteskan air mata
"udah jangan sedih, yang terpenti sekarang kita harus cari dulu little twins" kata eby sambil mengelus punggu syara
"kita gak bakal bisa nemuin mereka" kata syara yang masih menangis
"kita gak bakal tau kalau kita gak nyoba" jawab eby memberi semangat
"alex pasti marah banget gara gara ucapan aku tadi di cafe" pinta syara
"emang kamu bilang apa tadi" saut caca yang tadi hanya diam, caca memang tidak pandai memberi semangat atau suport orang yang dia katakan pasti tidak ada yang masuk akal makanya dia hanya diam sedari tadi
syara terus menceritakan kejadian yang tejadi di cafe itu, mereka yang mendengar cerita syara pelan pelan mata mereka membulat karna terkejud dengan setiap ucapan yang di lontarkan syara.
"what...." pekik mereka serentak
"kamu bilang gitu ra" kata ilon dan di anggukan oleh syara
"gila lu ra" kata caca yang masih membulatkan mata nya
"yaudah ih kalian sekarang harus gimaba" kata syara dengan mata yang berkaca kaca
"kita lapor polisi aja gimana" lanjut syara lagi
"ga bisa ra, belum 24jam. tuan alex juga bukan orang sembarangan" sahut eby
"yaudah sekarang kita nyari si kembar dulu ya, kita nyari nya mencar aja biar cepat ketemu nya. kalau ada informasi jangan lupa ngabarin oke" kata ilon tegas
mereka terus mencari dan mencari bahkan radit juga ikut nyari, syara sudah mengabari tentang kejadian yang menimpa little twins. tidak kerasa jam menunjukkan pukul 6sore tapi little twins juga tidak ada kabar bahkan batang hidung nya juga tidak nampak.
akhir nya dengan berat hati syara pulang ke rumah untuk beristirahat dan melanjutkan pencarian besok hari jika tidak ada kabar di malam hari nya. syara sampai di depan rumah dengan tiga sahabat nya itu.
ceklek.....